Category Archives: PENDIDIKAN

Irup Hardiknas, Herman Deru Ajak Jajaran Dinas Pendidikan Sumsel Turut Andil Sukseskan Fornas VI 2022

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru mengajak  jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel untuk ikut terlibat langsung dalam   menyukseskan Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VI  yang akan digelar  Juli 2022 mendatang. 

Hal itu  disampaikannya sesuai menjadi Irup pada  Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2022  yang dipusatkan dihalaman   Griya Agung Palembang  yang melibatkan  para Kepala Sekolah, Guru dan Siswa/siswi SMA/SMK se Sumsel, Jumat (13/5) pagi.

Menurutnya Suksesnya  penyelenggaraan Fornas ini tidak lepas dari peran semua lapisan masyarakat termasuk di jajaran Dinas Pendidikan Sumsel.

“Bukan keikutsertaan dan prestasi saja yang kita gapai tapi kita harus siap menjadi tuan rumah yang baik bagi atlit-atlit olahraga tradisional se Indonesia. Saya ingin seluruh jajaran Dinas Pendidikan sampai tingkat desa  berada pada garda terdepaan   menyukseskannya,”  harap Herman Deru.

Sementara itu dalam sambutan tertulisnya Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI, Nadiem Makarim yang dibacakan Gubernur Herman Deru menegaskan  selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus dihadapi, bahkan  tidak terbayangkan bagaimana cara mengatasinya.

“Hari ini, saudara-saudariku, adalah bukti. Bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba. Kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan,” katanya.

Lebih lanjut   Herman Deru  menyebut Kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. Kini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan.

“Anak-anak kita juga tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan untuk “menghukum” guru atau murid, tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar, supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar pendidikan,” katanya.

Peringatan Hardiknas ini juga dimeriahkan ditampilkan atraksi   Drum Band SMA Negeri 1 Palembang dan Marching Band SMK Negeri 6 Palembang. Serta pemberian cinderamata  kepada para Purna Bhakti karyawan Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel periode Juni 2021- Mei 2022 dilanjutkan dengan pemberian penghargaan  bagi  pemenang Lomba Paduan Suara ” Mars Bersatu Sumsel Maju” Tingkat SMA/SMK se Sumsel.

Turut hadir pada kesempatan ini, Ketua DPRD Sumsel, Hj Anita Noeringhati, para FKPD Sumsel/mewakili, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Riza Fahlevi, para Kepala OPD Sumsel, serta para Kepala Sekolah, Guru dan Siswa/Siswi SMA/SMK Sumsel.*

Herman Deru Optimis Implementasi Aplikasi Siskeudes Ciptakan Pengelolaan Keuangan Lebih Transparan dan AkuntabEL

Tabloid-DESA.com Palembang – Gubernur Sumsel H. Herman Deru menghadiri pembukaan Bimbingan Teknis Implementasi Pendalaman Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) versi 2.0.4 Kabupaten OKUT Tahun 2022, Rabu (11/5) di Hotel Wyndham. 

Melalui bimbingan ini Herman Deru berharap pengelolaan keuangan desa di Sumsel dan khususnya di Kabupaten OKU Timur  yang sudah baik selama ini semakin lebih baik, transparan dan akuntabel.

Menurut Herman Deru semua bimbingan yang dilakukan pada pengelolaan keuangan desa ini adalah untuk mengimplementasikan UU Nomor 6 Tahun 2014 beserta regulasi dan turunan  Peraturan Menteri sampai dengan Pergub dan Perbup. 

“Kenapa OKU Timur  spesial karena sangat minim terjadi penyalahgunaan? karena sebelum 2014 kita sudah mulai gunakan stimulan percepatan infrastruktur desa (Spides) jadi sudah tidak heran lagi apalagi saat itu belum ada aplikasi seperti ini,” jelasnya. 

Iapun mengapresiasi Pemkab OKU Timur  telah menggelar bimbingan ini  dengan menggandeng pihak terkait seperti BPKP dan lainnya. Sehingga pengelolaan keuangan desa ini tetap dalam koridornya. 

“Saya apresiasi sekali atas bimbingannya dan upayanya meluruskan mens rea. Karena dengan niat baik dan perencanaan yang baik produk yang dihasilkan juga akan baik,” terangnya. 

Lebih jauh Herman Deru berharap nantinya semua Desa dalam pengelolaan keuangan desa wajib menggunakan aplikasi ini sehingga dalam pengelolaan dana desa akan lebih transparan dan dilapangan nanti akan terhindar dari perbuatan yang berhubungan dengan hukum. 

