Tag Archives: Covid-19

Melonjaknya Kasus Covid Varian Omicron, Wagub Ingatkan Warga Jangan Panik dan Tetap Disiplin Terapkan Prokes

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas Pembahasan Perkembangan Covid-19 dan Evaluasi PPKM, di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Sabtu (5/2).

Rapat Koordinasi (Rakor) terbatas tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19. Dan diikuti oleh para menteri/pimpinan lembaga terkait serta serta para  Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia.

Selaku  pimpinan rapat Airlangga Hartarto  meminta para Kepala Daerah dan Forkopimda untuk memperkuat kembali koordinasi monitoring dan pengendalian kasus  Covid-19 di daerah masing-masing.

“Meningkatnya kasus baru varian omicron membuat kita untuk terus waspada. Untuk itu  semua Kepala Daerah dan Forkopimda perkuat koordinasi dan lakukan monitoring, pengendalian di daerah sampai dengan tingkat mikro,” tegas Airlangga.

Khusus untuk wilayah luar Jawa Bali, lanjut Airlangga terjadi  penambahan kasus konfirmasi harian per 3 Februari 2022 sebanyak 1.736 atau 6,4% dari total kasus harian nasional yang sebanyak 27.197 kasus. Untuk itu  selaku Koordinator PPKM untuk wilayah luar Jawa Bali Airlangga mengajak semua  pihaknya untuk  terus melakukan  koordinasi dengan pemerintah daerah  guna memastikan fasilitas, nakes, dan obat-obatan siap dan siaga dalam menangani lonjakan varian Omicron.

“Dengan lonjakan kasus aktif Covid-19 varian Omicron beberapa hari terakhir.  Pemerintah pusat langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan mulai  rumah sakit, ketersediaan obat-obatan, tabung oksigen.  Kebutuhan dan ketersediaan fasilitas isolasi terpusat disamping itu  dibutuhkan kesiapan tenaga Kesehatan di daerah,” imbuhnya.

Sementara itu Wagub Sumsel Mawardi Yahya menyebut, kesiapan Pemerintah Provinsi  Sumatera Selatan dalam menghadapi lonjakan kasus positif varian baru Covid-19 Omicron telah menyiapkan  rumah sakit sampai dengan tempat karantina terpusat.

“Saat ini pemerintah Provinsi tengah  bersiap dan siaga dalam menangani lonjakan Covid-19 varuan Omicron ini, mulai dari penanganannya kita mempunyai 56 rumah sakit layanan tersebar di Sumsel

Ditambah tempat isolasi di wisma atlet Jakabaring Sport City (JSC) dengan kapasitas 500 tempat tidur, obat-obatan, maupun oksigen kita sudah siap,” kata Mawardi.

Selain itu juga dia mengajak   masyarakat agar  tidak resah dengan  lonjakan Covid-19 varian Omicron. Akan tetapi  tetap terus menetapkan protokol kesehatan yang ketat dalam aktifitas sehari-hari.

“Tentunya masyarakat jangan terlalu resah yang terpenting kita menekankan protokol kesehatan yang ketat dikegiatan sehari-hari agar aktivitas kita terus bisa berjalan dengan semestinya,” tambahnya.

Dia juga menyebutkan Sumsel saat ini di Sumsel ada 4 kabupaten menerapkan PPKM level 1 dan 13 Kabupaten/Kota level 2.

“Di Sumsel sendiri penerapan PPKM masih sampai level 2 diantaranya 3 Kabupaten level 1 dan 13 Kabupaten/Kota level 2, protokol kesehatan tetap diterapkan dan tetap waspada,” pungkasnya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Prov Sumsel Lesty Nuraini menyebutkan, Kasus Covid-19 varian Omicron di Sumsel baru terditeksi satu orang. 

“Di Sumsel tepatnya di Palembang baru ada satu orang yang terinfeksi omicron dan memang mempunyai riwayat perjalanan ke Jakarta dan melakukan isolasi mandiri,” kata Lesty.

