450 Haji Kloter 1 Asal Sumsel Mendarat di Palembang

Tabloid-DESA.com, PALEMBANH – Sebanyak 450 haji kelompok terbang (kloter) satu Debarkasi Palembang asal Kabupaten OKU Timur, telah tiba di Kota Palembang. Para jemaah mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Senin (1/8/2022), sekitar pukul 17.00 WIB.

para jemaah yang telah tiba langsung menaiki bus dan menuju asrama haji Palembang. Setelah tiba di asrama haji Palembang, seluruh jemaah melakukan tes swab untuk memastikan tidak ada jemaah yang terpapar virus Covid 19.

Kedatangan jemaah haji Debarkasi Palembang akan terus berlangsung hingga 12 hari mendatang, tetapi setiap kloter akan berbeda jam kedatangannya.

Eksekutif General Manager Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang R Iwan Winata mengatakan pada Kloter 1 tersebut berjumlah sebanyak 450 jamaah haji termasuk pendamping perjalanan haji.

“Selanjutnya para jemaah langsung dibawa menggunakan 10 bus menuju Asrama Haji di Jalan Tanjung Api-api, Palembang untuk melaksanakan rangkaian pemeriksaan lanjutan,” katanya.

Ratusan jemaah tersebut diterbangkan dari Kota Madinah, Arab Saudi menggunakan pesawat Saudia Airlines dengan nomor penerbangan SV-5056 dan mendarat sempurna Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Senin sore pukul 17.11 WIB.

Para jemaah tersebut melakukan rangkaian pemeriksaan lanjutan di Asrama Haji yang meliput skrining kesehatan, kelengkapan dokumen keimigrasian, dan sampling barang bawaan masing-masing oleh Kantor Bea dan Cukai Palembang.

“Semua berjalan lancar sesuai dengan perencanaan, mudah-mudahan jemaah kita tahun 1443 Hijriah sehat dan bisa kembali ke keluarga masing-masing,” imbuhnya.

Melansir ANTARA, Kepala Bidang Haji dan Umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sunsel Armet Dachil mengatakan jemaah haji debarkasi Palembang terdiri atas sembilan kloter penerbangan dengan jumlah keseluruhan sebanyak 3.201 orang.

Para jemaah haji masing-masing kloter tersebut dijadwalkan tiba dari Madinah ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, 1-12 Agustus 2022 dini hari.

Setibanya di bandara para jemaah haji akan melaksanakan proses skrining kesehatan sesuai ketentuan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI nomor SR.03/4/C/35109/2022.

Seluruh jemaah akan diukur suhu tubuh, diperiksa tes usap antigen, dan bagi yang terindikasi/bergejala COVID-19 dilakukan pemeriksaan RT-PCR untuk memastikan kalau ada yang positif COVID-19 langsung dikarantina selama 14 hari.

“Jemaah yang dinyatakan sehat dibawa ke pondokan Asrama Haji untuk membersihkan diri, bersalin pakaian bersih dan kemudian beristirahat sampai jadwal pulang ke daerah masing-masing,” katanya.**