BPMP Sumsel Gelar Sertijab Kepala dan Kasubag Umum: Aria Tanamkan Pondasi Kuat Layanan Mutu, Tajuddin Luncurkan Tagline  Melejit Melayani Dengan Hati

 ALIH TUGAS DEMI MEMAJUKAN PENDIDIKAN: Kepala BPMP Provinsi Sumsel yang baru H Tajudin Idris, SSi, MT dan Kepala BPMP Sumsel sebelumnya Aria Ahmad Mangunwibawa, MSc tampak menandatangi naskah sertijab disaksikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD dan Dikdasmen Dr. Eko Susanto, SE, MSi di Aula Utama BPMP di Indralaya Ogan Ilir Sumsel.

TABLOID-DESA.COM, INDRALAYA OGAN ILIR —Meski telah sama-sama menjalani tugas di lini masing-masing kurang lebih sebulan , Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Aria Ahmad Mangunwibawa, MSc yang kemudian mendapatkan tugas sebagai Kepala BPMP Povinsi Banten, dan H Tajuddin Idris, SSi yang sebelumnya sebagai Kepala BPMP Sumatera Utara kemudian mendapatkan tugas sebagai Kepala BPMP Provinsi Sumatera Selatan. Oleh karena kesibukan masing-masing maka serah terima jabatan antara Aria Ahmad Mangunwibawa kepada H Tajudin Idris yang dihadiri dan disaksikan Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD dan Dikdasmen Kementrian Pendidikan Dr.Eko Susanto, SE, Msi berlangsung di aula BPMP Provinsi Sumsel di Indralaya Ogan Ilir, Sabtu (13/12/2025).

ANTUSIAS DAN PENUH SEMANGAT: Acara yang berlangsung sederhana dan khidmat itu tetap memunculkan antusiasme dari para hadirin serta Kepala BPMP Provinsi Sumsel yang baru H Tajuddin Idris (foto atas) dan Aria Ahmad Mangunwibawa (foto bawah) pejabat sebelumnya yang alih tugas menjadi Kepala BPMP Provinsi Banten.

Acara yang berlangsung sederhana namun khidmat dan kekeluargaan itu juga dihadiri Bupati Ogan Ilir yang diwakili Asisten 3 Elvis Rosidi, ST, MM, didampingi Kadisdik Sayadi, S.Sos, MM, Staf Kajari, Staf Kapolres, Ketua IGI Sumsel, Aswin, pengurus PGRI Provinsi dan ketua PGRI Kabupaten OI Yanti Sumarni, Pengurus Dewan Pendidikan OI Sarono P Sasmito, Kepala TK Al Kautsar Pratiwi, Para kepala sekolah SMA dan SMP  di Indralaya serta ratusan mitra BPMP lainnya.

Bertindak sebagai MC salah seorang pegawai BPMP diawali dengan melafazkan basmalah dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Kemudian doa dipimpin oleh  Ramang MPd. Usai itu Kasubag BPMP lama MA Fainaluddin SAg MM. Pria alumni UIN Raden Fatah mengakui telah bergabung di BPMP sejak dulu bernama Balai Penataran Guru (BPG), kemudian menjadi Widya Iswara hingga kariernya terus naik sehingga diamanahi menjadi Kasubag TU pada tahun 2022 hingga 2025 mendampingi Kepala BPMP Aria Ahmad Mangunwibawa.

“Saya mengucapkan terimakasih atas bimbingan Pak Aria sehingga dapat menunaikan tugas dengan baik dan saya akan kembali menjadi widya prada untuk hari-hari mendatang,” ujar pria santun ini.

Gayung pun bersambut dengan sambutan Kasubag umum yang  baru yakni Jim Bar Pen, SH, MAP.  Pria yang berasal dari Kementrian ini mengaku akan terus memberikan praktik baik yang diperolehnya di  kementerian akan saya terapkan di BPMP Sumsel.

Kami mengakui kinerja Pak Aria memang istimewa, sehingga kami dengan Pak Tajudin baru hadir kurang dari sebulan di BPMP Sumsel telah diundang ke Jakarta ini menerima berbagai penghargaan yang itu diperjuangkan dan diraih pada masa kepemimpinan Pak Aria, tambahnya .

Dia mengakui dengan pondasi kinerja yang telah dibangun oleh Pak Aria maka Pak Tajudin mengusung Motto: Melejit dan melayani dengan hati akan terus diwujudkan ke depan.

Kemudian dilanjutkan sambutan dari Aria Ahmad Mangunwibawa. Pria yang hadir dari Provinsi Banten dan didampingi beberapa staf ini mengaku sangat berbahagia bisa hadir di momen tersebut. “Moga kegiatan ini memberikan makna luar biasa. Meski tidak janji kami dengan Pak sekretaris mengenakan baju yang sama moga ini pertanda chemistry kami nyambung. Saya datang dengan niat baik dan  pergi dengan niat baik untuk terus berjuang mencapai  level mutu pendidikan  terbaik yang kita harapkan,” ujar jebolan dari Universitas Indonesia ini.

KOMPAK DAN HARMONIS: MA Fainaludin, MM  Kasubag sebelumnya dan Jim Bar Pen sama-sama memberikan kata sambutan dan mereka harmonis untuk terus bekerjasama membangun mutu pendidikan di Provinsi Sumsel.

