Siswi SMA Nyaris Diperkosa Tetangga, Ibu Korban Lapor Polisi

Bagikan:

Tabloid-DESA.com, Palembang – Seorang siswi SMA di Palembang nyaris menjadi korban pemerkosaan di dalam rumahnya yang dilakukan tetangganya sendiri saat ia sedang menonton TV di rumahnya, Selasa (20/9) sekitar pukul 23:00 WIB.

Korban DPS (16) warga Plaju mengalami luka memar di leher dan tubuhnya akibat dicekik oleh pelaku inisial P dan dipukuli oleh pelaku.

Tidak terima kejadian itu ia didampingi ibunya Erna (57) melaporkan peristiwa itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

“Saat itu anak saya lagi nonton TV di ruang tamu, saya lagi di warung di samping rumah. Tiba-tiba pelaku masuk ke dalam rumah, ” ujar Erna usai membuat laporan.

Saat masuk ke dalam rumah, pelaku langsung mencengkram leher korban dan memaksa korban untuk membuka baju namun korban menolak. Akhirnya pelaku mencekik korban dan korban pun melawan sambil berteriak.

“Anak saya mau diperkosa sama dia, tapi anak saya melawan kemudian dipukul sama pelaku. Saya dengar anak saya teriak minta tolong memanggil saya, lalu saya datangi. Pelaku sempat mengunci pintu dari dalam, sampai saya datangi pelaku langsung kabur keluar rumah, ” ujarnya, Kamis (22/9).

Setelah kejadian Erna dan suaminya langsung mencari keberadaan pelaku pada malam tersebut. Lalu keesokan harinya Erna mendatangi rumah orangtua pelaku.

“Kami datang ke rumah orangtua pelaku, namun dia tidak ada. Tidak ada permintaan maaf dari keluarga pelaku saat kami kesana, katanya terserah di kami. Makanya saya jadi lapor ke polisi, ” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi membenarkan laporan korban tentang tindak kekerasan kepada anak. “Laporan korban sudah kami terima tentang kejahatan perlindungan anak, UU nomor 23 tahun 2009 tentang perlindungan anak pasal 80 UU 35 tahun 2014. Segera kami tindak lanjuti, ” tutupnya

Bagikan: