Category Archives: DAERAH

GUBERNUR Yakin, Kabupaten PALI Bisa Jadi Kawasan Segitiga Emas di Sumsel

#Hadiri Rapat Paripurna HUT PALI ke 9

Tabloid-DESA.com PALI – Gubernur Sumsel H Herman Deru terus mendorong agar Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjadi salah kawasan segitiga emas di Sumsel. Sebab itu, berbagai langkah dilakukan orang nomor satu di Bumi Sriwijaya agar keinginannya terwujud. Salah satunya melalui  percepatan pembangunan jalan yang menghubungkan Kabupaten PALI, Kabupaten Musi Rawas, dan Kota Lubuklinggau.

“Jalan penghubung tersebut memang terus kita prioritaskan. Dibangunnya jalan penghubung ini juga salah satunya masukan dari pak Bupati. Kabupaten PALI seyogyanya segitiga emas dan ini harus direalisasikan. Nanti Pali akan menjadi pusat ekonomi karena aksesnya dekat dengan Mura, Lubuk Linggau dan Muba,” kata Herman Deru ketika menghadiri rapat paripurna HUT ke 9 Kabupaten PALI, Jum’at (22/4).

Dengan begitu, lanjutnya, Kabupaten PALI akan mampu menjadi kawasan ekonomi baru.

“Inilah yang harus kita upayakan dan manfaatkan agar PALI ini menjadi zona tertentu khususnya kawasan transaksi ekonomi masyarakat. Secara geografis PALI ini bisa jadi salah satu pusat perdagangan di Sumsel,” terangnya.

Menurutnya, upaya tersebut juga harus didorong mulai dari hal kecil seperti menjaga keamanan.

“Faktor keamanan sangat penting dijaga sehingga masyarakat nyaman. Selain itu, kerukunan juga harus jadi prioritas karena itulah modal kita,” paparnya.

Diakuinya, saat ini Kabupaten PALI mulai ada perkembangan. Termasuk juga perkembangan infrastruktur yang terus membaik.

“Tidak ada keluhan soal infrastruktur di PALI ini. Semua progres pembangunan berjalan baik. Pemprov Sumsel juga masih terus memberikan bantuan pembangunan karena memang ini kebutuhan,” ujarnya.

Dikesempatan HUT ke 9 Kabupaten PALI tersebut, Herman Deru juga menyarankan agar dapat menjadi refleksi sehingga upaya untuk memajukan Kabupaten tersebut kedepannya dapat lebih baik.

“HUT ini sarana untuk introspeksi diri. Sehingga kita paham apa yang mulai dilakukan, yang sedang dilakukan, dan yang akan dilakukan untuk kemajuan kabupaten ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati PALI Heri Amalindo mengatakan, HUT tersebut merupakan momentum untuk mengingat awal terbentuknya Kabupaten PALI.

“Tentu ini menjadi momen kita merefleksi perjuangan yang kita lakukan untuk membangun kabupaten ini. Upaya yang dilakukan tersebut menjadi referensi kita untuk melakukan pembenahan,” kata Heri.

Sejauh ini, imbuhnya, pembangunan di PALI sudah mengalami peningkatan. Hal itu tak lepas dari semangat Gubernur Herman Deru yang terus memberikan bantuan untuk pembangunan di Kabupaten PALI.

“Perkembangan Kabupaten PALI ini karena adanya dukungan dari pak Gubernur. Bantuan terus diberikan sehingga Kabupaten kita PALI menjadi seperti sekarang ini,” paparnya.

Dia menyebut, bantuan yang diberikan Gubernur Herman Deru terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

“Pada tahun 2019 bantuan yang diberikan kurang lebih Rp51 milyar. Lalu pada tahun 2021, bantuan tersebut meningkat menjadi Rp84,5 milyar. Tentu kami sangat berterima kasih karena pembangunan ini bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

Untuk diketahui rapat paripurna dalam rangka HUT Kabupaten PALI tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten PALI Asri AG. Hadir pula dalam rapat paripurna tersebut Wakil Bupati PALI Sumarjono, Forkopimda Kabupaten PALI dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel dan Pemkab PALI.*

Herman Deru Salurkan Bantuan Sembako Untuk Masyarakat Desa Campang Tiga

Tabloid-DESA.com OKU T lIMUR – Gubernur Sumsel H Herman Deru menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat di dua desa di Kecamatan Cempaka Kabupaten OKU Timur, Jum’at (15/4).

Masyarakat di dua desa di Kecamatan Cempaka yang mendapatkan bantuan tersebut yakni Desa Campang Tiga Ulu dan Campang Tiga Ilir.

Diketahui, bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian Pemprov Sumsel dan berbagai pihak lainnya, termasuk PT Campang Tiga kepada masyarakat.

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat. Masing-masing kepala keluarga di Desa Campang Tiga baik Ulu maupun Ilir tanpa terkecuali kita berikan bantuan ini,” kata Herman Deru.

Bantuan tersebut juga merupakan bentuk rasa saling berbagi di bulan suci Ramadhan saat ini.

“Kita tentu apresiasi adanya bantuan ini. Apalagi di momen bulan suci Ramadhan ini. Semoga langkah ini dapat memantik pihak lainnya untuk dapat saling berbagi,” tuturnya.

Dikesempatan itu juga, Herman Deru juga berjanji akan segera melakukan normalisasi sungai pauh yang ada di kawasan Desa Campang Tiga.

“Ada permintaan masyarakat untuk normalisasi sungai disini. Sebetulnya ini bisa langsung dilakukan sehingga kemali bisa dilakukan untuk sarana lalu lintas air. Tapi memang harus ada kesepakatan antara dua desa di sisi kanan dan kiri sungai,” terangnya.

Sebab, jalannya normalisasi tersebut tentu akan berdampak pada sedikit terganggunya aktivitas masyarakat.

“Kapan pun bisa dikerjakan. Dalam pengerjaannya tentu akan sedikit mengganggu masyarakat karena normalisasi itu membutuhkan alat berat. Kita tinggal menunggu kesepakatan dua desa di sisi kanan dan kiri tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Bupati OKU Timur H Lanosin menyampaikan rasa terima kasihbatas bantuan yang diberikan Pemprov Sumsel dan PT Campang Tiga.

“Bantuan yang diberikan tentu akan membawa manfaat bagi masyarakat. Ini menandakan Pemerintah memang memperhatikan masyarakatnya,” pungkasnya.

Turut hadir, Wakil Bupati OKU Timur H M Adi Nugraha Purna Yudha, Kapolres OKU Timur AKBP Nuryono, Komisaris Independen BSB Noversa, Direktur Penjamin PT Jamkrida Irwansyah dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel serta Pemkab OKU Timur.*

Herman Deru Harapkan HUT ke 20 Jadi Wahana Introspeksi Capaian Bagi Kabupaten Banyuasin

#Hadiahkan Ambulan Untuk Lengkapi Faskes Kabupaten Banyuasin

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai Kabupaten Banyuasin. Sebab diusianya yang baru menginjak 20 tahun, Kabupaten Banyuasin telah mengalami perkembangan pesat di berbagai sektor mulai di sektor pertanian, hingga pembangunan infrastruktur.

Menurut Herman Deru, perkembangan di Kabupaten Banyuasin tentu tak lepas dari kerjasama dengan semua pihak, termasuk antara eksekutif dan legislatif.

“Begitu banyak perkembangan yang sudah dibuat sehingga Banyuasin bisa menjadi seperti sekarang ini. Terwujudnya kemajuan di Banyuasin ini karena kerjasama yang berjalan baik,” kata Herman Deru ketika memberikan arahan pada  Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT Kabupaten Banyuasin di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin, Senin (11/4) siang.

Dia menyebut, untuk membangun daerah seperti Kabupaten Banyuasin bukanlah hal yang mudah. Sebab, Banyuasin merupakan kabupaten yang memiliki dua daerah yakni daratan dan perairan.

“Tidak mudah membangun daerah yang terbagi antara daratan dan perairan. Tapi capaian ini bisa diraih karena kebersamaan semangat dalam membangun tersebut,” tuturnya.

Tidak hanya itu, dukungan masyarakat juga juga berperan sehingga upaya Pemkab Banyuasin dalam membangun kemajuan daerah dapat terwujud.

“Peran masyarakat salah satunya melalui ketaatan membayar pajak juga menjadi penentu. Untuk itu, penghargaan yang diberikan pemerintah kepada masyaralat adalah kemajuan pembangunan,” terangnya.

Selain itu, Pemprov Sumsel dibawah komando Gubernur Herman Deru juga turut ambil bagian dalam mendorong kemajuan setiap daerah di Sumsel, termasuk juga terhadap perkembangan Kabupaten Banyuasin.

Hal itu dilakukan agar upaya Sumsel dalam mewujudkan Sumsel Maju Untuk Semua dengan pembangunan yang merata hingga ke pelosok segera terwujud.

Upaya tersebut dilakukan dengan cara memberikan Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus) untuk pembangunan yang menjadi prioritas kabupaten dan kota di Sumsel.

“Sebagai pemimpin di daerah ini, tentu saya akan terus mendukung. Asalkan bupati maupun walikota di Sumsel ini terus semangat dan selalu bekerjasama demi kemajuan daerahnya,” imbuhnya.

Dia pun berpesan, agar HUT ke 20 Kabupaten Banyuasin ini juga dijadikan sarana introspeksi agar kedepan dapat lebih baik.

“Jadikan HUT ini wahana introspeksi diri baik untuk upaya yang harus dilakukan, yang masih dilakukan, dan yang akan dilakukan kedepannya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin H Askolani Jasi mengatakan, di usia ke 20 tahun saat ini, banyak capaian yang telah diraih Kabupaten Banyuasin. Bahkan dimasa kepemimpinannya, Askolani menyebut, Pemkab Banyuasin mampu merealisasikan 7 program dari 12 gerakan yang digagasnya.

Muaranya yakni dengan turunnya angka kemiskinan, meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia, meningkatnya pertumbuhan ekonomi hingga penurunan angka pengangguran.

“Memang butuh kerja keras, cerdas dan ikhlas untuk membangun Banyuasin ini. Perkembangan Banyuasin dapat terwujud karena adanya dukungan pak Gubernur. Pak Gubernur selalu menunjukkan cintanya kepada masyarakat Banyuasin dengan terus memberikan bantuannya,” katanya.

