Category Archives: PRESTASI

Herman Deru Bagikan Bonus Atlet Peraih Medali PON dan Peparnas Papua

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru  menyerahkan bonus kepada atlet dan pelatih yang telah berprestasi menyumbangkan mendali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 lalu,  penyerahan bonus tersebut dilakukan  di Bina Praja Pemprov Sumsel,  Selasa (26/4) siang. 

Menurut Hermanan Deru   tertunda  pemberian bonus bagi para atlet yang berprestasi pada ajang olahraga tingkat nasional tersebut dikarenakan adanya perubahan postur anggaran, dimana anggaran semula  besarannya sama dengan   bonus  pada tahun-tahun sebelumnya. Namun karena dirinya  ingin menambah   besaran  jumlah bonus  yang akan diberikan,  maka  perlu dilakukan penambahan  jumlah anggaran melalui   APBD Provinsi Sumsel. 

“Tidak ada yang paling membanggakan saya  kecuali hadiah dari Pemprov Sumsel karena kalian telah membanggakan Provinsi Sumsel. Saya atas nama pribadi dan rakyat Sumsel menyampaikan rasa bangga  kepada para atlet, pelatih, pimpinan cabor. Saya ingatkan  terus latihan, terus dan terus untuk berprestasi pada  laga berikutnya,”  tegas Herman Deru dengan penuh semangat.

Lebih lanjut Herman Deru mengajak para  atlet agar  dapat menggunakan   bonus yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya. Dengan  cara investasi atas hasil prestasi yang didapat sehingga terus dimanfaatkan, bahkan terus bertambah.

“Saya tanya untuk apa uanganya jawabannya membanggakan, stamina fisik kita ada masanya untuk berkompetisi di medan laga, amaka apapun yg diberikan ini manfaatkan dengan baik, jangan mengubah gaya hidup. Pesan saya dua, satu uang ini bermanfaat jadikan usaha, kedua jangan star syndrom, terus berlatih untuk pertarungan berikutnya,” harapnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sumsel Rudi Irawan dalam laporannya merinci besaran bonus yang diterima para atlet dan pelatih bagi yang berhasil membawa pulang mendali   pada PON XX dan Peparnas antara lain atlet perorangan peraih medali emas sebesar Rp. 300 juta, peraih  medali perak Rp.120 juta dan peraih medali perunggu Rp.75 juta.

Sedangkan untuk  Atlet beregu  atau beranggotakan  2 sampai 3 orang, peraih medali emas  diberikan bonus sebesar Rp.325 juta,   medali perak Rp.130 juta  dan peraih  medali perunggu Rp.90 juta.

Atlet beregu atau tim 4 orang atau lebih, peraih medali emas sebesar Rp.350 juta,  medali perak Rp.140 juta dan medali perunggu Rp.100 juta.

Selain itu  untuk pelatih peraih mendali emas   Rp.60 juta,  medali perak Rp.45 juta dan medali perunggu Rp. 30 juta.

“Pada PON Papua, Provinsi Sumsel menempati peringkat 16 dengan  mengantongi medali 29 medali terbagi atas 8 medali emas, 4 perak dan 17 perunggu.  Sementara pada   Peparnas Papua, Provinsi Sumsel masuk 10 besar, dengan perolehan 52 medali dengan rincian 15 medali emas, 16 perak dan 21 perunggu,” tandasnya.*

Inovasi Terbanyak, SMK se Sumsel Pecahkan Rekor MURI

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  se-Sumsel keberhasilan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri)  dalam Pameran Produk Terbanyak se Indonesia. Penghargaan  Rekor Muri  tersebut diserahkan langsung oleh Senior Manager Museum Rekor Dunia Indonesia Triyono yang diterima Wakil Gubernur Provinsi Sumsel H. Mawardi Yahya, bertempat di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Jumat (26/11).

Terkait dengan diterimanya rekor Muri tersebut  Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, mengaku bangga dengan hasil karya para siswa/siswi  SMK. Dia berhartap produk hasil inovasi  para pelajar SMK tersebut   dapat diproduksi secara massal.  Sehingga secara tidak langsung  akan menjadi  wadah dalam penyerapan tenaga kerja baik di sektor industri kecil menengah sedang atau sektor UMKM lainnya.

