• Home »
  • INFO AKTUAL »
  • 38 Unit Motor Bodong Disita, Warga yang Merasa Kehilangan Silahkan Cek ke Polres Empatlawang

38 Unit Motor Bodong Disita, Warga yang Merasa Kehilangan Silahkan Cek ke Polres Empatlawang

kapolres

Tabloid-DESA.com EMPATLAWANG – Masih banyaknya kendaraan bermotor roda dua yang tidak dilengkapi dengan bukti surat-surat resmi di kabupaten Empatlawang membuat kondisi kriminalitas di daerah ini masih perlu penanganan lebih serius lagi dari pihak kepolisian untuk menciptakan kabupaten Empatlawang yang aman dari tindak kriminal jalanan.

Dari periode Januari hingga Juli 2019 saja, ada beberapa kasus yang berhasil diungkap dan diselesaikan Jajaran Polres Empatlawang.

Belum lama ini Satreskrim Polres Empatlawang berhasil menangkap Riansyah (30) warga Tanjungkupang Kecamatan Tebingtinggi Empatlawang.

Riyansah diketahui begal sadis kerap melukai para korban yang diincar di jalan, sudah ada lima laporan ke pihak polisi yang tersangkanya melibatkan Riyansah.

Kapolres Empatlawang, AKBP Eko Yudi Karyanto mengatakan Polres Empatlawang tidak akan segan untuk menindak tegas para pelaku kriminal yang ada di Empatlawang.

“Kita akan terus tindak tegas kepada siapapun pelaku yang bisa membahayakan baik petugas maupun masyarakat,” kata AKBP Eko Yudi Karyanto, Rabu (10/7/2019) lalu.

Tersangka Riyansah dikatakan AKBP Eko kerap melukai korban dengan cara membacok setelah korban terkena bacokan tersangka baru menguasai sepeda motor korban.

Dalam kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) di Empatlawang sedikitnya polisi berhasil menyita 38 unit sepeda motor bodong tanpa surat kendaraan dibawa ke Mapolres Empatlawang.

Sebanyak 8 unit sepeda motor sudah diambil pemilik kendaraan dengan membawa surat kendaraan STNK dan BPKB.

Sebanyak 29 unit sepeda motor lagi tersisa di Polres Empatlawang, sampai saat ini para pemilik kendaraan belum bisa menunjukan bukti.

“Kita informasikan mungkin ada sepeda motor milik warga pernah kehilangan silahkan datang ke polres untuk dicek, dengan membawa surat kendaraan bukti kepemilikan,” kata Eko.

Comments