Wagub Mawardi Yahya Lantik IKPM Sumsel di Yogyakarta

Tabloid-DESA.com Yogyakarta – Kehadiran Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya memberikan kebanggaan tersendiri bagi Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM Sumsel) Yogyakarta. Bahkan keberadaan Wagub di tengah-tengah mereka (IKPM) menginspirasi serta memotivasi. 

“Saya titipkan pesan kepada para IKPM tidak hanya mencari ilmu ataupun kecerdasaan saja namun intergitas dipertahankan. Jadi selain semangat belajar tetap jaga integritas ,” ucap Wagub ketika sambutan acara Pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM Sumsel) Yogyakarta periode 2020-2022 bertempat di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, Jumat (29/10). 

Wagub menyebut integritas itu penting sebagai pemimpin tidak hanya didalam memimpin daerah tapi juga di sebuah keorganisasian. 

Dia mencotohkan seperti kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada dirinya dan Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk memimpin Sumsel salah satunya adalah mempunyai integritas. 

Artinya, kedepan mahasiswa ini akan diuji integritasnya dalam membawa organisasi jika itu baik maka akan tumbuh dimasa depan. 

“Kami yakin kepengurusan yang baru ini mampu mengemban, memberikan arti bagi seluruh teman-teman ataupun adik-adik di seluruh Yogyakarta sehingga nanti akan menjadi panutan,” ucapnya. 

Dia juga memintakan doakan kepada masyarakat Sumsel yang ada di yogya agar dirinya bersama Gubernur Sumsel Herman Deru dapat tetap amanah dalam memimpin Sumsel kedepan. 

“Kami mohon doanya semoga kami mampu menjalankan tugas untuk membangun daerah di 17 Kabupaten/Kota se Sumsel menuju Sumsel Maju untuk Semua,” ucapnya. 

Sementara itu Sesepuh IKMP Sumsel di Yogyakarta H Ramdlon Naning merasa bangga karena pengukuhan ini di hadiri dan lantik langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya. 

Dia mengatakan warga Sumsel yang ada di Yogyakarta ini begitu banyak kurang lebih 4.000 orang mulai ada yang pedagang hingga mahasiswa. Dengan kondisinya  banyaknya warga Sumsel di di Yogya tentu sangat pontesial jika nanti kembali untuk membangun Sumsel. 

“Kami harap Pemprov Sumsel tetap membina dan membimbing anak-anak muda yang mempunyai potensi membangun Sumsel kedepannya,” ucapnya. 

Disisi lain, Ketua IKPM Sumsel Yogyakarta Periode 2020-2022, Maheli Andi mengatakan organisasi IKPM Sumsel Yogyakarta sudah berdiri sejak tahun 70an. Artinya organisasi ini cukup tua dengan berbagai estapet kepemimpinan. 

Menurutnya para IKPM Sumsel yang berada di Yogyakarta tidak lain dalam menuntut ilmu pendidikan termasuk mengembangkan kebudayaan, hal ini juga sebagai faktor mencapai tujuan pembangunan baik di Bumi Sriwijaya ataupun di Mataram. 

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur Herman Deru dan Wagub Mawardi Yahya yang  telah mendunug dan mengukuhkan kepengurusan IKPM Sumsel, dan kami juga berkomitmen terus mendukung program  pembangunan HDMY dalam mewujudkan  Sumsel Maju untuk Semua,” tutupnya. 

Turut hadir pada kesempatan ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal Sarkomi, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sumsel, Hendriansyah serta para anggota IKPM Sumsel di Yogyakarta.*

Buka Muswil Ke-8, Herman Deru Harapkan KAHMI Tetap Berkontribusi Nyata Bangun Sumsel

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumtera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengharapkan Musyawarah Wilayah (Muswil)  Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)  ke-8 mendapatkan Ketua Umum yang dapat mengakomodir kebutuhan organisasi.