Kendati begitu, lanjut Askolani, masih ada beberapa target lagi yang masih harus dicapai pihaknya sehingga dapat melengkapi pekembangan Kabupaten Banyuasin.

“Untuk itu, sampai saat ini kami masih mengharapkan dukungan dari semua pihak. Khususnya pak Gubernur yang selama ini konsisten memberikan bantuan,” ucapnya.

Diketahui, pada momen HUT ke 20 Kabupaten Banyuasin tersebut Gubernur Herman Deru memmberikan sejumlah bantuan, salah satunya satu unit mobil ambulan untuk melengkapi fasilitas kesehatan di Kabupaten Banyuasin.

Pada kesempatan itu, Kabupaten Banyuasin juga melakukan kerjasama dengan berbagai Kabupaten lain baik yang ada di Sumsel maupun kabupaten di provinsi tetangga.

Tak sampai disitu, Kabupaten Banyuasin juga menerima penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindung Anak (PPPA) yang diserahkan langsung oleh Menteri PPPA RI Bintang Puspa Yoga serta penghargaan BKKBN RI yang diserahkan langsung oleh Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo.*

Herman Deru Jawab Keinginan Warga Desa Harapan Makmur Setelah 30 Tahun Belum Tersentuh Listrik

#Herman Deru Resmikan Langsung Penyaluran Tegangan Listrik 

Tabloid-DESA.com MUSI RAWAS – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru akhirnya menjawab keinginan masyarakat Desa Harapan Makmur Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musirawas yang puluhan tahun belum teraliri listrik menjadi desa yang terang benderang.

Peresmian  Penyaluran Tegangan Listrik  ke desa  Harapan Makmur tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Herman Deru besama dengan  Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Mahmud dan General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumsel dan Jambi, Bambang Dwiyanto  pada  Rabu (30/3).

“Jadi listrik ini sudah menjadi kebutuhan pokok. Saya ingin hadirnya listrik sukses secara paripurna agar ekonomi berjalan, proses belajar mengajar berjalan serta masyarakat bisa dapat informasi dengan baik,” tegasnya.

Lebih lanjut Herman Deru menambahkan dirinya terus berupaya mewujudkan target Sumsel 100 persen teraliri listrik. Bahwa dengan diresmikannya penyaluran listrik  ke Desa Harapan Makmur  tersebut, menjadikan  rasio desa berlistrik di Sumsel naik dari 98, 64 persen menjadi 99,1 persen. Karena lanjut dia keberadaan listrik jangan hanya dijadikan sebagai alat penerangan semata namun juga dimanfaatkan dalam mempermudah aktifitas, belajar mengajar dan  pemenuhan kebutuhan ekonomi lainnya.

“Saya berharap listrik yang telah masuk desa ini menjadikan masyarakat lebih  produktif dalam menjalankan usahanya. Kita jadikan listrik ini sebuah keberkahan untuk produktivitas,” imbuhnya.

Kepada Pemkab  Musi Rawas, Herman Deru berharap  agar  desa-desa yang  belum teraliri  listrik secepatnya  segera dipasang.

“Seperti disampaikan Bupati tadi masih ada dua desa yang belum teraliri listrik yaitu Desa Sindang Karya dan, Multi Karya. Saya minta dua desa itu ditahun berikutnya sudah terpasang jaringan listrik,” tutup Herman Deru. 

Sementara itu Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Mahmud dalam laporannya mengatakan  peresmian penyaluran aliran listrik di desa  Harapan Makmur  yang dihadiri langsung oleh  Gubernur Herman Deru  merupakan momen yang sangat istimewa bagi warga setempat mengingat kawasan tersebut 30 tahun lebih belum  menikmati  energi listrik, karena letaknya  berada di kawasan Hutan Tanam Industri (HTI)   dengan panjang 24 Km jaringan kabel yang harus dipasang. Namun berkat  kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk Pemprov dan PLN akhirnya desa Harapan Makmur  dapat teralir listrik. 

“Kami atas nama Pemkab Musi Rawas dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru karena dukungannya sehingga listrik di Desa Harapan Makmur ini apat terwujud,” ucapnya.

Di  Kecamatan Lakitan Mura lanjut Ratna,  masih ada dua desa  lagi yang belum   teraliri listrik yakni  Desa Sindang Karya dan Multi Karya, karena itu dia tetap dukungan dari Pemprov dan PT PLN agar kedua desa ini  juga segera dialiri jaringan listrik.  Mengingat keberadaan listrik diyakininya  akan mampu mempercepat   semua aktvitas ekonomi masyarakat.

“Kami harap dua desa ini segera juga dialiri listrik,” ucapnya.

Dilain pihak,  General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumsel dan Jambi, Bambang Dwiyanto mengatakan untuk pemasangan jaringan listrik diwilayah tersebut  membutuhkan proses yang cukup panjang. Namun berkat kolaborasi berbagai pihak antara lain Provinsi Sumsel , Kabupaten Musi Rawas, PT. PLN da PT. Hutan Persada sehingga listrik bisa masuk ke Desa Harapan Makmur. 

