Jalani PKL di Yogyakarta dan Bandung, 140 Mahasiswa 4 Prodi FAI UMP Peroleh Pengalaman Spektakuler: Perkaya Wawasan dan Gali Kearifan Lokal Serta Kebersamaan

SEMANGAT ANTUSIAS DAN CERIA: Begitulah suasana hati yang mengemuka pada semua peserta PKL 4 Prodi di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang ini saat dengan Dekan FAI Dr. Purmansyah Ariadi, SAg, M.Hum   pose di depan Candi Prambanan di Yogyakarta. Momen ini ternyata sarat makna dalam membekali mahasiswa baik dalam hal kepemimpinan, soliditas, hingga semua hal yang memperkaya wawasan dan kemampuan akademik mereka ketika berinteraksi dengan mahasiswa lain dan sosial budaya di Yogyakarta dan Bandung yang mereka kunjungi. 

TABLOID-DESA.COM, YOGYAKARTABANDUNG– Tak bisa dipungkiri, bagi  120 mahasiswa mahasiswi peserta dan 13 dosen pendamping dari empat Program Studi (Prodi)—Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Pendidikan Agama Islam (PAI), Hukum Keluarga (AHS), dan Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Palembang—yang melaksanakan Program Kerja Lapangan (PKL) di Yogyakarta dan bandung tahun 2026 ini memberikan pengalaman yang luar biasa spektakuler.

Sejak awal kegiatan lapangan yang langsung dipimpin oleh  Dekan FAI  Dr. Purmansyah Ariadi, S.Ag., M.Hum. ini dirancang bukan sekadar perjalanan akademik biasa, melainkan sebuah misi untuk mendalami nilai sejarah dan potensi ekonomi kreatif.

Senin (19/1/2026) pagi,  sebanyak empat armada bus bertolak dari Jakabaring Palembang menuju Yogyakarta. Pada bus 1 terdapat  34 mahasiswa yang ikut dalam rombongan yang langsung dipimpin oleh Dekan FAI Dr Purmansyah Ariadi didampingi istri Ibu Emy, serta Sekretaris Prodi PAI,  Sri Yanti S.Pd MPd didampingi suami Sarono P Sasmito yang juga Pemimpin Redaksi Tabloid-Desa.com dan Swarnanews.co. id yang ikut melakukan reportase.

Mahasiswa yang lain ikut di dalam bus 2, 3 dan 4. Mereka didampingi oleh para pimpinan fakultas dan  dosen yakni Dr Rulitawati, MPdI, Wakil Dekan I,  Rijalus Shalihin SEI, MEI Wakil Dekan II yang juga dosen Ekonomi Syariah,  Dr. Antoni Ketua Prodi AHS,  Dr. Azwar Hadi Ketua Prodi FAI,  Yuniar Handayani, SH, MH Ketua panitia sekaligus ketua Prodi AHS,  Jauhari, SE, MSi, Ketua Prodi Ekonomi Syariah, Hendri Nur Alam, SE, MSi, sekretaris prodi, Dr Jumhan, Ketua Prodi KPI, Ayu Munawaroh, SAg, M Afdoli, SSos, MSi Ketua Unit Penjamin Mutu, Azizah Ssos, dosen Mahad, Msi, Nurohman SPd serta Kartini bagian rumah tangga fakultas.

Bus 1 yang juga menjadi pemandu bus lain dalam perjalanan diawaki oleh Romadhon sebagai tour leader dengan 2 driver dan co driver. Perlahan bus terus bergerak meninggalkan jakabaring melewati jalanan Palembang kemudian masuk tol menuju Lampung.

Hal unik yang berbeda dengan perjalanan biasa lainnya, di momen itu juga diisi dengan kultum oleh mahasiwa dengan berbagai topik. Usai kultum diselingi dengan memperdengarkan musik juga diselingi dengan karaoke oleh mahasiswa dan dosen untuk memunculkan keceriaan.

Tak lupa ketika perjalanan harus terjeda untuk istirahat sholat dan makanan rombongan menjalani ibadah shalat 5 waktu dengan jamak.

Menjelang sore hari keempat armada bus merapat di pelabuhan Bakauheni Provinsi Lampung. Tak berselang lama kemudian semua rombongan telah berada di kapal Fery yang siap menyeberang ke Pelabuhan Merak Banten.

Cuaca yang cerah sore itu menjadikan semua peserta dapat mengabadikan keindahan alam dan panorama sekitar selat Sunda yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.

“Ayo silahkan yang mau foto-foto. Sayang momen dan cuaca sangat bagus sehingga pengalaman berkesan ini harus kita abadikan,” ujar Dekan FAI Purmansyah yang selalu bisa tampil sebagai figur yang selalu penuh asah, asih dan asuh kepada semuanya.