“Penghargaan Rekor MURI Kategori Pameran Produk Terbanyak Hasil Karya SMK, adalah sebuah fakta bahwa apa yang telah dilakukan SMK mendapat apresiasi dari semua kalangan. Karena itu saya merasa bangga kepada jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, teruslah berkarya dan berbuat yang terbaik. Tunjukkan bahwa siswa SMK memiliki semangat inovasi dan kreatifitas yang tak pernah berhenti,” kata Mawardi. 

Dia juga memberikan apresiasi upaya  Dinas Pendidikan  Sumsel yang  memiliki  semangat tinggi  menerbitkan buku hasil karya  para siswa siswa dan guru SMK.  Hal ini lanjutnya akan menambah bahan literasi dalam pembelajaran baik dilingkungan sekolah atau komunitas belajar lainnya.

“Dari waktu ke waktu kita harus meningkatkan kemampuan literasi kita agar kita menjadi manusia yang terdepan, menguasai informasi, teknologi dan ilmu pengetahuan yang berubah begitu cepat. Hanya berbekal kemampuan literasi yang memadai, kita akan mampu bersaing secara global,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, H. Riza Fahlevi dalam laporannya menyebutkan, kegiatan pembinaan dan pengembangan siswa SMK Se-Sumsel  akan terus dipacu dengan mengikuti  berbagai kegiatan perlombaan  baik ditingkat daerah maupun ditingkat nasional.

“Pada kegiatan ini juga akan dilaksanakan penyampaian “Sharing Best Practice” kiat menjadi juara LKS Tingkat Nasional oleh siswa SMK Negeri 3 Palembang dan juga evaluasi keikut sertaan siswa SMK pada berbagai ajang ditingkat nasional,” pungkasnya.*

Fokus Sampaikan Data Geospasial, Pemprov Sumsel Dapat Penghargaan “Big Top Geospasial”

• Dari Badan Informasi Geospasial (BIG) RI 

Tabloid-DESA.com BOGOR – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dibawah kepemimpinan Gubernur H Herman Deru kembali menorehkan prestasinya ditingkat nasional. Terbaru Pemprov Sumsel mendapatkan penghargaan “Big Top Geospasial Data Sharing Kategori Provinsi” dari Badan Informasi Geospasial (BIG) RI.

Penghargan tersebut diterima pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun BIG ke 52 sekaligus peringatan Hari Informasi Geospasial (HIG) yang diselenggarakan di Sentul Bogor yang diterima Gubernur Herman Deru diwakili Kepala Bappeda Prov Sumsel Dr. Ir. H. Firmansyah, M.Sc, pada Selasa (19/10).

Gubernur Herman Deru melalui Kepala Bappeda Prov Sumsel Dr. Ir. H. Firmansyah menegaskan, penghargaan yang telah diterima Pemprov Sumsel dari  Badan Informasi Geospasial (BIG) tersebut merupakan bentuk apresiasi dari BIG atas partisipasi Sumsel dalam melakukan sharing data geospasial melalui Jaringan Informasi Geospasial Daerah (JIGD) Provinsi Sumsel. 

“Sampai dengan saat ini, Pemerintah Provinsi Sumsel sudah mengupload data geospasialnya di geoportal Sumsel sebanyak 1.189 metadata yang merupakan data terbanyak yang di sharing berdasarkan kategori Provinsi,” papar Firmansyah.

Keberhasilan ini lanjut Firmansyah merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada Pemerintah Pusat dalam memformulasi ide terobosan yang inovatif dalam pemanfaatan informasi geospasial, mengakselerasi penyelesaian permasalahan tumpang tindih pemanfaatan ruang, serta mendorong pemanfaatan Informasi Geospasial dalam berbagai pengambilan keputusan yang berdampak pada hajat hidup masyarakat untuk mewujudkan Satu Peta, Satu Data, Menuju Indonesia Emas. 

Data geospasial yang sudah diupload ini kanjutnya, dapat dimanfaatkan oleh seluruh pihak untuk kepentingan perencanaan yang dapat mendukung pelaksanaan pembangunan lebih akurat dan lebih cepat.

“Dengan diterimanya penghargaan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat menyediakan data-data spasial yang lebih baik, lebih akurat sesuai harapan Presiden untuk perwujudan kedaulatan data geospasial yang akurat dan lengkap,” imbuhnya.

Firmansyah menyebut di Tahun 2018 sebelumnya, Pemprov Sumsel juga pernah mendapat penghargaan dalam katergori Informasi Geospasial Bhumandala Kencana (Pemanfaatan Simpul Jaringan Terbaik Kategori Provinsi) dan Bhumandala Rajata (Pembangunan Simpul Jaringan Terbaik Kategori Provinsi). 

