UTANG

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Penataan wisata air dan zona Daerah Aliran Sungai Musi di Sumatera Selatan belum maksimal, jika dikembangkan potensi wisata air dan zona DAS memiliki nilai peluang wisata serta bisa meninggkatan upaya Usaha Kecil Menengah dan Mikro.

“Potensi wisata air yang belum tergarap serta belum tertatanya wilayah Daerah Aliran ¬†Sungai (DAS) Musi secara maksimal butuh perhatian Pemerintah Provinsi Sumsel maupun Kota Palembang,” kata salah satu Dosen Ilmu Pemeritahan ¬†Universitas Padjajaran Prof Utang Suwaryo saat dibincangi di Palembang, Minggu (29/1) seperti diberitakan sumsel.antaranews.com.

Menurut dia, jika dimaksimalkan potensi wisata air khususnya daerah DAS ini, bisa menjadi salah satu daya tarik wisata, namun dukungan penataan kota serta wilayah daerah aliran sungai juga harus diimbangi.

Selain itu zona olahraga Jakabaring juga harus terintegrasi dengan wisata guna mendukung usaha kecil menengah, katanya.

Ia menilai, besarnya biaya maintenance zona olahraga Jakabaring setiap tahun membutuhkan anggaran, maka dimanfaatkannya menjadi objek wisata yang terintegrasi dengan UKM dapat menciptakan peluang pendapatan Daerah.

Selanjutnya, potensi kuliner yang beragam dimiliki Sumsel bisa menciptakan usaha kecil dan menengah untuk menampilkan ragam khas kuliner Sumatera, serta zona olahraga Jakabaring juga harus dikelola sebagai area wisata yang memiliki daya tarik bagi pengunjung.

Jika dilihat dari tahun 2011 hingga saat ini, banyak perubahan yang cukup drastis di Provinsi Sumsel. Dan tata kelola ini tak lepas dari peran Pemerintah Provinsi Sumsel juga Kota Palembang menata daerah untuk menyongsong tuan rumah Asian Games 2018.

 

Meskipun saat ini kondisi kota di setiap jalan banyak kesemerawutan, namun ini hanya sementara waktu, karena Provinsi Sumsel tengah berbenah dan jika tata kelola wisata air serta daerah DAS tersebut terencana dengan baik, Sumsel kedepan akan menjadi salah satu kota tercantik di Indonesia, kata Utang Suwaryo.

Comments

By admin

Leave a Reply