Gus Halim: Semangat Desentralisasi Hadirkan Peluang Inovasi Daerah

Bagikan:

Tabloid-DESA.com, SEMARANG – Semangat Desentralisasi menghadirkan peluang besar bagi daerah untuk  berinovasi dalam percepatan pembangunan. Pasalnya tanggung jawab terbesar pembangunan daerah adalah milik para kepala daerah.

Hal demikian disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar saat menjadi Keynote Speech dalam penganugerahan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2022 di Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang pada Kamis (22/9/2022).

“Dengan kondisi regulasi yang luar biasa sejak zaman reformasi dengan desentralisasi, di mana banyak hal yang kemudian diputuskan di daerah, tentu peluang berinovasi sangat besar,” tegas pria yang akrab disapa Gus Halim ini.

Namun begitu, menurut Gus Halim pasti akan ada tantangan dan kendala bagi daerah dalam berinovasi. Ia berpandangan seringkali inovasi yang ingin dilakukan daerah berbenturan dengan peraturan yang berlaku. Dalam hal ini, kepentingan yang dikehendaki oleh Bupati yang dimaui oleh Gubernur terkadang berbeda dengan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Ini hal yang tidak mudah, karena kadang-kadang bapak/ibu sekalian, saya sangat sadar betul karena saya berangkat dari daerah. Saya pernah jadi Ketua DPRD Kabupaten, saya pernah jadi ketua DPRD Provinsi, jadi saya paham betul berbagai permasalahan daerah yang kadang-kadang terjadi benturan-benturan antara kepentingan daerah dengan kepentingan pusat,” ujar Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Namun, lanjut Gus Halim hal demikian sebenarnya tidak perlu jadi masalah. Karena pemerintah pusat punya pandangan bahwa kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia sementara pemerintah daerah kadang-kadang punya pandangan memiliki otoritas.

“Kita memiliki tatanan-tatanan sesuai dengan budaya dan warga masyarakat kita. Di sinilah tantangan yang kita miliki,” ujar Gus Halim.

Diakhir paparannya, Gus Halim tak lupa memberikan ucapan selamat kepada seluruh kepala daerah, baik Gubernur, Bupati, maupun Wali Kota yang mendapatkan penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) tahun 2022. Ia berharap agar penghargaan KDI 2022 dapat memotivasi daerah untuk terus berinovasi demi kepentingan publik.

“Saya ucapkan selamat kepada bapak/ibu sekalian yang mendapat apresiasi kepala daerah inovatif dan tentu ini sangat berbeda dengan yang lain. Seperti yang saya sampaikan tadi, dalam keadaan tidak normal saja bisa melakukan inovasi yang luar biasa, apalagi tahun ini kita yang sudah mulai hidup normal kembali,” ungkapnya.

Selain itu, Menteri Halim juga mengapresiasi MNC Portal Indonesia (MPI) yang telah menggelar even panganugerahan KDI 2022. Menurutnya even KDI adalah kerangka penting untuk peningkatan inovasi dan Good Governance. Bahkan, Ia mengaku sengaja datang secara khusus ke Semarang hanya untuk menghadiri acara penganugerahan.

“Ini adalah wujud apresiasi saya kepada MNC Group yang luar biasa dan sudah bertahun-tahun memberikan apresiasi kepala daerah inovatif,” ujar Gus Halim

Gus Halim menilai, kepala daerah yang masih mampu memberikan inovasi-inovasi bagus saat Pandemi COVID-19 melanda daerahnya telah menunjukan besarnya kepedulian terhadap warga dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya.

Oleh karena itu, Ia meyakini pasca pandemi atau saat kondisi normal akan muncul lebih banyak lagi inovasi baru dari daerah.

Untuk diketahui, even Penghargaan KDI 2022 yang digelar MNC Portal Indonesa adalah wujud apresiasi atas berbagai inovasi para kepala daerah yang mampu membangkitkan perekonomian masyarakatnya, memajukan pendidikan, kesehatan dan meningkatkan layanan publik.

Even KDI kali ini juga merupakan yang ke-9 sejak pertama kali digelar pada tahun 2014. Setidaknya ada tujuh Gubernur, tujuh Wali Kota dan enam belas Bupati menerima penghargaan dari MNC Group pada KDI 2022.

Bagikan: