Category Archives: LOMBA

Herman Deru Lepas 800 Kontingen Sumsel Bertanding di Fornas VI

# Jaga Sikap Ksatria Sebagai Tuan Rumah

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru didampingi oleh Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Sumsel Hj Samantha Tivani HD, melepas sebanyak 800 kontingen yang akan bertanding pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas)  VI  di Sumsel mulai 1 hingga 7 Juli 2022 mendatang. 

Pelepasan atlet Fornas Sumsel ini dilakukan di halaman Kantor Gubernur  Sumsel, Kamis (30/6).

Dalam arahannya  Herman Deru mengharapkam  para atlet agar tetap menjaga kekompakan dan semangat bertanding sebab Sumsel sebagai tuan rumah harus sukses baik dalam prestasi maupun selaku tuan rumah. Bahkan dia menyebut Fornas kali ini akan menjadi   pesta olahraga paling spektakuler yang pernah terjadi di negara Republik Indonesia, dimana mampu mempertandingkan olahraga dengan atlet terbanyak yaitu sebanyak 12.000 orang.

“Tapi ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi kita bahwa kita ditunjuk sebagai tuan rumah, kita punya tanggung jawab yang lebih dibandingkan daerah lain yang mengirim kontingennya karena kita tentu harus bersikap ksatria, sportif, juga tentu dengan keramah-tamahan warga  Sumsel,” ungkapnya.

Herman Deru mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat  Sumsel yang telah menjaga nama baik daerah. 

“Dan kepada para atlet, para pegiat olahraga rekreasi ini  laksanakan olahraga dan kompetisi ini dengan penuh kegembiraan, jangan ini dijadikan beban. Kompetisi ini merupakan bagian dari pergaulan. Sebanyak 50 lebih cabang yang akan dipertandingkan semata-mata untuk mempererat tali siturahmi kita antar atlet didalam provinsi, antar atlet diluar provinsi bahkan nantinya kita harapkan akan hadir dari berbagai negara untuk meninjau pelaksanaan ini,” katanya.

Herman Deru menyebut penyelenggaraan Fornas VI di Sumsel bisa terselenggara berkat adanya kegotongroyongan semua pihak.

“Atas partisipasi semua korporasi baik BUMN maupun BUMD maupun perorangan. Saya ucapkan terimakasih atas pengabdiannya pada daerah ini.  Insya Allah imi  manfaat yang besar, manfaat besarnya bukan hanya dengan menjadikan badan kita sehat tapi kita juga secara lamgsung menggerakan IKM dan UMKM,” tambahnya. 

Dia juga memberikan apresiasi pada para atlet Fornas Sumsel atas semangatnya dalam berlatih dan semangat juangnya dalam bertanding.

“Ini merupakan sumbangsih para atlet, sumbangsih Kormi, sumbangsih para panitia yang telah terlibat langsung didalam mengeskalasi pertumbuhan ekonomi kita. Tidak ada kata yang paling pantas yang bisa saya sampaikan kecuali terimakasih yang setinggi-tingginya,” pungkasnya. 

Sementara Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Provinsi Sumsel Hj Samantha Tivani HD dalam laporannya menuturkan, kekuatan kontingen di Provinsi Sumsel sebesar 800 orang pegiat yang masuk dalam kategori pembiayaan APBD, dan ditambah kurang lebih 500 pegiat mandiri dari kabupaten kota yang ada di Sumateta Selatan. 

“Ini sangat luar biasa, antusiasme pegiat dalam mengikuti kegiatan FORNAS VI. 

Lau dilaporkan juga bahwa hasil rekap pendaftaran pada sistem fornas informasi sistem yang dikelola oleh panitia pusat jumlah total peserta pada fornas vi sebanyak 12.000 orang pegiat dari 34 Provinsi di Indonesia,” tuturnya.

Selain pegiat dari Provinsi Sumsel selaku tuan rumah juga menyiapkan panitia pelaksana induk olahraga sebanyak 1.200 panitia dari 55 inorga yang masuk dalam kategori pembiayaan APBD,  termasuk wasit dan juri yang akan melaksanakan tugas nantinya menjalankan pertandingan.