“Ketuanya harus bisa terakomodir semua pihak,  agar KAHMI ini tetap tumbuh dan berkembang dengan baik. Selain itu juga dapat  membuat organisasi menjadi wadah  dalam berkontribusi membangun daerah,” tegasnya  saat menghadiri pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil)  Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)  ke-8 di Ballroom Hotel Swara Dwipa Palembang, Sabtu (30/10).

Menurut Herman Deru, KAHMI dan Pemerintah Provinsi mempunyai tujuan yang sama dalam mewujudkan masyakat yang sejahtera melalui program pembangunan.

“Tujuan Kita dalam membangun Sumatera Selatan ternyata mempunyai kesama dalam beberapa periode ini, dan saya bangga dari KAHMI,” imbuhnya.

Herman Deru menilai, KAHMI dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang merupakan junior KAHMI, telah memberikan kontribusi yang nyata untuk Negeri dan Daerah. 

“Kontribusai KAHMI bahkan juniornya HMI sudah sangat terasa di negeri ini apalagi di Sumatera Selatan. Banyak berkiprah baik yang mengabdi sebagai Aparatul Sipil Negara (ASN) maupun yang informal, tidak masuk dalam pemerintahan namun dapat berkontribusi luar biasa minimal saran dan kritik-kritik sehatnya,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Herman Deru memberikan masukan agar    KAHMI  tidak terpecah belah satu sama lain setelah dilakukannya Muswil tersebut.

“Semoga kita selalu satu visi-misi dalam membangun  Sumatera Selatan,” tutupnya.

Sementara itu Ketua Majelis Wilayah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa (KAHMI) Sumsel, H Joncik Muhammad, mengatakan KAHMI Sumsel akan menjadi forum berfikir dan memberikan kontribusi untuk Sumatera Selatan.

“Insya Allah, KAHMI bisa menjadi wadah dan forum berfikir untuk memberikan kontribusi dalam membangun Sumatera Selatan,” kata Joncik. 

Dalam Kesempatan itu juga, Joncik mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang telah mendukung gelaran Muswil KAHMI ke 8.

“KAHMI akan terus melakukan upaya-upaya yang memberikan dampak positif bagi pembangunan Sumatera Selatan,” tandasbya.

Turut Hadrir, Ketua DPRD Sumatera Selatan, Hj. R. A. Anita Noeringhati, SH, MH, Bupati Lahat Cik Ujang,  Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono, Walikota Palembang H Harnojoyo, Wakil Bupati Empat Lawang, Yulius Maulana.*

Kepedulian Herman Deru Tambah Semangat Umat Makmurkan Masjid

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Program safari Jum’at yang rutin dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru rupanya memang berdampak bagi masyarakat. Sebab melalui safari Jum’at tersebut, masyarakat bisa menyampaikan langsung aspirasinya kepada orang nomor satu di Sumsel itu. 

Gubernur Herman Deru sendiri menyebut, selain untuk melakukan shalat Jum’at berjamaah, safari Jum’at tersebut juga dijadikan sebagai sarana blusukan untuk melihat kondisi lingkungan di kawasan masjid yang disinggahinya. 

“Safari Jum’at ini langkah kita untuk mempererat bersilaturahmi. Melalui safari Jum’at ini juga saya bisa melihat langsung kondisi lingkungan, termasuk juga kondisi ekonomi masyarakatnya,” kata Herman Deru ketika Safari Jum’at di Masjid Jami’atul Ikhsan di Jalan Sukabangun II Palembang, Jum’at (29/10). 

Dengan begitu, lanjutnya, setiap permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat bisa segera diatasi. 

“Jadi jika ada yang perlu dibenahi, kita akan segera ambil tindakan. Inilah manfaat dari safari Jum’at yang saya lakukan ini. Kita ingin Sumsel ini maju,” terangnya. 

Selain itu, upaya tersebut juga sekaligus juga untuk memantau langsung perkembangan rumah ibadah khususnya masjid. 

“Namun saya harapkan masjid ini tidak hanya besar, tapi juga ramai jemaahnya. Memakmurkan masjid juga menjadi tanggung jawab kita,” ujarnya. 

