- Memiliki Fungsi Luar Biasa dalam Menopang Eksistensi NKRI
TABLOID DESA.com. BENGKULU I Provinsi Bengkulu sebagai salah satu daerah tertinggal, di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terdapat Pulau Enggano sebagai salah satu pulau 3T, Tertinggal, terluar dan terdepan yang berada di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. Wilayah ini memiliki pesona alam yang indah dan hasil pertanian yang berlimpah diantaranya; pisang, kelapa, melinjo dan lain-lain.
Selama ini Pulau Enggano belum begitu mendapatkan sentuhan pembangunan. Tetapi saat ini ketika Pemerintah Provinsi Bengkulu di bawah kepemimpinan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memberikan perhatian khusus untuk pembangunan Pulau Enggano.
Sebagai bukti realisasinya Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Pusat melalui Kementerian teknis terkait serta Kabupaten Bengkulu Utara mulai memokuskan pembangunan Pulau Enggano dengan dilaksanakannya Major Project Pembangunan Pulau Enggano.
Acara ini dihadiri oleh Gubernur Bengkulu, Dr.drh. Rohidin Mersyah, MMA, Bupati
dan jajarannya, Wakil dari Kementerian Koordinasi Kemaritiman dan Investasi dan unsur muspida lainnya.

Gubernur Bengkulu Dr.drh. Rohidin Mersyah MMA sedang meninjau lokasi.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Infrastruktur Sumber Daya Air Kementerian Koordinasi Kemaritiman dan Investasi RI, Suraji di Pulau Enggano, Rabu (09/11 2022 ).
“Keberadaan dan fungsi Pulau Enggano ini sangat luar biasa sekali untuk pertahanan, keamanan, kesejahteraan dan konservasi lingkungan. Oleh karena itu pembangunan jalan 3T ini adalah bagian dari Major Project dan kami dari Kemenko Marves menjadi pihak yang mengawal hal tersebut,”.ungkapnya.
Untuk tahap pertama Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu pada November 2022 ini memulai pembangunannya dan dapat terselesaikan 100 persen hingga 2024 mendatang.
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, saat ini Alhamdulillah berbagai progres pembangunan fisik dan SDM bisa sama-sama kita rasakan. Semoga di tahun 2024 nanti jalan poros utama Pulau Enggano terbangun dengan baik, sehingga fungsi ekonomi juga akan tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujarnya.

Pulau Enggano memiliki berbagai daya tarik dan keindahan tersendiri.
Dia juga menegaskan bahwa tujuan utama dibangunnya infrastruktur dasar dan telekomunikasi di Pulau Enggano adalah untuk memaksimalkan fungsi Pulau 3T. Selain itu untuk melindungi sumber daya alam yang ada dengan melibatkan masyarakat setempat.
“Sehingga saya meyakini dengan infrastruktur terbangun dengan baik maka investasi akan masuk dan pada akhirnya masyarakat Enggano bisa menjadi masyarakat yang sejahtera dan mandiri,” harapnya lagi.
Foto/Teks: Ir. Herma Dewi, MSi
Editor: Sarono P Sasmito










