SATGAS2Tabloid-DESA.com MUARA ENIM – Dalam rangka mengoptimalkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, Tim Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Kodim 0404/Muara Enim yang dipimpin langsung oleh Dandim Letkol Inf Teadi Aulia Mula Uji, S.E. selaku Dansatgas Karhutla melakukan patroli di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) hingga ke Desa-Desa di empat Kecamatan di wilayah Bumi Serepat Serasan dengan menggunakan sepeda motor, Rabu (2/8).

Komandan Kodim 0404/Muara Eenim Letkol Inf Teadi Aulia Mula Uji, S.E., menyampaikan, Timnya akan terus memantau hotspot di wilayah Kabupaten PALI, Muara Enim dan Prabumulih, supaya  bebas dari titik api. “Sudah kita ketahui bahwa di Provinsi Sumsel, pada tahun 2015 lalu mengalami kebakaran hebat hingga mencapai 300.000 hektar dan di tahun ini, kami ingin hal itu tidak terulang lagi, kami terus memantau agar kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi dan bisa ditekan,” harapnya.

SATGAS5

Dandim menambahkan, TNI telah bekerjasama dengan Pemkab PALI, serta stakeholder untuk mensosialisasikan Karhutla kepada masyarakat. “Kita rangkul seluruh elemen masyarakat serta perusahaan agar terus menghindari Karhutla,” katanya, seraya mengimbau warga stop bukak lahan dengan cara membakar terutama di musim kemarau.

Sementara itu Wakil Bupati PALI yang ikut dalam rombongan patroli tersebut mengatakan menyampaikan, patroli kali ini diikuti beberapa instansi pemerintah seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran, Dinas Pertanian dan Dinas Kesehatan PALI. “Selain instansi pemerintah, kita juga bekerjasama dengan TNI dan Polri serta mengajak anggota DPRD PALI. Saat patroli ini, kita mensosialisasikan langsung kepada masyarakat agar tidak membakar lahan sewaktu membuka kebun baru,” ujarnya.

SATGAS3

Ia menyebutkan, ada dua kecamatan yang terpantau hotspot yakni Kecamatan Penukal dan Abab. Langkah ini perlu dicegah agar titik api di wilayah PALI benar-benar nihil. Lebih lanjut dibeberkan Ferdian, pemerintah juga berupaya memberikan solusi agar warga PALI, tidak melakukan pembakaran lahan. “Kita upayakan membantu masyarakat yang ingin membuka ladang baru menggunakan peralatan pertanian, agar pola pembukaan lahan baru tidak lagi harus membakar lahan,” bebernya.

Saat patroli tersebut, sosialisasi Karhutla tak hanya disampaikan secara lisan, namun dibeberapa titik dipasang puluhan baliho ajakan agar warga tidak membakar lahan, selain dari Pemkab PALI, TNI serta pihak Polri, Wakil Ketua II DPRD PALI, Darmadi Suhaimi juga tampak berbaur bersama rombongan lainnya.

SATGAS1

Patroli gabungan ini diikuti oleh sekitar 90-an orang turut serta Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony, Wakil Ketua DPRD PALI, Kepala BPBD PALI, Kadishub, PBK, Distan dan Kasat Pol PP Kabupaten PALI, Kabagops Kehutanan wil PALI, Club Motor Trail Kabupaten PALI, Kapolsek Talang Ubi, Penukal, Penukal Utara dan Abab, Wadanki Brimob dan Kanit Sabara Polres PALI, serta personel Babinsa, Brimob, BPNB, Pol PP dan personel dari Tim Manggala Agni Kab. PALI.

Comments

By admin

Leave a Reply