“Demikian juga Pada tahun 2020, juga telah meraih 2 penghargaan sekaligus dari BIG dalam Bhumandala Award 2020, yaitu Penghargaan Bhumandala Simpul Jaringan Informasi Geospasial Tahun 2020 berupa Bhumandala Kanaka (Simpul Jaringan Kategori Provinsi) dan Bhumandala Kencana (Pemanfaatan Simpul Jaringan Terbaik Kategori Provinsi),” tandasnya.

Pada puncak ulang tahun ke-52 Badan Informasi Geospasial (BIG) yang mengambil tema “Satu Peta Satu Data Menuju Indonesia Emas” tersebut, Presiden RI, Joko Widodo dalam sambutannya menegaskan, Informasi Geospasial sangat penting untuk memetakan secara akurat Sumber Daya Alam (SDA), lingkungan, maupun mineral yang dimiliki suatu wilayah.

“Kedaulatan data geospasial yang akurat dan lengkap sangat diperlukan untuk mengambil keputusan dan mempercepat penataan ruang, hal ini akan meneguhkan komitmen BIG sebagai penyelenggara Informasi Geospasial,” tegas Jokowi.

Diketahui berbagai rangkaian acara memeriahkan HIG dan HUT ke-52 BIG. Rangkaian acara tersebut mulai dari sosialisasi, talkshow, webinar, dialog, seminar geomatika, peluncuran BIG BerAKHLAK, pertisipasi dalam UNGGIM-AP, penyerahan arsip statis BIG ke ANRI, pemberian penghargaan lainnya.*

79,9% Masyarakat Sumsel Puas Atas Kepemimpinan HDMY

# Infrastruktur dan Perbaikan Jalan Jadi Prestasi Paling Berkesan pada Pemerintahan HDMY 

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Tingkat kepuasan masyarakat Sumsel terhadap kepemimpinan Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya relatif tinggi. 

Catatan tersebut berdasarkan hasil survei lembaga Populi Center di 17 kabupaten/kota di Provinsi Sumsel terkait masalah opini dan kebijakan publik. Rerata tingkat kepuasan dalam survei ada pada angka 7,58 dari skala 1-10 dan akumulasi skor 6-10 atau positif/puas sebesar 79,9 persen. 

“Mayoritas masyarakat Sumsel puas terhadap kinerja pemerintahan Pemprov Sumsel,” ujar Peneliti Populi Center, Dhimas Ramadhan, melalui keterangan resminya Senin (18/10). 

Dari 800 responden yang diwawancarai, sebesar 68,0 persen mengaku puas, 5,5 persen sangat puas, 62,5 persen puas) dengan kinerja Pemprov Sumsel. 

Hasil survei lembaga non-profit yang mendalami masalah opini dan kebijakan publik yang menyelenggarakan survei di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai tanggal 9 hingga 15 Oktober 2021 itu juga mengungkapkanmasyarakat mengakui bahwa pembangunan infrastruktur dan perbaikan jalan merupakan prestasi paling berkesan dari pemerintahan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Mawardi Yahya. 

“Dalam pertanyaan terbuka mengenai prestasi paling berkesan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Mawardi Yahya, sebesar 15,8 persen menjawab pembangunan infrastruktur dan sebesar 12,5 persen menjawab pembangunan dan perbaikan jalan, ” papar Dhimas. 

Tak hanya itu masyarakat Sumsel juga memberikan penilaian positif terhadap pembangunan Sumsel dalam satu tahun terakhir. Ketika ditanya penilaiannya terhadap pembangunan di Sumatera Selatan dalam satu tahun terakhir. 

“74,1 persen responden menjawab mengalami kemajuan (19 persen menganggap maju pesat, ” tambah Dhimas. 

Selanjutnya walaupun pembangunan Sumsel dirasakan maju, tetapi masyarakat secara umum merasakan adanya penurunan penghasilan rumah tangga. “Diduga penurunan ini terjadi menyeluruh, dikarenakan pandemi COVID-19,” kata Dhimas lagi. 

Kemudian, pada pertanyaan terkait bagaimana perasaannya terhadap kondisi/situasi kehidupannya, sekitar 48,8 persen responden menjawab lebih baik (2,9 persen mengaku jauh lebih baik, 45,9 persen mengaku lebih baik). 