Pelatihan ini dilaksanakan karena adanya perubahan aplikasi Siskeudes terbaru versi 2.0 yang menyesuaikan Permendagri Nomor 20 tahun 2018 yang merubah Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa secara otomatis aplikasi Siskeudes tersebut berubah. 

“Mudah-mudahan dengan aplikasi yang terbaru ini nantinya para perangkat desa dapat lebih mudah dalam melakukan semua kegiatan pengelolaan keuangan desa dengan komputerisasi,” jelas Herman Deru. 

Iapun  berpesan agar peserta kegiatan yang digelar selama 3 hari ini dapat  mengikuti kegiatan ini dengan serius dan sungguh-sungguh sehingga hasil pelatihan ini bisa diterapkan dan diimplementasikan dilapangan. 

Seperti diketahui bahwa Dana yang diberikan oleh pamerintah ke Desa  harus dikelola dengan transparan, akuntabel, partisifatif, tertib dan disipilin anggaran. 

Agar adanya tranparansi dan akuntabel dalam pengelolaan Dana Desa, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) bersama Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) yang terdiri dari Inspektorat Kementerian/Lembaga/Pemda keuangan Desa akan mengawal keuangan desa yang lebih akuntabel sesuai dengan amanat Undang-undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Untuk mendorong akuntabalitas pengelolaan keuangan desa maka BPKP mengembangkan aplikasi tata kelola keuangan desa melalui Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES). 

Aplikasi Siskeudes merupakan alat bantu yang diperuntukkan untuk pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan desa mulai tahapan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban secara komputerisasi dan semua desa akan diwajibkan untuk menggunakan aplikasi ini. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BPKP Provinsi Sumsel Buyung Wiromo Samudro, Kepala Inspektorat Provinsi Sumsel, Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.*

Herman Deru Harapkan Para Alumni UMP Turut Andil Perangi Kemiskinan dan Kebodohan

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru sangat bangga dan mengapresiasi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) berkat konsistensinya dalam menjaga mutu pendidikan.

“Muhammadiyah Palembang sebagai lembaga yang mengutamakan kecerdaasan bangsa. Tetap konsistensi dalam menjaga mutu pendidikan yang dimiliki Muhamdiyah  mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi,” ungkap Herman Deru saat menyampaikan arahan  pada Reuni Akbar temu kangen dan Halal Bilhalal Lintas Fakultas dan Angkatan Alumni Universitas Muhammadiyah Palembang di Hotel Aston, Sabtu (7/5).

Menurut Bapak Pembangunan Sumsel itu,  mutu kegiatan belajar mengajar di Muhammadiyah sudah terjamin sejak dari dulu karena dapat bersaing dengan kampus-kampus diluar Sumsel. 

“Inilah yang membuat kita bangga kepada Muhammadiyah. Bahkan saya bangga menjadi salah satu orang yang pernah di didik di Muhammadiyah Palembang,” kata Herman Deru.

Sebegai Kepala Daerah, Herman Deru menyambut baik gagasan-gagasan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dia harap dalam halal bilhalal ini dapat membuat program guna memerangi kemiskinan dan kebodohan. 

“Nanti setelah berkumpul dalam halal bihallal ini saya menyarankan untuk ditindaklanjuti dengan program-program untuk kemaslahatan khususnya memerangi kemiskinan dan kebodohan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Halal Bihalal Alumni UMP, Welly Supryanto mengatakan kegiatan halal bilhalal sempat tertuda dua tahun akibat pandemi covid-19.

“Alhamdulilah hari ini kegiatan tersebut bisa terlaksana,” katanya.

Dia harap kedepan kegiatam halal bilhalal ini dapat dilalukan setiap tahunnya. Sehingga silaturahmi yang terus terjalin ini dapat memberikan kontribusi bagi kampus Muhammadiyah. 

Turut hadir, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr Abid Djazuli, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Ir. Muktharuddin Muchsiri, para Dekan dan Alumni Universitas Muhammadiyah, serta para Kepala OPD Sumsel.*

Gubernur Resmikan Rumah Al-Qur’an Multazam Tahsin dan Tahfidz

#Herman Deru Ucapkan Terimaksih Antusias Berbagai Kalangan  Dukung Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru  mengaku bangga dengan keberadaan  Rumah Al-Qur’an Multazam Tahsin dan Tahfidz yang telah didirikan oleh AKBP (P) H. Kahar Muzakir  bertempat di Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang.

Menurutnya Herman Deru, berdirinya Rumah Tahfidz dan Tahsin tersebut membuat Pemerintah Provinsi Sumsel sangat  terbantu dalam mewujudkan  Sumsel religius sejalan dengan semangat program   satu desa atau satu kelurahan satu rumah tahfidz.

“Hari ini saya dibuat takjub karena ada pensiunan Polisi yang berhati mulia membangun rumah tahfidz, secara langsung ini membantu program pemerintah mewujudkan Sumsel religius.  Saya bangga program satu desa atau satu kelurahan satu rumah tahfidz yang telah kita canangkan  direspon secara  baik oleh  masyarakat,” kata Herman Deru saat meresmikan Rumah Al-Qur’an Multazam Tahsin dan Tahfidz,  Rabu (27/4).

Berbagai upaya terus dilakukan lanjut  Herman Deru dalam  menjadikan Bumi Sriwijaya religius  dengan mencetak masyarakat yang berakhlak melalui pendidikan  Al-Qur’an. Bahkan dari 3500 yang ditargetkan saat  ini  sudah terealisasi melampaui  taget sebanyak 3800 rumah tahfidz.

“Saya optimis dengan pembangunan dan dukungan yang begitu pesat dari semua kalangan dalam mewujudkan Sumsel menjadi daerah religius, dan Alhamdulillah saat ini di Sumsel jumlah rumah tahfidz sudah melebihi target,”  ungkapnya.

Selanjutnya, dia berharap agar inisiasi dari membangun rumah tahfidz di kelurahan atau di desa terus didukung oleh semua lapisan masyarakat.

“Siapapun bisa membangun rumah tahfidz ini asalkan ada yang niat ingin memulainya, Insya Allah niat baik akan mendapatkan imbalan yang baik dari Allah,” ucapnya.

Kehadiran  Rumah Al-Qur’an Tahsin dan Tahfidz Multazam lanjut Herman Deru sebagai pemantik bagi semua pihak yang ingin mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Muhtazam agar  lebih berkembang dengan pesat.

“Kehadiran saya disini juga sebagai pemantik bagi semuanya agar bisa terlibat, sehingga kemajuan rumah tahfidz ini menjadi lebih berkembang,” pungakasnya.

Sementara itu Ketua Rumah Al-Qur’an Tahsin dan Tahfidz Multazam, Purnawirawan AKBP (P) H. Kahar Muzakir mengatakan bahwa dirinya dan keluarga memang sudah lama berniat mendirikan Rumah Al-Qur’an.

“Alhamdulillah setelah  pensiun. Saya  mendirikan Rumah Al-Qur’an untuk membantu pemerintah dalam mencetak generasi yang berakhlak mulia ini juga sebagai amalan bagi kami semua dan keluarga serta pihak-pihak yang berkontribusi banyak dalam pengembangan rumah Al-Qur’an ini,” katanya. 

Dia juga melaporkan saat ini Rumah Al-Qur’an Multazam memiliki 8 orang pengajar, 139 murid dengan berbagai umur mulai dari 3 tahun hingga usia dewasa.

“Kami terimakasih Bapak Gubernur bisa hadir dan meresmikan Rumah Al-Qur’an kami, hadirnya Bapak Gubernur disini maka kami jadikan Pak  Gubernur sebagai orang tua asuh kami,” tutupnya.

Peresmian Rumah Al-Qur’an Multazam ditandai penanda tanganan prasasti oleh Gubernur yang dirangkaikan peninjauaan gedung.

Turut hadir pula dalam kesempatan tersebut, Camat Alang-alang Lebar Sariyansyag Ismail, Lurah Srijaya, Sri Sudarni,  dan sejumlah Pejabat Pemprov Sumsel dan Kota Palembang.*

Herman Deru: Pentingnya Keseimbangkan Antara Pengetahuan Umum dan Ilmu Agama Bagi Milenial

# Gubernur  Buka Pesantren Ramadhan SMA-SMK se-Sumsel

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru mengapresiasi gagasan penyelenggaraan pesantren ramadhan yang saat ini tengah digelar di berbagai sekolah. Apresiasi tersebut disampaikannya saat membuka langsung pesantren ramadhan tingkat SMA dan SMK se-Sumsel di SMA Negeri 5 Palembang, Selasa (12/4).

Menurut Herman Deru, pesantren ramadhan merupakan salah satu kegiatan yang cukup penting dilakukan. Sebab ilmu agama yang didapat pada pesantren ramadhan tersebut akan melengkapi ilmu formal yang sudah dipelajari siswa siswi.

