TP PKK Kecamatan Tugumulyo Gelar Pertemuan di Desa Tambahasri: Ajak Para Ibu Aktif Tes IVA Perangi Kanker Serviks Sejak Dini

PERAN STRATEGIS: TP PKK Kecamatan memiliki peran strategis untuk memecahkan berbagai problem masyarakat. Diantaranya untuk mengantisipasi makin banyaknya penderita kanker leher rahim atau serviks maka di sela kegiatan silaturahmi dan arisan para pengurus TP PPK Kecamatan Tugumulyo mengajak ibu-bu untuk aktif mengikuti tes IVA   (inspeksi visual asam asetat). Foto bersama para kegiatan tersebut.

TABLOID-DESA.COM, TUGUMULYO MUSI RAWAS—Upaya untuk terus membangun dan membina kesejahteraan keluarga terus dilakukan oleh pemerintah. Langkah kongkret itu selalu dilakukan oleh TP PKK salah satunya dengan menggelar pertemuan rutin dan arisan PKK kecamatan, yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Desa Tambahasri Tugumulyo Musi Rawas Sumatera Selatan, Senin (07/07/2025).

MENYIMAK: Meski acara dikemas penuh kekeluargaan para peserta tampak menyimak acara demi acara mulai dari sambutan Camat Sujatmikot, Sekcam Santi Oktarina dan lainnya.

Hadir dalam momen tersebut, Camat P. Sudjatmiko, S.Si, M.Si, Ketua TP PKK diwakili oleh Santi Oktarina SE. M.Si, Ketua TP PKK Desa Tambahasri Rizqi Amalia Soleha S.Kom beserta anggota,mewakili KUPT Puskesmas L Sidoharjo Fitriadi, Magdalena  Am.Keb, mewakili KUPT Puskesmas C Nawangsasih dr. Latifah Awalia, Bidan Desa Tambahasri Uci Widi Astuti, Ketua TP PKK desa dan kelurahan se-Kecamatan Tugumulyo beserta anggota.

Pertemuan dan arisan PKK yang diadakan setiap bulan tersebut pelaksanaannya secara bergilir sesuai dengan desa yang menerima arisan. Pertemuan ini juga adalah salah satu ajang penyambung silaturahmi antar PKK desa dan kelurahan dengan PKK kecamatan serta antar desa-desa yang ada di kecamatan yang banyak terdapat persawahan yang asri ini .

TP PKK kecamatan selain sebagai pembina TP PKK desa juga sebagai teman kerja, saling membantu, saling berbagi, saling memberikan ,mengingatkan sehingga terbentuklah suatu kerja sama yang baik dan ikatan tali silaturahmi yang lebih erat.

BERIKAN KONTRIBUSI PENUH: Hosiaroba selain sebagai salah satu anggota BPD perwakilan perempuan desa Tambahasri juga sebagai pengurus TP PKK Kecamatan Tugumulyo dan wartawan Tabloid Desa saat menjadi MC di acara tersebut.

Àcara dipandu oleh Hosiaroba, diawali dengan melafazkan basmalah, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, mars PKK, mars Musi Rawas Mantab dengan dirigen Dian Astuti. Kemudian pembacaan doa yang dikholifai oleh Umi Purwanti dan  pembacaan sholawat oleh nariyah.

 

GIGIH: Sebagai Ketua TP PKK Desa Tambahasri Rizki Amalia Soleha, S.Ikom saat memberikan sambutan dan bertekad gigih mengajak ibu-ibu aktif ikut tes IVA.

Rizqi Amalia Soleha mengemukakan,  kegiatan ini sudah kami laksanakan sesuai tupoksinya, namun berharap sekali kepada TP PKK kecamatan untuk terus membina dan membimbing agar kami dalam menjalani tugas ini lebih baik lagi, ujarnya sambil tersenyum.