Menurutnya perpisahan memunculkan harapan yang baru. Kita tetap satu komitmen dan asa untuk mewujudkan harapan bersama. Tekad itulah yang dia pancangkan sejak bertugas di instansi ini mulai 3 Oktober  2022 lalu.

Pejabat ini sangat bersyukur bisa memberikan  layanan dan  pendampingan ke seluruh dinas pendidikan di kabupaten dan kota di Sumsel. Relasi kami dengan  dinas-dinas pendidikan  sangat erat. Partisipasi semesta itulah yang terus kita wujudkan. Belajar bersama, melihat yang baik untuk terus menjadi lebih baik lagi.

Meski saat ini sudah bertugas di Provinsi Banten dia tetap mengajak sharing dengan teman-teman BPMP Sumsel.

Menanggapi sambutan Aria,  Tajuddin Idris yang juga memberikan sambutan mengawalinya  dengan pantun. “Secara pribadi sangat bersyukur atas momen ini. Banyak perkembangan di dunia pendidikan yang memberikan kita harapan baru untuk terus lebih baik,” ujarnya.

Menurut Haji Tajudin Idris, prosesi pengalihan jabatan merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari dinamika organisasi, sebagai bentuk kesinambungan kepemimpinan dan program kerja. Dalam menjalankan amanah sebagai Kepala BPMP Sumsel, pihaknya berkomitmen mengamankan dan melaksanakan seluruh program serta kegiatan yang telah diamanatkan oleh pimpinan, mulai dari Menteri Pendidikan, Direktorat Jenderal, hingga direktorat terkait.

Tajudin bertekad akan melaksanakan dan mengawal seluruh program prioritas, termasuk penguatan pendidikan berbasis teknologi dan digitalisasi, serta berbagai kebijakan strategis yang menjadi arahan Presiden Prabowo dengan Asta Citanya.

Pria asal Bugis Sulawesi Selatan ini  menjelaskan, sejumlah program prioritas nasional akan menjadi fokus pelaksanaan BPMP Sumsel, di antaranya Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Wajib Belajar 13 tahun, serta program makan bergizi gratis di satuan pendidikan, selain berbagai program pendidikan lainnya.

Bukan hanya itu pejabat yang dikenal tegas dan detil dalam tugas keseharian ini menekankan pentingnya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya rekan-rekan media. Menurutnya, keberhasilan program pendidikan tidak dapat dilaksanakan secara mandiri tanpa sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari semua mitra, terutama media. Publikasi yang baik akan membantu masyarakat memahami dan merasakan langsung manfaat dari program-program pendidikan yang kami laksanakan,” tegasnya.

Kamudian kami mengusung tagline “Melejit, Melayani dengan Hati”, sebagai penguatan semangat kerja dan pelayanan. Tagline tersebut merupakan penyempurnaan dari nilai-nilai yang telah ada, dengan tujuan mendorong kinerja BPMP Sumsel agar lebih cepat, adaptif, dan berdampak nyata.

Menurut Tajudin BPMP Sumsel sebenarnya sudah memiliki pondasi yang kuat yang dibangun Pak Aria. Tinggal kami dorong lebih kencang agar akselerasi pendidikan bermutu untuk semua termasuk di Sumatera Selatan dapat terwujud dengan gerakan yang lebih cepat dan terukur.

Obsesinya mencapai target  Pendidikan Bermutu untuk Semua harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, baik di dalam satuan pendidikan formal maupun di ekosistem pendidikan secara luas.

Usai sambutan itu dilanjutkan dengan penandatanganan serah terima jabatan antara Aria Ahmad Mangun Wibawa dan Tajuddin Idris disaksikan oleh Sekretaris Dirjen PAUD dan Dikdasmen Eko Susanto.

OBSESI LUAR BIASA: Sekretaris Dirjen PAUD dan Dikdasmen Dr. Eko Susanto, SE, MSi saat diwawancarai Pemimpin Redaksi Tabloid Desa Sarono P Sasmito tampak menguraikan semua obsesinya untuk memajukan pendidikan di Indonesia.   

Eko Susanto juga saat itu memberikan sambutan dan arahan tentang perspektif pendidikan ke depan. Termasuk dalam upaya pembenahan fisik sekolah, peningkatan kapasitas guru, sinergi dengan orangtua dan seluruh komponen masyarakat lainnya. Termasuk nantinya akan digelontorkan dana triliunan rupiah yang membangun pendidikan yang harus kita awasi bersama.

Usai itu dilanjutkan dengan kesan dan pesan pegawai BPMP Sumsel yang disampaikan oleh Pirdaus, MPd. Pria yang piawai berpantun untuk mengaku sangat termotivasi dengan kehadiran Pak Aria. Kenal dengan berbagai istilah baru dan implementasinya. Tekun saling belajar dan cair dalam persahabatan dan kekeluargaan. Usai itu dilanjutkan dengan pemberian cenderamata kepada Pak Aria dan MA Fainaludin dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama. Suasana penuh ceria dan semangat silaturahmi.

Foto: Dok BPMP Sumsel

Teks/Editor: Sarono P Sasmito