Category Archives: PERIKANAN

Herman Deru – Kapolda Kompak Jalin Kerjasama Percepat Terwujudnya Sumsel Mandiri Pangan

# Tanam Jagung di 200 Hektar Lahan Milik Polda Sumsel

Tabloid-DESA.com BANYUASIN – Komitmen Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  dalam menjaga ketahanan pangan terus dibuktikan. Upaya tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, seperti pada Rabu (16/3). Gubernur Sumsel H Herman Deru memulai launching penanaman jagung dalam rangka program ketahanan pangan nasional melalui  penanaman jagung  di lahan Sekolah Polisi Negara (SPN) Betung Kabupaten Banyuasin.

“Langkah ini merupakan semangat Sumsel untuk menjadi epicentrum jagung. Hal ini juga wujud Sumsel dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” kata Herman Deru mengawali sambutannya.

Dia mengungkapkan, upaya itu juga merupakan bukti kolaborasi semua pihak yang ada di Sumsel, termasuk aparat penegak hukum seperti POLRI dan TNI.

“Ini selaras dengan arahan pak Presiden Joko Widodo. Pak presiden menginginkan agar ketahanan pangan melalui komoditas jagung segera dilakukan. Upaya ini tentu kita apresiasi karena dilakukan secara serentak di jajaran Polda Sumsel,” paparnya.

Apalagi, lanjutnya, penanaman jagung tersebut digadang-gadang merupakan pertama kali dilakukan pihak kepolisian di Indonesia.

“Ini merupakan kerjasama antara Pemprov Sumsel dan Polda Sumsel. Saya juga bangga karena Polda Sumsel yang melaksanakan program ketahanan pangan. Ini juga merupakan tindak lanjut dari kerjasama Menteri Pertanian dan Kapolri,” terangnya.

Dia pun menjelaskan, penanaman jagung tersebut ditargetkan akan dilakukan di 200 hektar lahan kosong milik Polda Sumsel  salahsatunya  di sekitar lingkungan SPN Betung Kabupaten Banyuasin.

“Tujuan dari upaya ini untuk menekan impor jagung dan perlahan-lahan Sumsel akan meningkatkan ekspor komoditas jagung ini,” imbuhnya.

Kendati begitu, dia mengingatkan, upaya tersebut juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas komoditas jagung yang dihasilkan.

“Peningkatan kualitas harus dilakukan. Karena jagung ini merupakan pangan prioritas selain beras. Manfaatnya juga sangat banyak, termasuk juga untuk pakan ternak,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Tony Harmanto mengatakan, langkah penanaman jangung di lahan milik Polda Sumsel tersebut sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.

Dimana, dia berkomitmen, budidaya tersebut akan dilakukan di 200 hektar lahan milik Polda yang tersebar di 17 Polres yang ada di Sumsel.

“Selain di SPN, budidaya jagung ini juga dilakukan di lahan-lahan yang ada di Polres-Polres jajaran. Kepolisian siap mendukung pemerintah. Pertanian jagung ini akan dikelola Bhabinkamtibmas,” katanya.

Dia mengungkapkan, di SPN sendiri, pertanian memang telah lama dilakukan. Sedikitnya ada 130 hektar lahan di SPN Betung yang dimanfaatkan untuk pertanian.

“Kita memang telah lama memanfaatkan lahan kosong di SPN ini untuk pertanian. Termasuk perkebunan buah dan lainnya,” paparnya.

Dia berharap, penanaman jagung sebagai bentuk dukungan dalam menjaga ketahanan pangan tersebut dapat memantik pihak lainnya untuk turut melakukan aksi serupa.

“Kita harapkan ini dapat menjadi contoh pihak lainnya. Melalui hal ini juga kita mengedukasi masyarakat soal bagaimana membudidayakan tanaman jagung dengan benar,” tuturnya.

Diketahui, penanaman jagung di lahan SPN Betung milik Polda Sumsel itu ditandai dengan penandatanganan akte kesepahaman antara Gubernur Herman Deru dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Tony Harmanto dan penandatanganan Nota Kerjasama Gubernur Herman Deru dengan Bank Sumsel Babel serta PT Pusri.

