Category Archives: INFO AKTUAL

Peduli Petani Millenial, Herman Deru Raih Penghargaan Kepala Daerah Penggerak Tani Preuneur

Tabloid-DESA.com PALEMBANG- Gubernur Sumsel H Herman Deru kembali mendulang penghargaan kali ini diberikan Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (KOPITU) atas komitmennya .komitmenya mendorong para milenial di Sumsel memiliki semangat memajukan pertanian dan membentuk tanipreuneur muda.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua KOPITU, Yoyok Pitoyo kepada Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bidang Pertanian Sumsel, Repi Alrahmad, disela kegiatan Pengembangan Hilirisasi dan Ekspor Pangan Lokal Tanipreneur Camp dan Award 2021 yang digelar KOPITU bersama Tim Propaktani Kementerian Pertanian di Surabaya pada, Kamis, (4/11)

Herman Deru mendapat penghargaan dari KOPITU dalam kategori Pemimpin Daerah Penggerak GRATIEKS dan Tanipreneur Daerah 2021 serta Pejuang Petani Wong Kito Galo.

Penghargaan tersebut juga merupakan penghargaan kesekian kalinya yang diberikan kepada Bapak Pertanian tersebut. 

Terlebih begitu tingginyan komitmen Herman Deru dalam memajukan sektor pertanian dengan taget mewujudkan Sumsel Lumbung Pangan Nasional.

Selain itu sejumlah program strategis dalam mengembangkan sektor pertanian sudah dilakukan Herman Deru dalam kurun tiga tahun memimpin Sumsel. Mulai dari Kick Off Food Estate, Petani Bela Negeri Agrosolution yang sebelumnya telah dilaunching oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo.

Bukan itu saja dalam waktu dekat segera dilaunching Sumsel Mandiri Pangan. *

Ponpes di Sumsel Bakal Miliki Kurikulum Khusus Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

# Herman Deru Hadiri Semarak HSN 2021 

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengajak para santri di untuk turut andil dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Mengingat kalangan santri merupakan insan yang telah memiliki bekal agama yang kokoh sehingga dapat menjadi corong dalam rangka upaya pencegahan. 

“Selain belajar ilmu umum, lulusan ponpes juga memiliki bekal agama yang baik. Pendekatan agama harus dilakukan dalam upaya mencegah peredaran narkoba di Sumsel,” ungkapmya saat memberi sambutan pada Semarak Hari Santri Nasional (HSN) 2021 yang digelar di Griya Agung Palembang, Jumat (22/10/21) malam.

Dijelaskannya, dorongan tersebut akan ditindaklanjuti dengan memberikan bekal kepada satri asal Sumsel dengan pengetahuan terkait bahaya narkoba. 

“Kita ingin nanti ada kurikulum khusus tentang bahaya narkoba bagi satri di Sumsel. Untuk memperkuat iman dan akhlak para santri, yang selanjutnya dapat dilibatkan dalam rangka pencegahan penyalahgunaan narkoba di masyarakat,” ujarnya. 

Tak hanya itu, untuk mewujudkan secara teknis akan dikomandoi oleh Dinas Pendidikan Sumsel terkait capaian dalam pembelajaran dari kurikulum pemberantasan narkoba tersebut. 

“Setelah lulus dari ponpes, kurikulum khusus ini akan menjadi bekal bagi santri menjadi corong dalam pencegahan narkoba. Musuh kita, musuh terbesar kita adalah narkoba. Narkoba sudah menyasar ke segala aspek, dan kalangan masyarakat,” tegasnya. 

Menurut Herman Deru, saat ini Indonesia memiliki bonus demografi, bonus demografi akan menjadi sia-sia jika tidak dikelola dengan baik.

“Ponpes harus ikut serta menggembleng dan mencetak para generasi bangsa yang bebas narkoba melalui pendekatan agama,” imbuhnya. 

Tak hanya itu, seluruh mudir Ponpes di Sumsel diminta untuk meregistrasikan ponpesnya dengan tahapan yang disyaratkan oleh Kementerian Agama agar terdata dengan baik. 