“Mari kita gunakan listrik dengan bijak dan produktif,” katanya.

Menurutnya pembangunan listrik tidak lepas dari dukungan Pemprov Sumsel dalam membantu proses perizinan. Sebab listrik Desa Harapan Makmur ini melalui Hutan Tanaman Produktif milik PT Hutan Persada sehingga   PLN dapat memasang tiang  pancang kabel  listrik.

“Dengan hadirnya listrik di Desa Harapan Makmur maka rasio desa berlistrik di Sumsel naik dari 98, 64 persen menjadi 99, 1 persen,” tutupnya.

Kades Harapa Makmur, Junaidi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada  kepada Gubernur Sumsel dan PT PLN.

“Selama ini untuk penerangan kita bersama dengan masyarakat menggunakan genset.  Selain harganya mahal penggunaannya juga terbatas.  Beda dengan listrik dari PLN yang dapat kita gunakan setiap saat. Mudah-mudahan akan dapat meningatkan kesejahteraan masyarakat, anak-anak sekolah dapat belajar dengan menggunakan penerangan listrik di malam hari,” tandasnya.*

Herman Deru Ajak Para Kades Kompak Layani Warga 1 x 24 Jam

# Silaturahmi Bersama Kades Terpilih Se Kecamatan Air Kumbang dan Banyuasin 1

Tabloid-DESA.com BANYUASIN – Antusias warga menyambut kehadiran Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru yang melakukan kunjugan kerja Kecamatan Air Kumbang dan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin dalam rangka silaturahmi dengan Kepala Desa Terpilih se- Kecamatan Air Kumbang dan Kecamatan Banyuasin 1 Kabupaten Banyuasin, yang dipusatkan di Desa Panca Kumbang, Jumat (4/2) siang.

Respon luar bisa atas kehadiran gubernur tersebut bukan tanpa alasan, karena warga sekitar berharap orang nomor satu di Sumsel tersebut akan membawa angin segar berupa perbaikan bagi perekonomian warga sekitar melalui perbaikan infrastruktur dan sejenisnya.

Dikesempatan itu Gubernur Herman Deru berjanji akan segera merespon keinginan warga di Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin yang membutuhkan perbaikan infrastruktur baik jalan, jembatan, penerangan lampu jalan hingga perbaikan masjid.

“Dinas-dinas yang bersangkutan dicatat apa yang diinginkan oleh masyarakat, seperti masjid tadi juga sudah kita bantu,” kata Herman Deru mengawali sambutannya. 

Menurut Herman Deru salah satu tujuannya melakukan blusukan turun ke desa-desa di pelosok Sumsel karena banyak hal yang penting yang didapatkan, diantaranya akan dapat mengetahui secara langsung kondisi wilayah sekitar. Bahkan bukan saat menjabat sebagai gubernur Sumsel saja, namun hal tersebut sudah dilakukannya sejak dari jauh hari saat masih menjabat sebagai Bupati OKU Timur beberapa tahun silam.

“Saat menjadi Bupati OKU Timur beberapa tahun lalu, Saya selalu berkeliling desa hingga melantik satu persatu Kades agar tau kondisi desa tersebut. Pengalaman saya selaku anak kepala desa hingga menjadi Bupati membuat saya tau betul bagaiamana beban berat seorang kades,” katanya. 

Menurutnya sekorang kades itu harus punya waktu 1×24 jam untuk melayani, mengayomi melindungi masyarakatnya. Karena itu dia meminta para kades itu tidak boleh disorientasi apalagi berubah sikap prilaku. 

“Tugas kita itu melayani dengan kerja ikhlas. Saya (sebagai Gubernur) termasuk Bupati/Walikota, Camat hingga Kades itu sama tugasnya adalah untuk melayani masyarakat,” tegasnya.

Tak hanya itu, dia juga berpesan dalam menyelesaikan permasalahan ataupun membangun daerah itu harus diutamakan adalah komunikasi dan keharmonisan.

“Artinya membangun daerah itu lakukan komunikasi yang baik, seperti saya bersama dengan pak Bupati dan Wabup Banyuasin, kita lihat pembanguan infrastruktur di wilayah Banyuasin itu terlihat dan nyata berkat komunikasi dan harmonis yang baik,” terangnya.

Sebelum mengakhiri sambutanya, Herman Deru mengajak para Kades termasuk ibu kades dan masyarakat untuk sukseskan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP). 

“Gerakan Sumsel Mandiri Pangan ini merubah prilaku kita dari konsumtif jadi produktif. Jadi kita mulai dulu dari bibit sayur, cabai dan tomat, tanpa kita sadari itu akan mengurangi biaya kita yang tadinya membeli,” ucapnya.

Sementara itu Kades Prajen Anhar selaku perwakilan para Kades menyebutkan Kades se- Kecamatan Air Kumbang, Kades yang sudah dilantik sebanyak 11 orang Kades sedangkan Kades Kecamatan Banyuasin I ada 9 orang. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur telah menjawab kerinduan kami sehingga bisa hadri secara langsung,” ucapnya.