Dia mengatakan, penetapan seseorang mengidap Omicron mempunyai waktu yang lama dan memakan waktu 2 minggu lebih.

“Untuk mengetahui seseorang terinfenksi Omicron juga perlu melewati beberapa tes dan memerlukan waktu kurang lebih dua minggu lamanya,” ucapnya.

Lesty juga mengatakan, penanganan varian Omicron tidak jauh beda dengan penanganan Covid-19 seperti biasanya.

“Mengenai penangannya juga tidak jauh berbeda dengan Covid biasa, jangan tinggalkan penerapan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Wagub pada Rakor terbatas kali ini Kepala Dinas Kesehatan Prov Sumsel Lesty Nuraini, Kasat Pol PP Prov. Sumsel Aris Saputra.*

Kesadaran Warga Berperan Besar Turunkan Kasus Covid-19 di Sumsel

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Turunnya kasus Covid 19 di Sumsel tidak telepas dari hasil kerja kolaborasi yang baik antara pemerintah provinsi dan pemangku kebijakan lain, seperti TNI-Polri, Satgas Covid, Tenaga Kesehatan, para relawan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan yang paling penting kesadaran dari warga masyarakat itu sendiri.

Disala-sela membuka Program Penggalangan dan Peningkatan Kapasitas Relawan Covid-19 Wilayah Palembang yang digelar di hotel Aston Palembang, Jumat (15/10) pagi. Gubernur Herman Deru menyebut tingkat kesadaran masyarakat Sumsel untuk mengenakan masker telah mencapai 80 persen.

Demikian juga halnya kesadaran masyarakat untuk ikut vaksinasi juga terus terjadi peningkatan, meski capainya bari 30 persen namun secara umum masyarakat sudah mengetahui begitu pentingnya vaksinasi.

“Vaksinasi itu kita ibaratkan pakai helm, bukan berarti pakai helm terhindar dari kecelakaan. Tapi dengan pakai helm maka tingkat cindra yang dialami bisa diminimalisir. Begitu jugan vaksinasi, minimal jika terpapar tidak sampai berujung pada kematian,” tegas Herman Deru.

Untuk tenaga vaksinator menurut Herman Deru jumlahnya cukup banyak di Sumsel, tinggal lagi kebutuhan vaksin yang harus terus ditambah agar vaksinasi bisa diberikan secara merata.

“Kerja keras yang dilakukan Pemda maupun pihak TNI/Polri dan lembaga lainnya dalam menggencarkan vaksinasi patut kita apresiasi,” imbuh Herman Deru.

Terkait dengan Program Penggalangan dan Peningkatan Kapasitas Relawan Covid-19, dia mengharapkan para relawan Covid 19 di Sumsel untuk lebih gencar mengkampanyekan gerakan sadar vaksin dan penerapan protokol kesehatan (Prokes) dengan cara yang tegas namun tetap humanisme.

“Jadi relawan harus tegas namun tetap mengedepankan sikap yang humanis,” harapnya.

Lebih lanjut Herman Deru mengingatkan agar para relawan untuk tetap ikhlas dalam melaksanakan tugas kemanusiaan utamanya dalam melawan penyebaran Covid-19. 

“Tugas relawan ini tidak sederhana. Maka modalnya ikhlas. Untuk menjadi ikhlas itu perlu proses,” imbuhnya. 

Begitu pentingnya tugas seorang relawan lanjut Herman Deru, karena bukan saja menjaga untuk menyelematkan jiwa orang lain, tetapi menyelamatkan diri sendiri maupun keluarga. 

“Pesan saya ikuti pelatihan ini dengan baik. Pelatihan ini sangat dibutuhkan agar tidak salah melakukan tindakan saat menyelematkan orang lain. Tetap tegas tetapi humanis, dengan tata cara yang baik,” ucapnya. 