Dalam hitungan kurang dari 3 jam kapal telah merapat di Pelabuhan Merak Provinsi Banten. Rahmat Allah turun saat itu ketika wilayah di ujung barat Pulau Jawa itu diguyur hujan. Malam harinya para peserta juga mampir dan makan malam serta menunaikan shalat secara jamak berjamaah.

Melewati malam peserta lebih banyak istirahat dan tertidur di bus masing-masing. Kemudian menjelang dini hari peserta menunaikan shalat subuh di salah satu masjid di Subang Jawa Barat. Usai itu kemudian bertolak ke arah Jawa Tengah hingga menjelang pukul 10.00 pagi peserta sampai ke lokasi wisata Candi Prambanan. Di lokasi itu para peserta larut dalam takjub ketika melihat situs budaya yang cukup memukau juga para wisatawan mancanegara.

Kemudian sore hari peserta menuju lokasi wisata Tebing Breksi di Gunung Kidul Yogyakarta. Setelah berfoto-foto dan ikut dalam ajang sport jeep di lokasi ekstrem yang cukup memacu jantung, kemudian Selasa (20/1/2026) malam rombongan  bertolak ke hotel Laxston di tengah kota Yogyakarta untuk beristirahat.

PERKAYA KEMAMPUAN AKADEMIS: Melalui seminar di Universitas Ahmad Dahlan ini menjadi upaya untuk memperkaya wawasan dosen dan mahasiswa FAI UMP.

Agenda acara esok harinya Rabu (21/1/2026) dilanjutkan dengan Seminar Nasional di Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Dekan FAI UMP Dr Purmansyah ketika diwawancarai sela-sela agenda kegiatan, Rabu (21/1/2016), menyampaikan apresiasi mendalam serta rasa syukur atas pelayanan dalam perjalanan PKL 2026. Beliau menekankan bahwa keberhasilan sebuah agenda akademik lapangan sangat bergantung pada kualitas pelayanan dan manajemen logistik yang mumpuni.

Segala puji bagi Allah SWT, hingga saat ini seluruh rangkaian perjalanan terlaksana dengan sangat baik tanpa kendala signifikan. Kami memberikan apresiasi terhadap profesionalisme pihak agen perjalanan (travel) yang telah menyajikan pelayanan prima, mulai dari aspek transportasi hingga pemenuhan kebutuhan konsumsi yang sangat representatif bagi seluruh peserta, tuturnya dengan penuh wibawa

Kaprodi Hukum Keluarga Dr Antoni juga mengungkapkan kekagumannya atas antusiasme mahasiswa.

“Semangat mereka luar biasa. Dengan mengadakan Kultum dan diskusi di dalam bus, mahasiswa membuktikan bahwa PKL ini bukan sekadar perjalanan wisata (tour) biasa. Ini adalah momen penguatan keilmuan sekaligus perekat ikatan kekeluargaan antar-mahasiswa, ujarnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana PKL 2026, Yuniar Handayani, M.H.I., menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki target strategis bagi pengembangan karakter mahasiswa. Beliau berharap kunjungan lapangan ini mampu memotivasi mahasiswa untuk lebih mencintai sejarah, menghargai budaya, dan melihat langsung keunggulan UMKM dalam negeri.

Belajar dari Alam dan Warisan Budaya

GALI INSPIRASI: Dengan melihat langsung kondisi Tebing Breksi para mahasiswa diharapkan akan mampu menjadikan kondisi alam tetap dimanfaatkan secara bijak untuk menunjang kehidupan.

Hal lain yang juga sangat menarik ketika peserta berkunjung ke Tebing Breksi: Transformasi Bekas Tambang. Di sini, mahasiswa membedah bagaimana kearifan lokal mampu mengubah bekas tambang yang awalnya merusak lingkungan menjadi destinasi wisata berkelas dunia. Mahasiswa mempelajari bagaimana dukungan pemerintah daerah dan kesadaran masyarakat dapat mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang ekonomi yang berkelanjutan.

Bukan hanya itu Rumah Batik Benang Ratu juga menjadi saksi melawan arus modernisasi Kunjungan ke Rumah Batik menjadi momen refleksi bagi mahasiswa untuk melihat kegigihan warisan nusantara. Di tengah gempuran tren modern, seni batik terbukti tetap eksis dan lestari. Hal ini diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa untuk menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

Melalui PKL 2026 ini, mahasiswa tidak hanya membawa pulang laporan formal, tetapi juga membawa perspektif baru tentang bagaimana ilmu yang mereka pelajari di bangku kuliah—baik dari sisi komunikasi, pendidikan, hukum, maupun ekonomi—dapat diimplementasikan langsung untuk kemajuan bangsa.

Laporan/Foto: Nurohman, S.Pd

Teks/Editor: Sarono P Sasmito