“Saya bangga dapat berdiri disini melihat pegiat yang akan berjuang membawa nama baik sumsel dalam festival olahraga rekreasi ke VI, tetap jaga sportifitas dan keramahan kita sebagai tuan rumah,” pungkasnya.*

Tim Atlet Berkuda 3D Stable Sumsel Raih Medali di Kejuaraan Equestrian Solidarity Challange Jumping Series 2

 

Tabloid-DESA.com JAKARTA- Tim berkuda dari 3D Stable Sumsel terus unjuk kebolehan di kancah nasional. Kabar terbaru, tim besutan Ketua Harian Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Sumsel, Ratu Tenny Leriva S. Ked itu sukses membawa medali pada Equestrian Solidarity Challange Jumping Series 2 Jabodetabek (24-26 Juni 2022) di Equinara – Jakarta.

Equestrian Solidarity Challange ini sendiri merupakan seri kompetisi nasional yang bertujuan untuk mendukung perkembangan olahraga berkuda di Indonesia. 

Seperti diinfokan Ketua Harian PORDASI Sumsel, Ratu Tenny Leriva S.Ked, dalam kejuaraan ini sejumlah atlet diutus 3D Stable. 

Adapun Atlet Equestrian Sumsel yang berhasil membawa nama baik Sumsel lagi di hari ke-2 tersebut masing-masing yakni M. Fakhri Fahlevi Panggarbesi Juara I, Kelas: 40-60cm Open dengan kuda Noah dari club 3D Stable. 

Kemudian Atlet Nicole Rafaellie, kelas Hari Pertama 40-60 cm Open (Juara 3)

Hari kedua 40-60 cm Open (Juara 6) dengan kuda  Chloe dari 3D Stable. 

Kemudian yang ketiga atlet Alif Trio Putra di Kelas: 40-60 cm Open (Juara 7) dengan kuda Sang Juara dari 3D Stable.

Pada berbagai kesempatan Ketua Harian PORDASI Sumsel, Ratu Tenny Leriva S.Ked, yang juga merupakan Ketua Harian PORDASI termuda di Indonesia itu menyampaikan bahwa 3D Stable terus bersemangat untuk melahirkan atlet berprestasi Sumsel di kancah nasional dan internasional. 

Melalui kejuaraan-kejuaraan seperti ini Ratu Tenny Leriva juga berharap akan dapat melahir atlet-atlet berkuda autentik asal Sumsel yang disiapkan berkompetisi menuju PON 2024 mendatang di Aceh dan Sumut. 

Selain prestasi, gadis cantik yang akrab disapa Iva tersebut juga berharap agar kejuaraan-kejuaraan berkuda dapat semakin mengenalkan olahraga berkuda karena di kehidupan di Sumsel. 

Dirinya berharap akan terus berupaya merangkul seluruh stable maupun pondok yang fokus dengan olahraga berkuda baik olahraga equestrian, pacu maupun pacu memanah lebih memasyarakat. 

Sementara itu salah satu atlet 3D Stable Palembang, Fakhri PB merasa senang dan bangga bisa ikut kejuaraan kali ini. 

“Tentu senang sekali ya, karena pertandingan ini bisa sekalian buat latihan biar lebih baik lagi. Alhamdulillah kali ini bisa juara,” ucap atlet berusia 11 tahun tersebut.*

Herman Deru Instruksikan Dinas Terkait Beri Fasilitasi Event yang Berpotensi Tingkatkan Pariwisata

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru secara resmi membuka festival merpati kolongan bebas yang digelar Persatuan Merpati Kolongan Nusantara (PMKN) di Lapak Jakabaring Mandiri Palembang, Minggu (26/6).

Dimana event tersebut, diikuti sedikitnya 1000 peserta 10 provinsi serta 20 Kabupaten/kota di Indonesia.

“Kita sangat menyambut baik event seperti ini. Event ini salah satu cara kita menunjukkan kecintaan terhadap hewan peliharaan seperti merpati,” kata Herman Deru.

Event tersebut, lanjutnya, tentu akan berdampak bagi Sumsel. Salah satunya mendongkrak kunjungan wisata di Sumsel.

“Saya ingin ini berlangsung dengan baik. Apalagi, event ini dihadiri oleh masyarakat dari provinsi tetangga sehingga berpotensi meningkatkan pariwisata di daerah kita ini. Sebenarnya untuk menarik minat pendatang, cukup dengan gelaran event hobi seperti ini,” bebernya.