Herman Deru juga mengingatkan agar para relawan Covid-19 dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memiliki kesadaran akan pentingnya vaksiniasi serta mentaati protokol kesehatan (Prokes). 

“Pencegahan Covid-19 ini harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Para relawan harus menyadarkan masyarakat betapa pentingnya vaksiniasi dan mentaati prokes,” tegasnya. 

Sementara itu, Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Prasinta Dewi yang ikut secara virtual mengatakan, para relawan tersebut berperan dalam menekan penyebaran Covid-19 melalui pelatihan. 

“Relawan ini dikhususkan untuk penanganan Covid-19 di wilayah terkait hingga ke level kecil seperti keluarga dan lingkungan,” ujarnya. 

Tak hanya itu, keterlibatan beberapa elemen masyarakat dalam peran relawan sebagai upaya mempercepat penanganan Covid-19 melalui sinergi antar semua pihak. 

Kepala Sub Bidang Pelatihan BKR BNPB l, Prasetyo Nurhadjanto mengatakan, ada 1.000 relawan yang ikut pelatihan peningkatan kapasitas yabg dilaksanakan pada 13-19 Oktober 2021. 

“Target membentuk 1.000 relawan, mereka akan mengikuti pelatihan. Sejumlah relawan ini berasal dari Kota Palembang, Banyuasin, Ogan Ilir, Para Organisas perencanaan BPBD dan organisasi mitra lainnya. 

Menurutnya, para relawan Covid-19 akan diberi materi yang beroreantasi pada penanganan Covid-19. 

“Kendati Covid-19 sudah mulai melandai, namun relawan juga bisa dibekali dengan pengetahuan untuk penanganan bencana lain,” terangnya.

Adapun yang ikut dalam pelatihan kali ini para relawan dari Kabupaten OI, Banyuasin dan Kota Palembang.*

Berhasil Kendalikan Covid, Pemprov Sumsel Dapat Apresiasi Ketua DJSN

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Keberhasilan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam meredam penyebaran Covid-19 mendapat apresiasi dari Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). 

“Selamat untuk Gubernur Sumatera Selatan yang telah berhasil mengendalikan Covid 19 sehingga kasusnya terus melandai,” ucap Plt. Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Dr. M. Subuh, ketika bertemu dengan Gubernur Sumsel H Herman Deru, 15/10) siang. 

Menurut M. Subuh, pihaknya yang tergabung dalam DJSN diberikan wewenang melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan program jaminan sosial. Karenanya saat datang ke Sumsel dirinya langsung didampingi oleh Ketua Komisi Pengawasan Monitoring dan Evaluasi Dr. Tono Rustiano, M.M. Anggota DJSN Dr. Asih Eka Putri, MPPM, MM Ir. Untung Riyad, S. E Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Muhammad Zuhri.

“Kita diberikan wewenang untuk menjamin terselenggaranya program jaminan sosial dan tingkat kesehatan, keuangan. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada masing-masing Badan Penyelenggara Jaminan Sosial,” imbuhnya.

Untuk itu pihaknya meminta masukan dan saran dari berbagai pihak demi lancarnya tugas pengawasan dilapangan.

“Mengenai masukan dan saran yang telah disampaikan oleh Gubernur Provinsi Sumsel. Kita harapkan dapat memparbaiki sistem DJSN kedepan,” tandasnya.

Secara singkat Herman Deru mengharapkan kepada tim DJSN dalam melakukan monitoring untuk tidak menegeneralisir karena terkait dengan kondisi fasilitas kesehatan, jumlah tenaga kesehatan yang setiap daerah berbeda termasuk halnya tentang besaran iuran BPJS untuk menjadi pertimbangan dari tim ini.

