Wayangan di Rimba Candi, Herman Deru Lepas Kangen

wayangan1Tabloid-DESA.com PAGARALAM – Selain meresmikan pembangunan Asrama Santri di Ponpes Tahfidz Quran dan Rumah Tahfidz Al Quran Daarul Kutub El Gontori, dalam agenda kunkernya ke Kota Pagaralam Kamis (6/2) malam, Gubernur Sumsel H.Herman Deru juga mengagendakan silaturahmi dengan masyarakat di Desa Rimba Candi Kelurahan Candi Jaya. Baru saja sampai di desa ini, Gubernur langsung “ditodong” warga dengan sejumlah permintaan.

Sebanyak 17 permintaan itu disampaikan salah seorrang tokoh masyarakat setempat yakni  Wahidin. Di antaranya perbaikan jalan, perbaikan dan penambahan musala baru, pengadaan ternak sapi warga, penyediaan balai desa, kemudian motor untuk operasional bidan di desa tersebut.

Meski cukup banyak, belasan permintaan itu ditanggapi santai oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru. Berbalut acara pementasan wayang kulit semalam suntuk, HD menjawab satu persatu keinginan warga. Agar permintaan tersebut segera terpenuhi, HD bahkan langsung menunjuk sejumlah kepala OPD terkait yang kebetulan hadir. Seperti Kepala Biro Umum dan Perlengkapan untuk penyediaan motor dinas bidan dan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Basyar untuk mengecek labglnsung kondisi musala yang dikeluhkan warga serta Kepala Dinas PUBM untuk perbaikan infrastruktur jalan.

wayangan3

“Kenangan Saya begitu banyak disini. Mulai dari kampanye sampai Saya jadi Gubernur terpilih dan menjadi Gubernur sekarang. Dan itu membekas. Makanya Saya sering rindu kesini. Dan apa-apa yang diminta warga sudah Saya rekam dalam ingatan, bertahap itu semua akan Saya penuhi” ucap HD.

Selain memang rindu, kedatangannya kali ini kata HD juga terkait kunjungannya ke Pasar Induk Jakabaring Jumat lalu. Setelah melihat poyensi Pasar Induk Jakabaring yang bisa dijadikan pusat transaksi hasil bumi Sumsel seperti sayur mayur dan komoditas lainnya. Oleh karena itu Ia  berharap, Pagaralam sebagai penyuplai utama sayuran ke Jakabaring dapat lebih memotivasi petani di desa Rimba Candi untuk semangat memproduksi hasil kebunnya.

Tak hanya memotivasi para petani, dalam kesempatan menonton wayang itu, HD juga menyelipkan sejymlah pesan khusus. Menurutnya wayang adalah salah satu kearifan lokal yang tidak boleh punah. Karena di Sumsel selain memiliki suku-suku dari 9 batanghari Sumsel juga memiliki suku besar lainnya suku Jawa.

“Saya ingin ini dipertahankan karena banyak ilmu yang kita dapat dari kearifan lokal ini. Ini harua terus dipertahankan selama punya nilai yang positif,” jelasnya

Sedikit flashback HD mengaku sangat menyesalkan karena Rimba Candi sempat begitu terdampak akibat konflik manusia dan harimau yang terjadi beberapa bulan terakhir. Belajar dari pengalaman itu HD mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan  berita-berita yang tidak sepenuhnya benar.

“Sedih karena Rimba Candi kena ancaman.  Harimau itu. Padahal harimaunga cuma satu,  tapi akibat pemberitaan yang tidak bener bahwa dikataka harimau ada 7 membuat masyarakat semakin takut dan khawatir. Dampaknya luar biasa. Hampir semua hotel hilang penghuninya. Resto habis tamunya. Nah sekarang sudah aman karena harimau itu sudah tertangkap,” jelasnya.

Sementara itu Walikota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan sangat berterimakasih atas kehadiran Gubernur ke Pagaralam. Meskipun agenda sangat padat, Gubernur HD mau menyempatkan diri singgah ke Pagaralam.

“Kita harus berterima kasih karena walaupun agendanya padat Gubernur masih mau kesini. Kami juga sangat berterima kasih tahun 2019 Pagaralam banyak mendapatkan bantuan dari Gubernur. Harapan kami bantuan untuk tahun 2020 lebih cepat agar  biar pembangunan kami lebih lancar dan maju,” ujar Alpian.

wayangan2

Tak hanya bantuan infrastruktur dan materi, menurutnya Gubernur sangat perhatian  dan peduli dengan masalah di tiap daera tidak terkecuali soal konflik manusia yang heboh sampai menjadi isu nasional.

“Waktu konflik itu terjadi semua jadi heboh. Ekonomi benar-benar anjlok. Tapi Pak Gubernur turun langsung melakukan  berbagai upaya agar ekonomi yang sempat terpuruk diperbaiki seperti semula. Ia bahkan rela hadir langsung. Makanya kami sangat berterimakasih kembali, Gubernur mau turun susah payah mengembalikan lagi kepercayaan masyarakat,” kata Alpian.

Selain pementasan wayang, pemberian sejumlah hadiah dan bantuan, dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumsel H.Herman Deru juga membagikan sertifikat secara simbolis kebeberapa warga dari total 518 sertifikat yang disiapkan untuk warga tahun 2020.

Comments