Tabloid-DESA.com, – PALEMBANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) merilis data baru terkait produksi padi dan beras. Menurut data pada awal April 2023, luas panen padi Sumsel pada tahun 2022 mencapai sekitar 513,38 ribu hektare. Angka ini mengalami kenaikan sebanyak 17,14 ribu hektare atau 3,45 persen dibandingkan dengan luas panen padi di 2021 yang sebesar 496,24 ribu hektare.
Selain itu, produksi padi di Sumsel pada tahun 2022 juga mengalami peningkatan yang signifikan. Menurut data, produksi padi di tahun 2022 mencapai 2.775,07 ribu ton GKG. mengalami kenaikan sebanyak 222,63 ribu ton atau 8,72 persen dibandingkan produksi padi di tahun 2021 yang sebesar 2.552,44 ribu ton GKG.
Kenaikan panen padi ini juga berdampak positif pada produksi beras untuk konsumsi penduduk di Sumsel. Produksi beras pada 2022 untuk konsumsi pangan penduduk mencapai 1.593,60 ribu ton, naik sebanyak 127,84 ribu ton atau 8,72 persen dibandingkan produksi beras di 2021 yang sebesar 1.465,75 ribu ton.

Kenaikan produksi padi dan beras tersebut merupakan hasil dari program intensifikasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu, kondisi cuaca yang mendukung juga menjadi faktor penunjang kenaikan produksi padi dan beras di Sumsel.
Dengan adanya peningkatan produksi padi dan beras di Sumsel diharapkan akan memperkuat ketahanan pangan di Sumsel, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat setempat. (*)