“Tidak semua sekolah mampu menggiatkan pesantren ramadhan ini. Untuk itulah, manfaatkan kegiatan ini karena dapat menjadi bekal siswa siswi kedepannya,” kata Herman Deru.

Diketahui, pesantren ramadhan tingkat SMA dan SMK di Sumsel tersebut diikuti sedikitnya 600 peserta dari berbagai sekolah.

“Meskipun hanya akan dilakukan selama tiga hari, namun kegiatan ini akan membawa manfaat besar. Ustad dan ustadzah yang mengajar juga harus maksimal memberikan ilmu agama tersebut sehingga nantinya anak didik kita mampu menjadi muslimin dan muslimat yang tangguh,” paparnya.

Terlebih, Indonesia akan  mendapatkan bonus demografi yang diprediksi terjadi pada tahun 2030-2040 mendatang.

“Ilmu-ilmu seperti inilah akan menjadi bekal kaum milenial dalam menghadapi bonus demografi tersebut. Ilmu pengetahuan akan sia-sia tanpa adanya bekal ilmu agama. Jadi, manfaatkanlah ini dengan baik,” tuturnya.

Masa bonus demografi pada era 2030-2040 mendatang, jumlah penduduk usia produktif 15-64 tahun lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun.

Pada periode tersebut, penduduk usia produktif diprediksi akan mencapai 205 juta dan 2 jutaan usia produktif diantaranya akan masuk ke pasar kerja setiap tahun.

“Sebab itu, ilmu ini harus terus kita tingkatkan. Tapi setinggi apapun ilmu itu, kita harus ingat akan budaya kita, sehingga kita punya identitas sendiri sebagai masyarakat Sumsel,” ujarnya.

Selain membuka pesantren ramadhan, Gubernur Herman Deru juga meresmikan laboratorium IPA SMA Negeri 5 Palembang.

Laboratorium tersebut merupakan merupakan hasil gotong royong semua pihak termasuk komite sekolah.

“Sebagai kepala daerah saya bangga atas kegotong royongan membangun labiratorium ini. Pemerintah tentu mendukung upaya ini,” tuturnya.

Dia juga berpesan agar laboratorium tersebut dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

“Laboratorium ini harus diisi kegiatan produktif. Peralatan juga harus terus dilengkapi sehingga penelitian yang dilakukan siswa siswi berjalan baik,” timpalnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 5 Palembang Drs Taufik mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur Herman Deru terhadap kegiatan pesantren ramadhan tersebut.

“Kita tentu berterima atas dukungan pak Gubernur. Mudah-mudahan kegiatan yang berlangsung tiga hari ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Disisi lain, menyoal pembangunan laboratorium yang baru saja diresmikan, dia menyebut pembangunannya menggunakan dana komite SMAN 5 Palembang.

“Alhamdulillah pembangunan yang dilakukan Mei 2021 lalu kini sudah selesai. Laboratorium ini berada di lantai dua untuk mendukung kegiatan mata pelajaran IPA,” pungkasnya.

Turut hadir Ketua Komisi V DPRD Sumsel Susanto Adjis, Wakil Ketua II Baznas Sumsel Edi Purnomo, dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.*

Komitmen Cetak Penghafal Qur’an, Herman Deru Hadiahi SIT Izzuddin Mobil Operasional

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru secara spontan  memberikan  apresiasi berupa hadiah  mobil operasional untuk Sekolah Islam Terpadu Izzuddin, karena merasa bangga kepada lembaga sekolah Islam  tersebut  yang  telah berkontribusi  mencetak para penghafal Qur’an.

“Terimakasih Saya sampaikan  kepada  Sekolah Islam Terpadu Izzuddin, yang secara berkesinambungan mendidik dengan Al-Qur’an, dan di dalamnya          jura ada pelajaran akhlakul karimah. Sebagai tanda hormat dan terimakasih, saya kasihkan satu mobil operasional.  Izzudin membawa banyak orang untuk masuk surga,” kata  Herman Deru ketika menghadiri wisuda  750 hafidz dan hafidzah Sekolah Islam Terpadu Izzuddin, bertempat di The Sultan Convention Center, Kamis (31/3).

Gubernur Herman Deru berharap kec depannya  para hafidz dan hafidzah yang telah diwisuda, dapat   menjadi  contoh  dan memberikan motivasi bagi anak-anak muslim lainnya.