Lanjut Anhar menyampaikan sejumlah keinginan warga desa yang ada di Kecamatan Air Kumbang dan Kecamatan Banyuasin I yang ditujukan pada Gubernur Herman Deru untuk segera memberikan perbaikan infrastruktur jalan, jembatan serta penerangan lampu jalan yang ada diwilayah kedua Kecamatan Bertetangga tersebut. 

“Jalan dari Desa Prajen, Mariana hingga mau menuju Palembang banyak jalur transportasinya yang berlubang dan tidak layak di lalui apalagi roda dua. Besar harapan kami dari masyarakat, kiranya bapak Gubernur bisa memperbaiki jalan tersebut,” katanya.

Lebih lanjut Anhar menyampaikan harapan warga desa Pemantang Palas dan Desa Cinta Manis Lama yang mengeluhkan akses transportasi. Selain itu masalah penerangan jalan juga menjadi harapan warga untuk segera direalisasikan.

“Akses di ruas jalan desa itu ada jembatan saat ini belum di rehap dan bahkan hampir roboh. Selain itu kalau malam hari gelap karena lampu jalan belum terpasang bahkan ada yang sudah rusak,” imbuhnya.

Turut hadir pada kesempatan, Anggota DPRD Provinsi Sumsel, Muhammad Yaser, Wakil Bupati Kabupaten Banyuasin, Slamet Sumosentono, FKPD Kabupaten Banyuasin/mewakili, Para OPD Sumsel dilingkungan Pemprov Sumsel dan para Kades Kecamatan Air Kumbang dan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin.*

Sukses Wujudkan Percepatan Vaksinasi, Herman Deru Hadiahi Bantuan Pembangunan RSUD di OKUS

Tabloid-DESA.com OKU SELATAN – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru berikan apresiasi Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan yang telah berhasil memajukan daerah. Dibawah kepemimpinan Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo dan Wakil Bupati Sholihien Abuasir, Kabupaten OKU Selatan kian dikenal banyak oleh masyarakat diluar daerah melalui sejumlah event promosi objek wisata dan kearifan lokalnya.

“Meskipun baru 18 tahun OKU Selatan ini sudah berhasil membawa daerah banyak dikenal oleh masyarakat luas khususnya di luar Sumsel. Melalui objek wisata yang ada dan kearifan lokalnya.  Saya sangat apresiasi dan ini harus dipertahankan,” ucap  Herman Deru memberikan arahan pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD OKU Selatan dalam rangka HUT Kabupaten OKU Selatan ke 18 Tahun  di Muaradua, Kamis (27/1).

Dalam  paripurna  yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD  OKU Selatan  Heri Martadinata tersebut, Gubernur  Herman Deru  menegaskan,  sebagai bentuk apresiasi atas pesatnya pembangunan  yang berjalan di Kabupaten OKU Selatan. Maka dia   kembali akan  mengucurkan  dana  bantuan provinsi sebesar Rp. 25 Miliar yang diperuntukan untuk   pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)   OKU Selatan.

“Tahun ini Saya akan tambah 25 miliar untuk dana pembanguna rumah sakit, karena rumah sakit ini memang perlu dan harus ada di setiap daerah. Dananya nanti bisa dipakai untuk membangun dan membeli alat-alat kesehatan lainnya,” imbuhnya.

Dia juga menyebut  bantuan tersebut juga sebagi hadiah bagi Kabupaten OKU Selatan  yang telah ikut mensukseskan program pemerintah yakni vaksinasi Covid-19. Dimana saat ini Pemerintah Kabupateb OKU Selatan sudah melaksankan vaksin dengan peraentase 85 persen. Sebagai Kepala Daerah Herman Deru turut bangga dengan capaian yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dan jajaran.

“Itu juga saya berikan sebagai hadiah bagi masyarakat OKU Selatan yang sadar dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19. Mendengar laporan pak bupati tadi, Saya sangat bangga atas capaian yang diraih, semangatnya yang luar biasa untuk bangkit dari pandemi ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu,  Herman Deru  juga mensosialisasikan Gerakan  Sumsel Mandiri Pangan.   Dirinya  meminta  semua pemangku kepentingan termasuk para pengurus TP PKK dan para organisasi kewanitaan di OKU Selatan terlibat langsung dalam mengajak masyarakat dalam mensukseskan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan yang  ditujuan untuk menekan angka kemiskinan tersebut.

“Sekarang ini kita sedang gencar menggalakan gerkan  Sumsel Mandiri Pangan. Melalui program ini kita akan mengubah pola fikir masyarakat yang awalnya menjadi pembeli kini beralih menjadi konsumen, tentu ini akan menekan biaya hidup sehari-hari jika kita terapkan ini. Untuk itu saya meminta agar ketua dan  anggota TP PKK OKU Selatan dan organisasi kewanitaan lainnya untuk mensosialisasikan ini kepada masyarakat,”  harapnya.

Diakhir arahannya Herman Deru  dia berharap agar OKU Selatan terus menunjukan kemajuan daerah, dan mempertahankan   status ziro konflik.

“Terakhir untuk OKU Selatan, melihat kemajuan OKU Selatan ini diatas rata-rata dan ini luar biasa bupati dan wakil bupati telah melaksanakannya dengan benar dan itu harus dipertahankan. Kita juga harus  pertahankan   status Sumsel  zero konflik,” pungkasnya. 

