LATIH2

Tabloid-DESA – Perlunya keterlibatan perangkat desa dan masyarakat untuk menjalankan roda pemerintahan di desa, sehingga desa Arisan Buntal dan desa Tanjung Serang Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) adakan pelatihan penyusunan RPJMdes, RKPDes, APBDes dan LPPDes untuk membantu menjalankan roda pemerintahan di desa.

Acara tersebut berlangsung di kantor desa Arisan Buntal yang dihadiri langsung camat Kota Kayuagung Dedi Kurniawan S.STP, kasi PMD kecamatan Kota Kayuagung Solahudin S.Sos, kasubag pengelolaan Dana Desa BPMPD kabupaten OKI H Septariadi dan masyarakat setempat.

“Melaui pelatihan ini kiranya dapat menjadikan pengetahuan baru bagi peserta, untuk membantu menjalankan roda pemerintahan dan meningkatkan perekonomian di desa,” ujar camat Kota Kayuagung Dedi Kurniawan S.STP saat penyampaian pembukaan acara tersebut.

Lanjutya, pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten OKI mengharapkan Dana Desa (DD) agar dikelolah tepat sasaran, sesuai dengan Visi dan Misi Bupati OKI, membangun OKI dari desa.

“Pembangunan ada dua hal yaitu fisik non fisik, fisik seperti pembangunan jalan setapak, MCK, Sumur dan lainnya, non fisik pemberdayaan yaitu buka usaha jahit, bengkel, ternak dan lain-lain, tetapi saat ini pihak desa fokus hanya pembangunan fisik saja, tetapi pihak pemerintah mengharapkan dana tersebut agar dikelola beberapa persen pemberdayaan, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar desa ada penghasilan setiap tahunnya,” tuturnya.

Kepala desa Arisan Buntal Patma Helmi juga mengatakan disela acara pemerintah desa arisan Buntal akan selaluh berupaya mengutamakan penataan lingkungan, ”Bentuk wujud kepedulian lingkungan ini akan langsung kita bagikan alat kebersihan setiap RT/Kadus, sebanyak 20 pasang, seperti sapu lidi, kota sampah, serok, cangkul, sekop, garpu sekop, dengan cara ini kita harus menjaga lingkungan, supaya bersih tidak kumuh, apalagi desa Arian buntal terletak dipinggiran sungai, tentu sampah harus di buang pada tempat yang telah disediakan,” ungkapnya.

Begitu juga dengan kepala desa Tanjung Serang Hermayani memprogramkan pemberdayaan masyarakat khusus ibu-ibu dengan cara pelatihan menjahit, “Dengan DD sementara ini kita membeli 10 mesin jahit dan 7 buah mesin obras, akan diadakan pelatihan menjahit terjmin pertama sepuluh orang,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya pelatihan ini mudah-mudahan bisa berhasil sehingga setiap ibu rumah tangga bisa memiliki usaha sendiri.

Comments

By admin

Leave a Reply