“Terus  giat belajar menghafal Qur’an  sehingga  mendapatkan rahmat Allah SWT  melalui kemuliaan Al-Qur’an,” tambahnya.

Herman Deru mengucapkan rasa  terimakasihnya untuk  jajaran Sekolah Islam Terpadu Izzuddin, karena telah menjalankan program yang selaras dengan   visi dan misi Pemprov Sumsel dalam  menekan buta aksara Qur’an  melalui program  satu desa satu rumah tahfidz.  

“Saat ini jumlah rumah tahfidz kita tersebar, sudah diatas 3.800 jumlahnya, Saya sebagai orang tua mengucapkan terimakasih  untuk anak-anaku yang telah dengan patuh menjadi anak-anak yang membanggakan, hafidz 1 juz sampai 30 juz adalah kebanggaan kami menjadi orang tua,” tambahnya.  

Dia  mengucapkan terimakasihnya kepada kalangan orang tua yang telah mendidik anaknya dengan cara memberikan pendidikan berbasis Agama.

“Orang tua yang anaknya diwisuda hari ini, saya juga ucapkan terimakasih. Modal terbesar kita sebagai umat Islam minimal bisa ngaji yang baik. Ini modal paling fundamental,” pungkasnya. 

Sementara Direktur Sekolah Islam Terpadu Izzuddin Ustad. Ir. H. Salihul Fajri mengatakan, pada kesempatan  kali ini sebanyak 750 orang yang ikut wisuda Tahfidz.

 “Wisudawan golongan 1 juz sebanyak 408 orang, golongan 3 juz 148 orang, Golongan 5 juz 115 orang, golongan 10 juz 33 orang, golongan 30 juz 27 orang, total wisudawan 750 orang,” katanya.*

Herman Deru Bersama Erick Thohir Tutup FASI XI Tingkat Nasional di Sumsel

* Erick Thohir Apresiasi FASI XI Tingkat Nasional Sukses Digelar di Sumsel

Tabloid-DESA.com PALEMBANG –  Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah yang juga merupakan Menteri BUMN RI H. Erick Thohir dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru didampingi Ketum DPP BKPRMI, Said Aldi al Idrus dan Ketua BPKPRMI Sumsel Firdaus secara resmi menutup Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) XI Tingkat Nasional Tahun 2022 yang ditandai dengan penekanan  tombol sirine bertempat di Main Dinning Hall Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Minggu (27/3) pagi.

Dalam arahannya  Erick Thohir mengaku bangga bisa hadir menutup secara langsung kegiatan FASI XI Tingkat Nasional di Sumsel. 

“Sumsel memang pantas menjadi tuan rumah FASI XI karena memiliki pengalaman  event-event besar bukan saja tingkat  nasional bahkan Internasional,” tegas Erick.

Dia menilai FASI ini merupakan event yang positif dalam  meningkatkan kekuatan iman dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

“Pemerintah pusat akan terus   bersinergi dalam kegiatan-kegiatan yang tentu baik akan memberikan dampak baik untuk  kitabsemua,” ungkapnya.

Erick Thohir juga mengingatkan peserta  FASI untuk  memaknai digelarnya FASI.

“Yang dikejar bukanlah menangnya,  akan tetapi FASI   sebagai  tempat silaturahmi, saling mengisi dan memperbaiki kemampuan masing-masing,” tandasnya.

Sebelumnya, Gebernur  Herman Deru mengatakan sebagai tuan rumah FASI XI Tingkat Nasional merupakan kebanggaan tersendiri bagi Provinsi Sumsel.  Bahkan  FASI lanjut dia  merupakan  kegiatan yang sangat positif dalam menyebarkan ilmu keagamaan dengan akhlak prilaku anak-anak muda Muslim Indonesia.

“Kita ingin agar anak-anak Indonesia berakhlak punya kecerdasan tinggi. Ada 34  Provinsi di Indonesia dan 2400 peserta berkumpul sehingga mereka dapat bertukar pikiran dan berbagi ilmu di bidang agama melalui kegiatan FASI ini,” katanya Herman Deru.

FASI ini lanjut Herman Deru yang dikejar  bukanlah  menang ataupun kalahnya, akan tetapi kegiatan FASI  sebagai ajang wadah silaturahmi dan saling bertukar ilmu dan pengalaman. 

“Semua peserta itu tidak ada menang tidak ada kalah tapi semua peserta ini adalah juara. Karena sebagai anak-anak harapan bangsa yang berani tampil,” tutupnya.