Diketahui, di sela safari Jum’at tersebut, Gubernur Herman Deru juga berkesempatan untuk meninjau langsung TK/TPA yang tak jauh dari lokasi masjid. Bahkan, Herman Deru meminta agar TK/TPA itu dikembangkan menjadi rumah tahfidz. 

“Saya harapkan TPA ini dikembangkan menjadi rumah tahfidz. Ilmu agama harus diberikan kepada anak-anak sejak dini,” imbuhnya. 

Sementara Ketua Pengurus Masjid Jami’atul Ikhsan Rivai Sandra mengatakan, Herman Deru sendiri merupakan Gubernur pertama yang memperhatikan perkembangan masjid tersebut. 

“Pak Herman Deru ini juga Gubernur pertama yang datang selama masjid ini berdiri. Bahkan saat Idul Adha kemarin, pak Gubernur juga memberikan sapi untuk qurban,” katanya. 

Menurutnya, kedatangan dan dukungan Gubernur Herman Deru terhadap perkembangan masjid merupakan penyemangat masyarakat untuk terus berupaya memakmurkan masjid tersebut. 

“Kita terus berupaya memakmurkan masjid. Apalagi ini mendapatkan dukungan pak Gubernur. Saat ini kita juga telah mendirikan TK/TPA dan mudah-mudahan bisa berkembang menjadi rumah tahfidz seperti keinginan pak Gubernur,” pungkasnya. *

Jadi Irup Hari Sumpah Pemuda, Mawardi Yahya Ajak Pemuda Jaga NKRI dan Pancasila

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Mawardi Yahya mengajak para pemuda yang tergabung dalam duta Pancasila asal Sumsel untuk aktif dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dijelaskan Mawardi, persatuan tersebut dapat diwujudkan dengan bersikap sesuai tuntunan Pancasila baik di dalam keluarga maupun di tengah masyarakat. 

“Para duta Pancasila harus mencerminkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ini sebagai upaya menciptakan persatuan dan perdamaian bersama dalam bingkai NKRI” ujarnya usai mejadi inspektur upcara (Irup) Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 93 di Kawasan Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Kamis (28/10/21). 

Mawardi mengajak para duta Pancasila yang baru saja dilantik untuk memanfaatkan media sosial dengan positif untuk menyebarkan kebaikan demi terwujudnya persatuan dan kesatuan antar masyarakat. 

“Gunakanlah media sosial dengan positif, jangan untuk perpecahan. Pemuda harus mempunyai inovasi, kemandirian, menjaga persatuan untuk mencapai kesejahteraan bersama,” tegasnya. 

Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Dr Zainudin Amali dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Wagub Sumsel menyebut peringatan hari Sumpah Pemuda ke 93 yang jatuh pada 28 Oktober 2021 mengusung tema “Bersatu, Bangkit dan Tumbuh”. 

“Tema ini diambil untuk mengingatkan kembali komitmen yang telah dibangun para pemuda yang diikrarkan pada 1928 lalu dalam sumpah pemuda,” ucapnya. 

Dia menjelaskan, momentum hari Sumpah Pemuda harus menjadi perekat persatuan bangsa untuk sama-sama bangkit dari pandemi. 

“Persatuan bangsa Indonesia sejak 93 tahun lalu sebagai bukti bersatunya pemuda Indonesia. Persatuan ini juga akan menjadi penentu kemajuan dimasa mendatang,” ujarnya. 

Dalam kesempatan ini, sejumlah pemuda yang berasal dari Purnapaskibraka 2021 asal kabupaten/kota di Sumsel dikukuhkan sebagai duta Pancasila Sumsel oleh Direktur Pengendalian Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Fahrurozi.

Sejumlah duta Pancasila tersebut tersebut diberapa daerah di Sumsel mulai dari OKU ada 30 orang, Muara Enim ada 50 orang, PALI ada 35 orang, OKU Timur ada 39 orang, Muba ada 75 orang, Lubuklinggau ada 64, Palembang ada 30 orang, Prabumulih ada 4 orang, Mura ada 70 orang, Muratara ada 2 orang, OKU Selatan ada 33 orang, OI ada 49 orang dan Pagaralam ada 1 orang.

Turut hadir dalam Ketua DPRD Sumsel, RA Anita Neoringhati, Ketua Pengadilan Tinggi Sumsel, Kresna Menon, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sumsel, Makmun, Kasdam II Sriwijaya, Brigjen TNI Gumuruh Winarojatmiko, Dirsamapta Polda Sumsel, Kombespol Djuwito Purnomo, Asistel Kejati Sumsel, I Gede Ngurah Sriada, Kasilog Danrem 044/Gapo, Kolonel Czi Tri Anggono, Danunit Lanal Palembang, Kapten Budi, Kasipasint Danlanud SMH Palembang, Mayor Sus Jauhari, Direktur Pengendalian Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Fahrurozi, PJ Sekretaris Daerah Sumsel, SA Supriono.*

Tarik Minat Investor, Herman Deru Berikan Kemudahan Birokrasi

#Buka Forum Bisnis Investor Summit 2021 

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel H. Herman Deru optimistis Sumsel akan menjadi daerah yang sangat welcome bagi para investor. Hal itu dikatakannya saat membuka Forum Bisnis Investor Summit Tahun 2021 di Hotel Novotel, Kamis (28/10). 

Menurut HD masuknya investasi itu tentu akan memberikan profit bagi daerah, karena itu Ia tak bosan mengingatkan jajarannya untuk melakukan transformasi di berbagai bidang terutama bidang pelayanan. 

“Kalau bisa dipermudah kenapa dipersulit dan panjangnya birokrasi ini juga harus kita kurangi,” jelasnya. 

Selain melakukan transformasi pelayanan, Ia juga menilai perlu dilakukan transformasi mindset agar mulai dari daerah terkecil yakni desa, kelurahan hingga kecamatan dan kota ubah jangan semata berorientasi pada PAD saja tapi harus mulai memikirkan perputaran ekonomi di sekitar yang bisa dikembangkan. 

“Karena itu kita jangan hanya memberikan informasi peluang saat investor datang saja, tapi memang difasilitasi secara sejak awal,” tambahnya. 

Menurutnya HD banyak cerita industri besar harus pindah karena hal-hal kecil, termasuk karakter buruh juga pemerintah daerah. Selain itu mahalnya harga komoditas dan upah dan juga menjadi masalah klasik yang sering ditemui. Hal ini kata HD harus menjadi perhatian pemangku kebiijakan di daerah agar para investor tertarik menanamkan investasi. 

“Melalui forum inilah kita harap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan investasi Sumsel,” tambahnya. 

Sementara itu terkait forum bisnis yang digelar ini, Herman Deru mengatakan bahwa penyusunan strategi penanaman modal di Provinsi Sumsel harus sejalan dengan maksud dan tujuan yang tertuang pada pasal 1 ayat (1) Undang-Undanf Nomor 11 Tahun 2020 juga harus tetap mengedepankan isu penting terkait penanaman modal yaitu penyusunan strategi inbestasi di daerah yang IPRO ( investment project ready to offer). 

Hal ini penting karena akan menjadi ukuran dan syarat bagi para investor untuk dapat menanamkan investasinya di Sumsel. 

Sebagai salah satu provinsi terbesar di Indonesia Sumsel diakuinya memiliki banyak keunggulan dan potensi sumberdaya alam yang dapat menarik perhatian investor untuk berinvestasi. Selain di minyak dan gas bumi, Sumsel juga memiliki cadangan batubara yang besar. Demikian halnya di bidang perkebunan seperti sawit dan karet hingga pertanian. 

“Sumsel yang terdiri dari 17 kab/kota dan dengan berbagai sektor potensi investasi serta dukungan infrastruktur yang ada, tentu harus lebih optimal kita kembangkan dan tingkatkan ke arah proyek yang IPRO dimana secara administrasi dan data akan memberikan kepastian dan rasa nyaman bagi investor. Dengan harapan ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan investasi di Sumsel,” jelasnya. 

