SADAP

Tabloid-DESA.com BANYUASIN – Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan penduduknya mayoritas adalah hidup sebagai petani karet, karena dinilai cukup mudah dilakukan dan menjanjikan dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Salah satunya ada di Desa Taja Raya II, mayoritas penduduknya adalah petani dan penyadap pohon karet, kata Kepala Desa (Kades) Taja Raya II, Harun Sohar di Kecamatan Betung, Rabu (15/2) seperti dikutip sumsel.antaranews.com.

Dikatakannya, penduduk desa bergantung pada hidup dengan bertani karet dan menjadikan sebagai penghasilan utama.

Ia mengatakan, penduduk yang berpenghasilan dari bertani karet lebih kurang mencapai 90 persen, hampir seluruh masyarakat bergantung pada pekerjaan ini.

“Masyarakat sangat membutuhkan adanya kelompok tani karet supaya harga jual stabil, dan juga sesuai ketentuan pemerintah, sehingga karet yang dihasilkan harus sudah berdasarkan standar mutu,” katanya.

Menurut Harun, dengan adanya lelang melalui kelompok tani karet, masyarakat akan lebih terbantu, jika hanya menjual kepada pengepul cuma Rp8.000 per kilogram, tetapi menjual melalui lelang bisa mencapai Rp13 ribu per kg.

Sementara, Abdul Majid, salah satu penyadap pohon karet mengatakan, sangat bergantung pada kebun karet, karena itulah penghasilan utama.

“Kebun karet menjadi penghasilan utama, Alhamdulillah sekarang harganya juga terus meningkat,” katanya.

Ia mengatakan, memang harus adanya lelang karet, karena sangat membantu dan harga jual cukup tinggi.

Ia berharap, secepat mungkin untuk diadakan lelang karet, dan juga supaya pemerintah dapat membantu dana agar mempersiapkan kebutuhan untuk membentuk kelompok tani.

Comments

By admin

Leave a Reply