Sebab itulah, Herman Deru menginstruksikan kepada dinas terkait agar memfasilitasi event semacam ini.

“Dinas terkait saya instruksikan untuk memfasilitasi event seperti ini agar di tahun-tahun mendatang event nasional ini dapat berjalan lebih baik lagi,” terangnya.

Dia berharap, bakat para penghobi merpati ini terus dikembangkan.

“Teruslah dikembangkan. Dan tetap semangat menggelar event serupa,” tuturnya.

Diketahui, kategori yang dipertandingkan dalam event tersebut yakni kategori ketangkasan dan merpati yang dipertandingkan adalah merpati tinggi kolongan. Bahkan, juara pertama pada event tersebut akan dihadiahi satu unit mobil.

Hadir dalam event tersebut, Presiden PMKN Tjan Billy, Penasehat PMKN H Akmal dan Muji.*

Herman Deru Bersama Erick Thohir Tutup FASI XI Tingkat Nasional di Sumsel

* Erick Thohir Apresiasi FASI XI Tingkat Nasional Sukses Digelar di Sumsel

Tabloid-DESA.com PALEMBANG –  Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah yang juga merupakan Menteri BUMN RI H. Erick Thohir dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru didampingi Ketum DPP BKPRMI, Said Aldi al Idrus dan Ketua BPKPRMI Sumsel Firdaus secara resmi menutup Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) XI Tingkat Nasional Tahun 2022 yang ditandai dengan penekanan  tombol sirine bertempat di Main Dinning Hall Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Minggu (27/3) pagi.

Dalam arahannya  Erick Thohir mengaku bangga bisa hadir menutup secara langsung kegiatan FASI XI Tingkat Nasional di Sumsel. 

“Sumsel memang pantas menjadi tuan rumah FASI XI karena memiliki pengalaman  event-event besar bukan saja tingkat  nasional bahkan Internasional,” tegas Erick.

Dia menilai FASI ini merupakan event yang positif dalam  meningkatkan kekuatan iman dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

“Pemerintah pusat akan terus   bersinergi dalam kegiatan-kegiatan yang tentu baik akan memberikan dampak baik untuk  kitabsemua,” ungkapnya.

Erick Thohir juga mengingatkan peserta  FASI untuk  memaknai digelarnya FASI.

“Yang dikejar bukanlah menangnya,  akan tetapi FASI   sebagai  tempat silaturahmi, saling mengisi dan memperbaiki kemampuan masing-masing,” tandasnya.

Sebelumnya, Gebernur  Herman Deru mengatakan sebagai tuan rumah FASI XI Tingkat Nasional merupakan kebanggaan tersendiri bagi Provinsi Sumsel.  Bahkan  FASI lanjut dia  merupakan  kegiatan yang sangat positif dalam menyebarkan ilmu keagamaan dengan akhlak prilaku anak-anak muda Muslim Indonesia.

“Kita ingin agar anak-anak Indonesia berakhlak punya kecerdasan tinggi. Ada 34  Provinsi di Indonesia dan 2400 peserta berkumpul sehingga mereka dapat bertukar pikiran dan berbagi ilmu di bidang agama melalui kegiatan FASI ini,” katanya Herman Deru.

FASI ini lanjut Herman Deru yang dikejar  bukanlah  menang ataupun kalahnya, akan tetapi kegiatan FASI  sebagai ajang wadah silaturahmi dan saling bertukar ilmu dan pengalaman. 

“Semua peserta itu tidak ada menang tidak ada kalah tapi semua peserta ini adalah juara. Karena sebagai anak-anak harapan bangsa yang berani tampil,” tutupnya.

Sesuai dengan yang telah dijanjikan sebelumnya pada FASI XI Tingkat Nasional di Sumsel, Herman Deru menyerahkan  satu unit  mobil  opersional yang diterima Ketum DPP BKPRMI, Said Aldi al Idrus.

Adapun yang menjadi juara umum pada FASI XI Tingkat Nasional  di Sumsel adalah Provinsi Jawa Barat. Kalimantan Selatan jura ke 2, Sulawesi Selatan juara ke 3, Sumatera Selatan juara ke 4 dan Aceh berhasil menduduki lima besar.