Survei ini sendiri diselenggarakan Populi Center pada tanggal 9-15 Oktober 2021 terhadap responden yang tersebar secara proporsional di 17 kabupaten/kota di Provinsi Sumsel. 

Metode pengambilan data dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 800 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan tingkat kesalahan (margin of error) kurang lebih 3,46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Proses wawancara tatap muka dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. *

Pengamat Sebut Kebijakan HDMY Dalam Tiga Tahun Sangat Berpihak ke Rakyat

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Kinerja Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Wakil Gubernur H Mawardi Yahya selama tiga tahun terakhir dinilai cukup baik. Bahkan berbagai kebijakan yang diambil dimasa kepemimpinannya ini dianggap kebijakan populis. Artinya kebijakan yang dikeluarkan pasangan HDMY adalah kebijakan yang berpihak langsung kepada masyarakat. 

Pengamat Kebijakan Eko Sri Raharjo mengatakan, sejak awal kepemimpinannya pasangan HDMY terus fokus terhadap kebijakan pembangunan di Sumsel seperti infrastruktur mulai dari jalan, jembatan dan infrastruktur lainnya yang muaranya pada kesejahteraan masyarakat. 

“Sejak awal lebijakan HDMY ini fokus pada pembangunan infrastruktur. Ini merupakan langkah baik, karena akses jalan sangat dibutuhkan masyarakat untuk mobilitas dan mengakselerasi ekonomi,” kata Eko, saat dimintai tanggapannya, Selasa (19/10). 

Apalagi, lanjutnya, kebijakan tersebut dipadukan dengan cara blusukan ke berbagai daerah di Sumsel yang dilakukan Gubernur Herman Deru. 

“Gaya yang dilakukan Gubernur ini blusukan ke lapangan dan ini bagus. Artinya kebijakan itu tidak serta merta dikeluarkan melainkan berdasarkan kondisi yang dilihat langsung oleh pemimpin, sehingga bisa dikatakan kebijakan itu pro masyarakat,” terangnya. 

Menurutnya, upaya Herman Deru untuk melakukan blusukan ke setiap daerah tersebut memang layak dilakukan seorang pemimpin. Hal itu agar pemimpin bisa melihat langsung wilayahnya. 

“Saya fikir gaya blusukan ini sangat diterima masyarakat. Ini membuktikan jika pemimpin tersebut tidak sungkan dan tidak ada batasan dengan masyarakat. Apalagi, antara Gubernur dan Wakilnya bergantian melalukan blusukan ini. Saya menilai HDMY ini pemimpin yang mudah dijangkau,” tuturnya. 

Dia juga mengakui, upaya HDMY dalam memajukan Sumsel sangat patut diapresiasi. 

“Secara spesifik, capaian Herman Deru ini tercatat dalam penghargaan yang telah diraih, meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia dan turunnya angka kemiskinan. Ini menjadi indikator keberhasilan Herman Deru dalam membangun Sumsel ini,” ujarnya. 

Disisi lain, terkait hasil hasil survei lembaga Populi Center terhadap kinerja pasangan HDMY, Eko pun sependapat dengan hasil tersebut. “Ada kepuasan dari masyarakat terhadap kinerja HDMY ini, termasuk di bidang sosial dan ekonomi. Saya lihat, kondisi ekonomi Sumsel secara keseluruhan meningkat. Ada perbaikan di Sumsel ini,” paparnya. 

Eko juga menilai, pasangan HDMY memiliki peluang besar untuk lanjut memimpin Sumsel. HDMY ini pasangan yang kompak, loyal terhadap masyarakat. Mereka punya kans untuk lanjut,” paparnya. 

Sementara itu Pengamat Politik Sumsel, Dr Tarech Rasyid mengatakan, jika dilihat dari kaidah metodologi survei maka hasilnya bisa dipercayai. Hampir semua pertanyaan yang berkaitan dengan kinerja HDMY direspon positif. 

“Tingkat kepercayaanya, tentu bervariasi karena faktor sampel yang diambil. Tetapi jawaban publik atau masyarakat sangat puas dengan kinerja HDMY,” ujar Rektor Universitas IBA Palembang ini. 

Dijelaskannya, respon yang positif ini sebagai bentuk timbal balik atas kinerja yang telah dilakukan HDMY selama menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel. 

“Fakta di lapangan juga menunjukkan hasil yang baik atas program pembangunan infrastruktur. Pemerataan infrastruktur yang dilakukan di semua kabupaten/kota di Sumsel dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya. 

