Program Rumah Tahfidz Herman Deru, Efektif Entaskan Buta Aksara Al-Qur’an

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru terus berkomitmen mengentaskan buta aksara Al-Qur’an  dikalangan masyarakat Sumsel. Melalui progam  satu desa satu rumah tahfidz diyakini  upaya tersebut akan segera terwujud.

Setidaknya tercatat dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun program ini diluncurkan sudah tercatar 3500 rumah tahfidz didirikan tersebar di   tingkat desa/kelurahan dalam 17 Kabupatem/kota di Sumsel.

“Program rumah tahfidz Al-Qur’an terus dilakukan. Targetnya 3.500 buah sudah tercapai, tinggal pemerataannya saja,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam safari Jumat di Masjid Jamik Al-Muhajirin Komplek Pemda Palembang, Jumat (26/11/21). 

Dijelaskannya, peran rumah tahfidz Al-Qur’an sangat penting dalam menghilangkan buta aksara Al-Qur’an bagi generasi muda Sumsel. 

“Dari awal ngaji inilah segala ilmu bisa kita pelajari. Target kita untuk menghilangkan buta aksara Al-Qur’an,” tegasnya. 

Herman Deru turut bahagia, program rumah tahfidz Qur’an yang telah digalakkannya  disambut baik oleh masyarakat Sumsel.  Seperti halnya yang telah dilakukan pengurus masjid Jamik Al-Muhajirin yang secara swadaya membangun gedung rumah tahfidz dan berhasil mencetak para penghafal Qur’an   dari kalangan anak-anak dan remaja sekitar.

“Kita harapkan mereka ini  nantinya akan menjadi para  penghafal Qur’an yang merupakan   bagian dari syiar Islam yang terus kita dengungkan,” tandasnya. 

Ketua Masjid, H M Rohamsi Oktariadi dalam laporannya menyebut, Jamik Al-Muhajirin merupakan masjid pertama dan terbesar yang ada di kawasan sekitar. Sehingga sangat wajar jika semua kelengkapan prasarana ibadah perlu dipenuhi termasuk halnya pembangunan menara sebab selama ini belum ada menara sehingga suara azan tanda waktu masuk sholat kadang kala tidak terdengar dari kejauhan.

“Mohon kesediaan pak Gubernur untuk meletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan menara masji,” tegasnya.

Dia juga menjelaskan, masjid Al-Muhajirin  juga  telah memiliki gedung rumah tahfidz yang representatif yang dalam kurun waktu 6 bulan operasional telah berhasil mencetak 30 orang penghafal Qur’an juz 30. 

“Harapannya 5 hingga  0 tahun kedepan ada hafizd dari anak-anak jamaah masjid ini yang dapat menggantikan kita-kita yang sudah sepuh ini  untuk menjadi imam. Sehingga tidak terjadinya krisis imam masjid,” harapnya. 

Dalam kegiatan ini, Gubernur Sumsel, Herman Deru juga menyerahkan sertifikat hafalan juz 30 kepada santriwan/santriwati rumah tahfidz Quran Al-Muhajirin. Dilanjutkan dengan peresmian rumah tahfid Al-Muhajirin yang ditandai dengan pengguntingan pita, penanda tanganan prasasti dan dibagian akhir dilakukan peletakan batu pertama pembangunan menara masjid   yang terletak disisi selatan masjid Jamik Al-Muhajirin.

Turut hadir Anggota DPRD Sumsel, Muhammad Yaser, SE, Mantan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Drs H Harobin Mustopa, M.Si, Camat Alang-alang Lebar, Sariansyah Ismail, S.STP, Lurah Talang Kelapa, Alfani, Kapolsek Sukarami, Kompol Budi Hartono Sutrisno, Danramil Sukarami, Mayor Inf Agustiar dan satriwan/santriwati Rumah Tahfidz Al-Muhajirin.*

Inovasi Terbanyak, SMK se Sumsel Pecahkan Rekor MURI

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  se-Sumsel keberhasilan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri)  dalam Pameran Produk Terbanyak se Indonesia. Penghargaan  Rekor Muri  tersebut diserahkan langsung oleh Senior Manager Museum Rekor Dunia Indonesia Triyono yang diterima Wakil Gubernur Provinsi Sumsel H. Mawardi Yahya, bertempat di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Jumat (26/11).

Terkait dengan diterimanya rekor Muri tersebut  Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, mengaku bangga dengan hasil karya para siswa/siswi  SMK. Dia berhartap produk hasil inovasi  para pelajar SMK tersebut   dapat diproduksi secara massal.  Sehingga secara tidak langsung  akan menjadi  wadah dalam penyerapan tenaga kerja baik di sektor industri kecil menengah sedang atau sektor UMKM lainnya.

“Penghargaan Rekor MURI Kategori Pameran Produk Terbanyak Hasil Karya SMK, adalah sebuah fakta bahwa apa yang telah dilakukan SMK mendapat apresiasi dari semua kalangan. Karena itu saya merasa bangga kepada jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, teruslah berkarya dan berbuat yang terbaik. Tunjukkan bahwa siswa SMK memiliki semangat inovasi dan kreatifitas yang tak pernah berhenti,” kata Mawardi. 

Dia juga memberikan apresiasi upaya  Dinas Pendidikan  Sumsel yang  memiliki  semangat tinggi  menerbitkan buku hasil karya  para siswa siswa dan guru SMK.  Hal ini lanjutnya akan menambah bahan literasi dalam pembelajaran baik dilingkungan sekolah atau komunitas belajar lainnya.

“Dari waktu ke waktu kita harus meningkatkan kemampuan literasi kita agar kita menjadi manusia yang terdepan, menguasai informasi, teknologi dan ilmu pengetahuan yang berubah begitu cepat. Hanya berbekal kemampuan literasi yang memadai, kita akan mampu bersaing secara global,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, H. Riza Fahlevi dalam laporannya menyebutkan, kegiatan pembinaan dan pengembangan siswa SMK Se-Sumsel  akan terus dipacu dengan mengikuti  berbagai kegiatan perlombaan  baik ditingkat daerah maupun ditingkat nasional.

“Pada kegiatan ini juga akan dilaksanakan penyampaian “Sharing Best Practice” kiat menjadi juara LKS Tingkat Nasional oleh siswa SMK Negeri 3 Palembang dan juga evaluasi keikut sertaan siswa SMK pada berbagai ajang ditingkat nasional,” pungkasnya.*

Herman Deru: Sebagai Calon Pemimpin Bangsa, Kader Pramuka Harus Siap Berkompetisi

# Buka Jambore Daerah VIII Gerakan Pramuka Sumsel  2021

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Jambore Daerah VIII Gerakan Pramuka Sumsel resmi digelar di Bumi Perkemahan Pramuka Sriwijaya Palembang. Sedikitnya, 1114 peserta pramuka penggalang terbaik utusan dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka  Kabupatem/kota di Sumsel mengikuti kegiatan tersebut.

Jambore daerah dengan  tema “Pramuka Hebat Pramuka Generasi Emas” kali ini digelar bertepatan dengan hari Guru Nasional. Dibuka secara langsung oleh Gubernur Sumsel sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sumsel, H. Herman Deru membuka langsung Jambore Daerah VIII Gerakan Pramuka tersebut, Kamis (25/11).

Dalam arahannya Gubernur Herman Deru mengapresiasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumsel  yang telah menyelenggarakan  Jambore Daerah Ke VIII di Palembang.

“Saya merasa bangga dan memberikan presiasi yang tinggi kepada penyelenggara khususnya Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumsel, begitu juga kepada adik-adik yang turut mengikuti Jambore ini apalagi ini merupakan ajang pertemuan bagi Pramuka Penggalang terbaik di Sumsel,” katanya.

Kendati demikian, dia pun memberi pesan khusus, agar kegiatan Jambore Daerah ke VIII tersebut harus berjalan dengan kondusif sesuai dengan prosedur agenda kegiatan pramuka.

“Kakak minta Jambore ini berjalan dengan kondusif dengan sesuai agenda yang telah dijadwalkan, apalagi didalam jambore ini banyak kegiatan olah fisik. Tentu saya minta seluruh pembimbing dari setiap daerah dan kwarda memperhatikan betul hal tersebut,” imbuhnya

Tak hanya itu, Herman Deru juga meminta agar dalam Jambore Daerah kali ini tidak ada kegiatan ekstrim yang dilakukan. Bahkan, dirinya juga meminta agar setiap kegiatan dirincikan dengan matang.

“Selain itu juga kesiapan kegiatan demi kegiatan harus dirincikan dengan khusus dan terinci, karena ini banyak kegiatan fisik, jangan sampai nanti ada kegiatan-kegiatan ekstrim yang diberlakukan dalam Jambore kali ini dan tetap taati prosedurnya tanpa mengurangi kegitan-kegitan dipramuka itu sendiri,” tuturnya.

Selain itu, dia juga mengistruksikan agar tim medis dan seluruh pos pantau untuk terus bersiap siaga dalam memantau peserta di lapangan.

“Jangan samapai nanti kita lengah memberi perhatian kepada peserta, untuk itu kakak minta seluruh tim medis, dan pos pantau untuk selaku siap dan siaga  karena kesiagaan dari tim medis dan pemantau sangat dibutuhkan dalam memantau peserta di lapangan,” imbuhnya.

Diujung arahannya Herman Deru berharap, kader pramuka yang ikut dalam Jambore Daerah tersebut menjadi calon pemimpin bangsa yang siap dalam  berkompetisi.

“Kita juga berharap para kader pramuka ini dapat menjadi calon-calon pemimpin bangsa mudah-mudahan dengan terbina dan terlatihnya kalian menjadi pramuka-pramuka yang penuh semangat siap berkompetisi dan Insyallah Sumatera Selatan tidak mengabaikan bonus demografinya. Dimana tahun 2030-2045 kita akan mendapatkan bonus itu dengan pemuda-pemuda tanpa narkoba,” tutupnya.

Sementara itu Ketua pelaksana Jambore Daerah ke VIII Tahun 2021, Giri Ramanda Kiemas mengatakan Jambore Daerah kali ini sebagai ajang pertemuan dan silaturahmi bagi Pramuka Penggalang Se Sumatera Selatan. Untuk menjalin kebersamaan, persatuan dalam rangka menggali potensi pribadi dan peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan wawasan.

“Dalam kegiatan Jambore ini juga kita manfaatkan sebagai ajang pertemuan dan silaturahmi untuk Pramuka Penggalang yang ada di Sumsel ini, dan menggali potensi wawasan para peserta dalam menyiapkan diri menjadi pemimpin bangsa di masa yang akan datang,” kata Giri.

Giri juga  menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Herman Deru yang selalu mendukung dan membantu kegiatan Pramuka di Sumsel demi perkembangan yang baik.

“Pada kesempatan ini juga tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada Pak Gubernur atas segala bantuan dan dukungan yang terus dilakukan baik finansial maupun moril, sehingga gerakan pramuka di Sumsel tumbuh dan berkembang dengan baik,” tutupnya.

Turut hadir juga dalam pembukan Jambore ke VII Tahun 2021, Forpimda Sumsel diantarannya  Ketua DPRD Prov Sumsel, Hj. RA. Anita Noeringhati, Pangdam II Srwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Toni Harmanto, MH, Plt.  Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumsel, Drs. H. Riza Fahlevi, MM, Ketua Kormi Sumsel, Hj. Samantha Tivani, B. Bus, M.IB, Wakil Bupati Musi Rawas, Hj. Suwarti, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Hari Widodo. *

“Jangan Lupakan Jasa Para Guru”

# Buka Seminar Hari Guru Nasional dan Launching Duta Bahasa Inggris 2021/2022

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Suasana tampak berbeda saat pembukaan seminar Hari Guru Nasional 2021 serta Launching Duta Bahasa Inggris 2021/2022, di Griya Agung Palembang, Kamis (25/11).

Secara spontan, Gubernur Sumsel H Herman Deru memandu peserta seminar untuk menyanyikan lagu Hymne Guru dan diikuti oleh para ratusan guru. hal itu dilakukan oleh orang nomor satu di bumi sriwijaya ini untuk mengingat dan mengenang jasa para Guru.

“Untuk mengenang jasa para guru saya mau mengajak semua guru untuk kita bernyanyi bersama-sama lagu Hymne Guru,” katanya.

Menurutnya profesi sebagai guru adalah profesi yang sangat mulia. Sebab tanpa peran guru belum tentu semua bisa berhasil sampai sekarang.

“Hari guru adalah hari yang setiap tahun kita peringati. Tapi dalam keseharian kita tidak selamanya kita ingat pada jasa-jasa itu. Tidak akan bisa saya berdiri disini begitu juga bapak ibu duduk disini, sebab semuanya itu karena peran guru,” ungkapnya.

Bapak pembangunan ini sangat setuju digelarnya seminar Hari Guru Nasional. Sebab dalam seminar ini nanti akan dapat menghasilkam rekomendasi yang diperbuat bersama bukan hanya dari Pemerintah saja tapi juga dari guru itu sendiri. 

“Maka bicaralah pada seminar nanti, sampaikan saja apa yang ingin disampaikan nanti kita pilah lagi baik rekomendasi yang bersifat super prioritas, prioritas, dan reguler. Temasuk sampaikan juga ide-ide berilian yang akan dapat di adopsi,” harapnya.

Di hari guru ini, bapak terinovatif itu mengajak semua siapapun yang sedang lagi pemangku jabatan berkaitan dengan pendidikan untuk berbuat. 

“Jadi kita harus berbuat kepada dunia pendidikan apapun kapasitas kita. Jadi tidak perlu pejabat tinggi, semua mempunyai peran mulai dari kepala desa termasuk juga Gubernur, karena tanpa ada guru kita tidak ada arti apa-apa,” ingatnya.

Diakhir sambutannya, Gubernur yang dikenal sebagai sosok dekat dengan masyarakat itu mengucapkan terima kasih pada harian Sumatera Ekpres yang telah menggagas kegiatan ini dengan berkolaborasi bersama Duta Literasi Provinsi Sumsel. 

“Saya apresiasi gagasan ini, saya juga menyambut baik adanya Duta Bahasa Inggris dan Duta Literasi menjadi kelengkapan dan keanekaragaman,” tutupnya.

Sementara itu, mengawali sambutannya Duta Literasi Provinsi Sumsel, Hj  Ratu Tenny Leriva HD mengucapkan selamat hari guru. Menurutnya guru sebagai pahlawan tanpa jasa semoga kesejahteraan guru di Sumsel dapat terealisasikan. 

Duta Literasi ini juga mengucapkan selamat kepada peserta Duta Bahasa Inggris. Dia menilai dengan bisa mengusai bahasa inggris maka kalian dapat memperkenalkan kearifan lokal daerah sendiri ke dunia internasional. 

“Selamat kepada Duta Bahasa Inggris dengan mengusai bahasa ini kalian bisa kenalkan budaya kita ke Internasional,” terangnya. 

Ditempat yang sama, General Manager Sumatera Ekspres, Hj. Nurseri Marwah mengatakan seminar ini bentuk kolaborasi antara guru, pelajar dan juga pemerintah. Harapanya dengan adanya kolaborasi ini dapat menuju Sumsel Maju untuk semua. 

“Terima kasih apresiasi dan dukungan dari Pak Gubernur yang begitu peduli terhadap dunia pendidikan,” pungkasnya. 

Pada kesempatan ini Gubernur Sumsel H Herman Deru bersama Duta Literasi Sumsel, Ratu Tenny Leriva HD menyaksikan penandatangan MoU Cambridge English Program antara Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, H Riza Pahlevi dan Director Briton English Education, Authorized Cambridge Exams Centre, Sirojjudin Tenri.

Turut hadir pada kesempatan ini, Wakil Ketua DPRD Sumsel, H Muchendi Mahzareki, Asisten I Bidang Pemerintahn dan Kesra Sumsel, H Rosidin Hasan, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, H Riza Pahlevi, Duta Literasi Sumsel, Ratu Tenny Leriva HD, Direktur Pelaksana PT. Indonesia Cerdas Membangun Negeri Ekosistem Pendidikan Hybird dan Blended, Yadi Budisetiawan, Director Briton English Education, Authorized Cambridge Exams Centre, Sirojjudin Tenri serta para Kepala Sekolah, Guru dan Pelajar se Sumsel.*

Herman Deru Komitmen Berantas Narkoba, Korupsi dan Terorisme di Sumsel

# Dukung Komitmen BNN, BNPT dan KPK 

Tabloid-DESA.com PALEMBANG- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru secara virtual hadir  di Command Center, Rabu (24/11) pagi mengukuti diskusi panel yang diselenggarakan  atas kerjasama  Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme  (BNPT) dengan tuan rumah Provinsi Bali.

Terkait dengan  diskusi panel  yang  mengusung tema “Sinergi Pemberantasan Narkoba, Korupsi, dan Terorisme Untuk Pembangunan Sumber Daya” tersebut Gubernur   H Herman Deru menyambut baik,  sebab lanjut dia dibutuhkan adanya sinergi semua pihak dalam   memberantas narkoba, korupsi dan terorisme di Indonesia. 

“Ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan   Indonesia bebas dari narkoba, korupsi dan terorisme. Terutama di wilayah Sumsel yang  status kondusif dan  zero konflik. Tentu kita sambut baik kegiatan seperti ini,” ucap Herman Deru secara singkat. 

Kepala BNN RI, Dr. Petrus R Golose dalam orasinya mengatakan Indonesia merupakan pasar potensial peredaran gelap  narkoba karena prevalensi penyalah guna narkoba yang mencapai 1.8 persen atau setara dengan 3.4 juta orang. 

“Delapan puluh persen narkoba masuk melewati jalur laut yang sulit untuk dideteksi karena radar yang mereka pakai di matikan,”  ujar mantan Kapolda Bali ini.

Sementara itu Ancaman Narkotika Jenis Baru atau New Psychoactive Substances (NPS) setiap saat bertambah jumlahnya. Dampaknya sangat berbahaya dan sulit untuk di deteksi.

“Kedepan   akan diatur korban penyalahguna narkoba tidak dimasukan kedalam Lembaga Pemasyarakat (LP) melainkan akan di rehabilitasi,”  tegasnya.

Sedangkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Drs Firli Bahuri, mengatakan persoalan mendasar bangsa ini adalah penyalahgunaan narkoba, terorisme dan korupsi. Institusi yang lahir pasca reformasi tersebut memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar dalam menjaga bangsa ini dari tiga kejahatan tersebut diatas ujar ketua KPK memulai pidatonya.

“Masalah Penyalahgunaan narkoba, terorisme dan korusi  ini harus diselesai secara bersama-sama,”  ujarnya.

Kepala BNPT mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai silaturahmi kebangsaan untuk bersama membangun bangsa.

Ideologi teroris lanjut Kepala BNPT menyebar dengan sangat cepat dengan dan korbannya banyak yang asal dari generasi muda. Mereka dilatih kemudian dikirim ke daerah konflik untuk dilatih berperang ujarnya.

“Virus terorisme sangat berbahaya tanpa kita sadari bisa masuk dan mempengaruhi seseorang paparnya.

Untuk menghindari semakin berkembangkannya ideologi terorisme Kepala BNPT mengingatkan tentang pentingnya pempedomani Empat Konsensus Nasional yaitu Melindungi segenap bangsa indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia, mensejahterkan dan memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia.  

“BNPT berupaya memberikan penyadaran kepada generasi muda atau milenial agar mereka 

Dilain pihak  Gubernur Bali, Dr Ir Wayan Konster menyebut, kegiatan seperti ini  peting dilakukan sebagai bagian dari   upaya dalam  mencetak  Sumber Daya Manuasi (SDM) yang  unggul.

“Saat ini penyalahgunaan narkoba sudah sangat mengkhawatirkan dari semua aspek. Indonesia bukan hanya lagi menjadi tempat transit bagi peredaran narkoba dunia, tetapi sudah menjadi produsen,” tegas Wayan Konster dalam sambutannya.

Kapolda Bali, Irjen Pol I Putu Jayan Danu Putra mengatakan, karkoba, korupsi dan terorisme merupakan kejahatan transaksisonal dan kejahatan terorganisir.  Karena itu butuh sinergi seluruh komponen dalam pencegahan dalam bentuk tindakan.

“Ke depan Indonesia terbebas dari narkoba, korupsi dan terorisme sehingga terciptanya generasi muda yang siap menyongsong Indonesia emas 2024,” tandasnya. *

Herman Deru: Pertumbuhan Ekonomi Selaras dengan Kesejahteraan Masyarakat

# Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Nasional 

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru meminta Bank Indonesia Perwakilan Sumsel tetap bekerja secara keroyokan dengan berbagai pihak agar pertumbuhan ekonomi di di provinsai ini terus mengalami peningkatan.

Hal itu disampaikannya pada pertemuan Tahunan Bank Indonesia Nasional dan Bank Indonesia Perwakilan Sumsel di Ballroom Hotel Arista Palembang, Rabu (24/11).

Menurut Herman Deru, positifnya pertumbuhan ekonomi di Sumsel karena peran agresif Bank Indonesia Perwakilan Sumsel bersama berbagai pihak dalam melakukan pengawasan dan pemelihraan kestabilan nilai rupiah serta kestabilan keuangan.

“Sinergitas itu memang selalu kita dengungkan. Termasuk dalam menjaga pertumbuhan ekonomi ini. Kita mengapresiasi peran Bank Indonesia yang terus agresif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi ini,” kata Herman Deru.

Kendati demikian, lanjutnya, peningkatan pertumbuhan diupayakan harus sejalan dengan penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya ingin pertumbuhan ekonomi ini linier dengan penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga membuktikan kerja keras ini memang tepat sasaran,” terangnya.

Menurutnya, pertumbahan ekonomi di Sumsel tentu dapat terus mengalami peningkatan. Sebab itu, dia menekankan agar setiap kebijakan yang dikeluarkan harus berpotensi pada kesejahteraan masyarakat.

“Apalagi di masa pandemi ini, pertumbuhan ekonomi Sumsel tetap positif. Oleh karena itu, kita jangan salah membidik arah kebijakan itu,” bebernya.

Salah satu contohnya yakni mengelolah potensi daerah yang telah ada. 

“Seperti even ranau gran fondo. Pada even itu, kita melihat banyak pusaran ekonomi yang terjadi dan itu harus menjadi perhatian kita,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sumsel Hari Widodo mengatakan, meski terjadinya perlambatan, namun perkembangan pertumbuhan ekonomi di Sumsel tahun 2021, tetap dalam zona positif.

“Pertumbuhn ekonomi di Sumsel akan kembali membaik di triwulan ke 4. Di masa pandemi ini, Sumsel masih menjadi Provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sumatera,” katanya.

Dia juga memprediksi, pada tahun 2022, Sumsel kembali berpotensi mengalami peningkatan ekonomi.

“Hal ini terjadi seiring stabilnya keuangan daerah dan meredanya pandemi covid-19,” pungkasnya.

Disela pertemuan tersebut, Gubernur Herman Deru juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang terus mendukung pertumbuhan ekonomi di Sumsel seperti Dewan Kerajinan Sumsel sebagai mitra terbaik pengembangan ekonomi masyarakar, MUI Sumsek sebagai mitra pengembangan ekonomi syariah dan Badan Pendapatan Daerah Sumsel serta BPKAD Kota Palembang sebagai mitra implementasi sistem pembayaran digital.

Turut hadir, Ketua Pengadilan Tinggi Palembang Kresna Menon, Asintel Kodam II/Sriwijaya Kolonel Inf Fransiscus Ari Susetio, Kepala Sub Bidang Keuangan Polda Sumsel AKBP Heru Kun Cahyo, Hakim Tinggi Pengadilan Agama Johan Arifin, dan sejumlah pejabat lainnya.*

Percepat Realisasi Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz, Herman Deru Masifkan Peran Para Hafidz-Hafidzah

# Hadiri Wisuda Santri Tahfidz Al-Quran Al – Falah

Tabloid-DESA.com MUARA ENIM – Gubernur Sumsel H Herman Deru memberikan apresiasi jajaran Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Al-Falah yang telah berhasil mewisuda Tahfidz Al-Quran 30 Juz, selain itu dia ikut kagum terhadap kemajuan pondok pesantren tersebut.

“Hari ini kita menyaksikan wisuda tahfidz Al-Quran 30 Juz, apresiasi untuk jajaran Ponpes ini telah ikut terlibat dalam mencetak generasi yang berahklak,” kata Gubernur Herman Deru saat sambutan pada pengajian akbar dan Tasyukuran Wisuda Santri Tahfidz Al-Quran yang dipusatkan di halaman Ponpes Salafiyah dan Tahfidzul Quran Al-Falah di Desa Putak Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, Rabu (24/11) siang.

Dia menilai, di wisudanya Tahfidz Al-Quran ini sejalan dengan program keagamaan Pemprov Sumsel yaitu satu desa satu rumah tahfidz. 

“Program satu desa satu rumah tahfidz yang telah kita canangkan ternyata berhasil, bahkan ada yang melebihi target. Hannya saja dari 3.500 desa penyebarannya masih belum merata, untuk itu dia meminta kepada para hafidz/hafidzah yang baru saja wisuda untuk membantu penyebarannya,” tambahnya. 

Dibagian akhir sambutanya Herman Deru menyampaikan ucapan terimakasih pada masyarakat yang tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Sehingga dampaknya menjadikan roda perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan baik.

“Seperti acara ini juga telah turut andil dalam perbaikan ekonomi, Tapi ingat untuk tidak ceroboh dan lalai dalam menerapkan prokes,” tandasnya.

Dilain pihak Pimpinan Ponpes Al -Falah, Kyai Mursidi, mengucapkan selamat kepada santri yang wisuda hari ini, berkat perjuangan yang sudah bersusah payah sehingga dapat menghatamkan Al-Quran 30 juz. 

Menurutnya wisuda dengan hatam Al-Quran 30 Jus ini tentu tidak lepas dari dukungan orang tua dan para guru. 

“Selamat kepada santri diwisuda menghatamkan Al-Quran 30 juz angkatan ketiga sebanyak 18 orang,” ungkapnya.

Dia juga menyampai terimakasihnya pada Gubernur yang telah hadir mendukung majunya Ponpes di Sumsel.

“Terima kasih kepada Pak Gubernur dapat hadir langsung pada wisuda santri Tahfidz Al-Quran,” ucapnya.

Turut hadir, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sumsel, H Rosidin Hasan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Muara Enim, H Riswandar, Camat Gelumbang, H Joni Restu Karla, Danramil Gelumbang, Kapten Mardin, Kanit Reskrim Polsek Gelumbang, Iptu Sawaludin, Pimpinan Ponpes Al -Falah, Kyai Mursidi, Tokoh Agama beserta Pengasuh Ponpes Al-Falah, K.H Anwar Rubai. Kemudian Kepala OPD Sumsel/mewakili.*

Herman Deru Optimis Sumsel Sukses Jadi Tuan Rumah World Cup U-20

# Kementerian PUPR-Pemprov Sumsel Serah Terima Tiga Lapangan Latihan

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Ditunjuknya Sumatera Selatan menjadi salah satu tuan rumah dalam perhelatan World Cup U-20 pada tahun 2023 nanti, membuat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus melakukan perbaikan lapangan latihan guna menyongsong Perhelatan Olahraga Internasional tersebut.

Setidaknya ada tiga lapangan latihan yang selesai direnovasi diantaranya lapangan stadion atletik, lapangan panahan, dan lapangan baseball.

Diserahkan secara simbolis, ditandai denganpenandatanganan berita acara  serah terima aset dari Direktur Prasarana Strategis Direktorat Cipta Karya Kementrian PUPR, Iwan Suprijanto, dan terima langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, di Griya Agung, Selasa, (23/11)  

Herman Deru mengatakan lapangan tersebut akan gunakan untuk latihan bagi calon peserta World Cup U-20.

“Lapangan ini nantinya akan kita pakai untuk latihan bagi calon peserta U-20 nantinya, atau nanti bisa dipakai sebagai lapangan cadangan ketika pertandingan dilakukan dengan bersamaan ini juga bisa dipakai sebagai lapangan bertanding,” tuturnya.

Herman Deru bersama pihak terkait berkomitmen akan terus memelihara, mengelola aset olahraga tersebut dengan baik dan terawat. 

“Kami akan mengelola dan memilihara aset ini dengan baik, hal ini bukan hanya untuk menyongsong U-20 saja, tentu saja ini akan terawat baik secara permanen apalagi ini berstandar internasional,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru mewakili masyarakat Sumsel mengucapkan terimakasih kepada Direktur Prasarana Strategis Direktorat Cipta Karya Kementrian PUPR yang telah menjalin koordinasi yang baik dalam pelaksanaan renovasi terhadap tiga lapangan tersebut.

“Alhamdulillah tiga lapangan ini kita terima dengan baik, dan saya atas nama masyarakat Sumsel mengucapkan terimakasih atas kerja sama dan koordinasi yang baik yang dijalin antara pihak Jakabaring SportCity (JSC), Direktorat Cipta Karya Kementrian PUPR, dan Pemerintah Provinsi dalam menagani renovasi tiga lapangan tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut Herman Deru, pihaknya akan terus mengoptimakan fasilitas dan prasarana untuk menunjang kesuksesan World  Cup U-20 mendatang, juga untuk penilaian dari tim FIFA.  

“Tentunya nanti kita akan terus mengoptimalkan prasarana dan fasilitas yang baik untuk menunjang suksesnya acara World Cup U-20nanti. Jangan sampai nanti FIFA menilai kita tidak layak karena hanya prasarana dan fasilitas yang masih kurang,” imbuhnya. 

Diujung sambutannya, Herman Deru meminta pihak Prasarana Strategis Kementrian PUPR terus menjalin koordinasi untuk melakukan dan pengecekan terhadap fasilitas yang masih kurang di kawasan JSC.

“Saya minta nantinya koordinasi ini akan terus terjalin demi mengoptimalkan fasilitas di sekitaran JSC untuk menunjang perhelatan World Cup U-20 nanti di cek lagi nanti apa saja yang kurang dan kita perbaiki bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Prasarana Strategis Direktorat Cipta Karya Kementrian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan tiga Lapangan yang direnovasi di kawasan JSC merupakan salah satu proyek strategis dari Kementerian PUPR.  

“Tiga lapangan yang di renovasi ini adalah salahsatu dari proyek strategis dari kami dan alhamdulillah akhirnya amanah ini diselesaikan dengan baik dan dapat diserahkan kepada Pemerintah ProvinsiSumsel,” ujarnya.

Iwan Suprijanto mengungkapkan rasa terimakasih atas dukungan dan komunikasi yang baik dalam masa perbaikan tiga lapangan tersebut.

“Alhamdulillah proyek perbaikan ini selesai dengan baik, dan ini tentunya atas kerjasama dan komunikasi yang baik disegala pihak terimakasih atas koordinasi yang baik dan semoga kita semua bisa memelihara ini dengan baik,” ucapnya. 

Turut hadir, Kasubid Perencanaan Teknis Direktorat Prasarana Strategis Ir. Essyasiah, MT, Kasubit Wilayah I Direktorat Prasarab Strategis Feriqo Asya Yoganata, Kepala Balai Prasarana Permukiman WilayahSumsel, Achmad Irwan Kusuma.*