Herman Deru Resmikan Klinik Rehabilitasi Narkoba Gratis Untuk Masyarakat

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menyampaikan rasa bangga dengan telah diresmikannya Klinik Rehabilitasi Al-Hayzza yang fokus pada prngobatan pemulihan bagi pasien ketergantungan narkoba.

Menurutnya, inisias  Duta Anti Narkoba Provinsi Sumsel Ratu Tenny Leriva untuk menghidupkan kembali pusat rehabilitasi yang berkerjasama dengan Yayasan Masjid Agung Palembang sangat tepat, mengingat  Narkoba adalah tantangan baru bagi generasi muda Indonesia yang dapat menghancurkan generasi muda jika tidak ditanggulangi.

“Semua stakeholder yang terkait pada pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba untuk lebih fokus dan sinergi dalamm menurunkan peredaran narkoba di Sumsel. Semua elemen masyarakat harus turun tangan menyelamatkan generasi bangsa dari ketergantungan narkoba,” tegas Gubernur Herman Deru saat  Peresmian Klinik Rehabilitasi Al-Hayzza YMAP dan Penandatanganan Kerjasama Yayasan Masjid Agung dengan Yayasan Leanpuri Center  Fondation bertempat di Depan Masjid Agung Palembang, Sabtu  (29/1) sore. 

Herman Deru menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumsel berkomitmen untuk melakukan pemberantasan narkoba, terlebih hadirnya gedung Al- Hayzza sebagai bentuk kepedulian terhadap rehabilitasi para pecandu narkoba.

“Dengan  fungsikannya  kembali gedung rehabilitas. Masyarakat  harus terbuka jika  ada anggota keluarganya  pengguna narkoba,” imbuhnya. 

Ia menerangkan, saat ini ada beberapa perubahan regulasi yang membidangi dalam urusan narkoba memudahkan untuk dapat di rehabilitasi. 

“Klinik ini juga nanti saya minta aktif  bekerjasama dengan RT,RW, dan Lurah agar tau dan tepat sasaran. Goal-nya kita berharap berkurang, syukur bisa lenyap. teruslah Al-Hayzza berbuat untuk kepentingan masyarakat umum,” pungkasnya.

Sementara Duta Anti Narkoba Provinsi Sumsel yang juga selaku  Pembina Leanpuri Center dan Fondation,  Ratu Tenny Leriva menambahkan, Al- Hayzza artinya adalah kemenangan, launching klinik ini pula merupakan hasil kolaborasi dengan yayasan Masjid Agung. 

Untuk mekanismenya, para pasien yang di rehab akan melalui tahap konseling, evaluasi, monitoring dan suport group.

“Pendekatan yang dilakukan melalui nilai agama dan akan ada kolaborasi ustad-ustadzah dari Masjid Agung, tim medis dari Masjid Agung, Dinas Kesehatan Provinsi dan Rumah Sakit Ernaldi Bahar,” tuturnya.

Lebih Jauh Ratu mengatakan, support group yang dimaksud nantinya pasien yang direhab akan dikumpukan kemudian dimediasi oleh seorang expert seperti psikolog agar mereka bisa berbagi pengalaman.

“Agar mereka dapat bersama-sama melaluli masa kelamnya karena penyalahgunaan narkoba, rehab ini bersifat gratis. Kami juga mengajak Gerakan Anti Narkoba dan unsur lainya untuk berbagi ilmunya kepada kami.Yayasan Lleanpuri Center dan Fondation  membutuhkan support dari semuanya dan yang peduli masa depan bangsa ini,” pungkasnya.

Hadir  dalam kesempatan ini Ketua Umum Yayasan Masjid Agung Palembang Ir. Kgs H. Ahmad Sarnubi , Kepala BNN Provinsi Sumsel Brigjen. Pol. Djoko Prihadi, S.H, serta Kepala Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Sumsel KH. Mal’an Abdullah.*

Sukses Hadirkan Wajah Baru Monpera, Herman Deru Dielu-elukan Warga Kota Palembang

Tabloid-DESA.com PALEMBANG –  Gubernur Sumsel H. Herman Deru mendapat apresiasi dari segenap warga Kota Palembang. Hal ini tak lain karena keberhasilannya menghadirkan wajah baru pada monumen bersejarah Monpera dengan tampilan yang sangat instagramable. 

Seperti dituturkan Wahyu Santoso, 38, warga Talang Kelapa. Menurutnya sekarang tampilan Monpera jauh lebih menarik dari pada sebelumnya. Tampilannya yang lebih kekinian dengan fasilitas mainan anak-anak yang lengkap serta adanya pojok baca digital membutnya tambah berminat mengajak kedua anaknya untuk menghabiskan akhir pekan di kawasan Monpera. 

“Dulu beberapa kali kesini, tapi hanya siang hari. Kalau sudah sore agak takut. Kalau lihat sekarang sudah jauh lebih bagus dan banyak pilihan untuk hiburan anak-anak,” ujar Pria berkacamata itu. 

Iapun berterima kasih kepada Pemerintah khususnya Gubernur Herman Deru yang berinisiatif membantu perbaikan wajah Monpera ini tanpa meninggalkan bentuk aslinya. Selain untuk hiburan, kunjungan ke icon Palembang ini juga bisa jadi sarana edukasi bagi anak muda dan generasi sekarang. 

Senada diungkapkan, Cindy, 16, remaja yang tinggal di Jakabaring. Menurutnya Ia sudah tak sabar melihat tampilan Monpera secara langsung yang menurutnya sangat instagramable. 

“Sudah lihat beberapa minggu ini foto-fotonya di medsos terutama instagram. Ini Gak sabar mau kesana,” ujarnya bersemangat. 

Iapun mengucapkan apresiasinya kepada Pemprov Sumsel yang telah berinisiatif membantu Pemkot Palembang memperbaharui Icon Palembang tersebut. Sehingga menjadi tempat yang nyaman bagi warga untuk menghabiskan akhir pekan. 

Dalam sambutannya saat meresmikan Taman Area Publik Kawasan Monpera dan Pojok Baca Digital Kawasan Monpera, Sabtu (29/1), Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan bantuan yang diberikan Pemprov melalui Dinas Perkim Sumsel ini tidak sebanding dengan perjuangan yang telah diberikan para pahlawan terdahulu. 

Melalui perbaikan wajah baru Monpera tanpa meninggalkan bentuk aslinya diharapkannya dapat menjaga spirit perjuangan yang telah dicontohkan para pejuang. 

“Kita (Pemprov) ingin bantu Palembang dari berbagai sektor, jadi  bukan hanya infrastruktur jalan, jembatan dan drainase yang kita bantu. Tapi Saya juga ingin membuat warga Palembang bahagia. Karena kalau warganya bahagia jadi semangat membangun daerah,” ujarnya. 

Lebih jauh Herman Deru juga berpesan kepada Walikota Palembang agar dapat mengajak masyarakat menjaga Icon kebanggaan wong Palembang tersebut. 

Dengan cara tidak mengotori, menjaga kebersihan dan menjaganya dari tangan-tangan jahil yang suka merusak fasilitas yang telah disediakan 

“Jika nanti ada pemuda yang kreatif graviti ini bisa difasilitasi jangan sampai tempat yang sudah dibangun begitu indah ini tercoreng keindahannya bahkan tercoreng maknanya,” ujar Herman Deru. 

Kepada Duta Literasi Sumsel, Herman Deru juga berpesan agar menjadikan Pojok Baca Digital yang ada sebagai sarana tempat literasi semua ilmu pengetahuan. Tak terbatas pada kalangan anak-anak atau remaja tapi juga pada seluruh masyarakat yang berkunjung ke kawasan Monpera. 

Sementara itu Walikota Palembang H. Harnojoyo dalam sambutannya mewakili segenap warga Kota Palembang langsung menyampaikan rasa terimakasihnya atas kepedulian Gubernur Herman Deru pada icon-icon Kota Palembang. 

Menurutnya bantuan yang diberikan Gubernur kali ini sangat mereka butuhkan terutama untuk meningkatkan daya tarik wisatawan ke Kota Palembang. 

“Kota Palembang ini tidak ada SDA untuk meningkatkan PAD kita mengandalkan sektor jasa. Dan ini membutuhkan keindahan, keramahan dan kenyamanan. Dan tentu kehadiran wajah baru Monpera yang indah ini akan menambah daya tarik orang berkunjung ke Palembang,” ujarnya. 

Di tempat yang sama Kepala Dinas Perkim Sumsel, Basyaruddin Akhmad mengatakan kawasan ini memiliki luas hampir 4 hektare. Adapun rehab perbaikan yang mereka lakukan terfokus pada penataan kawasan dan penataan ini tidak mengubah grand desain yang ada. 

“Kita hanya menyelaraskan pembangunan dan lingkungan untuk tetap menjaga cagar budaya. Dalam penataannya kita juga menggunakan konsep pendekatan kearifan lokal dengan arsitektur  lokal khas Sumsel, mulai dari lampu taman, meja dan lainnya sehingga lebih eyecatching dan instagramable,” ujar Basyaruddin. 

Beberapa fasilitas yang dibangun antara lain, fasilitas jogging track, taman bermain, serta fasilitas parkour untuk anak muda serta tampilan yang menjelaskan tentang Pertempuran Perang Lima Hari Lima Malam. 

“Ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pertempuran lima hari lima malam yang terjadi tahun 1947 silam,” jelasnya.

Selain itu di kawasan ini disediakan juga taman literasi untuk mendongkrak  antusias masyarakat membaca sesuai visi misi Duta Literasi Sumsel terdahulu alm Percha Leanpuri. 

Selain meresmikan taman publik, dalam kesempatan itu Gubernur Sumsel Herman Deru juga meresmikan Pojok Baca Digital, serta Pengukuhan Satpol PP Unit Pariwsiata Provinsi Sumsel. Usai meresmikan taman publik Herman Deru beserta rombongan langsung meninjau sejumlah fasilitas baru yang telah dibangun di Icon terkenal di kota pempek tersebut. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakajati Sumsel M. Naim SH.MH, Walikota Palembang H. Harnojoyo, Duta Literasi Sumsel Ratu Tenny Leriva Herman Deru S.Ked, dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang.*

Herman Deru Yakini PLTP Rantau Dedap Kian Perkuat Sumsel Dalam Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru mengaku bangga hadirnya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di wilayah Sumsel. Bapak Pembangunan Sumsel itu menilai keberadaan dari PLTU tersebut salah satu dukungannya dari PT. Supreme Energy dalam menuju Sumsel menerapkan energi baru terbarukan.

“Saya bangga hadirnya PLTP ini. Prinsipnya ini memperkuat komitmen kita (Sumsel) menuju energi baru terbarukan,” kata Herman Deru saat menerima Direktur Eksekutif PT. Supreme Energy Rantau Dedap, Nisriyanto dan Wakil Direktur PT. Supreme Energy Rantau Dedap, Priandaru Effendi dalam rangka melaporkan perkembangan kegiatan Proyek PLTP Rantau Dedap 91,2 MW  di Ruang Tamu Gubernur, Jumat (28/1).

Orang nomor satu di Sumsel itu berpesan kepada pihak PT. Supreme Energy tetap menjaga kelestarian lingkungan alam di wilayah sana.  Termasuk kelestarian  hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS)>

“Kelestarian alam disana saya minta harus terjaga, ini juga komitmen kita dalam menjaga kelesatrian alam,” ungkapnya.

Tak hanya itu Herman Deru ingin hadirnya PT. Supreme Energy Rantau Dedap  memberikan kontribusi dalam mengurangi angka pengangguran di Sumsel  dengan menyerap tenaga kerja lokal.

“Ya, saya ingin PT. Supreme Energi dapat rekrut tenaga kerja lokal disana,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif PT. Supreme Energy Rantau Dedap, Nisriyanto mengatakan dalam pertemuannya dengan Gubernur Sumsel untuk melaporkan selesainya pembangunan proyek PLTP di Kabupaten Muaraenim, Lahat dan Kota Pagaralam. 

“Alhamdulilah diakhir tahun lalu 26 Desember 2021 itu sudah beroperasi secara komersial dan dapat menyalurkan listrik sebesar 91,2 MW ke PT. Perusahaan Litrik Negara (PLN) melalui gardu induk Lumut Balai dan selanjutnya masuk ke jaringan utama PLN di Kabupaten Lahat,” terangnya.

Menurutnya PLTP ini akan disalurkan ke PLN yang terkoneksi dari utara ke selatan itu melewati Sumatera Bagian Selatan dengan daya 275 KV dan itu disalurkan ke gardu induk Lumut Balai 150 KV kemudian disalurkan ke jalur yang terkoneksi sehingga alirannya bisa kemana-mana terutama di daerah sekitar.

“Untuk kapasitas 91,2 MW ini memiliki jalur yang ada didalam gardu induk dan akan disalurkan kedaerah Muaraenim, Lahat dan Pagaralam sedangkan sisanya akan masuk yang ke koneksi tadi sebesar 275 KV,” ungkapnya. 

Hadirnya PLTP menurutnya dapat medukung tersedianya listrik di Sumsel sehingga akan mendukung kegiatan dan industri lainnya salah satunya dimanfaatkan untuk kendaraan listrik. 

Dia mengatakan pembangunan PLTP itu memang dipilih wilayah yang berada di daerah pengunungan dengan ketinggian 2.000 hingga 2.600 mdpl.

“Yang kita cari itu adalah uap panas, bahkan sudah kita lakukan studi dari 2012 dan kita berkesimpulan lokasinya didaerah Muaraenim, Lahat dan Pagaralam yang sangat tepat,” ujarnya.

Sedangkan dia menguraikan untuk pembangunan PLTP ini sendiri menelan dana yang cukup besar senilai Rp. 10 triliun lebih. 

“Untuk membangun 91,2 MW itu lebih dari 10 triliun. Ini komitmen kami untuk mengembangkan teknologi pembangkitan yang ramah lingkungan, serta mewujudkan panas bumi di Sumsel,” kata dia. 

Sementara peresmiannya nanti lanjutnya direncanakan akan dilakukan pada  Maret 2022 dengan mengundang Menteri BUMN.

“Tadi kita sudah mengundang Pak Gubernur Herman Deru, untuk pak Menteri nanti kita sesuaikan dengan jadwalnya,” tutupnya.

Turut hadir pada kesempatan ini, Asisten I Bidang Pemerintah dam Kesra Sumsel, H Rosidin Hasan, Kepala Dinas ESDM Sumsel, Hendriansyah, Karo Humas dan Protokol Rika Efianti, dan Karo Umum dan Perlengkapan, Sandi Fahlevi.*

Herman Deru Realisasikan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten OKU Selatan

Tabloid-DESA.com OKUS – Sebanyak 37 kegiatan pembangunan infrastruktur  yang didanai melalui APBD  Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  dari pos   Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus)  tahun 2021 di Kabupaten OKU Selatan telah rampung dikerjakan. 

Selanjutnuya diresmikan pemanfaatannya oleh  Gubernur Sumsel H Herman Deru yang dipusatkan di Jalan Raya Ranau Desa Rantau Panjang Kecamatan   Buay Rawan   OKU Selatan, Kamis (27/1) siang.

Dalam prosesi peresmian infrastruktur  tersebut, Gubernur Herman Deru didampingi  Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo dan rombongan mendapatkan penjelasan dari Kadis PSDA Provinsi Sumsel, Ir Herwan pada bagian bootpanel infrastruktur Sumsel yang diakhiri dengan pemecahan kendi dibadan Jalan Raya Ranau tempat lokasi acara peresmian infrastruktur berlangsung.

Infrastruktur  yang diresmikan dalam rangkaian   memperingai HUT  OKU Selatan ke 18 kali ini  meliputi  sektor jalan dan jembatan, sektor perumahan dan permukiman, sektor sumber daya air, sektor komunikasi dan informasi, sektor perhubungan, sektor parawisata, dan sektor pendidikan, serta pembangunan non fisik lainnya.

Dalam arahannya Gubernur Herman Deru menyebut  pembangunan Infrastruktur secara merata di Sumsel merupakan salah satu fokusnya pihaknya.

“Tiga tahun pembangunan infrastruktur di OKU Selatan merupakan sebuah ekselarasi bagi cepatnya konektifitas. Semua itu kita lakukan demi kemajuan daerah secara merata yang sudah sejak lama diinginkan oleh kita semua,” tegas   Herman Deru  mengawali sambutannya.

Menurut Herman Deru,  majunya infrastruktur di daerah  dapat memberikan konektifitas dan kemajuan ekonomi yang baik bagi daerah.

“Jika bicara infastruktur produknya adalah konektifitas. Konektifitas  antar daerah akan mewujudkan  perbaikan ekonomi, mempermurah biaya transportasi dan menghemat waktu perjalanan. Dan ini sudah dibuktikan dengan penurunan angka kemiskinan di Sumsel,” tuturnya.

Ditambahkannya,  majunya infrastruktur di daerah tidak lepas dari peran pemimpinnya dan sinergi yang telah dibangun antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten.

“Harus diakui  solidnya sinergisitas kita antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten serta seluruh pelaksananya yang telah mewujudkan pembangunan infrastruktur di OKU Selatan ini berjalan dengan baik,” paparnya.

Diujung sambutannya Herman Deru berharap agar semua infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan untuk  mencapai kesejahteraan rakyat. Selain itu keberadaannya juga harus dijaga dan dipelihara oleh semua pihak.

“Memelihara memang terkadang lebih mahal dari membangunnya tapi itulah konsekuensinya. Saya minta ini dijaga dan dipelihara tidak cukup  hannya Pemerintah saja mnamun masyarakat juga harus ikut terlibat  semua karena ini adalah dari rakyat dan untuk rakyat,” harapnya.

Sementara itu, Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo mengakui Bangubsus yang telah dikucurkan ke Kabupaten OKU Selatan sangat membantu dalam  percepatan pemerataan pembangunan di wilayahnya tersebut. 

Berbagai pekerjaan infrastruktur  yang telah dibangun  diakui Popo,  benar-benar  bermanfaatan dan membantu masyarakat OKU Selatan dalam menjalakan  aktifitas ekonomi.  Terutama jalan  yang telah dibangun jika sebelumnya membutuhkan jarak tempuh yang lama kini sudah semakin singkat.

“Masyarakat sangat merasakan manfaatnya. Dengan akses jalan yang semakin bagus membuat jarak tempuh perjalanan jauh lebih singkat,” imbuhnya.

Diujung sambutannya  Popo Ali, memberikan informasi bahawa telah  terjadi lompatan peningkatan  ekonomi  yang luar bisa   di wilayah   OKU Selatan setelah  pembangunan infrastruktur  dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel.

“Peningkatan ekonomi masyarakat  OKU Selatan   dengan drastis naik. Hal ini tentu karena infrastruknya kian baik. Untuk  itu Saya  atas nama  mayarakat OKU Selatan   terimakasih  kepada pak Gybernur karena selama tiga tahun   berturut-turut,  kami terus dibantu oleh Pemerintah Provinsi,” pungkasnya.

Diketahui pengerjaan pembangunan infrastruktur di OKU Selatan yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Sumsel dalam tiga tahun terakhir  telah merealisasikan  130 kegiatan pembangunan. Dimulai dari  TA. 2019  Pemprov Sumsel menggelontorkan anggaran sebesar Rp. 105.787.547.186,’ dengan 34 kegiatan. Selanjutnya pada TA.  2020 sebesar  Rp. 107. 334.587.175,- dengan 59 kegiatan. Dan pada  TA.   2021 sebesar   Rp 100. 868.345.263,- dengan 37 kegiatan. 

Turut hadir  dalam peresmian infrastruktur di Kabupaten OKU Selatan kali ini   Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia HD, Ketua KORMI Sumsel Hj  Samantha Tivany HD.   Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo, Wakil Bupati OKU Selatan Sholihien Abuasir, Ketua TP PKK Kabupaten OKU Selatan Isyana Loneta Sari Popo, Wakil Ketua TP PKK Kab. OKU Selatan  Rosita Devi Solehien, Ketua DPRD Kab. OKU Selatan Heri Martadinata, Wakil Ketua I DPRD Kab. OKU Selatan Yohana Yudayanti, Wakil Ketua II DPRD OKU Selatan Carles Minarko.*

Sukses Wujudkan Percepatan Vaksinasi, Herman Deru Hadiahi Bantuan Pembangunan RSUD di OKUS

Tabloid-DESA.com OKU SELATAN – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru berikan apresiasi Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan yang telah berhasil memajukan daerah. Dibawah kepemimpinan Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo dan Wakil Bupati Sholihien Abuasir, Kabupaten OKU Selatan kian dikenal banyak oleh masyarakat diluar daerah melalui sejumlah event promosi objek wisata dan kearifan lokalnya.

“Meskipun baru 18 tahun OKU Selatan ini sudah berhasil membawa daerah banyak dikenal oleh masyarakat luas khususnya di luar Sumsel. Melalui objek wisata yang ada dan kearifan lokalnya.  Saya sangat apresiasi dan ini harus dipertahankan,” ucap  Herman Deru memberikan arahan pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD OKU Selatan dalam rangka HUT Kabupaten OKU Selatan ke 18 Tahun  di Muaradua, Kamis (27/1).

Dalam  paripurna  yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD  OKU Selatan  Heri Martadinata tersebut, Gubernur  Herman Deru  menegaskan,  sebagai bentuk apresiasi atas pesatnya pembangunan  yang berjalan di Kabupaten OKU Selatan. Maka dia   kembali akan  mengucurkan  dana  bantuan provinsi sebesar Rp. 25 Miliar yang diperuntukan untuk   pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)   OKU Selatan.

“Tahun ini Saya akan tambah 25 miliar untuk dana pembanguna rumah sakit, karena rumah sakit ini memang perlu dan harus ada di setiap daerah. Dananya nanti bisa dipakai untuk membangun dan membeli alat-alat kesehatan lainnya,” imbuhnya.

Dia juga menyebut  bantuan tersebut juga sebagi hadiah bagi Kabupaten OKU Selatan  yang telah ikut mensukseskan program pemerintah yakni vaksinasi Covid-19. Dimana saat ini Pemerintah Kabupateb OKU Selatan sudah melaksankan vaksin dengan peraentase 85 persen. Sebagai Kepala Daerah Herman Deru turut bangga dengan capaian yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dan jajaran.

“Itu juga saya berikan sebagai hadiah bagi masyarakat OKU Selatan yang sadar dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19. Mendengar laporan pak bupati tadi, Saya sangat bangga atas capaian yang diraih, semangatnya yang luar biasa untuk bangkit dari pandemi ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu,  Herman Deru  juga mensosialisasikan Gerakan  Sumsel Mandiri Pangan.   Dirinya  meminta  semua pemangku kepentingan termasuk para pengurus TP PKK dan para organisasi kewanitaan di OKU Selatan terlibat langsung dalam mengajak masyarakat dalam mensukseskan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan yang  ditujuan untuk menekan angka kemiskinan tersebut.

“Sekarang ini kita sedang gencar menggalakan gerkan  Sumsel Mandiri Pangan. Melalui program ini kita akan mengubah pola fikir masyarakat yang awalnya menjadi pembeli kini beralih menjadi konsumen, tentu ini akan menekan biaya hidup sehari-hari jika kita terapkan ini. Untuk itu saya meminta agar ketua dan  anggota TP PKK OKU Selatan dan organisasi kewanitaan lainnya untuk mensosialisasikan ini kepada masyarakat,”  harapnya.

Diakhir arahannya Herman Deru  dia berharap agar OKU Selatan terus menunjukan kemajuan daerah, dan mempertahankan   status ziro konflik.

“Terakhir untuk OKU Selatan, melihat kemajuan OKU Selatan ini diatas rata-rata dan ini luar biasa bupati dan wakil bupati telah melaksanakannya dengan benar dan itu harus dipertahankan. Kita juga harus  pertahankan   status Sumsel  zero konflik,” pungkasnya. 

Sementara itu sebelumnya Bupati OKU Selatan, Popo Ali Martopo mengatakan pada hari jadi OKU Selatan ke 18 Tahun 2022 kali ini mengambil tema  “Sigap, Angguh, Tumbuh Guna Membangun OKU  Selatan Bersinar  Sumsel Maju Untuk Semua”. Lewat tema tersebut lanjut Popo, Kabupaten OKU Selatan akan  terus berupaya membangun daerah terlebih besarnya perhatian Gubernur Sumsel terhadap daerah itu melalui  bantuan  pendaan  dari Pemerintah Provinsi. Karena itu atas nama seluruh masyarakat OKU Selatan, Popo Ali menyampaikan ucapan rasa  terimakasih kepada Gubernur Sumsel yang terus memberikan bantuan untuk daerah yang Ia pimpin.

“Pemerintah Provinsi sampai saat ini tiada henti-hentinya memberikan bantuan kepada OKU Selatan, kepada bapak Gubernur saya sangat berterimaksih sekali berkat bantuan yang telah diberikan masyarakat terus meraskannya,” ungkap Popo.

Dia juga melaporkan,  di  tahun  2022 ini Pemerintah OKU Selatan akan segera membangun Rumah Sakit Daerah (RSUD)  OKU Selatan yang pembangunannya masih membutuhkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

“Kami juga ingin melaporkan pak gub,  saat ini kami ingin membangun rumah sakit dan tahun ini akan dilakukan pembangunannya sehingga keberadaannya akan cepat dirasakan oleh masyarakat OKU Selatan. Meskipun baru 18 tahun,  kami tidak mau kalah maju dari   Kabupaten senior lainnya,”  lapor Popo.

Untuk itu, dia berharap agar Pemerintah Provinsi Sumsel terus memberikan bantuan dan dukungan kepada OKU Selatan. 

“Semoga Pemerintah Provinsi nantinya terus memberikan bantuan fisik maupun non fisik kepada OKU Selatan karena tanpa bantuan dari Pemerintah Provinsi kami tidak akan bisa menjadi lebih maju dan lebih berkembang,” imbuhnya.

Dalam rangkaian sidang paripurna HUT Kabupaten OKU Selatan kali ini juga ditandai pemotongan nasi tumpeng oleh Gubernur H Herman Deru dengan didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj Febrita Lustia HD dan  Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo.

Selain itu nampak ikut hadir  Ketua KORMI Sumsel, Hj Samantha Tivany HD, Wakil Bupati OKU Selatan Sholihien Abuasir, Ketua TP PKK Kabupaten OKU Selatan Isyana Loneta Sari Popo, Wakil Ketua TP PKK Kab. OKU Selatan  Rosita Devi Solehien, Ketua DPRD Kab. OKU Selatan Heri Martadinata, Wakil Ketua I DPRD Kab. OKU Selatan Yohana Yudayanti, Wakil Ketua II DPRD OKU Selatan Carles Minarko.

Masih dalam rangkaian HUT OKU Selatan, usai paripurna Gubernur berkenan meresmikan puluhan infrastruktur yang telah rampung dibangun oleh Pemerintah Provinsi Sumsel di Kabupaten OKU Selatan.*

Dampingi Gubernur Sumsel, Bupati dan Wabup OKU Timur Resmikan Infrastruktur di Gumawang

Tabloid-DESA.com GUMAMWANG – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru didampingi Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T., dan Wakil Bupati OKU Timur H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H., resmikan pembangunan infrastruktur yang telah selesai dilaksanakan di Desa Gumawang OKU Timur.

Peresmian tersebut diantaranya peningkatan jalan Kecamatan Belitang yang tersebar, sekaligus meresmikan nama jalan yang telah dilebarkan menjadi nama baru yakni M. Saleh Mualim diambil Nama kakek dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Senin (17/01/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh Plt. Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan Dr. Ekowati Retnoningsih, SKM., M.Kes., Kadis PUTR Aldi Gurlanda, S.T., dan Kepala OPD Kabupaten OKU Timur.

Dalam laporannya Plt. Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan Dr. Ekowati Retnoningsih menyampaikan, peningkatan jalan di kecamatan ini tepatnya di jalan Ak. Gani Desa Gumawang merupakan jalan kabupaten yang dibiayai melalui APBD Provinsi Sumatera Selatan untuk peningkatan jalan dari 4 meter menjadi lebar 6 meter melalui bantuan keuangan Gubernur.

Sementara Bupati OKU Timur H. Lanosin, S.T., mengucapkan terima kasihnya kepada Gubernur atas bantuan yang dilaksanakan oleh kabupaten yang merupakan jalan kabupaten.

“Alangkah baiknya jalan ini ditambahkan pengaturan rambu lalu lintas, agar masyarakat paham dan ada pembatasan jalan yang dilalui masyarakat,” kata Bupati.

Selanjutnya Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru mengatakan setelah peresmian ini kita hitung dampak-dampak ekonomi dan menurunkan dampak biaya transportasi dan waktu masyarakat

Kita tahu, kata Gubernur jalan ini dibangun melalui dana Provinsi Sumsel yang berkalobarasi dengan Pemerintah Kabupaten OKU Timur agar dijaga, kami inginkan tingkat kemiskinan terendah dan harus perbaiki lagi meskipun saat ini situasi pandemi Covid-19.

”Pemanfaatan infrastruktur haruslah diawasi oleh semua pihak sehingga ada efisiensinya pada masyarakat dan punya rasa memilikinya,” pungkasnya.

Herman Deru Puji Kinerja Enos-Yudha, Mampu Lanjutkan Estafet Pembangunan OKU Timur

# Hadiri Paripurna HUT Ke-18 Kabupaten OKU Timur 

Tabloid-DESA.com OKU TIMUR – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru menilai pembangunan  di OKU Timur  dari waktu-kewaktu semakin baik,  mulai dari sarana  infrastruktur yang kian mantap termasuk juga terjadi peningkatan dalam  pelayanan kemasyarakat. 

Karena itu sebagai Gubernur Sumsel sekaligus selaku mantan   Bupati OKU Timur dua periode 2005-2015, Herman Deru  memberikan apresiasi dan pujian atas  kepemimpinan Bupati OKU Timur, H Lanosin dan Wabup HM Adi Nugraha Purna Yudha yang telah  mampu meneruskan estafet kepemimpin di Bumi Sebiduk Selahaluan  tersebut. 

“Pak Bupati dan Wabup satu bulan kedepan genap satu tahun. Saya melihat dan suprise karena kalian bisa meneruskan estapet itu dengan baik, artinya kalian menujukan kekompakan yang baik dalam membangun daerah,” ucapnya saat memberikan arahkan pada  Sidang  Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten OKU Timur dalam rangka Memperingati Hari Jadi ke-18 Kabupaten OKU Timur yang digelar di   Gedung  DPRD OKU Timur, Senin (17/1).

Gubernur Herman Deru  dalam sambutannya juga menyampaikan  kilas balik perjalan panjang terbentuknya  Kabupaten OKU Timur  sebagai kabupaten baru yang diawali keinginan dorongan keinginan  kuat dari  masyarakat. Hal itu lanjutnya tidak lain masyarakat ingin pelayanan yang cepat dari pemerintah. 

“Berbagai inovasi kita lakukan untuk memberikan layanan terbaik pada masyarakat yang bermukim di daerah terluar perbatasan dengan kabupaten tetangga. Seperti  halnya kecamatan Semendawai Timur yang bebatasan dengan Cempaka dan OKI. Mereka ingin membuat KTP. Dari situlah kita  buat  inovasi palayanan jemput bola dalam hal pembuatan akte kelahiran dan KTP,” paparanya.

Dia menyebutkan pada saat menjadi Bupati OKU Timur periode pertama,  APBD  daerah itu tidak lebih dari Rp 240 Miliyar. Akan tetapi anggaran yang sedikit tidak menjadi masalah selama  terjalin kekompakan   di internal pemerintahan maupun dengan lembaga legislatif dan unsur muspida lainnya.

“Kok kita bisa menjadi maju,  jawaban cuma satu yakni kompak. Kemudian kita tidak lari dari orientasi. Artinya kita tidak disorientasi tapi kita tau potensi, dan kita lihat adalah perkebunan yang bisa kita kembangkan secara maksimal dengan cita-cita menjadi sebagi lumbung pangan,” ucapnya.

Menurut Herman Deru di usia 18 tahun  merupakan usia belia  bagi sebagai  daerah otonomi. Karena itu dia mengajak semua pihak untuk tidak membandingkan dengan daerah lainnya terutama yang ada di pulau jawa yang sudah ada sejak dari  dulu pada masa kerajaan.

“Kita jangan pernah perbandingkan dengan daerah di jawa. Karena jawa itu sejak zaman Majapahit sudah ada Bupati berarti daerah sudah ada pembangunan,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Bapak Pembangunan Sumsel itu Kabupaten OKU T imempunyai APBD Rp 1,6 triliun. Karena itu dia menginatkan  tidak ada alasan  bagi Kabupaten OKU Timur untuk tidak terus bergerak maju.

“Manfaatkan APBD itu dengan seefektif mungkin dan gunakan semaksimal mungkin untuk masyarakat,” tuturnya.

Herman Deru mengingatkan  momen hari jadi yang diperingati setiap tahunnya  tidak saja sebagai tanda bertambahnya usia semata namun lebih dari itu sebagai sarana intropeksi diri  terkait dengan apa yang telah, sedang dan akan dilakukan dimasa akan datang.

“Pesan saya kepada jajaran  Pemkab OKU Timur teruslah  kompak satu visi dalam melaksanakan program pembangunan. Mudah-mudahan diera kepemimpinan Bupati dan Wagub saat ini kekompakan bisa menjadi sinergitas yang mengahasilkan sejahteran mayarakat,” pungkasnya. 

Sementara itu Bupati OKU Timur, H Lanosin  menegaskan dalam kurun waktu 18 tahun, daerah  yang dipimpinnya itu telah banyak  menorehkan   prestasi   yang ditandai dengan diterimanya penghargaan diberbagai bidang pembangunan. Hal itu lanjut dia tidak terlepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita pertahankan, bahkan kita tingakatkan lagi kedepan. Momen ini mari jadikan refleksi dan introkpeksi dalam melakukan  perbaikan ke masa depan,” ucap Lanosin.

Disisi lain Enos mengatakan ,Kabupaten OKU Timur telah melakukan berbagai program yang pro rakyat diantaranya pendirian UPTD Dukcapil, pemberian santunan kematian serta insentif bagi guru agama informal dan penjaga makam, berobat gratis cukup dengan KK/KTP untuk layani kesehatan tingkat pertama.  Kemudian bedah rumah dan penyedian air bersih bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pemberian beasiswa dan perlengkapan sekolah bagi siswa tidak mampu yang berprestasi dan bantuan hukum gratis untuk masyarakat tidak mampu. 

Disamping itu, adapun capaian makro pembangunan OKU Timur diantaranya di tahun 2021  OKUT angka kemiskinan terendah di Sumsel dengan 10, 60 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 69,58 persen, tingkat pengangguran terbuka 3,18 persen dan pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi 0,14 persen. 

“Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi Kabupaten OKU Timur tertinggi di Sumsel pada tahun 2020. Dengan semua capaian ini tentu bukanlah tujuan akhir tapi ini sebagai motivasi kedepan,” tutupnya.

Usai paripurna dilakukan pemorongan nasi tumpeng oleh Gubernur Herman Deru diampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia HD, Bupati OKU Timur H Lanosin,  Wabup OKUT HM Adi Nugraha Purna Yudha, Ketua DPRD OKU Timur, H Beni Defitson, Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur  Shella Noberta, Wakil Ketua TP PKK kabupaten OKUT,Nur Inayah, Mantan Bupati OKU Timur periode 2016-2021 HM Kholid Mawardi, Forkopimda OKU Timur, serta para Kepala OPD Pemprov Sumsel dan Kabupaten OKU Timur serta tamu undangan penting lainnya.*