Turut hadir pada kesempatan ini, Ketua BPKPRMI Sumsel, Firdaus, para FKPD Sumsel/mewakili, Dirut PT Pusri, Syaifullah, Duta Literasi Sumsel, Ratu Tenny Leriva serta para Kepala OPD Sumsel.*

Sumsel Kian Siap Jadi Tuan Rumah, Herman Deru Launching 100 Hari Menuju FORNAS VI Tahun 2022

# Fornas Diyakni Mampu Geliatkan Ekonomi IKM dan UKM

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Menandai 100 hari  menjelang digelarnya event  Festival  Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) VI pada bulan Juli  2022 di Sumatera Selatan. Dilakukan lauching 100 hari menuju Fornas VI 2022  oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru yang ditandai dengan  senam bersama, penekanan touchscreen 100 hari jelang Fornas dan pelepasan  balon udara  yang dipusatkan  di halaman  Griya Agung Palembang, Rabu (23/3) pagi.

Dalam launching 100 hari menuju Fornas VI 2022  Sumsel yang dihadiri langsung  oleh bersama Ketua Kormi Nasional, Hayono Isman tersebut,  Gubernur Herman Deru  menyebut   ditunjuknya Sumsel  sebagai tuan rumah berbagai event  tingkat nasional merupakan  pertanda bahwa Sumsel mampu menyelenggarakannya.

“Ukuran mampu tidak hanya pada kesiapan infrastruktur tetapi kemampuan yang paling utama adalah kesiapan masyarakat untuk menerima para tamu-tamu yang datang. Terima kasih kepada masyarakat yang telah membuat citra baik sehingga Sumsel terus dipercayai tuan rumah di berbagai event,” katanya.

Dalam persiapan Fornas di Sumsel mendatang,   Herman Deru  juga mengingatkan Ketua Penyelenggara dan kepanitiaan Fornas VI agar  melakukan persiapan secara matang bukan saja  kesiapan  arena pertandingan atau permainannya tapi juga infrastruktur keolahragaannya termasuk   juri dan wasitnya, serta  persiapan akomudasi dan konsumsi pada tamu dari luar daerah.

“Kita sangat meyakini Fornas VI ini nanti bakal ramai dikunjungi masyarakat karena ini mempertandingkan 47 induk olahraga. Insya Allah jika sumsel sukses dalam persiapan dan penyelenggaraan ini maka Sumsel akan terus dituntut dan tunjuk lagi menjadi tuan rumah bagi event-event besar lainnya,” katanya.

Bahkan lanjut dia   multi efek lainnya  akan didapat Sumsel dalam upaya   pemulihan ekonomi bagi masyarakat baik IKM ataupun UKM. 

“Dampak yang kita harapkan bukan hanya kebugaran tapi penguatan ekonomi. Dimana event ini kita manfaatkan pemulihan ekonomi khususnya UKM dan IKM yang sempat terkontraksi akibat Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KORMI Nasional Hayono Isman mengatakan, Kormi memiliki 72 induk olahraga di tingkat nasional, untuk sementara yang telah di verifikasi sebanyak 47 induk olahraga, ia berharap semuanya dapat masuk dalam Fornas VI 2021 Tahun 2022 di Sumsel mendatang.

“Semakin banyak olahraga Masyarakat yang menyukai olahraga, karena masyarakat harus memiliki mental sehat mental juara, saya juga ucapkan terimakaaih atas nama Kormi seluruh Indonesia di Kormi kami ucapkan selamat menerima penghargaan inovatif dan kreatif kepada Gubernur Sumsel Herman Deru yang menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dan memiliki mental juara,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Ketua Kormi Sumsel Samantha Tivani HD bertekad akan menjadikan penyelenggaraan Fornas VI Sumsel ini yang terbaik dari penyelenggaraan Fornas sebelumnya.

“Denga adanya Fornas VI di Sumsel akan membangkitkan semangat olahraga masyarakat dan mengolahragakan masyarakat menuju Sumsel bugar dan Indoensia bugar 2045,” tutupnya.

Sedangkan  Ketua Pelaksana Fornas VI 2022  yang  selaku Dirut Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsuddin mengatakan Fornas VI di Sumsel ini akan memberikan efek bagi perekonomian serta nilai jual pariwisata dan budaya serta lainnya. 