“Selain bisa mendapatkan bantuan, Ponpes harus terdata pada sistem Dinas Pendidikan agar status lulusan ponpes sama atau setara dengan sekolah umum. Jangan sampai ada penyetaraan lagi setelah santri lulus dari ponpes,” ucapnya. 

Dalam peringkat HSN ini, Herman Deru mengajak para santri dan mudir untuk berintrospeksi diri terkait apa yang sudah dilakukan, produk apa yang sudah dibuat, dan apa yang akan dibuat.

“Saya akui, Ponpes di Sumsel sudah membantu dalam mensukseskan program vaksinasi. Santri harus menjadi pahlawan dalam melawan penyebaran Covid-19, mulai dari lingkungan kecil seperti keluarga hingga pada level masyarakat umum,” harapnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus Wilayah NU Sumsel, Ahmad Saifuddin Zuber mengatakan, Ponpes harus bekerja lebih keras dan memenuhi harapan publik. Harus perperan untuk kajuan bangsa dan bekerja profesional jika mendapatkan pendanaan pemerintah. 

“Mindset Ponpes harus berubah, dan ponpes harus menjadi pilihan utama. Ponpes wadah edukasi demi mencerdaskan kehidupan bangsa,” ucapnya. 

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Semarak HSN 2021, Izzah Zen Zukri mengaku, acara ini merupakan puncak peringatan Semarak HSN 2021. 

“Sebelumnya kita sudah melaksanakan berbagai perlombaan, termasuk kitab kuning, pidato tiga bahasa dengan total 12 cabang perlombaan,” ujarnya. 

Selain lomba, pihaknya juga memggelar Webinar nasional yang menghadirkan para pakar ekonomi ponpes. Tujuannya untuk meningkatkan hairah wirausaha agar ponpes bisa mandiri, bisa membantu masyarakat dan meringankan beban pemerintah. 

“Kita juga melakukan sosialisasi HSN melalui medsos. Kita ingin ponpes tidak menjadi bengkel tetapi menjadi lokasi pendidik dan penempah para negeri bangsa,” paparnya. 

Turut hadir Ketua DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati, Kabintaldam II/Sriwijaya Kol Inf Julkifli, Kapolrestabes Palembang, kombespol, Irvan Prawira Satya Putra, Achmad Saefuddin Zuber, Anggota DPRD Sumsel, Sri Sutandi, Kakanwil Kemenag Sumsel, Mukhlisuddin, Deputi Kepala Perwakilan BI Sumsel, Nurcahyo Heru Prasetyo, Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh, Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan, Direktur Utama PT CNG, Hernoe Roesprijadji, Ketua FKUB Sumsel, Mal’an Abdullah dan para tokoh ulama dan santri Ponpes di Sumsel.*

Mawardi Yahya: Harhubnas, Momentum Insan Perhubungan Tingkatkan Kinerja

# Wagub Bertindak Sebagai Irup Peringatan  Harhubnas 2021

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya mengajak semua insan perhubungan terus memperbaiki kinerja di sektor transportasi. Pernyataan itu disampaikan Mawardi usai menjadi Inspektur Upacara (irup) pada peringatan hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2021 yang dipusatkan di Dermaga Pelindo II Cabang Palembang, Jumat (17/9). 

Dalam amanat Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi yang dibacakan Wagub Mawardi Yahya menyebut  Harhubnas 2021 ini merupakan momentum yang tepat bagi Insan Perhubungan untuk terus memperbaiki kinerja di sektor transportasi, sekaligus merefleksikan apa yang sudah dilakukan dan karya apa lagi yang dapat diwujudkan ke depannya bagi bangsa dan negara. 

“Seperti kita ketahui bersama, Indonesia telah masuk tahun ke dua pandemi Covid 19. Akibatnya, tatanan di berbagai sektor mau tidak mau harus berubah, termasuk di sektor transportasi. Di Sisi Iain kita harus tetap bekerja membangun berbagai infrastruktur transportasi sebagai tugas dan fungsi utama kita,” katanya. 

