JANTO

GM Legal PT SAML, Janto Chandra

Tabloid-DESA.com GM Legal PT SAML, Janto Chandra mengatakan, tujuan akhir dari kesepakatan perdamaian antara PT SAML dengan masyarakat dua desa satu dusun di kecamatan air sugihan OKI, yakni bagaimana perusahaan bisa ikut andil membina dan mensejahterakan masyarakat setempat. “perusahaan tidak bisa hidup sendiri dan tidak mungkin sejahtera sendiri. Masyarakat harus juga sejahtera,” tegas Janto.

Menurut dia, meski sebelumnya memang ada semacam konflik dengan warga, tetapi solusi yang terpenting terjadi kesepahaman bersama atau win-win solution untuk saling menguntungkan satu sama lainnya. “Bukan pula intinya kita meminjamkan lahan, sebab dalam aturannya tidak boleh hal itu. Intinya bagaimana perusahaan bisa sepenuhnya memberdayakan masyarakat lewat program CSR, lewat keterlibatan masyarakat diperusahaan, dan kita bisa maju dan berkembang bersama,” tambah dia.

Keberadaan lahan tumpang sari seluas 75 hektare tersebut, tambah Janto, akan dibina langsung oleh perusahaan dalam bentuk kelompok tani dan koperasi. “Jadi ini bukan pribadi tapi kelompok tani dalam koperasi. Jadi ini untuk masyarakat desa, silahkan mereka tekhnisnya. Perusahaan membuka peluang kesempatan bekerja dan akan memberdayakan masyarakat lewat program CSR,” tambah dia.

PT SAML sendiri, ingin berinvestasi dan ingin mendapatkan jaminan agar dapat maju dan sejahtera bersama masyaraat setempat. Bahkan PT SAML sendiri, terang Janto, membuka pintu kepada masyarakaat setempat yang ingin bekerja.

“Kalau ada yang mampu kerja pks terima. Kami senang warga setempat karena masyarakat yang akan menjaga aset-aset kita,”pungkas dia.

Comments

By admin

Leave a Reply