“Kegiatan Fornas ini membuat kita bernostalgia pada permainan dimasa kecil dulu,” katanya.

Di mengatkan 100 hari menuju Fornas menjadi momentum agar lebih giat lagi berkoordisi sehingga Fornas ini akan benar-bemar dapat diselenggarakan dengan sukses.

Turut hadir Ketua DPRD Sumsel Hj RA. Anita Noeringhati, para Ketua Kormi Kabupatem/kota di Sumsel serta undangan penting lainnya.*

Herman Deru Promosikan Sumsel Tuan Rumah FORNAS ke Kancah Nasional

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Berbagai cara dilakukan Gubernur Sumsel H. Herman Deru untuk mensukseskan Sumsel sebagai tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VI pertengahan tahun 2022 mendatang. Tak terkecuali dengan menggandeng Crazy Rich Tanjung Priok “Ahmad Sahroni” yang juga pengusaha terkenal sekaligus politisi dari Partai Nasdem. 

Menurut Herman Deru, sosok Ahmad Sahroni yang populer di kancah nasional tentu sangat efektif dalam mempromosikan event FORNAS agar diketahui masyarakat luas se antero nusantara. FORNAS ini sendiri merupakan festival olahraga setara PON yang sangat bergengsi. Setidaknya ada 60 cabang olahraga rekreasi yang akan dipertandingkan dalam festival tersebut di Sumsel di antaranya layang-layang, bakiak, bola bekel, dan masih banyak lagi olahraga rekreasi lainnya. 

“Festival ini betul-betul olahraga rakyat. Kalau Bang Roni yang cerita FORNAS di nasional mudah-mudahan orang se Indonesia akan tahu. Kita sangat butuh dukungan ini agar maayarakat se Indonesia ikut kemeriahan acara ini ” jelas Herman Deru usai mengikuti Gowes Fun Ride Bersama Gubernur Sumsel dalam rangka Road to FORNAS VI Tahun 2022 yang mengambil start di halaman gedung DPRD Provinsi Sumsel, Rabu (2/3) pagi. 

Tak hanya FORNAS, dalam kesempatan itu Bapak Infrastruktur Sumsel itu juga tak lupa mengenalkan event Sriwijaya Ranau Gran Fondo (SRGF) agar ikut dipromosikan oleh Crazy Rich Tanjung Priok. 

Menurut Herman Deru pengembangan pariwisata Danau Ranau di Kab OKU Selatan relatif sulit dilakukan jika tidak dibarengi dengan kegiatan sport karena  berbagai keterbatasan. 

Lantaran itu pula Ia menggagas SRGF sebagai kalender lokal sejak awal menjabat Gubernur hingga berlangsung tiga tahun berturut-turut dan masuk kalender event nasional. 

“Danau Ranau ini adalah danau terbesar kedua setelah Danau Toba. Kalau Bang Roni berkesempatan hadir dalam SRGF ini kami tentu sangat senang sekali. Terima kasih atas motivasi-motivasi yang telah diberikan,” ujar Herman Deru bersemangat. 

Selain membahas kondisi Sumsel secara umum dan kebijakan nasional yang berkaitan dengan komisi III DPR, kesempatan itu juga dimanfaatkan Herman Deru untuk menjelaskan sinergitas yang dibangun Oemprov Sumsel dan Forkopimda. Salah satunya mengenai capaian Sumsel yang masuk lima besar nasional daerah tercepat vaksinasi. 

“Selain itu Kita ajak Bang Roni juga ke Monpera untuk mengebalkan ke beliau mengenai perjuangan masyarakat dan menjadikan Monpera sebagai salah satu pojok literasi di Sumsel,” jelasnya. 

Demikian halnya terkait buku sosok Ahmad Sahroni yang telah diterbitkan. Menurutnya sangat menginspirasi orang lain untuk gigih dan istiqomah mewujudkan mimpi. Iapun berharap buku ini dapat menjadi inspirasi maayarakat banyak untuk lebuh berani bermimpi dan bercita-cita. 

Sementara itu Bendahara Partai Nasdem yang juga tokoh nasional yang terkenal sebagai Crazy Rich Tanjung Priok, Ahmad Sahroni mengatakan sangat terkesan dengan sambutan Gubernur dan masyarakat Sumsel selama dua hari terakhir. 

