JONCIK2Tabloid-DESA – Sebagian besar masyarakat Kabupaten Empat Lawang berprofesi sebagai petani dan sedikit memiliki perkebunan. Untuk membangun kesejahteraan masyarakatnya, seharusnya dilakukan pembinaan dan pengembangan tekhnologi pertanian yang lebih maju hingga memberi hasil yang maksimal.

Tokoh masyarakat Empat Lawang, Joncik Muhammad mengungkapkan, rata-rata masyarakat Empat Lawang menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian padi tradisional tadah hujan, dan sebagian lainnya memiliki kebun kopi. Selain membangun infrastruktur, yang perlu dibangun kedepan adalah tekhnologi pertanian yang tepat guna dan memberi hasil yang lebih maksimal. “Ini yang perlu dibangun dengan segera, karena sistem pertanian padi tradisional belum memberikan hasil yang maksimal. Ini harus segera dikembangkan, agar masyarakat lebih sejahtera,” tegas Joncik.

Dia mengungkapkan, selama ini sektor pertanian di Empat Lawang belum mendapat perhatian secara seksama, padahal jika hal ini dikelola dengan baik masyarakat akan lebih merasakan hasilnya.

JONCIK3

“Saya memahami tanah kelahiran saya, hasil padi yang hanya setahun sekali tidak cukup memberikan nafkah yang mensejahterakan. Tekhnologi tepat guna pertanian padi, seperti traktor atau bibit unggul lewat pengolahan sistem pengairan yang baik akan memberi hasil yang lebih banyak dan bermutu,” ungkap dia.

Terlebih lagi untuk sektor perkebunan kopi, Empat Lawang memiliki kopi yang unggul. Namun, untuk dapat memberikan hasil yang lebih baik, perlu dilakukan hilirisasi industri di Empat Lawang. Yakni, membangun pengolahan kopi hingga produk yang dijual sudah menjadi kopi yang siap saji. “Harganya pun akan lebih tinggi, karena produk yang dihasilkan bukan sekedar kopi biji saja atau bubuk yang ditumbuk kurang sempurna. Kita harapkan kedepan akan terbangun pengolahan yang lebih baik,” ungkap Joncik.

Senada dikatakan anggota DPRD Kabupaten Empat Lawang, Darli menilai, Empat lawang membutuhkan pemimpin yang dapat mensejahterakan dan membawa kemajuan. Sebab, sejauh ini kemiskinan menjadi persoalan sosial yang perlu segera mendapat perhatian.

“Empat Lawang menjadi rawan karena kurang sejahteranya masyarakat, para petani membutuhkan pemimpin yang lebih baik dan mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakatnya,” tegas Darli.

Dia menegaskan, hilirisasi industri juga harus segera terealisasi dengan masuknya investor yang dapat membangun Empat Lawang. “Yang paling penting bagaimana keamanan di Empat Lawang kembali normal dan terjaga, hingga iklim investasi bisa terbangun,” ujar Darlih.

Comments

By admin

Leave a Reply