Namun lanjut Wagub hal ini tentu tidak mudah makanya perlu inovasi dan terobosan tapi juga kehati-hatian. Disisi lain yang tidak kalah penting kata Wagub adalah perubahan cara pandang untuk melihat perubahan lingkungan ini sebagai sebuah tantangan yang di baliknya selalu ada peluang bagi masa depan baik untuk Sumsel dan khususnya bangsa Indonesia. 

“Kita memiliki tugas yang mulia untuk mewujudkan konektivitas yang handal, berdaya saing dan memberikan nilai tambah di seluruh Indonesia,” ungkapnya. 

Tidak hanya untuk saat ini, tetapi lebih lanjut Wagub untuk jangka panjang juga, dimana tantangan yang di hadapi tentu juga akan lebih besar. Transportasi yang lebih berkelanjutan, lebih ramah lingkungan akan menjadi sebuah keniscayaan. 

Oleh karenanya, Wagub menilai Harhubnas 2021 kali ini mengambil tema Bergerak Harmonikan Indonesia sangat tepat karena tema ini memiliki makna yang dalam. 

“Artinya seluruh unsur di sektor transportasi harus terus bergerak maju, berani berubah untuk memberi sumbangsih terbaik bagi kemajuan transportasi, yang pada akhirnya memberi harmoni bagi bangsa dan negara Indonesia. 

Turut hadir pada kesempatan ini Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel, Ari Narsa, Kasat Pol PP Provinsi Sumsel, Aris Saputra, Kepala Basarnas Sumsel, Heri Marantika, GM. PT. Pelindo II (Persero) Cabang Palembang, Silo Santoso, Danlanal diwakili Komandan Unit Intel Lanal Palembang, Kapten Laut Budi Sumarianto, Dir Polairud Polda Sumsel diwakili Wadir Polairud, AKBP Zahrul Bawadi. Kemudian Kepala OPD Sumsel/mewakili serta Kepala Dinas Perhubungan se Kabupaten/Kota di Sumsel.

Buka Uji Kompetensi Wartawan, Herman Deru: Jadilah Wartawan Berintegritas

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru membuka kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), ke- 33 di Beston Hotel Palembang, Rabu, (15/09) pagi. Dalam kesempatan itu, Herman Deru berpesan agar para wartawan yang telah lulus uji kompetensi nantinya dapat menjadi wartawan yang berintegritas. 

Selain itu Ia juga mengharapkan agar wartawan dapat menjadi menjadi garda terdepan mengenai pertahanan lingkungan guna menginformasikan sebab, akibat, dan dampaknya. 

Tak hanya itu, Herman Deru juga meminta insan pers mampu mensosialisasikan Undang-Undang dan segala produk hukum yang berkaitan dengan lingkungan. 

“Di UKW yang ke- 33 di Sumsel ini saya ingin ada tema, bahwa wartawan mampu menjadi garda terdepan untuk pertahanan lingkungan minimal menginformasikan sebab, akibat, dan dampaknya dan juga mensosialisasikan segala produk hukum yang berkenaan dengan lingkungan,” ujar Herman Deru mengawali sambutannya. 

Herman Deru menilai, perlunya peran serta wartawan dalam mensosialisasikan hukum-hukum terkait lingkungan, melalui informasi yang dibuat dari profesi wartawan sehingga warga di pelosok desapun   mengetahui segala bentuk pembangunan fisik, non fisik dan  kebijakan yang diambil pemerintah. 

“Kita butuh peran serta wartawan dalam hal mensosialisasikan penegakan hukum yang menyangkut lingkungan, karena penegakan hukum tanpa ada sosialisasi juga belum cukup dan juga masyarakat yang berada di desa-desa butuh sekali penyebaran informasi tentang lingkungan dan sanksi-sanksinya,” ucapnya. 