Menurutnya waktu lima tahun sangat tidak cukup untuk merealisasikan ide-ide cemerlang Gubernur Sumsel Herman Deru. Sehingga Ia menilai sangat layak jika Gubernur Herman Deru diberi kesempatan pada periode sepanjutnya untuk merealisasikan ide-ide cemerlangnya. 

Dalam kesempatan itupun Ia juga mengapresiasi Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumsel yang telah aktif berpartisipasi mendukung kegiatan seperti ini. Melalui silaturahmi ini diharapkannya Ketua KORMI Sumsel Hj Samantha Tivani semakin aktif memberikan ide luar biasa kepada Gubernur Sumsel untuk mendukung kemajuan daerah. 

“Soal FORNAS, Saya daftar hadir. Sama Gran Fondo juga. Saya akan ikut kelas 100 Km,” ujarnya spontan mendukung FORNAS dan SRGF Sumsel 2022. 

Melalui event-event ini, Ahmad Sahroni berharap Sumsel dapat segera membangkitkan geliat perekonomian dan pariwisata secara nasional. Apalagi jika nanti  pada 1 April status pandemi benar-benar akan diganti menjadi endemi sehingga gerbang karantina mulai dibuka. 

Adaoun kegiatan gowes fun ride itu sendiri menganbil start di halaman gedung DPRD Provinsi Sumsel – TVRI Sumsel – Momea – Palembang Square – Palembang Icon – Simpang DPRD Sumsel – Jln Kapt A.Rivai – Simpang Bukit – Jln Merdeka – Gedung Pajak Kambang Iwak – Masjid Agung – Bundaran Air Mancur – Monpera – Sungai Sekanak Lambidaro dan kembaki ke DPRD Prov Sumsel. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketuq DPRD Sumsel Hj R.A. Anita Noeringhati, Kapolda Sumsel diwakili Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhammad Ngajib, Ketua KORMI Sumsel Hj Samanta Tivani Herman Deru B.Bus. M.IB dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.*

Budidaya Mas Koki Jadi Hobi yang Menghasilkan di Tengah Pandemi

Buka Sriwijaya Goldfish Competition 2022

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Der secara langsung membuka Sriwijaya Goldfish Competition 2022 di Atrium OPI Mall Palembang, Sabtu (26/2).

Berbagai jenis ikan Mas Koki, dipertontonkan dalam kompetisi yang diprakarsai oleh Komunitas Mas Koki Palembang tersebut.

Gubernur Herman Deru menyambut baik digelarnya Sriwijaya Goldfish Competition 2022 tersebut. Dimana selain menambah wawasan, kegiatan tersebut dinilai dapat mengedukasi masyarakat terkait cara budidaya ikan mas koki.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini. Karena ini bukan hanya sekedar hobi, tapi dapat menjadi penghasilan tambahan bagi pembudidaya ikan khususnya ikan mas koki,” kata Herman Deru.

Kendati terlihat sederana, Herman Deru menyebut, dalam budidaya ikan mas koki butuh kedisiplinan dan ketelitian.

“Budidaya mas koki memang terlihat sederhana, tapi ini butuh ketelitian, kedisiplinan dan kesabaran sehingga bisa berhasil,” paparnya.

Dia menilai, di masa pandemi ini, hobi seperti budidaya ikan mas koki memang menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian kalangan masyarakat.

“Di masa pandemi ini, masyarakat lebih banyak bekerja dari rumah. Nah, hobi semacam ini memang cocok untuk mengisi waktu senggang tersebut. Selain itu juga ini dapat menjadi bisnis yang cukup baik,” paparnya.

Dia menuturkan, bisnis ikan mas koki tidak terfokus untuk menjual hasil budidayanya, namun, teknik pengembangannya, pakan, hingga tempat memeliharanya seperti aquarium juga bisa dijadikan bisnis rumahan.

“Pengembangan bisnis ini tidak harus baku dengan ikannya. Pakan, aquarium hingga teknik pemeliharaannya juga bisa dijadi usaha sampingan. Tentu ini akan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi,” terangnya.

Apalagi, menurutnya inovasi mengembangkan ikan mas koki saat ini justru dilakukan kaum milenial.

“Karakter disiplin dan ketelitian ini memang harus dimiliki. Saya apresiasi karena inovasi ini justru muncul dari kaum muda. Semoga langkah ini dapat berkontribusi pada ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui, produksi ikan mas koki di Sumsel tahun 2020 mencapai 285.000 ekor. Data tersebut menunjukkan jika masyarakat Sumsel memiliki antusiasme tinggi terhadap ikan mas koki.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua Panitia Mas Koki Palembang Sualbet Jekmin, Kapolres Banyuasin AKBP Imam Syafe’i, dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.*

Herman Deru Jadikan Porprov OKU Raya Jaring Bibit Atlet Terbaik Jelang PON 2024 Aceh

# Resmikan 11 Stadion CSR PTBA di Kab/Kota Sumsel 

Tabloid-DESA.com OKUS – Pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII OKU Raya 2021, Minggu (21/11) yang dipusatkan di Icon Danau Ranau, Kabupaten OKU Selatan sukses dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru. Porprov ini ditargetkannya dapat menjaring bibit atlet asli Sumsel yang terbaik untuk berlaga di PON Aceh tahun 2024 mendatang. 

“Kita ingin atlet muda Sumsel meraih prestasi di masa datang dengan keaslian bukan bangga menggunakan atlet daerah lain itu kebanggan semu,” ujar Herman Deru. 

Demi menjaring bibit-bibit atlet asli Sumsel berprestasi pula Herman Deru sejak menjabat komitmen menggelar piala Gubernur. Tujuannya agar klub sepakbola profesional seperti SFC di masa mendatang diisi pemain asal 17 kab/kota di Sumsel untuk berlaga di liga satu maupun liga dua. 

Terkait pembinaan para atlet ini lanjut Bapak Infrastruktur tersebut, tentu memerlukan peran KONI di kab/kota. Untuk itu Ia meminta KONI di daerah terus bersinergi dengan pihak terkait untuk meningkatkan prestasi. 

“Ini telah dibuktikan. Pada PON Papua kemarin Sumsel berhasil naik 5 peringkat dari PON sebelumnya,” jelas Herman Deru. 

Saat menyampaikan sambutan Herman Deru juga menyemangati para atlet untuk bertanding secara sportif. Ia juga meminta kepada Bupati OKU Raya, yakni Bupati OKU, Bupati OKU Timur dan OKU selatan u tuk menjaga nama baik daerah mereka sebagai tuan rumah selama 8 hari kedepan. 

“Mulai hari ini 21-28 November Bupati 3 daerah ini harus turun mengawasi semuanya, peertandingan, kecukupan konsumsi atlet, venue dan fasilitas lainnya,” papar Herman Deru. 

Melihat antusias masyarakat menyaksikan opening ceremony Porprov OKU Raya, menurut Herman Deru menggambarkan dengan jelas bawah event ini memberikan harapan banyak kepada masyarakat setempat. 

“Masyarakat tentu sangat menantikan event seperti ini karena untuk bangkit dari pandemi. Sebab untuk memulihkan ekonomi dari pandemi diperlukan event-event besar seperti ini. Alhamdulillah kemarin sudah Gran Fondo dan hari ini Porprov,” jelas pria yang dikenal sebagai Bapak Rumah Tahfidz. 

Menurut Herman Deru dampak ekonomi tentu dirasakan masyarakat. Selain menggeliatnya kegiatan ekonomi kecil, pelaku usaha rumah makan dan lain juga tentu terdampak peningkatanya. Bahkan jasa penginapan juga terimbas positif lantaran banyak tamu yang datang dan menginap. 

“Dampak event olahraga tentu berdampak pada perekonomian daerah penyelenggara. Terimakasih kepada Kabupaten OKU, OKU dan OKUS atas penyelenggaraan ini. Semoga ini sekaligus menjadi ajang persiapan Sumsel sebagai tuan rumah Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) ke-6 di Sumsel tajun 2022,” tambah Herman Deru. 

Di akhir sambutan Iapun berpesan agar para Bupati dan walikota se Sumsel mulai memilih dan memprioritaskan satu olahraga unggulan di tiap-tiap daerah. Hal ini tak lain untuk memunculkan atlet berbakat dari tiap daerah. 

“Selamat bertanding dan silahkan menikmati keindahan Danau terbesar kedua di Sumatera yakni Danau Ranau dan Keindahan Alam di OKU Raya,” jelasnya. 

