MUDIKK

Tabloid-DESA.com BATURAJA – Mudik adalah bagian dari tradisi menjelang lebaran. Sebagai salah satu kabupaten yang dilalui jalan lintas yang dipakai para pemudik tiap tahunnya, Satlantas Polres Ogan Komering Ulu (OKU) mulai mengadakan beberapa persiapan guna memberikan rasa aman sekaligus memudahkan pemudik lebaran 1438 H kali ini.

Untuk itu, Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasat Lantas Polres OKU AKP Candra Kirana Sik, Minggu (18/6) memberikan keterangan di depan para wartawan, bahwa akan disiagakan pos-pos polisi di sepanjang jalur mudik sebanyak 8 pos meliputi Pos Pam 4 titik, Pos Pelayanan 4 titik. Ditambah dua Pos Jaga disiapkan di tempat keramaian yakni City Mall dan objek wisata Gua Putri.

Selain itu, guna memperlancar arus mudik Satlantas Polres OKU juga memberlakukan pelarangan untuk seluruh kendaraan truk atau angkutan barang berukuran besar melintas di kawasan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dimulai sejak H-7 yakni Senin (19/6).

“Mulai H-7 Hari Raya Idul Fitri 1438 H ini, kendaraan besar selama arus mudik dilarang melintas. Kecuali angkutan bahan bakar minyak (BBM) dan pangan,” katanya.

Disinggung jika masih ada mendaraan angkutan barang berukuran besar melintas, Candra menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan melalukan penindakan.

“Jika masih ada dan kita temui kendaraan angkutan barang berukuran besar yang melintas, akan kita lakukan penilangan,” ucapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati jika melintas di daerah Kabupaten OKU. Khususnya di Kecamatan Ulu Ogan, Banuayu, Desa Tanjungan serta Cor Beton, karena ketiga jalan tersebut rawan longsor.

Selain rawan longsor ada juga lokasi jalan yang rawan kecelakan. Kasat Lantas ini mengatakan, tempat yang sering terjadi kecelakaan yakni di wilayah Semidang Aji, Desa Suka Merindu serta jalan lintas kawasan Gor Baturaja.

“Seringnya terjadi kecelakaan karena faktor jalan yang paling utama. Jalan di tiga kawasan tersebut memang rusak. Bagi pengendara yang tidak tahu medan, pasti akan susah melintasi jalan tersebut. Dan juga jika tidak tahu jalan rusak maka akan ada kecelakaan di sana,” terangnya.

Dalam upaya menghimbau dan mengingatkan para pemudik ini, Polres OKU juga telah bekerja sama dengan berbagai pihak, yaitu dengan Dinas Perhubungan dengan memasang baliho informasi dan imbauan di sepanjang jalur mudik, terutama di daerah yang rawan kecelakaan dan longsor.

Bahkan lebih canggihnya, Polres OKU juga telah bekerja sama dengan salah satu operator seluler dengan mengirimkan pesan singkat (SMS) berantai yang dinamakan SMS Blast yang berisi himbauan, pemberitahuan kepada pemudik mengenai situasi jaan, tempat rawan kecelakaan, serta peringatan untuk selalu berhati-hati di jalan.

“Jadi SMS Blast ini masuk secara otomatis ke setiap pengendara jika sudah memasuki wilayah OKU. Ini informasinya tentu khusus untuk di OKU saja,” terang Candra, (15/6).

Terakhir, Candra berharap arus mudik tahun ini akan aman dan lancer seperti tahun-tahun sebelumnya.

Comments

By admin

Leave a Reply