karet1Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Penghargaan dan pengakuan positif terhadap inovasi Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin atas implementasi pembangunan jalan aspal karet terus berdatangan. 

Setelah dinobatkan sebagai Kepala Kepala Daerah Inovator dari Kementerian PUPR atas inovasi aspal karet pada Desember 2018 lalu, kini Sabtu (6/4/2019) malam kandidat Doktor Universitas Padjajaran kembali mendapatkan Penghargaan Pelopor Infrastruktur Aspal Campur Karet dari media online Sumeks.co atas inovasi pembangunan jalan aspal karet yang sudah diterapkan di wilayah Muba.

“Kami menilai Inovasi ini sangat memberikan kontribusi bagi masyarakat khususnya kalangan petani karet di Muba, selain itu inovasi ini benar-benar terobosan yang sangat baik,” ujar H Mahmud, General Manager Sumeks.co di sela kegiatan Malam Penghargaan Kepala Daerah di Sumsel dan sekaligus Launching Media Online Sumeks.co di Ballroom Hotel Harper Palembang, Sabtu (6/4/2019) malam.

Sementara itu, dalam kesempatan menerima penghargaan tersebut, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekda Muba Drs Apriyadi MSi mengatakan, Sejak diterapkan pada Oktober 2018 lalu, pembangunan infrastruktur jalan aspal bercampur karet di Kabupaten Musi Banyuasin terus menuai apresiasi dan pengakuan positif dari berbagai pihak. Bahkan, beberapa waktu lalu Presiden RI Joko Widodo menyebutkan pembangunan jalan aspal karet di Muba merupakan jalan keluar untuk mendongkrak harga karet di kalangan petani.

karet2

Sementara itu, awal mula inovasi pembangunan jalan aspal karet di Muba tersebut disebabkan anjloknya harga karet di kalangan petani rakyat dan membuat keprihatinan bagi Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, tak ingin kondisi itu berlarut dan membuat keterpurukan bagi petani karet, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin akhirnya menerapkan pembangunan jalan aspal berbahan karet yang pertama kali diterapkan di Indonesia dan kali ini dimulai di Desa Mulyorejo B4 Kecamatan Sungai Lilin.

“Untuk tahap pertama ini kita bangun jalan aspal berbahan campuran karet di Desa Mulya Rejo B4 Kecamatan Sungai Lilin dengan panjang jalan 465 meter,” jelas Apriyadi.

Dijelaskan, pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet itu menggunakan teknologi pembangunan Aspal Hotmix Menggunakan Campuran Serbuk Karet Alam Teraktivasi (SKAT).

“Ada tiga teknik yang bisa digunakan untuk pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet dan di Muba kita menggunakan teknologi SKAT, implementasi ini pertama di Indonesia,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk tahap awal pembangunan aspal berbahan campuran karet di Muba tersebut di sepanjang jalan 465 meter mampu menyerap 8,49 ton karet alam milik petani rakyat di Muba.

“Ini sangat efektif dan membuktikan kalau implementasi pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet akan mendongkrak harga karet di kalangan petani khususnya di bumi Serasan Sekate ini,” terangnya.

Kemudian, Apriyadi menyebutkan pada Tahun 2019 ini kabupaten Musi Banyuasin terus berkomitmen untuk menerapkan pembangunan infrastruktur  dengan Inovasi Aspal Karet. Pembangunan infrastruktur aspal karet tahun 2019 ini akan direalisasikan diantaranya di Rumah Dinas Bupati. Sp.AMD – SD Model. Dalam kelurahan Babat. Sp.KUD Trijaya – Tanjung Agung dan. Sekayu 2 ruas. Babat 1ruas. Lais 1 ruas total panjang jalan keseluruhan 5 KM.

“Dan untuk anggaran dari hadiah penghargaan Kementerian PUPR sebesar 20 Milyar akan dialokasikan untuk pembangunan infstruktur jalan Ruas jalan Ahmad Dahlan (dalam kota sekayu) sepanjang 400 meter lebar 12 meter, 2 jalur, pemeliharaan jalan ruas desa teladan- simpang supat 8 km dan peningkatan jalan simpang pauh- beji mulyo sepanjang 3 km,” pungkasnya.

Pada rangkaian kegiatan tersebut juga turut dihadiri Direktur Utama WSM (Sumeks Grup) wilayah Sumbagsel dan Jawa Barat, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Auri Jaya dan Kepala Daerah atau perwakilan dari 17 Kabupaten/Kota di Sumsel penerima penghargaan dari media online Sumeks.co.

Comments

By admin

Leave a Reply