Selain penanaman jagung tersebut, Gubernur Herman Deru dan Kapolda Irjen Pol Tony Harmanto berkesempatan melepas benih ikan di waduk Bintara di kawasan SPN Betung.

Hadir dalam penanaman jagung tersebut, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, Bupati Banyuasin Askolani Jasi, Kepala Dinas Pertanian Sumsel R Bambang Pramono, dan semua pihak terkait, termasuk perwakilan Bank Sumsel Babel dan PT Pusri.*

Budidaya Mas Koki Jadi Hobi yang Menghasilkan di Tengah Pandemi

Buka Sriwijaya Goldfish Competition 2022

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Der secara langsung membuka Sriwijaya Goldfish Competition 2022 di Atrium OPI Mall Palembang, Sabtu (26/2).

Berbagai jenis ikan Mas Koki, dipertontonkan dalam kompetisi yang diprakarsai oleh Komunitas Mas Koki Palembang tersebut.

Gubernur Herman Deru menyambut baik digelarnya Sriwijaya Goldfish Competition 2022 tersebut. Dimana selain menambah wawasan, kegiatan tersebut dinilai dapat mengedukasi masyarakat terkait cara budidaya ikan mas koki.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Karena ini bukan hanya sekedar hobi, tapi dapat menjadi penghasilan tambahan bagi pembudidaya ikan khususnya ikan mas koki,” kata Herman Deru.

Kendati terlihat sederana, Herman Deru menyebut, dalam budidaya ikan mas koki butuh kedisiplinan dan ketelitian.

“Budidaya mas koki memang terlihat sederhana, tapi ini butuh ketelitian, kedisiplinan dan kesabaran sehingga bisa berhasil,” paparnya.

Dia menilai, di masa pandemi ini, hobi seperti budidaya ikan mas koki memang menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian kalangan masyarakat.

“Di masa pandemi ini, masyarakat lebih banyak bekerja dari rumah. Nah, hobi semacam ini memang cocok untuk mengisi waktu senggang tersebut. Selain itu juga ini dapat menjadi bisnis yang cukup baik,” paparnya.

Dia menuturkan, bisnis ikan mas koki tidak terfokus untuk menjual hasil budidayanya, namun, teknik pengembangannya, pakan, hingga tempat memeliharanya seperti aquarium juga bisa dijadikan bisnis rumahan.

“Pengembangan bisnis ini tidak harus baku dengan ikannya. Pakan, aquarium hingga teknik pemeliharaannya juga bisa dijadi usaha sampingan. Tentu ini akan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi,” terangnya.

Apalagi, menurutnya inovasi mengembangkan ikan mas koki saat ini justru dilakukan kaum milenial.

“Karakter disiplin dan ketelitian ini memang harus dimiliki. Saya apresiasi karena inovasi ini justru muncul dari kaum muda. Semoga langkah ini dapat berkontribusi pada ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui, produksi ikan mas koki di Sumsel tahun 2020 mencapai 285.000 ekor. Data tersebut menunjukkan jika masyarakat Sumsel memiliki antusiasme tinggi terhadap ikan mas koki.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua Panitia Mas Koki Palembang Sualbet Jekmin, Kapolres Banyuasin AKBP Imam Syafe’i, dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.*

Pemprov Terus Sebar Bantuan Benih Sayuran dan Ikan Bagi RTM di Sumsel

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Guna mempercepat tercapainya Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP),  upaya masif terus dilakukan oleh pemerintah daerah bekerjasama dengan para mitranya, yakni dengan memberikan bantuan  berupa  media tanam,  bibit sayuran hingga benih ikan lele dan ikan nila yang diperuntukan bagai kalangan Rumah Tangga Miskin (RTM) yang  tersebar di 17 kabupaten/kota.

“Bibit sayur sudah kita sebar, mulai dari kangkung, bayam, lada, cabe.  Untuk bantuan benih ikan lele juga  sudah diberikan termasuk benih  ikan nila ke Kabupaten/kota. Target kita di 2022 kita berharap 50 persen  dari jumlah desa yang ada di Sumatera Selatan ini bisa kita sentuh,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel Ir. Ruzuan Efendi, M.M, Plt, Senin (14/2) siang.

Kendati, bibit sudah di sampaikan ke seluruh kabupaten/kota, lanjut Ruzuan, pihaknya tetap akan memberikan bantuan jika masih masih kekurangan dilapangan.

“Itu namanya gerakan, kan begerak semuanya tidak harus di komandoi,  kabupaten/kota juga harus harus aktif,  makanya kita ajak semuanya ayo ini bukan tanggung jawab Pemerintah provinsi saja,  ini tanggung jawab kita semua,” ungkapnya.

Menurut Ruzuan, banyak cara yang dapat dilakukan Pemerintah Kabupaten/kota baik itu melalui CSR  maupun menggunakan program yang dianggarkan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Mulai dari CSR  di Kabupaten/kota mereka masing-masing atau kah mereka menganggarkan silakan saja, sehingga apa yang direncana kan oleh Gubernur Sumatera Selatan berhasil,” tuturnya.

Lebih jauh Ruzuan mengatakan, Sampai dengan minggu terakhir kemarin, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel  telah mengadakan monitoring ditingkatan kabupaten/kota, 17 kabupaten/kota sudah tersebar. 

“Kita juga masih menunggu gerakan yang dilakukan di Kabupaten/kota, kalau emang ada kita berharap tahun ini akan lebih banyak lagi CSR untuk mendukung itu, baik dikelola provinsi maupun CSR  dari kabupaten/kota,” imbuhnya.

Kedepan, Ruzuan menghimbau untuk penyuluh atau pendamping desa untuk bertanggung jawab terhadap keberhasilan dari desa binaanya.

“Merakalah sendiri yang mencari kan pasarnya, dalam arti penyuluh apabila nanti sudah over produk nanti bakal timbul kluster perputaran perekonomian apakah berupa market pasar atau nanti akan menjadi produk baru misalnya  kita menanam bayam.   Kebutuhan gizi sudah cukup,  kebutuhan rumah tangga sudah cukup. Kita jual kepasar atau  dibuatkan berupa produk turunanya dapat  berupa keripik atau lainnya,” pungkasnya. *

Peringati Hari Keamanan Pangan Sedunia, Herman Deru Motovasi Petani Memiliki Jiwa Wirausaha

Tabloid-DESA.com BANYUASIN –  Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru mengajak para pemangku kepentingan, pelaku usaha, maupun masyarakat umum untuk berkolaborasi mengedukasi para petani  agar  tetap bangga dengan  profesinya menggeluti  bidang pertanian, perkebunan, peternakan.  Bahkan dia berharap petani    yang ada di Sumsel  memiliki  jiwa entreprenuer (Wirausaha). 

Menurutnya, kurangnya informasi yang diterima oleh masyarakat mengenai profesi petani   menjadikan  minimnya kemauan masyarakat untuk fokus  pada  usaha produksi pangan. Karena itu untuk berbagai upaya  dilakukan Pemprov dalam pengadaan pangan mulai dari hulu hingga hilirnya.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dalam ketahanan pangan, agar masyarakat tertarik menggeluti profesi ini tugas kita mengedukasi masyarakat agar mereka tangguh didalam menghadapi gejolak yang ada terlebih di tengah pandemi Covid-19 saat ini,” tuturnya pada Peringatan Hari Keamanan Pangan sedunia ke-3 dan penyerahan sertifikat Jaminan Mutu Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan dan Sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) yang dipusatkan di UPTD Balai Pembibitan dan Hijauan Pakan Ternak (BPHPT) Sembawa Kabupaten Banyuasin, Selasa   (7/7). 

Herman Deru mengakui Sektor pangan merupakan sektor yang paling diandalkan pada saat masa pandemi, dimana  semua sektor turun bahkan terkontraksi sampai  5  persen. Oleh sebab itu  Pemprov Sumsel  melakukan  sejumlah upaya khusus dan strategis dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah.