Dikatakan Herman Deru, marwah (kehormatan) seorang wartawan bukan sekedar menerima kartu lulus UKW saja, menurutnya wartawan harus mempunyai simbol dari ilmu  yang didapat dilapangan. 

“Marwah seorang wartawan itu tidak cukup dengan mempunyai kartu lulus UKW, karena itu wartawan harus mempunyai simbol melalui ilmu yang didapat dilapangan dengan kode etik Jurnalistik tentunya. Diantaranya juga dapat memahami adat budaya dan kearifan lokal, serta pemahaman tentang apa yang disebarkan kepada masyarakat,” ujarnya 

Herman Deru juga, berpesan kepada seluruh peserta UKW untuk menjadi wartawan yang berintegritas dan mempunyai identitas serta mempunyai pemahaman terhadap agama, suku, dan budaya. 

“Saya berpesan, jadilah diri sendiri jangan menjadi orang lain dan jadilah wartawan yang mempunyai integritas, beridentidas serta mempunyai pemahaman terhadap agama, suku, budaya,” imbuhnya. 

Diujung sambutannya Herman Deru kembali menegaskan bahwa Wartawan dapat membantu program yang sedang digencarkan dimana program tersebut adalah untuk “Mencintai Lingkungan”, dirinya menjelaskan dibuatnya program ini untuk memberi pemahaman kepada masyarakaat tidak berbuat ilegal terhadap lingkungan. Dan Herman Deru berharap agar PWI selalu menjadi contoh organisasi untuk organisasi sejenisnya. 

“Belakangan ini juga saya dengungkan program cinta lingkungan, program ini dibuat untuk pemahaman kepada masyarakat agar tidak bertindak ilegal terhadap lingkungan untuk itu kita sama-sama memberitahu masyarakat melalui wartawan sekalian juga. Dan semoga PWI selalu menjadi contoh bagi organisasi sejenisnya,” tutupnya. 

Sementara itu Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, H. Firdaus Komar mengatakan,  UKW ini diikuti oleh 18 peserta  meliputi  wartawan media cetak, elektronik dan online. Dimana dalam hal ini PWI menjadi penguji sedikitnya 254 Wartawan di Sumsel yang telah lulus UKW. 

“UKW ke 33 kali ini diikuti oleh 18 wartawan yang tergabung dalam media cetak, elektronik, dan online. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya PWI menjadi dewan  penguji, di Sumsel ini ada 254 Wartawan yang telah dinyatakan lulus UKW oleh PWI,” ujar Firdaus. 

UKW ke 33 kali ini lanjut dia, mengambil tema “Dengan Uji Kompetensi Mewujudkan Wartawan Beretika, Profesional, dan Berwawasan,”.

Firdaus mengungkapkan, sejak UKW diadakan dari tahun 2010 lalu, PWI sepakat untuk berperan menjadikan wartawan yang berkompeten dan didasari oleh kode etik Jurnalistik. Serta juga menjalin sinergi dengan pemerintahan, dibantu oleh SKK Migas sehingga terjalannya acara UKW tersebut. 

“Terjalannya acara ini juga tidak lain tidak bukat turut sertanya SKK Migas Sumsel yang berkomitmen menjadikan wartawan disumsel beretika, profesional, dan berwawasan. Kita juga akan selalu membangun sinergi dengan pemerintahan,” ucapnya.

Firdaus juga mengungkapkan rasa bangganya kepada Gubernur Sumatera Selatan yang selalu peduli terhadap Insan Pers di Sumsel, dimana Herman Deru selalu mendukung dalam meningkatkan profesionalisme  Wartawan. 

“Dalam hal ini juga saya selaku ketua PWI sumsel sangat bangga kepada Gubernur Sumsel, H. Herman Deru atas komitmen beliau membantu memajukan Pers di Sumsel karena Pak Gub sendiri orang yang perduli Pers,” ungkapnya. 

Ditempat yang sama, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Maherawan mengatakan UKW ini digelar untuk meningkatkan kapasitas Jurnalis dalam membantu program pemerintah setempat. 

“UKW ini juga digelar bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Jurnalis yang berkompeten yang sudah lulus UKW dalam membantu program Pemerintah setempat,” kata Anggono .

Dirinya juga mengatakan bahwa melalui UKW ini dapat menjalin sinergisitas antara wartawan dan SKK Migas. 

“Kami juga berharap dengan digelarnya UKW ke 33 ini, wartawan dapat menjalin sinergisitas dengan SKK Migas Sumsel,” tutupnya. 

Turut hadir juga dalam acara tersebut,  Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang Diwakili Bidang Advokasi Perstuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, H. Oktaf Riady, SH , Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan.

Herman Deru Kukuhkan FU3SS Kuatkan Pondasi Pembangunan Sumsel

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru resmi kukuhkan Forum Ukhuwah Ulama Umaro Sumatera Selatan (FU3SS) Periode 2021-2025bertempat di Griya Agung Palembang, Rabu (15/9).

Pengukuhan kepengurusan FU3SS tersebut diawali dengan pembacaan Surat Keputusan  (SK) Gubernur Sumatera Selatan Nomor 420’LPTS/III/2021 Tentang Pembentukan Perungurus Forum Ukhuwah Ulama-Umaro Provinsi Sumsel Periode 2021-2025.

Dimana dalam SK tersebut  selaku  Ketua Umum FU3SS, Gubernur Sumsel H Herman Deru, Ketua Harian, H. Solihin Hasibuan, Sekretaris H Habib Mahdi Shahab, Bendahara Supriantoni.

Dalam arahannya  Herman Deru menyebut dibentuk FU3SS ini sebagai pondasi dalam pembangunan Provinsi Sumsel, sebab pembangunan tidak bisa berjalan tanpa adanya ukhuwah atau persaudaraan dan kerjasama yang terjalin baik antar kekuatan ulama, umaro dan umat.

“Dalam menjalankan pembangunan ini kita butuh  kerjasama atau sinergitas antara ulama, umaro, dan umat  dari berbagai  level tingkatan  pemerintahan mulai dari   tingkat desa hingga provinsi,” ungkap Herman Deru mengawali sambutannya.

Tak hanya itu saja, lanjut Herman Deru hadirnya FU3SS ini juga untuk dapat memadamkan perselisihan atau percikan-percikan kecil melalui   mempererat silaturahmi dengan meneguhkan kehormonisan antara ulama dan  pemerintah atau umaro yang juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan Sumsel zero konflik. Maka itu usai dilantik Herman Deru minta kepengurusan ini langsung bergerak dalam menjalankan tugas dan fungsinya. 

“Selamat bertugas, mudahan-mudahan orgainisasi ini menjadi mitra bagi organisasi lain dan memperkokoh dalam membangun Sumsel,” tambahnya.

Dia juga mengharapkan mereka yang duduk dalam kepengurusan untuk dapat  bertindak secara fleksibel dengan tidak memandang suku, aliran atau organisasi tertentu.

“Mereka yang duduk dalam kepengurusan ini memang betul-betul sosok yang kita anggap bisa berfungsi seperti kunci inggris. Bisa dipakai disegala kondisi.  Yang kita harapkan bagimana baut yang karatan bisa lepas dan tidak patah,” tandasnya.

Adapun fungsi dari FU3SS lanjut Herman Deru  melakukan koordinasi, pembinaan kehidupan beragama  khususnya agama Islam dengan jajaran  Pemprov. Sumsel. Melakukan pemantauan, pembinaan dan mendorong  terciptanya hubungan harmonis antara umat Islam dengan Pemprov Sumsel.

Sementara itu, Ketua Harian FU3SS, Ustadz KH. Solihin Hasibuan mengatakan didalam organisasi FU3SS bertemunya para ulama dan umaro. Menurutnya hadirnya organisasi ini akan memberikan yang terbaik bagi Sumsel. 

“Niat kita para pengurus memberikan yang terbaik sesuai kemampuan. Dan kita para ulama dan umaro terus bersama-bersama mendukung pembangunan di Sumsel,” imbuhnya.