Selain itu, kestabilan pangan menjadi tuntutan masyarakat agar tetap stabil. Diharapkan, program lumbung pangan Sumsel turut memberikan dampak yang baik terhadap perekonomian masyarakat dalam wujud adanya kestabilan harga bahan pokok. 

“Ini saran dari masyarakat agar pemerintah mengontrol pasar agar harga tetap stabil. Apalagi Sumsel ikut terdampak wabah pandemi Covid-19,” ujarnya. 

Dia mengingatkan, pemerintah harus tetap fokus pada visi misi awal yakni pemerataan infrasturktur yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, sektor pertanian bisa menjadi opsi yang bisa dimaksimalkan dalam mewujudkan Sumsel maju untuk semua. 

“Saya kira hasil survei ini menjadi bukti jika kinerja yang telah dilakukan berdampak baik bagi masyarakat. Ini sebagai respon masyarakat atas kinerja yang telah dilakukan HDMY selama menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel,” tegasnya. *

Serius Antisipasi Dampak Perubahan Iklim, Pemprov Sumsel Raih Penghargaan Proklim 2021

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Satu persatu penghargaan tingkat nasional atas dedikasi Sumsel dibawah kepemimpinan Gubernur Herman Deru dan Wakil Gubernur Mawardi Yahya kembali diraih.

Kali ini penghargaan tersebut datang dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI karena peran aktif Pemprov Sumsel yang terus komitmen dalam melakukan pembinaan Program Kampung Iklim (Proklim) 2021.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar.

Penyerahan penghargaan yang dilakukan pada puncak festival Proklim tahun 2021 itu dihadiri Gubernur Herman Deru yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Edward Candra di Alboretum Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Selasa (19/10).

Pemprov Sumsel sendiri memang terus mendukung pelaksanaan Program Kampung Iklim melalui penetapan regulasi, pembinaan dan pendampingan dalam pengendalian perubahan iklim yang sedang melanda untuk kesejahteraan kehidupan masyarakat.

Diharapkan, penghargaan tersebut dapat terus memotivasi masyarakat untuk berkontribusi dalam pencegahan pemanasan global dan emisi gas rumah kaca.

Untuk diketahui, Proklim merupakan program berlingkup nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya, untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca, serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.*

Berhasil Kendalikan Covid, Pemprov Sumsel Dapat Apresiasi Ketua DJSN

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Keberhasilan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam meredam penyebaran Covid-19 mendapat apresiasi dari Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). 

“Selamat untuk Gubernur Sumatera Selatan yang telah berhasil mengendalikan Covid 19 sehingga kasusnya terus melandai,” ucap Plt. Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Dr. M. Subuh, ketika bertemu dengan Gubernur Sumsel H Herman Deru, 15/10) siang. 

Menurut M. Subuh, pihaknya yang tergabung dalam DJSN diberikan wewenang melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan program jaminan sosial. Karenanya saat datang ke Sumsel dirinya langsung didampingi oleh Ketua Komisi Pengawasan Monitoring dan Evaluasi Dr. Tono Rustiano, M.M. Anggota DJSN Dr. Asih Eka Putri, MPPM, MM Ir. Untung Riyad, S. E Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Muhammad Zuhri.

“Kita diberikan wewenang untuk menjamin terselenggaranya program jaminan sosial dan tingkat kesehatan, keuangan. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada masing-masing Badan Penyelenggara Jaminan Sosial,” imbuhnya.

Untuk itu pihaknya meminta masukan dan saran dari berbagai pihak demi lancarnya tugas pengawasan dilapangan.

“Mengenai masukan dan saran yang telah disampaikan oleh Gubernur Provinsi Sumsel. Kita harapkan dapat memparbaiki sistem DJSN kedepan,” tandasnya.

Secara singkat Herman Deru mengharapkan kepada tim DJSN dalam melakukan monitoring untuk tidak menegeneralisir karena terkait dengan kondisi fasilitas kesehatan, jumlah tenaga kesehatan yang setiap daerah berbeda termasuk halnya tentang besaran iuran BPJS untuk menjadi pertimbangan dari tim ini.

“Saat melakukan evaluasi hendaknya tim DJSN tidak menegeneralisir, baik metode penilaian maupun penerapannya. Karena antara daerah yang satu dengan yang lainnya jelas berbeda,” imbuh Herman Deru. *