“Saat melakukan evaluasi hendaknya tim DJSN tidak menegeneralisir, baik metode penilaian maupun penerapannya. Karena antara daerah yang satu dengan yang lainnya jelas berbeda,” imbuh Herman Deru. *

Mendes PDTT Gus Halim Himbau Warga: Pakai Masker, Jangan Takut Vaksin

Tabloid-DESA.com JOMBANG – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar bersama istri, Nyai Umik Lili Nasriyah menghadiri penyerahan sertifikat tanah dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2021 kepada masyarakat Desa Sumobito Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Sabtu (4/9/2021).

Selain pesan agar masyarakat memanfaatkan sertifikat dengan bijaksana, Halim Iskandar juga kembali mengingatkan kepada warga desa untuk taat protokol kesehatan.

Halim Iskandar menjelaskan program besar Presiden Joko Widodo yakni penggunaan masker dan pelaksanaan vaksinasi sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Semua kena dampak pandemi Covid-19. Yang penting pakai masker, maskernya harus disiplin dan dipakai dengan benar. Sama jangan takut vaksin,” tegas Doktor Honoris Causa dari UNY ini

Pemerintah mendorong vaksinasi untuk rakyatnya seperti tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 14 tahun 2021. Vaksinasi dilaksanakan secara bertahap di seluruh Indonesia.

Pria yang akrab disapa Gus Halim ini memuji proses vaksinasi di Kabupaten Jombang yang telah mencapai 60 persen

Gus Halim mengimbau agar pemerintah dan masyarakatnya saling bekerjasama sehingga vaksinasi dapat dilaksanakan secara menyeluruh.

“Saya yakin Jombang segera terbebas dari Covid jika warganya mau memakai masker dan melakukan vaksin. Saya harap Bupati bisa melakukan pengadaan vaksin dari pusat sehingga bisa terus bertambah presentasenya,” jelas Gus Halim.

Dalam acara ini hadir pula Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Harlina Sulistyorini, Bupati Jombang, Munjidah Wahab, Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Mas’ud Zuremi, dan Kepala Kantor BPN Kabupaten Jombang, Kresna Fitriansyah.

Herman Deru Terus Lobi Pemerintah Pusat Penuhi Kebutuhan Vaksin Bagi Warga Sumsel

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru akan terus melobi pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan  vaksin Covid 19 bagi masyarakat Sumsel.  Mengingat sejauh ini jumlah warga Sumsel yang hendak disuntik vaksin  tidak sebanding dengan jumlah kouta vaksin yang telah diberikan  pemerintah pusat ke provinsi ini.

“Vaksin ini belum memang belum maksimal tapi kami terus berupaya agar vaksin ini terus tersedia. Termasuk mengingatkan pemerintah pusat agar menambah pasokan vaksin di Sumsel. Jika diperbolehkan membeli secara mandiri, tentu sudah sejak lama kita membeli vaksin tersebut,” ungkap Herman Deru   saat menyampaikan sambutan pada safari Jum’at-nya  di masjid Baiturrahman Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara Lorong Bukit Baru II, Palembang, Jum’at (27/8).

Dia juga terus mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam penanganan penyebaran covid-19. Salah satunya yakni dengan melakukan vaksinasi. Upaya vaksinasi tersebut dilakukan agar daya tahan tubuh masyarakat terhadap serangan covid-19 dapat semakin meningkat.

“Masyarakat jangan takut untuk vaksinasi. Ini upaya kita agar penyebaran covid-19 dapat diminimalisir,” kata Herman Deru 

Menurutnya, 94 persen kasus meninggal dunia karena covid-19 lantaran karena   belum divaksinasi.

“94 persen orang yang meninggal itu karena mereka belum di vaksin. Ini yang menjadi pelajaran kita. Jadi saya minta masyarakat jangan takut vaksin,” paparnya.

Dia juga meminta agar pemerintah hingga tingkat bawah seperti ketua RT dan Ketua RW memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan pentingnya vaksinasi ini.

“Ketua RT dan RW harus tegas mengajak warganya. Daftarkan warganya untuk vaksinasi ini demi kebaikan bersama,” pungkasnya.

