PANGAN1
Tabloid-DESA.com BANDA ACEH, Komando Distrik Militer 0101/BS menyelenggarakan kegiatan pembekalan tentang Pembinaan Ketahanan Pangan kepada para Babinsa di jajarannya yang bertempat di Aula Serba Guna Makodim 0101/BS, Jalan Sultan Alaidin Mahmudsyah No. 32 Gampong Baro Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh, Jum’at (28/4).

Komandan Kodim (Dandim) 0101/BS Letkol Inf Iwan Rosandriyanto, S.IP dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi para anggota khususnya para Babinsa untuk menambah wawasan tentang bagaimana teknik pembuatan model demplot/pilot project tanaman pangan, budi daya ikan air tawar dan pembuatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) sehingga nantinya ilmu ini dapat diterapkan kepada masyarakat binaannya dalam rangka mendukung program peningkatan ketahanan pangan nasional.

PANGAN2

Dandim juga berharap, melalui upaya-upaya yang dilakukan selama ini, kedepan dapat merubah wajah Indonesia yang kembali menjadi negara pengekspor berbagai komoditi tanaman pangan, seperti yang saat ini telah tercapai Indonesia bukan lagi pengimpor beras tetapi sudah mengekspor beras salah satunya ke negara tetangga Indonesia, Papua Niugini.

“Dengan adanya ekspansi impor beras dari luar negeri ini merupakan sebuah ancaman apabila kita mempunyai kekayaan alam yang besar tetapi tidak bisa mengolahnya dan inilah yang terjadi sekarang kenapa TNI bekerja sama, penggandengan dengan pihak pertanian  dan kondisi inilah yang melatar belakangi kenapa prajurit Kodim dibekali materi untuk mendapatkan masukan maupun pembekalan” tutupnya.

PANGAN4

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar Ir. Ahmad Tarmizi,  yang turut hadir dalam acara ini juga mengungkapkan dari hasil kerja sama selama ini telah mampu meningkatkan hasil panen masyarakat.

“Kita sudah lama bekerjasama dan hasil padi kita di Aceh Besar dari yang dulu hanya 5,2 Ton, berkat kerjasama dengan Babinsa-Babinsa sehingga kita sekarang bisa mencapai 7,2 Ton dan ini merupakan hasil yang memuaskan bagi pertanian Aceh Besar”.

Kadis Pertanian juga menerangkan bahwa permasalahan lain saat ini adalah jumlah lahan sawah di Aceh Besar yang semula tercatat seluas 29.132 Ha ternyata yang bisa ditanami hanya 32 Ha saja, hal ini di karenakan banyaknya lahan persawahan yang sudah berubah menjadi perumahan dan lain-lain.

Disisi lain Kabid Pengadaan Bulog Aceh Ruslian juga mengungkapkan rasa takjubnya atas kinerja TNI khususnya para Danramil dan Babinsa dalam membantu Bulog untuk melakukan serapan gabah dan Beras.

“sampai dengan sekarang Aceh Besar saja sudah menyerap 400 Ton dan seluruh Aceh sudah menyerap 2.200 Ton, artinya sudah mencapai targer 8%” ujarnya.

Ruslian menambahkan meki masih jauh dari yang kita targetkan namun untuk Aceh berada pada peringkat ke-14 di tingkat Nasional

“kita harus tetap Optimis, semua itu tidak akan bisa terjadi tanpa ada bantuannya dari Bapak Danramil dan Babinsa” tambahnya.

Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Pembinaan Ketahanan Pangan mari kita dukung upaya Pemerintah Dalam mewujudkan Kedaulatan Pangan Nasional dengan memanfaatkan sumber daya alam sesuai dengan kearifan lokal” ini dihadiri oleh perwakilan dari BP2KP Bapak Ir. Yusrizal, M.Si, para Perwira Staf Kodim, Para Danramil dan ratusan Babinsa di jajaran Kodim 0101/BS.

 

Comments

By admin

Leave a Reply