OPSKATARAK18 (3)Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Dalam rangka upaya percepatan eliminasi kebutaan akibat katarak tahun 2017 di wilayah Kodim 0418/Palembang, diadakan skrining katarak kepada calon pasien operasi katarak yang didatangkan dari wilayah teritorial Kodim 0418/Palembang bertempat di Rumah Sakit Tk.II dr. AK. Gani Kesdam II/Sriwijaya Palembang, Jumat (24/11).

Pada kesempatan tersebut sebanyak 95 orang calon pasien operasi katarak didampingi para Babinsa yang dengan senang hati menjemput dari rumah calon pasien ke Rumah Sakit Tk.II dr. AK. Gani, bahkan menuntun para calon pasien yang mayoritas sudah berusia diatas 60 tahun.

Skrining sebelum pelaksanaan operasi katarak tersebut diselenggarakan atas kerjasama Kemenkes RI, TNI AD dan Perdami (Persatuan Dokter Mata Indonesia). Para calon pasien ini sudah melalui penjaringan yang dilakukan beberapa hari yang lalu, dan pada hari ini yang dinyatakan menderita katarak mengikuti pemeriksaan kesehatan terakhir di RS. Tk.II dr. AK.Gani, bagi yang memenuhi syarat akan menjalani operasi.

OPSKATARAK18 (4)

Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM. Putranto, S.Sos. yang didampingi oleh Asintel dan Aster Kasdam II/Swj, Danpomdam II/Swj, Kakesdam II/Swj, Karumkit dr. AK. Gani, Dandim 0418/Palembang Letkol Inf Romas Herlandes, S.E., M.Si., M.M., Pabandya Bakti Sterdam II/Swj, Pasi Bakti Siterrem 044/Gapo, para Pasi dan Danramil jajaran Kodim 0418/Palembang beserta para Babinsa.

“Skrining tersebut merupakan tahapan yang harus dijalani oleh calon pasien apakah yang bersangkutan menderita katarak atau penyakit lainnya, karena setelah dilakukan skrining dari 95 orang calon pasien tersebut tidak semuanya dinyatakan katarak, bisa diakibatkan oleh penyakit mata yang lain seperti  daging tumbuh,” tutur Karumkit Kolonel Ckm dr. Ismi Purnawan, Sp.JP., MARS.

Seperti yang diutarakan oleh salah seorang calon pasien, M. Yahya Hatimi (68) dari Kelurahan Talang Semut Bukit Kecik sering merasa pusing dan matanya terasa gelap sejak 3 tahun yang lalu dan berkeinginan untuk mengikuti operasi.

OPSKATARAK18 (2)

Berbeda dengan Abdullah (72) dari Kelurahan Pulo Kerto Gandus mengeluhkan bahwa mata yang sebelah kanan sudah tidak dapat melihat sama sekali sedangkan yang sebelah kiri hanya sedikit buyar.

Keduanya merasa senang setelah mendengar informasi adanya rencana operasi katarak tersebut dari Babinsa yang bertugas di kelurahannya dan terpanggil untuk mengikuti operasi karena dilaksanakan secara gratis dengan harapan setelah menjalani operasi, kedua matanya akan dapat melihat dengan normal kembali.

Comments

By admin

Leave a Reply