SINERGI: Tim dari Seksi Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang dipimpin oleh Ade Lusiana, SKM bertekad mewujudkan komitmen dan program untuk membina Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melakukan monitoring dan evaluasi terkait sanitasi di Ponpes Modern Albasya. Rombongan diterima oleh Kepala MA Ustad Sarono P Sasmito SPd dan Kepala SMPIT Ustad Dwi Seta SEI mewakili Mudir Ponpes Albasya Ustadz Kuntum Khairu Basa, SE, MEI.
TABLOID-DESA.COM, OGAN ILIR SUMSEL—Sebagai langkah untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk bagi para santri yang bermukim di pondok pesantren. Tim yang tergabung dalam Seksi Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Ilir (OI) melakukan monitoring dan evaluasi terkait sanitasi di Ponpes Modern Albasya di Desa Payakabung Indralaya Utara Ogan Ilir Sumsel, Rabu (3/9/2025).

INTERVIEW: Untuk menggali informasi berkaitan sanitasi dan PHBS tim dari Dinas Kesehatan OI dan `Puskesmas Payakabung mewawancarai para kepala sekolah.
Rombongan dipimpin oleh Kasi Kesling Ade Lusiana, SKM dan beberapa staf juga didampingi Kepala Puskesmas Payakabung Maryani, SKM dan berapa staf. Sedangkan dari ponpes Albasya yang menyambutnya Kepala Madrasah Aliyah (MA) Sarono P Sasmito, S.Pd serta kepala SMPIT Ustad Dwi Seta, SEI mewakili Mudir PPM Albasya Ustad Kuntum Khairu Basa, SEI, MEI.
Kunjungan tersebut didahului dengan mengujungi dan meninjau ruang gedung utama Hj Soldah. Mereka memantau kondisi ruangan dan kemudian meninjau pencahayaan ruangan asrama santri putra dan putri. Kemudian dilanjutkan meninjau kondisi dapur dan kebersihannya, lalu dilanjutkan meninjau persediaan air bersih apakah dengan sumur tanah, ledeng atau pun sumur bor. Di ponpes albasya terdapat sumur air tanah yang kondisi airnya bersih dan pernah dicek ph dan kondisi mineralnya cukup baik.

ALAM YANG ASRI: Suasana kampus PPM Albasya yang asri menjadikan tim tertarik untuk mengabadikan kunjungan itu dengan berfoto di sekitar kolam dan ekosistem perairan di sekitar kampus.
Di samping itu rombongan juga meninjau tempat pembuangan sampah dan pengelolaan kebersihannya. Kemudian dilanjutkan meninjau ruang kelas sebagai tempat berlangsungnya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Tim juga melakukan interview berkaitan dengan kondisi kesehatan santri. Hasil interview tersebut kemudian akan dibahas dengan tindaklanjut treatmen atau perlakuan yang bisa dilakukan untuk terus memelihara kesehatan para santri. Di samping itu mereka berpesan agar para santri terus diberikan pendidikan dan bimbingan secara terus menerus untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

TINJAU ASRAMA: Untuk melihat tata ruang, kebersihan serta pencahayaan asrama tim juga meninjau asrama di lantai gedung Hj Soldah.
Di sela-sela melakukan pemantauan tersebut, Ade juga menawarkan pihak pengelola ponpes bisa mengajukan ke dinas kesehatan untuk pelayanan kesehatan baik berkaitan dengan vaksinasi seperti kanker serviks, pemberian vitamin untuk mencegah kekurangan darah dan lainnya.
Sarono P Sasmito dan Ustad Dwi menyambut baik tawaran tersebut dan akan menindaklanjutinya demi untuk memelihara kesehatan dan kebugaran para santri. Di samping jika ada skema bantuan baik berkaitan dengan penyediaan kotak sampah, atau pun layanan kesehatan lainnya pihak Ponpes Albasya menyambut baik juga bias direalisasikan di ponpes Albasya sehingga bisa mewujudkan PHBS. Dengan PHBS maka suasana kampus Albasya dan proses pembelajaran akan berlangsung dengan kondusif.
Foto: Dok Tim Dinkes OI

Teks/Editor: Sarono P Sasmito












