UNI MARNI YULIS saat berada di toko Batu Akik yang mereka geluti puluhan tahun dan mengantarkan putra putrinya sukses.
TABLOID-DESA.COM, BENGKULU –Bengkulu, sebuah provinsi di pulau Sumatera, bagian dari Sumbagsel Indonesia, dikenal memiliki kekayaan alam yang melimpah, selain memiliki pesona alam yang indah dan menakjubkan Provinsi Bengkulu juga memiliki berbagai jenis batu akik dari alam yang melimpah. dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta batu Akik.
Salah satu perajin batu akik sekaligus perajin ikat cincin perak,yang kami temui di kediamanya, juga sebagai tempat usaha yaitu perajin batu akik “UDA II”, melalui juru bicara Marni Yulis (52) istri Uda Ii, Menceritakan:” Kami memulai usaha ini pada tahun 1989, waktu itu kami tinggal di Pasar Mamboo, pasar Minggu Kota Bengkulu, tapi tidak lama di sana, kami dipindahkan ke Pasar Kampung, pada waktu itu kami masih sebagai perajin perak, di mana kami membuat gagang berbagai jenis cincin terutama untuk gagang cincin batu akik.

UDA Ii saat melakukan pekerjaannya membuat kerajinan batu akik.
Pada tahun 1990, kami baru memulai membuat batu akik, dengan bahan yang diambil dicari sendiri dari pantai Air Lakok Bengkulu Utara. Pada tahun 2003 kami pindah lagi ke Jalan Pengeran Natadirja, dan membuka lapak di tempat kami tinggal itulah. Seiring berjalanya waktu, batu akik sempat booming pada tahun 2013 sampai 2015, di mana saat itu batu Akik Bengkulu sangat diminati oleh para penggemar batu akik, ini dibuktikan saat kami diajak pameran ke luar kota oleh Dinas Koperasi, UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu,” ujarnya
Masih menurut Marni:” Alhamdulilah, meskipun kami hanya perajin batu akik dan ikat cincin perak, kami dapat menyekolahkan anak kami hingga selesai S2, kami memiliki empat anak, dua orang perempuan dan dua orang laki-laki, Alhamdulilah yang tiga orang sudah selasai kuliah dan sudah bekerja, anak yang pertama sudah jadi dosen di Universitas Muhammadiyah Prof. DR.HAMKA (UHAMKA) Jakarta, sekarang lagi proses melanjutkan S3 ke Spanyol, yang nomor dua dan tiga kerja di perusahaan swasta sedangkan yang paling kecil masih duduk di bangku SLTA.

ANEKA CORAK batu akik dan kerajinan perak.
Dari usaha ini juga kami dapat membeli ruko ini, yaitu saat batu akik booming, di mana setiap kami diajak pameran ke luar kota, bisa mendapatkan omzet puluhan juta hingga ratusan juta. Untuk itu kami sangat berterima kasih kepada orang Dinas Kopperindag dan PT. Pelindo yang pada waktu itu telah ikut andil dalam memajukan/mempromosikan usaha kami. Kalau mengingat kisah dalam menjalankan usaha ini, tidak semudah atau seenak yang dilihat sekarang, berkat kesabaran dan keuletan, banyak kesulitan, suka duka yang telah kami lewati, dan syukur Alhamdulilah kami dapat terus berkarya dan bartahan hingga saat ini.

BATU akik karya Uda Ii
Kalau sekarang meskipun batu akik sudah tidak booming lagi, karena kami memang benar-benar perajin, jadi masih ada pelanggan yang datang ke sini setiap harinya, untuk membeli batu akik ataupun minta dibuatkan cincin perak, dengan omzet lebih kurang 10 jutaan perbulan. Untuk harapan kepada pemerintah saat ini, jika ada event-event kami minta dilibatkan, dan diikutkan untuk pelatihan pemasaran online, karena kami masih gaptek,” harapnya.
Selanjutnya menurut Akadri (56) yang biasa dipanggil Uda Ii, menuturkan: ” Batu akik di sini, asli batu Akik Bengkulu, yang diambil dan diasah oleh saya sendiri, batu-batu ini sangat bernilai seni tinggi, di mana untuk mendapatkan motif yang indah, itu dimulai dari seni memotong bongkahan batu, mengasah dan membentuknya menjadi indah, sedangkan untuk kerajinan perak ini, peraknya kami beli dari Lebong dengan harga 12 juta perkilo, dan bila sudah diolah jadi cincin ditambah jasa itu bisa menghasilkan 50 jutaan, Sedangkan peralatan yang kami gunakan pada proses pembuatan cincin ini sangat sederhana, yaitu: palu, gergaji,alat pembakar dan benang,” jelasnya.

Tempat Usaha Batuk Akik Uda Ii
Batu Akik yang dijual di sini, jenis batu Akik yang langka berbeda dari batu Akik yang umumnya dijual orang, di sini lebih banyak jenis panca warna, dengan barbagai macam motif, seperti pemandangan, kucing garong, wanita berkerudung, orang lagi berdo’a dan lain-lain, yang pastinya tidak ada kembaranya. Sedangkan bahan batu yang digunakan berasal dari batu alam seperti; batu fosil, batu teratai, batu koral dan lain.-lain. Bila ada yang ingin melihat langsung batu-batu akik indah ini, silakan datang langsung ke tempat usahanya yaitu “UDA II” Jl. Merapi Raya RT.01 RW.01Kebun Tebeng Kota Bengkulu WA.0813-7774-7438.
Teks/Foto: Ir. Herma Dewi, MAP
Editor: Sarono P Sasmito