Iapun berharap kedepan Sumsel akan mempunyai program-program tentang promosi penanaman modal yang benar-benar bisa menarik para investor baik yang memenuhi syarat formal mauoun informalnya. Karena hal ini juga akan mendukunng program-program yang diamanatkan dalam undang-undang Nomor 11 Tahun 2020. 

“Semakin banyak investor menanamkan modalnya untuk berinvestasi di Sumsel maka semakin banyak menciptakan kerja,” jelas Gubernur yang terkenal tegas tersebut. 

Sementara itu Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI diwakili Direktur Perencanaan Infrastruktur, Moris Nuami mengatakan detail IPRO yang telah digagas Pemprov Sumsel merupakan suatu langkah yang cukup maju. Karena ini dapat menjadi refrensi dan acuan bagi calon investor di bidang proyek yang sudah disiapkan IPRO nya. 

Menurut Moris investasi merupakan hal yang sangat oenting dan dipeelulan terutama dalam menyiapkan lapangan pekerjaan bagi angkatan baru. 

Maka dari itu pertemuan seperti ini perly menjadi perhatian semua pihak tak terkecuali Sumsel. 

“Pemprov Sumsel memiliki potensi ekonomi banyak, SDA terbarukan ada Bukit Asam, Pertamina dan perkebunan sawit. Potensi-potensi ini perlu dioptimalkan,” tambahnya. 

Selain itu ada juga jalan tol Palembang- Bakauheni yang juga sangat potensial dikembangkan sebagai kawasan ekonomi. 

“Jangan pesimis dulu dengan jalan tol. Memang lima tahun pertama belum nampak. Tol Jakarta -Cikampek dulu juga begitu. Sekarang bagaimana kita berpikir mengembangkan jalan di sekitar tol ini menjadi kawasan industri dan kita tawarkan ke investor,” tuturnya. 

Tak hanya membuka forum, dalam kesempatan itu Gubernur Sumsel juga melaunching aplikasi Sumsel Awareness investment (SAI) serta menyerahkan penghargaan dalam program kemitraan penanaman modal asing dan perusahaan penanaman modal dalam negeri dengan UMKM di Sumsel. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Fasilitasi Promosi Daerah Kementerian Investasi/BKPM RI Saribua Siahaan, Bupati OKU Timur H. Lanosin Hamzah ST, Wakil Bupati Ogan Ilir Ardani SH, MH, Sekda OKI H.Husni, SPd.MM, Sekda Kabupaten Banyuasin H. Senen Har, Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin, serta Kepala Perwakilan SKK Migas Anggino Mehendrawan.*

Era Digital Pemuda Miliki Peran Sentral Dalam Memimpin Perubahan

# Wagub Hadiri Puncak HSP Ke 93 Secara Virtual

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yanya mengikuti puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) Ke-93 tahun 2021 secara virtual, bertempat di Command Center Kantor Gubernur Sumsel (28/10).

HSP ke 93 tahun 2021 kali ini dihadiri langsung oleh Presiden Indonesia Joko Widodo, Ketua DPR, Ketua MPR, Ketua DPD RI, Menteri Kabinet Indonesia Maju, para Kepala Daerah, dan Pimpinan Organisasi Kepemudaan.

Dalam sambutannya secara virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden di Jakarta, Presiden RI Joko Widodo mengatakan, pemuda berikrar untuk Indonesia yang satu. Bukan karena keseragaman, tetapi karena keberagaman. Bukan karena budaya yang sama, tetapi karena tekad yang sama. Suku, bahasa, warna kulit, dan agama berbeda bukan halangan dalam membangun satu Indonesia

“Di era digital saat ini, pemuda memiliki peran sentral menjadi pemimpin perubahan. Pemuda adalah kekuatan terbesar dari bonus demografi bangsa Indonesia yang memiliki jiwa pemberani untuk mengambil risiko dan merebut peluang yang ada, serta inovatif,” katanya

Presiden menuturkan, prestasi pemuda Indonesia, seperti tumbuhnya start-up yang sukses menjadi pemain global merupakan bukti dari kekuatan pemuda. Selain itu, karya dan prestasi anak bangsa di kancah global juga makin bertambah.

“Yang muda harus terus bekali diri dengan yang terkini, yang terbaru. Generasi sebelumnya harus terus meremajakan diri, mengadopsi cara-cara baru, dalam berpikir dan bekerja,” tuturnya.

Dalam dunia yang penuh disrupsi, Presiden berpandangan bahwa saat ini merupakan waktu bagi para kaum muda menjadi pemimpin untuk memenangkan kompetisi. Saatnya pemuda menjadi pemimpin yang berani mengambil inisiatif, tetapi tetap humanis.

“Pemimpin yang mau terus belajar kepada siapa saja, tentang apa saja, dan yang terlebih penting pemimpin yang siap berkontribusi untuk kemajuan Indonesia,” jelasnya.

Kepala Negara memahami bahwa tidak semua pemuda Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati pendidikan tinggi, memahami dunia yang penuh disrupsi, memahami dunia yang menuju ke mana, dan memahami perkembangan IPTEK terbaru.

Meski demikian, pemuda Indonesia harus saling berbagi informasi, pengetahuan, dan keterampilan agar semua anak Indonesia dapat berkontribusi yang lebih besar kepada kemanusiaan dan kemajuan bangsa.

“Itulah esensi kepemimpinan. Kepemimpinan adalah membantu yang tidak bisa menjadi bisa dan membantu yang sudah bisa menjadi lebih bisa lagi,” tandasnya

Sementara Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, mengungkapkan bahwa Hari Sumpah Pemuda ke-93 mengangkat tema “Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh”. Menurutnya, Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928. Dalam sejarah Sumpah Pemuda bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

“Tema Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh ini diperuntukkan untuk seluruh elemen bangsa, terutama untuk kalangan pemuda,” tegasnya.

Selanjutnya, Menpora Amali berbicara terkait pemuda generasi terdahulu yang mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordialisme, suku, agama, ras dan kultur menuju persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan demikian, kata Menpora Amali, tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan keluar menghadapi persaingan global dengan kemampuan inovasi dan kreativitas, serta kemandirian. 

“Tema ini bagi pemuda menjadi penting karena di tangan pemudalah kita berharap Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemi covid-19 dan melangkah lebih maju untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” harapnya. *

Herman Deru Irup Apel Akbar Pemuda Pancasila Sumsel

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru menjadi pembina pada Apel Akbar Pemuda Pancasila Sumsel dalam rangka HUT Pemuda Pancasila ke 62 tahun, di lapangan Griya Agung Palembang, Kamis (28/10) petang.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Herman Deru meminta para pemuda harus berperan aktif dalam membangkitkan jiwa patriotisme. Dimana setiap tindakan yang dilakukan harus mengimplementasikan nilai luhur bangsa.

“Tentu para pemuda ini memiliki peran penting dalam memajukan bangsa. Jiwa patriotisme harus terus dibangkitkan untuk perkembangan bangsa ini khususnya Sumsel kedepannya,” kata Herman Deru.

Apalagi, lahirnya Pemuda Pancasila ini bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda. Hal ini mengartikan jika Pemuda Pancasila merupakan bagian dari pemuda Indonesia.

“Sebab itulah, Pemuda Pancasila ini juga harus memegang teguh Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa dan menjauhkan dari paham ideologi lain,” ujarnya.

Terlebih lagi, pada rentang waktu 2020-2035, diprediksi Indonesia termasuk Sumsel mendapat bonus demografi di masa puncak 2030 mendatang. Artinya, pada saat-saat itu jumlah masyarakat dengan usia produktif yaitu dengan kisaran umur 15-64 tahun jauh lebih banyak melebihi mereka yang termasuk dalam usia non-produktif.

Oleh karena itu, pemuda diharapkan mampu beradaptasi dengan hal tersebut sehingga tidak kalah bersaing.