Dia menyebut  butuh kerjasama antara ulama dan umaro dalam menjalankan misi pembangunan, baik pembangunan  fisik yang menjadi domain umaro atau pemerintah, sedangkan pembangunan dan non fisik (mental spiritual) menjadi tanggung jawab para ulama.  

”Jika ulama dan umaro sudah bersatu, makan apapun tantangan yang timbul akan mudah diselesaikan,” pungkasnya.

Usai pengukuhan  Gubernur Herman Deru  berkenan menyerahkan bantuan Kendaraan Operasional FU3SS yang diterima Ketua Harian FU3SS, Ustadz KH. Solihin Hasibuan.

Hadir pada kesempatan ini, Wakil Ketua DPRD Sumsel, Kartika Sandra Desi, Anggota DPRD Sumsel H Alfarenzi Panggarbesi, Alim   Ulama, Forkopimda  dan Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumsel.

Herman Deru Jadikan Sumsel Sebagai Daerah Mandiri Benih

# Luncurkan Aplikasi Market Place Sibejajo

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru terus berupaya memajukan sektor pertanian. Bahkan dia berkeyakinan jika sektor ini digarap dengan serius dengan keterlibatan semua elemen pemangku kebijakan  serta  dukungan  masyarakat maka Sumsel tidak hannya berada diperingkat lima  nasional seperti sekarang ini namun daerah ini  akan  menjadi nomor satu penghasil secara nasional.

“Seharusnya kita tidak berada di peringkat lima sebagai penghasil pangan Nasional. Melainkan kita ada diposisi pertama secara nasional. Tapi ini harus komitmen salah satunya benih yang digunakan juga harus benar dan bermutu,”  ungkap  Gubernur Herman Deru  saat membuka Kegiatan Peningkatan Kompetensi Petugas Pengawas Benih Tanaman (PBT), Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Petugas Peningkatan Ekonomi Pertanian- Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (PPEP- POPT) dan Penangkar Benih Tanaman Pangan bertempat di Hotel Santike Premier Palembang, Selasa (6/7).

Menurut Herman Deru tidak ada satu orang pun yang tidak butuh pangan, meski berganti era  kepemimpinan,  sektor pertanian masih tetap eksis. Terbukti meski di masa pandemi Covid-19 sektor pertanian tetap terjaga. 

“Sampai saat ini, pangan tetap menjadi andalan. Termasuk juga dalam upaya pemulihan ekonomi. Kita bersyukur ekonomi kita  idak  terganggu akibat pandemi Covid-19 ini,” ucapnya.

Oleh karena itu, dia mengajak semua pemangku kepetingan untuk tetap  komitmen dan fokus memajukan   sektor pertanian  Sumsel yang potensinya sangat besar. Karena itu dia mengharapkan akan muncul benih benih unggulan hasil penangkaran yang dikelola oleh para kelompok tani di Sumsel.

“Daerah kita ini dikenal dengan pertanian, bahkan hingga saat ini kita melaunching sebuah cara yang sangat modern seperti Aplikasi Market Place Sibejajo,” ucapnya.

Tak hanya Aplikasi itu, sebelumnya juga lanjut Herman Deru dalam mendorong dan mengembangkan sektor pertanian di Sumsel beberapa waktu lalu sudah melakukan Kick Off Food Estate dibeberapa Kabupaten di Sumsel.

Dia harapkan dalam peningkatan produksi pertanian ini ada juga efisiensi dan jaminan mutu yang perlu ada pengawasan dan konsitensi. Termasuk disisi lain dirinya yakin dengan  penggunaan   Alsintan yang modern sedapat mungkin   bisa menekan losis.  Disamping itu dia mengharapkan  akan  muncul Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dibidang pertanian. Untuk itu dalam waktu dekat  Pemprov Sumsel akan mentakover salah satu Perguruan Tinggi  yang khusus  mencetak alumni yang mumpuni dibidang pertanian.

