HANARTabloid-DESA.com PALI – Memperingati Hari bumi 2017, Hanar Dono (35), sebagai pelopor kebersihan dan pemerhati lingkungan, yang bertempat di desa Tanah Abab Jaya Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengajak puluhan siswa tingkat SMA dan organisasi pemuda, serta anggota Pramuka, untuk membersihkan lingkungan di beberapa desa yang ada di kecamatan Tanah Abang, dan melakukan pelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman pohon.

Hal ini dilakukan dirinya tidak lain untuk menanamkan kesadaran dan kepedulian pada jiwa para siswa dan pemuda untuk dapat terbuka hatinya tentang memelihara lingkungan.

“Kita libatkan unsur siswa dan pemuda, agar pikiran mereka terbuka tentang pentingnya mejaga dan melestarikan bumi ini. Kebersamaan dan sikap gotong royong akan tertanam dijiwa mereka jika mereka melakukannya dengann ihklas. Kegiatannya hanya mungutin sampah dan setelah itu menanam pohon seperti babang lanang, mahoni, ketapang kencana dan kaliandra, selain melestarikan lingkungan pohon-pohon ini mampu menyerap racun dan zat CO2,” terang sesaat setelah melakukan kegiatan tanam pohon dipinggir perairan desa Tanah abang jaya. (23/2) pekan lalu.

HANAR1

Selain membuka kesadaran kaum muda, lanjut Hanar Dono, dirinya juga menginginkan tingkat kesadaran masyarakat didesa yang dinobatkan sebagai kampung iklim tersebut.

“Masyarakat disini (Tanah abang jaya, red) sudah berangsung sadar dan terbuka pikirannya untuk melestarikan lingkungan dan menjaga kebersihan setelah dinobatkan sebagai kampung iklim. Nantinya harapan kita akan banyak muncul desa-desa lain yang bersinergi seperti ini. Akan banyak yang berlomba untuk melestarikan dan kebersihan lingkungan desanya. Intinya mengapa kita ajak pemuda, agar lebih muda menerapkan pola-pola perilaku yang baik, dari pemuda untuk bangsa,” harapnya, dan juga mengucapkan terimakasih kepada semua unsur dan elemen yang terlibat dalam kegiatan ini.

Ditempat yang sama, salah seorang peserta pelajar SMA N 1 Tanah Abang, yang tergabung dalam organisasi siswa pencinta alam(sispala), Tarisa,16, mengaku selalu mengikuti setiap kegiatan dan pembelajaran terkait lingkungan dan alam.

HANAR2

“Kita banyak belajar tentang kepedulian terhadap lingkungan, membuka kesadaran akan pentingan melestarikan lingkungan. Selain kita lakukan kegiatan bersih-bersih, kita juga melakukan penanaman pohon disekitar perairan, tujuannya untuk menyimpan air menyerap kadar racun diudara. Kami merasa senang dan berharap akan ada banyak pemuda yang berfikiran positif untuk melakukan hal baik demi kembersamaan,” ujarnya.

Selain Tarisa, hal senada juga disampaikan Angga Madri,23, yang tergabung di karang taruma desa Tanah Abanh, sangat merasa bangga dengan adanya kegiatan seperti ini.

“Kita sealau rutin melakukan kegiatan kebersihan ini, bangganya kita itu terutama dengan diri sendiri. Karena, dari hal kecil seperti ini, memungut sampah dan menanam pohon, mampu memberikan dampak yang besar bagi seluruh masyarakat disini. Andaikan kita biarkan dan acuh terhadap sampah, tidak terbayang bagaimana keadaan kita saat ini, kumuh, kotor, dan menjadi sarang tombulnya penyakit. Maka dari itu kita harus peduli dan perhatian terhadap lingkungan,” pungkasnya.

Comments

By admin

Leave a Reply