“Hanya sektor pangan yang bertahan, bahkan naik hingga belasan persen. Tugas pemerintah itu  pada  bimbingan, pembibitan. Kita ingin menjadi penyuplai bagi petani dalam daeah   bahkan  keluar daerah. Mari kita mengedukasi masyarakat menjadi masyarakat yang mengerti entreprenuer,” tambahnya. 

Sementara Bupati  Banyuasin H. Askolani Jasi  menegaskan, pihaknya telah banyak menjalankan berbagai program untuk memperkuat ketahanan pangan di masyarakat. Diantarannya, meningkatkan sosialisasi serta melaksanakan pelatihan setiap elemen masyarakat sebagai penggiat urban tani.

“Ketahanan pangan sangat penting,  Pemkab Banyuasin juga sudah mempunyai program strategis  yakni program gerakan tenaman sayur dengan memanfaatkan pekarangan  dan lahan kosong.  Ini sudah kami lakukan selama empat  bulan, dampaknya  dapat menaikan ekonomi masyarakat dan menurunkan stunting pada anak,” ungkapnya. 

Selain itu lanjut dia dilakukan secara terintegrasi yakni kluster penanaman buah-buahan, dimasing -masing kecamatan terdapat buah-buahan yang khas dan menjadi unggulan daerah setempat. 

“Ada juga program Gerakan Pengembangan Perikanan Rakyat (Gerbang Perak) dalam upaya mempertahankan kondisi ekonomi masyarakat Banyuasin, dengan menguatkan peran UMKM dan usaha ekonomi produktif skala rumah tangga,”pungkasnya.

Pertahankan Kearifan Lokal, Herman Deru Tebar Puluhan Ribu Benih Ikan di Sungai Rawas

Tabloid-DESA.com MURATARA  – Usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muratara dalam rangka peringatan hari jadi Muaratara ke-8, Gubernur Herman Deru melanjutkan agenda kerjanya dengan melakukan Penebaran  puluhan ribu benih  ikan jelawat dan ikan nilam  di aliran  Sungai Rawas Desa Lawang Agung Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, Selasa (29/6) siang.

Dengan didampingi Wabup Kabupaten Muratara, Inayatullah beserta Forkopimda Muratara dan tamu undangan lainnya seperti Bupati Dharmasraya (Sumbar), Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang juga  selaku  Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Menebar  20  ribu ekor ikan Jelawat dan 50 ribu ekor jenis  ikan Nilam .

Saat dibincangi disela-sela penebaran benih ikan ini, Gubernur Herman Deru mengaku bangga dengan adanya kegiatan tabur benih ikan dialiran sungai Rupit  tersebut. Selain manfaatnya bisa bendampak dengan ekonomi warga sekitar juga bernilai luhur sebagai bagian dari cara dalam pempertahankan kearifan lokal di  Sumsel.

“Kita hari ini menabur benih ikan di sungai  Rawas ditemani oleh Ketua APSI. Kenapa kita bangga bisa menunjukan bagaimana cara kita   mempertahankan kearifan lokal,” ungkapnya.

Menurut Herman Deru dalam mempertahankan kearifan lokal bukan hanya dalam hal  pakaian atau adat istiadat  saja melainkan juga melalui jenis-jenis makanan khas.

“Inikan ikan jelawat yang ditabur yang merupakan  jenis ikan asli dari sungai ini yang mempunyai sejarah tinggi,” ucapnya.

Penaburan benih ikan ini juga, lanjut Herman Deru bertepatan dengan HUT Kabupaten Muratara ke 8 tahun, dan dia harap masyarakat Kabupaten Muratara tetap  mempertahankan kondisi sungai sebagai habitat ikan.

“Di HUT ke 8 tahun ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Muratara, Kegiatan kita ini menunjukan  bawa  kearifan lokal tetap terpelihara dengan baik. Kita harus maju tapi kita tidak boleh meninggalkan adat budaya kita,” tutupnya.