“Satu kebanggaan lagi untuk petani, Insya Allah mulai tahun depan, Pemprov akan men-take over satu lembaga Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian untuk di jadikan model bagi pendidikan pertanian. Nah bila perlu nanti dosennya Kepala Dinas Pertanian se kabupaten/ kota, ini kalau kita sudah bicara komitmen,” tutupnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura Sumsel, H.R. Bambang Pramono mengatakan, sektor pertanian ini sudah menjadi komitmen dari Gubernur Sumsel Herman Deru untuk dikembangkan. Karena itu butuh pelatihan bagi para tenaga Pendamping Peningkatan Ekonomi Petani (P2EP) atau disebut PPL. 

Untuk petugas PPL  dilatihan untuk menjadi pengawas benih sehingga bisa membimbing para penangkar untuk bisa menjadi penangkar katalog dengan harapan Sumsel tahun 2024 bisa menjadi mandiri benih.

“Kami juga mendidik tenaga PPL dimana untuk menjadi pengawas benih agar bisa membimbing penangkar-pengkar kita yang saat ini kita proses menjadi penangkar katalog sehingga diharapkan nanti Sumsel 2024 bisa menjadi mandiri benih dengan capaian 25 ribu ton bisa diproduksi,” ucapnya.

Selain itu, Dinas Pertanian Sumsel juga menggandeng PT. Patani yang sudah menyiapkan aplikasi Market Place Sibejajo dalam mengakomodir semua petani di Sumsel.

Nanti semua prodak-prodak dan semua hasil petani yang di hasilkan akan ada di aplikasi ini termasuk kita juga menggandeng produsen perbenihan di Sumsel.

Tak hanya itu, diapliaksi tersebut,  juga akan mengundang semua produsen alat mesin pertanian baik yang ada di nasoinal maupun lokal yang tidak kalah kualitasnya.

“Nanti Petugas yang mengikuti pelatihan ini nantinya akan membimbing para petani termasuk penggunaan aplikasi Market Place Sibejajo,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Dirut Pandu Petani Indonesia ( Patani ), Sarjan Tahir mengaku senang pasalnya pihaknya dapat memberika sumbangsih bagi para petani untuk bisa memasarkan hasil-hasil komoditi di Sumsel melalui Aplikasi Market Place Sibejajo.

“Ini sebenarnya janji kami saat audiensi kepada pak gubernur bahwa kami ingin berbuat yang terbaik bagi sumsel. Alhamdulillah dengan ide dari beliau untuk bisa menghadirkan Aplikasi ini, sehingga kita bisa memasarkan seluruh hasil pertanian di Sumsel bukan hanya untuk pasar lokal tapi juga nasional bahkan internasional,”  tambahnya.

Dikesempatan  yang sama  Gubernur   Herman Deru bersama Dirut PT. Patani, Sarjan Tahir melakukan penandatanganan kesepakatan bersama tentang Kerjasama Pertanian dan Pemasaran Hasil Pertanian. Serta   penandatanganan   MoU antara Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura Sumsel bersama PT. Pusri dan Bank Sumselbabel serta seluruh Kepala Dinas Pertanian se Kabupaten/kota se Sumsel dalam rangka menuju Sumsel mandiri benih tahun 2024.

Herman Deru Ajak Mahasiswa Sholat Istisqo Atasi Karhutla

#Gubernur Tinjau Sejumlah Titik Lokasi Karhutla di Kab. Ogan Ilir

karhutla3Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Usai meninjau sejumlah titik Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Ogan Ilir, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H. Herman Deru bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menemui para mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (17/9) petang. Continue reading Herman Deru Ajak Mahasiswa Sholat Istisqo Atasi Karhutla

Jalin Kemitraan dengan BRI, Dodi Yakin BUMDes di Muba Makin Maju

BUMDES3Tabloid-DESA.com SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) menggelar Seminar Kemitraan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Persero Tbk Cabang Sekayu, dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se Kabupaten Muba.  Continue reading Jalin Kemitraan dengan BRI, Dodi Yakin BUMDes di Muba Makin Maju