Sementara itu sebelumnya Bupati OKU Selatan, Popo Ali Martopo mengatakan pada hari jadi OKU Selatan ke 18 Tahun 2022 kali ini mengambil tema  “Sigap, Angguh, Tumbuh Guna Membangun OKU  Selatan Bersinar  Sumsel Maju Untuk Semua”. Lewat tema tersebut lanjut Popo, Kabupaten OKU Selatan akan  terus berupaya membangun daerah terlebih besarnya perhatian Gubernur Sumsel terhadap daerah itu melalui  bantuan  pendaan  dari Pemerintah Provinsi. Karena itu atas nama seluruh masyarakat OKU Selatan, Popo Ali menyampaikan ucapan rasa  terimakasih kepada Gubernur Sumsel yang terus memberikan bantuan untuk daerah yang Ia pimpin.

“Pemerintah Provinsi sampai saat ini tiada henti-hentinya memberikan bantuan kepada OKU Selatan, kepada bapak Gubernur saya sangat berterimaksih sekali berkat bantuan yang telah diberikan masyarakat terus meraskannya,” ungkap Popo.

Dia juga melaporkan,  di  tahun  2022 ini Pemerintah OKU Selatan akan segera membangun Rumah Sakit Daerah (RSUD)  OKU Selatan yang pembangunannya masih membutuhkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

“Kami juga ingin melaporkan pak gub,  saat ini kami ingin membangun rumah sakit dan tahun ini akan dilakukan pembangunannya sehingga keberadaannya akan cepat dirasakan oleh masyarakat OKU Selatan. Meskipun baru 18 tahun,  kami tidak mau kalah maju dari   Kabupaten senior lainnya,”  lapor Popo.

Untuk itu, dia berharap agar Pemerintah Provinsi Sumsel terus memberikan bantuan dan dukungan kepada OKU Selatan. 

“Semoga Pemerintah Provinsi nantinya terus memberikan bantuan fisik maupun non fisik kepada OKU Selatan karena tanpa bantuan dari Pemerintah Provinsi kami tidak akan bisa menjadi lebih maju dan lebih berkembang,” imbuhnya.

Dalam rangkaian sidang paripurna HUT Kabupaten OKU Selatan kali ini juga ditandai pemotongan nasi tumpeng oleh Gubernur H Herman Deru dengan didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia HD dan  Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo.

Selain itu nampak ikut hadir  Ketua KORMI Sumsel, Hj Samantha Tivany HD, Wakil Bupati OKU Selatan Sholihien Abuasir, Ketua TP PKK Kabupaten OKU Selatan Isyana Loneta Sari Popo, Wakil Ketua TP PKK Kab. OKU Selatan  Rosita Devi Solehien, Ketua DPRD Kab. OKU Selatan Heri Martadinata, Wakil Ketua I DPRD Kab. OKU Selatan Yohana Yudayanti, Wakil Ketua II DPRD OKU Selatan Carles Minarko.

Masih dalam rangkaian HUT OKU Selatan, usai paripurna Gubernur berkenan meresmikan puluhan infrastruktur yang telah rampung dibangun oleh Pemerintah Provinsi Sumsel di Kabupaten OKU Selatan.*

Herman Deru Puji Kinerja Enos-Yudha, Mampu Lanjutkan Estafet Pembangunan OKU Timur

# Hadiri Paripurna HUT Ke-18 Kabupaten OKU Timur 

Tabloid-DESA.com OKU TIMUR – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru menilai pembangunan  di OKU Timur  dari waktu-kewaktu semakin baik,  mulai dari sarana  infrastruktur yang kian mantap termasuk juga terjadi peningkatan dalam  pelayanan kemasyarakat. 

Karena itu sebagai Gubernur Sumsel sekaligus selaku mantan   Bupati OKU Timur dua periode 2005-2015, Herman Deru  memberikan apresiasi dan pujian atas  kepemimpinan Bupati OKU Timur, H Lanosin dan Wabup HM Adi Nugraha Purna Yudha yang telah  mampu meneruskan estafet kepemimpin di Bumi Sebiduk Selahaluan  tersebut. 

“Pak Bupati dan Wabup satu bulan kedepan genap satu tahun. Saya melihat dan suprise karena kalian bisa meneruskan estapet itu dengan baik, artinya kalian menujukan kekompakan yang baik dalam membangun daerah,” ucapnya saat memberikan arahkan pada  Sidang  Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten OKU Timur dalam rangka Memperingati Hari Jadi ke-18 Kabupaten OKU Timur yang digelar di   Gedung  DPRD OKU Timur, Senin (17/1).

Gubernur Herman Deru  dalam sambutannya juga menyampaikan  kilas balik perjalan panjang terbentuknya  Kabupaten OKU Timur  sebagai kabupaten baru yang diawali keinginan dorongan keinginan  kuat dari  masyarakat. Hal itu lanjutnya tidak lain masyarakat ingin pelayanan yang cepat dari pemerintah. 