HD Apresiasi UMKM Penggilingan Ikan  Eksis di Tengah Pandemi Tetap Serap Tenaga Kerja 

# Instruksikan DKP Segera Lakukan Sertifikasi UMKM Penggilingan Ikan
umkm2Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Perkembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumsel terus menjadi perhatian Gubernur Sumsel H Herman Deru. Ide-ide baru pun terus diciptakannya agar perkembangan UMKM di Sumsel semakin meningkat. Continue reading HD Apresiasi UMKM Penggilingan Ikan  Eksis di Tengah Pandemi Tetap Serap Tenaga Kerja 

HD Blusukan Pantau Dari Dekat Prospek Budidaya  Ikan Cupang di Tengah Pandemi 

cupang1

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Bukan Gubernur Sumsel H.Herman Deru namanya jika tak punya ide-ide unik membantu warganya di tengah pandemi Covid. Jika sebelumnya Ia viral lantaran  memberikan endorse gratis untuk membangkitkan pemasaran UMKM yang tengah  terpuruk, kini HD lagi-lagi melakukan aksi tak biasa, melakukan  blusukan ke gang kecil melihat dari dekat budidaya ikan cupang yang ada di daerah Seberang Ulu II.

Hal itu dilakukannya selepas melakukan  Safari Jumat (5/2/2021) di Masjid Baiturrahman Kecamatan Seberang Ulu II siang , begitu mendengar ada warga setempat yang membudidayakan ikan cupang yang tengah booming, HD langsung bergegas  menyusuri gang kecil temnpat lokasi budidaya ikan cupang milik salah satu warga setempat.

Didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumsel, Widada, HD menyambangi pelaku budidaya ikan cupang di Riduan Gallery Cupang. Di tempat ini Herman Deru sempat melihat langsung cara Riduan membudidayakan ikan cupang.

Usai meninjau usaha kecil milik Riduan, HD mengatakan sangat mendukung usaha-usaha kreatif yang dilakukan warganya ini. Meski terlihat sederhana, cara ini diyakininya mampu membuat warga bertahan hidup di tengah pandemi. Iapun menyemangati warga untuk meniru apa yang dilakukan Riduan dan teman-temannya.

“Makanya Saya bawa Kepala Dinas Perikanan ini. Saya ingin para warga yang membudidayakan ikan ini diberi kemudahan. Bahkan pembinaan agar ikan yang dihasilkan lebih berkualitas dan usahanya lebih maju lagi termasuk juga membantu pemasarannya,” kata HD.

Iapun ingin sektor perikanan seperti ini dapat dikembangkan dengan serius sehingga nantinya Sumsel bisa menjadi daerah yang mengekspor ikan cupang berkualitas ke luar negeri.

cupang2

“Konsentrasinya bisa dibagi pasar ekspor dan domestik. Kita minta Dinas terkait menyikapi ini, pelaku usaha ikan ini tidak akan kita biarkan sendiri,” ucapnya.

Kepada Kepala Dinas Perikanan, Iapun berharap dapat memperbanyak pelaku usaha serupa untuk menciptakan lapangan kerja baru khususnya di Palembang. Sehingga masyarakat tetap memiliki mata pencaharian dan melangsungkan hidup di tengah pandemi Covid yang sudah setahun melanda.

Sementara itu Riduan, Pemilik Gallery 78 terlihat sangat senang dengan kedatangan Gubernur Sumsel tersebut. Ia mengaku selain membuat usahanya terkenal, Iapun senang karena Gubernur sangat perhatian dengan pelaku usaha kecil sepertinya.

“Bangga dan senang sekali. Dengan perhatian pak Gubernur ini kami merasa semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha ini,” jelasnya.

HD Wujudkan Impian Petambak Udang Sungai Menang dengan Program Listrik Masuk Tambak

udang6

Tabloid-DESA.com OKI – Setelah sebelumnya melaunching listrik masuk sawah, Gubernur Sumsel H. Herman Deru kembali meluncurkan terobosan baru berupa listrik masuk tambak. Dalirkannya listrik Sumplay dari  PT. PLN ke wilayah itu sebagai upaya Gubernur H. Herman Deru  peningkatan produksi petambak udang di Sumsel. Continue reading HD Wujudkan Impian Petambak Udang Sungai Menang dengan Program Listrik Masuk Tambak