Perkuat Fungsi dan Peran BPD, PAC ABPDNAS Tugumulyo Gelar Pertemuan di Desa Tegalrejo: Sadarkan Masyarakat Agar Tidak Mudah Terprovokasi

KONSOLIDASI ORGANISASI: Sesuai fungsi dan perannya yang sangat strategis BPD sebagai wakil rakyat di tingkat desa dalam menyeimbangkan pelaksanaan pemerintahan desa mendampingi kepala desa maka para anggota BPD harus memahami fungsi dan perannya. Demikianlah tujuan pertemuan yang digelar di kantor Desa D Tegalrejo. Peserta foto bersama di sela acara.

TABLOID-DESA.COM, TUGUMULYO MUSI RAWAS –Berbagai langkah untuk memperkuat fungsi dan peran  Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terus dilakukan. Diantaranya dengan menggelar pertemuan di kantor  desa D Tegalrejo Kecamatan Tugumulyo Musi Rawas Sumatera Selatan,Minggu (31/08/2025).

Hadir dalam acara tersebut Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPDNAS) Tugumulyo Suwito, sekretaris Azis Rahman,S.Pd, bendahara Sabar, ketua BPD se-Kecamatan Tugumulyo, dan BPD keterwakilan perempuan sekecamatan. Momen  pertemuan tersebut  dilaksanakan per triwulan secara bergiliran di setiap desa di wilayah Kecamatan Tugumulyo.

Sedangkan tujuan kegiatan selain mempererat tali silaturrahmi, juga sebagai usaha  peningkatan kapasitas kinerja BPDyang ada di desa masing-masing. Momen itu juga digunakan untuk saling mengingatkan dan memberikan informasi terkait seluruh kegiatan sesuai dengan fungsi dan tugas BPD .

Acara dipandu oleh Azis Rahman, S.Pd dengan melafazkan basmalah dilanjutkan dengan arahan – arahan dari ketua PAC Suwito.

BERIKAN MOTIVASI: Sebagai Ketua PAC ABPDDNAS Tugumulyo, Suwito terus memotivasi para anggota untuk bertugas sebaik-baiknya termasuk menyadarkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi.

Suwito mengucapkan terima kasih dan selamat datang di Desa Tegalrejo yang juga merupakan ketua BPD desa Tegalrejo, sebagai tuan rumah  sangat senang atas kehadiran semua rekan-rekan.

Suwito juga menyampaikan bahwa negara kita sedang tidak baik, untuk itu marilah kita sebagai BPD, yang juga merupakan wakil rakyat yang ada di desa, agar  bisa menyikapi semua permasalahan -permasalahan yang ada di desa dengan bijak,dan tidak mudah terpancing dengan setiap perkataan yang bisa merugikan diri kita sendiri termasuk rakyat Indonesia

Kita sebagai BPD.hendaklah tahu tugas dan fungsi BPD, karena BPD merupakan Badan Permusyawaratan Desa, sebuah lembaga yang mewujudkan demokrasi di tingkat desa untuk menyepakati desa bersama kepala desa, serta menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa dan mengawasi kinerja kepala desa, tegasnya lantang.

PENTINGNYA NOTULENSI: Azis Rahman selain sebagai moderator atau MC juga menjadi notulen sehingga tiap pertemuan tertulis dengan baik semua agenda dan poin-poin penting dari momen itu. 

Azis Rahman sebagai pemandu acara juga sebagai notulen di setiap agenda pertemuan membacakan hasil pertemuan antara lain: dana desa yang untuk ketahanan pangan 20% dikelola oleh BUMDES, tolong pantau  padat karya yang dananya dari dana desa kalau ada programnya, pahami APBDES di desa masing-masing,dan BPD bekerja di lapangan menggali, menanggapi dan menyampaikan aspirasi dari masyarakat ujarnya lantang.

SERIUS: Para peserta pertemuan tampak serius menyimak berbagai materi yang dipaparkan. 

BPD tidak mendapat gaji dengan penghasilan tetap seperti perangkat desa ,untuk itu kita harus bisa memahami semua peraturan dan prosedur , tidak juga mendapat tunjangan tetapi BPD mendapatkan tunjangan kehormatan, ujarnya tersenyum, sembari menutup acara dengan melafazkan hamdalah.

Laporan Wartawan: Hosiaroba

Editor: Sarono P Sasmito