BIOS1Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Bios 44 diperkenalkan pada peserta yang mengikuti acara The Asean Bonn Challenge Palembang South Sumatera Indonesia bertempat di hutan restorasi gambut Sepucuk lahan Perhutani Dishut Prov. Sumsel di Desa Kedaton Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI, di wilayah Kodim 0402/OKI, Senin (9/5).

Tujuan dari rombongan delegasi Bonn Chalenge dari negara-negara Asean yang didampingi oleh Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin, Bupati OKI Iskandar, SE, Dandim 0402/OKI dan Kapolres OKI meninjau hutan restorasi gambut Sepucuk ini adalah untuk melakukan riset dan penelitian hutan gambut yang dapat ditanami tanaman kayu jenis ramin, jelutung, meranti dan pulei rawa dengan luas area 20 Ha yang hanya ada satu-satunya di wilayah Indonesia.

BIOS2

Pada kesempatan ini para Delegasi Bonn Chalenge diberi kesempatan untuk menanam pohon jenis Ramin, Jelutung, Meranti dan Pulei Rawa di area hutan restorasi gambut Sepucuk tersebut. Di area hutan restorasi gambut ini juga telah di sediakan lahan Demontrasi Ploting (Demlot) oleh personel Kodim 0402/OKI yang telah diberi BIOS 44 untuk diperkenalkan kepada para peserta yang hadir dalam acara tersebut.

BIOS3

Dari beberapa peserta dan delegasi asing yang hadir menanyakan tentang BIOS 44 tersebut, selanjutnya dijelaskan oleh Babinsa Ramil 402-10/Kayuagung Serka Agus yang didampingi oleh pemandu bahasa.

Dalam penjelasannya Babinsa mengatakan bahwa BIOS 44 merupakan mikro organisme yang berkembang dan membentuk jaringan (stuktur) tanah baru, pada awalnya BIOS 44 digunakan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi di wilayah Sumsel, dan kini sudah dikembangkan pada lahan pertanian dan perkebunan untuk meningkatkan produktivitas, yang semula lahan tandus/tidak subur menjadi subur.

BIOS4

Dari penjelasan Babinsa tersebut akhirnya para delegasi memahami tentang pengguaan dan manfaat BIOS 44, selanjutnya mereka menyempatkan diri untuk mencoba menanam tanaman di lahan yang sudah diberi BIOS 44 dan mereka merasakan ada perbedaan khusunya pada tingkat kepadatan tanahnya.

Comments

By admin

Leave a Reply