Hadir di tengah ibu-ibu PKK, Camat Sujatmiko  menyemangati untuk mengikuti pemeriksaan penyakit yang mematikan yaitu kanker serviks dengan cara ikut IVA (inspeksi visual asam asetat) test, dan menyemangati dengan diadakan lomba tingkat kecamatan dalam rangka memperingati HUT RI ke-80.

Kehadiran Camat Sudjatmiko momen  perdana di acara pertemuan arisan PKK ini yang biasanya dihadiri istrinya. Sujatmiko memberikan arahan dan sangat berharap bahwa kita semua terkhusus ibu-ibu harus mengikuti pemeriksaan Iva tes sebab sangat bermanfaat untuk mendeteksi penyakit kanker rahim secara dini.

Di samping pemimpin di level kecamatan ini memberikan semangat kepada seluruh ketua TP PKK desa untuk mengajak masyarakat secara intensif agar mengikuti Iva test. Bahkan menyemangatinya dengan cara mengadakan perlombaan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 ,dengan mengikuti lomba desa Iva test terbanyak setiap desa.

“Dengan adanya acara seperti kita mengharapkan   dapat memerangi penyakit yang mematikan, lebih baik kita mencegah daripada mengobati,” ujarnya lantang.

Sedangkan Ketua TP PKK Santi Oktarina mengingatkan agar warga terus menggiatkan semua kegiatan yang ada di desa

Santi juga mengajak seluruh ketua TP PKK desa, untuk terus semangat melaksanakan kegiatan di desa masing-masing dan selalu hadir beserta anggota di setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah kecamatan, seperti pengajian, senam, dan arisan PKK.

Untuk kegiatan perlombaan Iva test, Santi sangat berharap agar  setiap desa harus mengikuti tanpa terkecuali, guna mensukseskan dan memeriahkan HUT  RI, kita tinggal mengisi kemerdekaan ini dengan cara memerangi penyakit . Siapa lagi yang akan menyayangi diri sendiri kalau tidak diri kita sendiri.

Di sisi lain Kepala Tata Usaha Fitriadi yang mewakili KUPT PKML, juga menyambut baik program pemerintah kecamatan dengan  penyelenggaraan perlombaan Iva test tingkat kecamatan, dengan adanya perlombaan ini juga akan membuat kita sadar akan penyakit , terkhusus penyakit yang mematikan ini yaitu salah satunya kanker serviks.

Untuk perlombaannya kepada seluruh desa silakan menghubungi puskesmas di wilayah masing-masing sesuai puskesmas yang menaunginya dan silahkan berkoordinasi antar desa dan puskesmas itu sendiri.

Sehat dimulai dari kita sendiri, lebih baik mencegah daripada mengobati, setiap penyakit pasti ada obatnya, jadi jangan malas dan malu ketika kita punya keluhan penyakit, ujarnya menekankan .

Kepala Tata Usaha Fitriadi yang mewakili KUPT PKML, juga menyambut baik program pemerintah kecamatan dengan  penyelenggaraan perlombaan Iva test tingkat kecamatan. Dengan adanya perlombaan ini juga akan membuat kita sadar akan penyakit , terkhusus penyakit yang mematikan ini yaitu salah satunya kanker serviks.

Lebih lengkap lagi dokter  Latifa Awalia mewakili dari puskesmas C Nawangsasih menyambut baik acara ini, dan sangat mendukung untuk perlombaan Iva test, ini akan memacu kesadaran masyarakat terkhusus ibu-ibu untuk mengetahui penyakit kanker serviks.

Kalau tidak diperiksa atau dideteksi secara dini penyakit ini diketahuinya ketika sudah masuk stadium akhir atau stadium 4. Oleh karena kesadaran masyarakat yang masih kurang harus ditingkatkan untuk menghilangkan faktor “malu”  yang tidak pada tempatnya, ujar dr. Latifah menyakinkan tersenyum.

Laporan Wartawan: Hosiaroba

Editor: Sarono P Sasmito