“Pesan saya para pemuda harus tetap bersatu dalam berjuang meraih kesuksesan. Bonus demografi yang diprediksi akan terjadi tahun 2030 mendatang harus dimanfaatkan, namun agar mampu bersaing kita harus beradaptasi dengan perkembangan zaman sejak saat ini,” bebernya.

Diketahui, disela apel akbar tersebut, Gubernur Herman Deru juga didaulat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Pemuda Pancasila.

“Saya juga ucapkan terima kasih kepada Pemuda Pancasila yang sudah menunjuk saya menjadi Majelis pertimbangan. Semoga Pemuda Pancasila terus berkembang dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tutur Gubernur yang ramah terhadap masyarakat ini.

Apel akbar tersebut juga diikuti sedikitnya 1500 orang anggota Pemuda Pancasila dari 17 Kabupaten dan Kota di Sumsel.

Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumsel Sumsel M Yansuri menyebut, Pemuda Pancasila sendiri terus berkomitmen membantu pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah.

“Kita selalu mendukung pemerintah memajukan daerah ini. Apel kali ini tentu sangat berkesan karena pak Gubernur sendiri telah bersedia menjadi Ketua majelis pertimbangan. Dengan adanya pak Gubernur, tentu organisasi ini akan berkembang,” katanya.

Turut hadir dalam apel tersebut, Ketua DPRD Provinsi Sumsel Hj RA Anita Noeringhati, Dir Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro, serta sejumlah pejabat dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.*

Herman Deru Motivasi Atlet NPCI Agar Berprestasi di Peparnas XVI Papua

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Sebanyak 96 atlet disabilitas yang tergabung dalam National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI) Provinsi Sumatera Selatan dilepas keberangkatannya okeh Gubernur Sumsel H Herman Deru menuju Papua untuk mengikuti Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI di Papua. Keberangkatan kontingen Sumsel tersebut dilaksanakan Pelataran Plaza Rusunawa Jakabaring Sport City Palembang, Rabu (27/10) pagi.

Dengan didampingi Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi dan Kapolda Provinsi Sumsel Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, M.H, Gubernur Herman Deru memberikan notivasi dan sangat untuk kontingen NPCI Sumsel yang akan berlaga pada ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI di Papua tersebut.

Menurut Herman Deru, Pemprov Sumsel memberikan perhatian yang sama terhadap para atlet yang menjadi aset daerah. Karena melalui prestasi olahraga nama baik daerah lebih dikenal diberbagai level baik nasional bahkan ditingkat dunia.

“Kami mengiringi keberangkatan kalian dengan doa. Pada pekan Paralympic sebelumnya atlet Sumsel sudah bannyak mengukir sejarah. Prestasi yang diukir membawa marwah bagi daerah kita, marwah kaum difabel. Maju terus pantang mundur,” ucap Herman Deru membakar semangat atlet NPCI.

Gubernur yang mengusung tagline Sumsel Maju Untuk Semua ini tidak lupa mengingatkan agar para atlet untuk memapatuhi instruksi pelatih dalam setiap pertandingan. 

“Laksanakan dan aplikasikan intruksi pelatih dengan penuh semangat dan disiplin tinggi. Kita yakin kalian dapat menorehkan prestasi yang lebih baik. Yang terpenting betarunglah dengan penuh sprotif,” pesan Herman Deru.

Sementara Ketua NPCI Provinsi Sumsel, Riah Yohwari dalam laporannya menuturkan, kontingen Provinsi Sumsel pada ajang Peparnas di Papua kali ini memberangkatkan 168 orang dengan rincian 96 atlet, 34 pelatih dan 38 official.

“96 atlet ini nantinya akan bertanding di delapan cabor. Meliputi atletik, angkat berat, bulu tangkis, catur, menembak, panahan, renang dan tenis meja,” paparnya. Sebelum berangkat ke Papua, lanjut dia para atlet NPCI Sumsel telah mempersiapkan diri dari jauh waktu.

“Atle kita sudah sangat siap. Latihan rutin telah dijalani dan mereka siap memberikan yang terbaik bagi Sumsel,” tandasnya.*