bkprmi2Tabloid-DESA.com SEKAYU – Dalam mewujudkan dan merealisasikan membangun Muba berbasis akhlak, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin terus gencar mengimplementasikan program dan kegiatan keagamaan. Kali ini, Sarjana Bina Desa (SBD) turut serta memaksimalkan dan merealisasikan program Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dalam upaya pembangunan Muba berbasis akhlak, seperti misalnya saat ini SBD di Muba telah menjalankan program Peta Dakwah yakni dimana program ini melakukan pemetaan kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan hingga ke pelosok Muba. 

“Peta Dakwah yaitu peta keseluruhan terkait keagamaan di dalam desa, kita bisa klaim berapa jumlah kiyainya, jumlah masyarakat yang bisa baca alquran, jumlah musholla dan masjid baik NU atau Muhammdadiyah, apakah ada tindak kriminal disana ada aliran sesat, Peta Dakwah ini di Indonesia baru digagas di Muba satu-satunya, oleh sebab itu kami hari ini sowan ke pak Bupati Dodi Reza utuk dialog dan diskusi seputar Peta Dakwah ini,” ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Muba,  H Opi Palopi sekaligus Ketua dan Pengurus Persaudaraan Pondok Pesantren Se Kabupaten Muba, Saat mendampingi Audiensi Sarjana Bina Desa Se-Kabupaten Musi Banyuasin, Pengurus Ikatan Persatuan Pondok Persatuan Musi Banyuasin dan Badan Kepengurusan Persatuan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Muba bersama Bupati Muba Dodi Reza, di Guest House Bumi Serasan Sekate, Selasa (16/4/2019).

bkprmi3

Lanjutnya, Peta Dakwah ini akan terus dimaksimalkan dan saat ini juga pihak SBD telah memiliki jemaah pengajian dan sekarang sebanyak 83 dengan pengajian remaja dan ibu-ibu. “Wajib 75 orang selama 3 bln membebaskan buta huruf alquran dengan sistem pembelajaran Al -quran secara cepat, jadi total masyarakat sebanyak 6.665 orang selama setahun,” jelasnya. Sedangkan BKPRMI, tugasnya menuntaskan buta huruf alquran yang ada di Muba guna Mendukung Visi dan Misi Pemkab Muba yang begitu gencar yang dilaksanakan Bupati.

Senada dengan Kabag Kesra, Ketua Sarjana Bina Desa Kabupaten Muba, Yaumudin juga menyampaikan terimakasih sudah diberi kesempatan bertemu langsung dengan Bupati Muba.  Dikatakannya mereka telah mengabdi langsung kepada masyarakat, bahkan ada yang sudah mengabdi 10-12 tahun.

“Kami laporkan juga program harian dan tahunan, kita akan ada Lawai 1 Muharam, dan juga akan ada wisuda akbar yang dijadwalkan Bulan Syawal. Rencana akan mewisuda 3000 santri, kami berharap nanti ini Wisuda Akkbar di Kabupaten Muba,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menuturkan dirinya sudah mendengar Program Peta Dakwah yang dipelopori SBD Muba. “Saya harapkan program ini untuk terus dilakukan, jika ada kendala dalam pelaksanaan ini agar disampaikan. Dengan program ini kita bisa berkolaborasi, buat sistem yang terintegrasi, misalkan satu desa bisa diangkat kita entaskan dari kemiskinan, melalui Program SBD berkolaborasi dengan Pemerintah Desa dan Kabupaten,” terangnya.

bkprmi1

Bapak Santri Sumsel ini juga menambahkan, keberadaan SBD, Yayasan Pondok Pesantren, Lembaga Persaudaraan Pondok Pesantren dan BKPRMI di Kabupaten Muba diharapkan ke depan dapat terintegrasi untuk mencapai keinginan bersama. “Mensosialisakan kegiatan dan program Pemkab Muba seperti pembatasan pesta malam sampai ke pelosok desa,” ulasnya.

Dodi berjanji, Pemkab Muba juga akan mengalokasikan dan menganggarkan dana untuk supaya tokoh  berprestasi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat serta para pensyiar agama seperti Sarjana Bina Desa (SBD), Pengurus Ikatan Persatuan Pondok Persatuan dan BKPRMI di Muba melalui Program Umroh Gratis bisa melaksanakan ibadah umroh gratis secara  bergantian.

“Nanti akan dianggarkan kita gilir agar bisa berangkat semua untuk umroh, dan bersama mari kita kawal program dan kegiatan Pemkab Muba untuk mewujudkan pembangunan Muba yang berbasis akhlak,” pungkasnya.

Comments

By admin

Leave a Reply