Dampak PPKM, Kasus Covid-19 Sumsel Alami Penurunan

# Rakor Evaluasi PPKM di luar Jawa dan Bali Bersama Menko Bidang Perekonomian RI

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H Mawardi Yahya menyebut selama digelarnya PPKM di sejumlah daerah di Sumsel efektif tekan kasus Covid 19. Ini juga berdampak pada turunnya prosentase keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di Rumah Sakit rujukan pasien Covid.

“BOR dari 75 persen menurun menjadi 25 persen saja. Artinya ini adanya penurunan yang luar biasa,” ujarnya saat mengikuti Rapat Koordinasi  (Rakor) Evaluasi PPKM di luar Jawa dan Bali secara virtual bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto di Ruang Command Center Kantor Gubernur, Sabtu (21/8/21). 

Dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nurainy, lebih jauh Mawardi menyebut, penerapan PPKM yang dilakukan di Sumsel  memberikan dampak yang positif  dalam menekan kasus Covid-19 di Sumsel. 

“Di Sumsel kasus Covid-19 alami penurunan. Kondisi ini sangat terlihat sekali pada satu minggu terakhir,” tegasnya.

Dengan turunya tingkat  penggunaan BOR  di RS akan lebih memaksimalkan tugas   tenaga kesehatan. 

“Jika jumlah pasien lebih sedikit, tentu tenaga kesehatan bisa bekerja lebih maksimal, terutama dalam  merawat para pasien Covid-19,” ucapnya. 

Dijelaskannya, saat ini dari 17 Kabupaten/kota di Sumsel hanya dua daerah yang masih berstatus menerapkan PPKM level 4. Yakni Kota Palembang dan Prabumulih. 

“Yang lain sudah turun pada level 3 dan 2. Kondisi saat ini sudah berkurang, dimungkinkan dalam minggu ini kembali akan mengalami penurunan. Mudah-mudah pada evaluasi seminggu mendatang, semua level 4 sudah diturunkan menjadi level 3,” harapnya. 

Dalam rakor yang berlangsung sekitar dua jam ini,   Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto memberikan kesempatan bagi kepala daerah terkait penanganan kasus Covid-19 di daerah masing-masing. 

“Rakor ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan kasus Covid-19 di luar Jawa yang telah menerapkan perpanjangan PPKM,” ucapnya. 

Tak hanya itu, ujarnya, rakor juga turut memberikan gambaran terkait situasi terkini perkembangan kasus Covid-19 di provinsi yang ada di daerah perpanjangan penerapan PPKM. 

Turut hadir Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Sejumlah Gubernur dan Bupati di Indonesia.

Wagub Mawardi Ajak Pramuka Sumsel Aktif Berbakti Tekan Penyebaran Pandemi Covid-19

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Momen peringatan hari jadi Pramuka ke-60 tahun 2021 hendaknya benar-benar dimanfaatkan Pramuka untuk membuktikan perannya dalam menekan penyebaran Covid 19 di seluruh penjuru Sumsel. 

Pernyataan itu disampaikan Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, usai menjadi Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pramuka ke-60 Tahun 2021 Tingkat Daerah Sumsel yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Alun-Alun Utara Kota Pagaralam, secara virtual, dari Griya Agung Kamis (19/8) pagi. 

“Ini saatnya Pramuka ikut membantu pemerintah dan masyarakat. Caranya dengan membuat program sosialisasi hingga level kab/kota. Bukan hanya ke SMA dan SMP tapi ke SD juga mengenai pemahaman soal PPKM dan mengajak masyarakat disiplin prokes dengan menerapkan 3M,” tuturnya. 

Lebih jauh Mawardi mengatakan, selain aktif membantu pemerintah menghadapi pandemi Covid keluarga besar gerakan Pramuka dapat menjadikan momentum bersejarah ini untuk meningkatkan peran Pramuka dalam sebagai organisasi pendidikan dan kaum muda yang aktif mendidik dan membina guna membangun tunas bangsa yang berkepribadian dan berkarakter siap menjadi garda terdepan dalam menjaga ideologi bangsa demi utuhnya NKRI.

Meski masih dapat bergembira karena masih bisa merayakan hari jadi di tengah pandemi, namun Pramuka kata Mawardi juga harus tetap disiplin menahan diri, prihatin, dan berusaha membantu menanggulangi pandemi. 

Hal ini juga sesuai dengan tema peringatan HUT Pramuka Tahun 2021 yakni ” Pramuka Berbakti Tanpa Henti Memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru dengan Kedisiplinan dan Kepedulian Nasional”. 

“Pramuka memang bukan organisasi bantuan sosial namun seperti disebutkan dalam kode kehormatan berupa Satya dan Darma Pramuka, Pramuka tetap harus menunjukkan baktinya membantu mereka yang membutuhkan bantuan,” ujar Mawardi.

Selain mengucapkan selamat hati jadi, dalam kesempatan itu Wagub Sumsel Mawardi Yahya yang juga Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Wakamabida) Kwarda Sumsel mengajak segenap anggota Pramuka untuk tetap disiplin menerapkan prokes. Serta membuat kegiatan yang tidak melanggar protokol kesehatan namun tetap riang gembira. 

“Karena selain menumbuhkan semangat, kegiatan Pramuka juga dapat meningkatkan imunitas,” jelasnya. 

Sementara itu dari Pagaralam, Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Pramuka Kota Pagaralam yang juga Walikota Pagaralam Alvian Maskoni mengatakan HUT Pramuka kali ini diharapkan semakin menumbuhkan semangat semua anggota gerakan Pramuka. Sehingga meski msih dalam situasi pandemi Pramuka tetap dapat produktif, inovatif berkarya dan terdepan menjadi generasi yang menjaga NKRI. 

“Terima kasih juga kami ucapkan kepada Kwarda Sumsel yang sudah memilih Kota Pagaralam sebagai tuan rumah. Walaupun saat ini kita masih dihadapkan pandemi namun dengan menerapan prokes kita masih dapat melaksanakan kegiatan sebagaimana mestinya,” ucap Alvian. 

Melalui momen ini Dia juga berharap semakin dapat meningkatkan kepedulian anggota Pramuka dan masyarakat secara umum untuk tetap  kompak menghadapi pandemi. 

Sementara itu Plh Ketua Kwarda Pramuka Sumsel, Riza Pahlevi mengatakan puncak peringatan HUT Pramuka ke-60 Tingkat Daerah Sumsel diisi dengan berbagai macam rangkaian kegiatan di antaranya anjangsana ke panti jompo dan tokoh Pramuka Sumsel, pembagian masker dan vitamin, ziarah ke makam pahlawan, tabur bunga hingga pemberian vaksin. 

Dalam kesempatan tersebut sepuluh tokoh diberikan berbagai penghargaan dari Kwartir Nasional (Kwarnas) maupun Kwarda atas dharma bakti pada Gerakan Pramuka. Di antaranya lencana Karya Bakti,  Lencana Melati, Lencana Dharma Bakti, Panca Warsa dan sejumlah penghargaan lainnya. Tokoh tersebut antara lain, Wakil Ketua Kwarda Sumsel yang juga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel Aufa Syahrizal SP. MSc, Kadinkes Provinsi Sumsel Lesty Nurainy, Asisten III Setda Pemprov Sumsel Prof Edward Juliartha, Bupati Banyuasin Askolani, Ketua DPRD Kota Pagaralam Jenny Shandiyah dan sejumlah tokoh lainnya. 

Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Wakil Ketua Kwarda Sumsel Rusli Nawi, Wakil Ketua Kwarda Sumsel Drs.Akhmad Yusuf dan Wakil Ketua Binamuda Kwarda Sumsel H.M. Giri Ramanda Kiemas. Serta tamu undangan virtual lainnya seperti Walikota Lubuk Linggau Prana Putra Sohe, Wabup OKU Selatan Solihin Abuasir dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Wagub Mawardi Yahya: Disiplin Terapkan Prokes Jadi Kunci Sumsel Bangkit dari Pandemi

# Wagub Hadiri Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah   HUT Kemerdekaan RI Ke 76

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Masyarakat Sumatera Selatan diharapkan untuk tetap tangguh dalam  melawan pandemi Covid-19  dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara  ketat sehingga  perayaan  HUT RI  ditahun-tahun mendatang   Indonesia  sudah keluar dari  Pandemi.

“Perayaan  HUT RI ke 76 kali ini  kita masih di tengah pandemi covid-19, kita  tidak boleh menyerah  melawan pandemi ini. Dengan mematuhi   protokol kesehatan yang ketat  itulah kunci untuk kita bisa bangkit dari pandemi sehingga pada HUT RI ditahun-tahun mendatang  kita sudah  bebas dari pandemi,” ungkap Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya saat  sambutan pada  Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI Ke 76 Tahun 2021  di Griya Agung, Rabu (18/8).

Wagub berharap melalui ramah tamah dengan kalangan veteran  dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke 76 dapat menjadi ajang perekat tali silaturahmi dengan para pejuang dengan kalangan generasi muda sebagai penerus perjuangan bangsa.

“Dari pertemuan ini kita bisa memberikan  penghormatan pada pahlawan dan pejuang yang telah  merebut dan mempertahankan kemerdekaan  Indonesia,” imbuhnya.

Wagub Mawardi Yahya sebagai pemegang tongkat estapet pemerintahan di Provinsi Sumatera Selatan, dirinya bersama dengan   Gubernur  Herman Deru  akan terus berusaha membangun Sumsel  diberbagai bidang.

“Saya dan Pak Gubernur selaku generasi penerus bangsa ini  akan terus berupaya membangun Sumsel  dengan memaksimalkan kerja  demi tercapainya   kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu  Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sumsel, Dr. Ramses P Ngababan mewakili tokoh pejuang mengungkapkan rasa bangganya dapat hadir dalam acara tersebut.

“Terimakasih telah mengundang kami selaku veteran, hal ini merupakan sebuah penghargaan untuk kami dan pejuang Kemerdekan RI lainnya,” ungkapnya

Ramses juga mengatakan bahwa veteran seluruh Indonesia siap membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19. 

“Kami selaku veteran siap membantu pemerintah untuk tangani masalah Covid-19 tentunya aspirasi ini juga disampaikan kepada TNI/Polri, dan Sat Pol PP untuk kerja sama mengikuti prokes dengan ketat. Karena itu sangat bisa membantu dalam menghadapi pandemi untuk itu kita bersama-sama bersinergi,” ucapnya.

Pada   acara resepsi kenegaraan dan ramah tamah kali ini Wagub berkenan  menyerahkan hadiah bagi para pemenang perlombaan dalam hadiah kepada pemenang lomba  dekorasi dan keindahan kantor dalam rangka HUT Kemerdekaan RI Ke 76 Tahun 2021 yang diikuti oleh jajaran instansi vertikal,  BUMN dan BUMD serta OPD Lingkungan Pemprov Sumsel.

Nampak hadir dalam acara ini Wakil Ketua DPRD Prov Sumsel H. M. Giri Pamanda N Keimas, Se, MM, Wakapda Prov Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan S. I. K, SH., MH, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang Drs. H. R. M. Zain, SH, M.H, Plh. Sekda  Sumsel, H. Akhmad Najib, Kepala Dinas Kesehatan, Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes, Kepala Dinas Sosial Mirwansyah, S.kM, M.KM, Plt. Kepala Dinas ESDM, Hendiansyah, ST, M.Si, Karo Humas dan Protokol, Rika Efianti, Direktur Swarna Dwipa Palembang, Rebo Iskandar Pohan, dan Direktur PT Semen Baturaja diwakili Staf Korporit Zulman.