Di tempat yang sama Ketua KONI Sumsel H. Hendri Zainuddin mengaku sangat berterimakasih dengan support dan bimbingan yang telah diberikan Gubernur Sumsel H. Herman Deru pada kemajuan dunia olahraga di Sumsel. 

“Porprov XIII adalah Porprov Pembinaan. Pemikiran besar Gubernur Herman Deru adalah setelah Porprov kab/kota harus punya cabang olahraga unggulan untuk memajukan Sumsel. Ini sangat luar biasa,” ujar Hendri. 

Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo B.Bus. B. Commerce mengatakan sangat berterimakasih kepada Gubernur Sumsel H. Herman Deru yang telah percaya pada OKU Selatan sebagai kabupaten penyelenggara. 

“Kami ini kabupaten kecil. Dan Pak Gubernur memberika  kami kepercayaan dan ini berhasil ini tentu tak lepas dari dukungan semua pihak. Kami sangat berterimakasih sekali dengan dukungan ini. Sehingga meski kami kabupaten kecil tapi kami diberi kesempatan menyelenggarakan event-event besar seperti

Gran Fondo dan Porprov. Semoga dengan support sport and tourism kecil kami ini semakin mewujudkan tagline Sumsel Maju untuk Semua,” papar Popo Ali. 

Menurut Popo, selain pertandingan 9 cabor, para atlet dan official dari 17 kab/kota se Sumsel selama pelaksanaan Porprov akan dihibur dengan acara open ceremony, juga kegiatan bazaar umkm di lokasi icon Danau Ranau dan berbagai pertunjukan kesenian dan budaya setempat setiap hari. 

Sementara itu Ketua Koordinator Pelaksana Porprov XIII OKU Raya 2021, Direktur Bank Sumsel Babel (BSB) Ahmad Syamsuddin mengatakan Porprov ini merupakan sarana evaluasi sekaligus pembinaan olahraga di Sumsel sekaligus peningkatan prestasi. 

“Sasaran utamanya adalah sukses penyelenggaraan dan sukses serta sukses perekonomian kerakyatan. Juga administrasi dan manajemen penyelenggaraan dan pengembangan olahraga di Sumsel,”  ujar Ahmad Syamsudin. 

Selama 8 hari tersebut terdata puluhan venue yang digunakan. Sedangkan atlet yang bertanding mencapai 5855 atlet jumlahnya.

“Karena masih dalam kondisi pandemi kita dituntut kerja extra,” jelasnya. 

Selain membuka Porprov XIII OKU Raya secara resmi, dalam kesempatan itu Gubernur Sumsel H. Herman Deru juga sekaligus meresmikan 11 stadion di sejumlah kab/kota di Sumsel yang merupakan dana CSR dari PTBA. Setelah itu juga dilakukan penyerahan bantuan mobil pemadam kebakaran secara simbolis pada Kabupaten OKUT. 

Open ceremony Porprov XIII yang digelar secara istimewa di pinggiran pelataran Danau Ranau itu sendiri begitu menyedot perhatian masyarakat. Kegiatan dibuka dengan penampilan marching band dari Gita Darma Praja dan Pol PP  dan pemadam kebakaran OKU Selatan,  dilanjutkan dengan deville bendera, deville atlet, kemudian pembacaan janji wasit dan atlet serta penyalaan api Porprov oleh Gubernur Sumsel yang dibawa oleh atlet Sumsel Catherin Kalalo. Dilanjutkan dengan penampilan tarian daerah dan peninjauan stand pameran UMKM oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KORMI Sumsel Hj Samantha Tivany B.Bus. MIB, Ketua KONI Sumsel H. Hendri Zainuddin, Bupati OKU Timur H. Lanosin Hamzah, Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad, Bupati Lahat Cik Ujang, Plt Bupati MUBA Beni Hernedi, Walikota Lubuklinggau Prana Putra Sohe, Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani SH. MH, Wakil Bupati OKU Selatan Solehien abuasir, SP. MSi, Wakil Bupati PALI H. Soemardjono, Wakil Bupati Muratara Ahmad Inayatullah, Direktur Utama PT Bukit Asam Suryo Eko Hadianto serta Ketua TP PKK OKU Selatan, Isyana Popo Ali. *