“Berbagai inovasi kita lakukan untuk memberikan layanan terbaik pada masyarakat yang bermukim di daerah terluar perbatasan dengan kabupaten tetangga. Seperti  halnya kecamatan Semendawai Timur yang bebatasan dengan Cempaka dan OKI. Mereka ingin membuat KTP. Dari situlah kita  buat  inovasi palayanan jemput bola dalam hal pembuatan akte kelahiran dan KTP,” paparanya.

Dia menyebutkan pada saat menjadi Bupati OKU Timur periode pertama,  APBD  daerah itu tidak lebih dari Rp 240 Miliyar. Akan tetapi anggaran yang sedikit tidak menjadi masalah selama  terjalin kekompakan   di internal pemerintahan maupun dengan lembaga legislatif dan unsur muspida lainnya.

“Kok kita bisa menjadi maju,  jawaban cuma satu yakni kompak. Kemudian kita tidak lari dari orientasi. Artinya kita tidak disorientasi tapi kita tau potensi, dan kita lihat adalah perkebunan yang bisa kita kembangkan secara maksimal dengan cita-cita menjadi sebagi lumbung pangan,” ucapnya.

Menurut Herman Deru di usia 18 tahun  merupakan usia belia  bagi sebagai  daerah otonomi. Karena itu dia mengajak semua pihak untuk tidak membandingkan dengan daerah lainnya terutama yang ada di pulau jawa yang sudah ada sejak dari  dulu pada masa kerajaan.

“Kita jangan pernah perbandingkan dengan daerah di jawa. Karena jawa itu sejak zaman Majapahit sudah ada Bupati berarti daerah sudah ada pembangunan,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Bapak Pembangunan Sumsel itu Kabupaten OKU T imempunyai APBD Rp 1,6 triliun. Karena itu dia menginatkan  tidak ada alasan  bagi Kabupaten OKU Timur untuk tidak terus bergerak maju.

“Manfaatkan APBD itu dengan seefektif mungkin dan gunakan semaksimal mungkin untuk masyarakat,” tuturnya.

Herman Deru mengingatkan  momen hari jadi yang diperingati setiap tahunnya  tidak saja sebagai tanda bertambahnya usia semata namun lebih dari itu sebagai sarana intropeksi diri  terkait dengan apa yang telah, sedang dan akan dilakukan dimasa akan datang.

“Pesan saya kepada jajaran  Pemkab OKU Timur teruslah  kompak satu visi dalam melaksanakan program pembangunan. Mudah-mudahan diera kepemimpinan Bupati dan Wagub saat ini kekompakan bisa menjadi sinergitas yang mengahasilkan sejahteran mayarakat,” pungkasnya. 

Sementara itu Bupati OKU Timur, H Lanosin  menegaskan dalam kurun waktu 18 tahun, daerah  yang dipimpinnya itu telah banyak  menorehkan   prestasi   yang ditandai dengan diterimanya penghargaan diberbagai bidang pembangunan. Hal itu lanjut dia tidak terlepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita pertahankan, bahkan kita tingakatkan lagi kedepan. Momen ini mari jadikan refleksi dan introkpeksi dalam melakukan  perbaikan ke masa depan,” ucap Lanosin.

Disisi lain Enos mengatakan ,Kabupaten OKU Timur telah melakukan berbagai program yang pro rakyat diantaranya pendirian UPTD Dukcapil, pemberian santunan kematian serta insentif bagi guru agama informal dan penjaga makam, berobat gratis cukup dengan KK/KTP untuk layani kesehatan tingkat pertama.  Kemudian bedah rumah dan penyedian air bersih bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pemberian beasiswa dan perlengkapan sekolah bagi siswa tidak mampu yang berprestasi dan bantuan hukum gratis untuk masyarakat tidak mampu. 

Disamping itu, adapun capaian makro pembangunan OKU Timur diantaranya di tahun 2021  OKUT angka kemiskinan terendah di Sumsel dengan 10, 60 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 69,58 persen, tingkat pengangguran terbuka 3,18 persen dan pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi 0,14 persen. 

“Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi Kabupaten OKU Timur tertinggi di Sumsel pada tahun 2020. Dengan semua capaian ini tentu bukanlah tujuan akhir tapi ini sebagai motivasi kedepan,” tutupnya.

Usai paripurna dilakukan pemorongan nasi tumpeng oleh Gubernur Herman Deru diampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia HD, Bupati OKU Timur H Lanosin,  Wabup OKUT HM Adi Nugraha Purna Yudha, Ketua DPRD OKU Timur, H Beni Defitson, Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur  Shella Noberta, Wakil Ketua TP PKK kabupaten OKUT,Nur Inayah, Mantan Bupati OKU Timur periode 2016-2021 HM Kholid Mawardi, Forkopimda OKU Timur, serta para Kepala OPD Pemprov Sumsel dan Kabupaten OKU Timur serta tamu undangan penting lainnya.*

Majukan Pertanian Sumsel, Herman Deru Akan Dianugrahi Lencana Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama

# Gubernur Buka Peda KTNA XIV di Muara Enim 

Tabloid-DESA.com MUARA ENIM- Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru bakal menerima penghargaan Lencana Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama. Penghargaan tersebut  rencananya diberikan oleh Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional. Pada saat Pekan Nasional (Penas) KTNA pada tanggal  4 hingga 9 Juli 2022 mendatang di Sumatera Barat.