Sesuai dengan yang telah dijanjikan sebelumnya pada FASI XI Tingkat Nasional di Sumsel, Herman Deru menyerahkan  satu unit  mobil  opersional yang diterima Ketum DPP BKPRMI, Said Aldi al Idrus.

Adapun yang menjadi juara umum pada FASI XI Tingkat Nasional  di Sumsel adalah Provinsi Jawa Barat. Kalimantan Selatan jura ke 2, Sulawesi Selatan juara ke 3, Sumatera Selatan juara ke 4 dan Aceh berhasil menduduki lima besar.

Turut hadir pada kesempatan ini, Ketua BPKPRMI Sumsel, Firdaus, para FKPD Sumsel/mewakili, Dirut PT Pusri, Syaifullah, Duta Literasi Sumsel, Ratu Tenny Leriva serta para Kepala OPD Sumsel.*

Jadi Tuan Rumah FASI Tingkat Nasional, Mantapkan Sumsel Sebagai Provinsi Religius

#Herman Deru Lepas Keberangkatan 48 Khafilah Utusan Sumsel 

Tabloid-DESA.com PALEMBANG- Gubernur Sumsel H. Herman Deru tak dapat menyembunyikan kegembiraannya saat melepas Khafilah Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XI Tingkat Nasional Tahun 2022 Sumsel, di Auditorium Bina Praja, Kamis (24/3) pagi. 

Sebanyak 48 utusan dilepas untuk mengikuti FASI XI Tingkat Nasional yang digelar di Sumsel, Palembang sebagai tuan rumah. 

“Bahagia sekali Saya. Kenapa? karena untuk menjadi tuan rumah FASI ini tidak mudah. Kita harus melalui perjuangan dan bersaing dengan Provinsi lain,” ujar Herman Deru bersemangat. 

Yang membanggakan lagi katanya,  ada sebanyak 2400 tamu yang akan hadir ke Sumsel meramaikan festival tersebut. Mereka juga akan bershalawat dan menuju Sumsel dengan  lantunan-lantunan ayat suci Al-Qur’an dalam festival FASI XI. 

“Ini adalah nilai plusnya,” ujarnya. 

Upaya menjadi tuan rumah ini kata Herman Deru juga menjadi cara pemerintah menanamkan nilai-nilai Qaidah Islam dalam kehidupan sehari-hari anak sejak dini. Selain itu mereka juga menjadi memiliki semangat berkompetisi. Sehingga dapat ditularkan ke generasi  berikutnya. 

“Ini membantu tugas pokok kita para orang tua untuk menyelamatkan moral dan mental anak-anak dari pengaruh negatif di tengah maraknya globalisasi,” ujar Herman Deru. 

Dalam kesempatan itu Iapun menargetkan agar utusan Sumsel menang dan menjadi juara umum. 

“Target kita tentu juara, namun Saya ingin menang dengan cara yang baik dan sportif,” jelasnya. 

Kepada para peserta dan panitia, Herman Deru berpesan agar dapat menjadi tuan rumah yang baik. Sehingga nama Sumsel sebagai tuan rumah yang terkenal ramah dikenal lebih luas lagi. 

“Lewat  festival ini dapat semakin meningkatkan kualitas generasi muda dalam memahami dan mengamalkan yang terkandung dalam Al-Qur’an yang mengandung pesan-pesan moral dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Indonesia,” tandasnya. 

Sementara itu Ketua BKPRMI Sumsel Firdaus SH menjelaskan bahwa sejauh FASI digelar hingga ke-11 ini menurutnya baru kali ini support pemerintah begitu luar biasa. 

“Kami sekali. Biasanta 2 malam sebelum barangkat kita training sendiri. Tapi kali ini kami merasa benar-benar diasuh,” paparnya. 

Penyelenggaraan inipun kata Firdaus menjadi sejarah bagi Sumsel mauoun nasional karena memiliki peserta terbanyak. Tercatat tak kurang ada 28 Provinsi yang ambil bagian. Setelah sebelumnya 25 provinsi peserta saat FASI X di Kalimantan Selatan. 

“Ini rekor provinsinya terbanyak. Ada sebanyak 2400 orang diperkirakan hadir di Sumsel,” terangnya. 

Adapun pelepasan peserta itu ditandai dengan penyerahan bendera.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Kafilah Sumsel sekaligus, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel, Rosyidin Hasan, Direktur Wilayah Lembaga TK TPA Sumsel, Zulfikar Alifajri, para pelatih dan peserta FASI XI Sumsel Tahun 2022.*