Hal tersebut diungkapkan, Ketua KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor saat sambutan pada  membuka  Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XIV tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang dipusatkan  di Lapangan Batu Tiking Desa Pulau Panggung Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Senin (15/11/21). 

Lebih lanjut,  Yadi Sofyan Noor mengatakan, lencana tersebut diberikan kepada Gubernur Sumsel, H Herman Deru atas capaian Sumsel dalam meningkatkan produksi pertanian.

“Lencana ini tidak sembarang orang menerimanya. Gubernur Sumsel merupakan orang ketujuh yang mendapatkannya,” ungkapnya. 

Sofyan menjelaskan, sebelumnya lencana yang sama  pernah diberikan kepadaMegawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Joko Widodo dan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim). 

“Lencana Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama ini merupakan penghargaan tertinggi yang kita keluarkan,” tegasnya. 

Selain memberikan penghargaan kepada Gubernur Sumsel, KTNA Nasional turut memberikan penghargaan Abdi Bakti Tani Nelayan kepada lima kepala daerah di Sumsel.

Kelima kapala daerah yang diganjar penghargaan ini yakni Bupati Muara Enim, Musirawas, Empat Lawang, Ogan Kemering Ilir dan Banyusasin. 

“Kelima daerah dinggap memiliki peran penting dalam peningkatan hasil pertanian di Sumsel,” terangnya.

Mengakhiri sambutannya Yadi Sofyan Noor mengapresiasi digelarnya  Peda  KTNA XIV Muara Enim  yang berlangsung dari tanggal 15 hingga 17 November 2021 mendatang  dengan libatkan sekitar 2.300 peserta dari 17 kabupaten/kota di Sumsel. Dia menyebut ada sekitar  550 orang penguru KTNA Nasional. Sedangkan untuk di Sumsel ada   sekitar 5.583 orang pengurus daerah  hingga ke level kecamatan. 

“Peda ini dilakukan untuk mempersiapkan pada penyelenggaraan Pekan Nasional (Penas) yang dilalukan 4-9 Juli 2022 di Sumatera Barat,” ucapnya. 

Sementara itu Gubernur Herman Deru dalam arahannya menyebut, Pemprov Sumsel akan terus berupayan meningkatkan produksi pertanian guna mencapai target Sumsel lumbung pangan di Indonesia.

“Saya apresiasi dan terimakasih kepada seluruh kabupaten/kota. Tahun ini kita peringkat  empat  nasional produksi hasil pertanian, tahun depan kita optimis bisa masuk tiga besar nasional,” ungkap Herman Deru mengawali sambutanya.

Herman Deru juga  berharap,  semua kepala daerah di Sumsel terus   berupaya lebih keras lagi dalam upaya mensejahterakan masyarakat petani melalui program  unggulan sesuai dengan potensi masing-masing daerah.

Terlebih lanjut Herman Deru menambahkan dalam waktu dekat akan segera diluncurkan Sumsel Mandiri Pangan sebagai komitmen pemerintah dalam   mengurangi pengeluaran kebutuhan rumah tangga sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab semua pihak dalam memajukan pertanian Sumsel.

“Kita semua memiliki tanggungjawab untuk memajukan bidang pertanian. Dalam waktu dekat, akan segera meluncurkan Sumsel Mandiri Pangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Pejabat Bupati (Pj) Muara Enim, H Nasrun Umar   berkeinginan menjadikan Muara Enim sebagai kawasan agropolitan nomor satu di Sumsel. Upaya  tersebut   terus dilakukan kendati ditengah keterbatasan, namun tetap bekerja dan berkarya untuk mendukung terwujudnya Sumsel Maju Untuk Semua. 

“Tugas kita adalah meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil tani serta menuju Sumsel lumbung pangan nasional,” tegasnya. 

Dia menjelaskan, Muara Enim sendiri memiliki keunggulan sektor pertanian dengan komoditas unggulan kopi.

“Komitmen Pemda mendukung cita-cita Sumsel menjadi lumbung pangan nasional dan food estate nasional. Program strategis telah dilakukan dengan mengembangan kawasan agropolitan, pengembangan wisata agrotech dan kawsan wisata Bedegung,” laporanya.

Dikesempatan yang sama   Gubernur   melantik   Pengurus KTNA Sumsel 2021-2026. Usai membuka Peda KTNA Gubernur dan rombongan melanjutkan agenda kerjanya  penebaran 20 ribu benih ikan di Cek Dam Desa Pulau Panggung serta meletkan  batu pertama tanda dimulainya pembangunan Masjid Akbar Desa Pulau Panggung, Kecamatan Semende.

Turut hadir Menteri Pertanian RI diwakili Kepala SMK Pertanian Sembawa, Mattobi’i, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Siti Munifah, Ketua KTNA Sumsel, H.M Basyir DA, Bupati Musi Rawas, Ratna Machmud, Bupati Banyuasin, Askolani, Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, Wakil Bupati Ogan Ilir, Ardani, Anggota DPRD Sumsel Dapil VI Muara Enim, Dirut PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh, Direktur Operasional Bank Sumsebabel, Oktiandi.*