UIW S2JB Berjanji di Hari Kemerdekaan, Tebing Tinggi Sudah Terang Dialiri Listrik

listrik

Tabloid-DESA.com EMPAT LAWANG – Di hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Yang ke 75 tahun 2020, listrik di Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang juga ikut merdeka. Hal ini dikatakan langsung General Manager Unit Induk Pembangunan PLN Sumbag Sel Dendi Kusuma Wardana saat dibincangi awak Media usai audiensi bersama Bupati Empat Lawang, Rabu (29/1/2020).

“Insyaallah di hari kemerdekaan tahun 2020 ini, betul-betul di Tebing Tinggi juga merdeka listrik nya,” ungkap Dendi. Untuk saat ini, pasokan listrik di Tebing Tinggi sekitar 10 Mega, sementara di Gardu Induk yang berada di Talang Gunung mencapai 30 Mega.

“Beban listrik Tebing Tinggi selama ini kapasitasnya 10 Mega, nah manti akan dialiri dari Gardu Induk dengan Kapasitas 30 Mega, jadi beban listrik untuk PLN Tebing Tinggi menjadi besar dan bisa menampung semuanya,” katanya.

Sementara General Manager Komunikasi dan Pertanahan PLN Sumbagsel Selamat Senior, mengatakan ada 164 tapak tower yang akan dibangun dari Lubuklinggau ke Tebing Tinggi, yang terdiri dari Tiga (3) Kabupaten. Untuk di Empat Lawang sendiri lahannya sudah bebas seluruhnya, dan masih ada 30 yang belum bebas yaitu di Lubuklinggau 11 tapak tower dan di Musi Rawas ada 19 tapak tower di Lima (5) Kecamtan.

“Pembebasan lahan itu ada prosedurnya disurvei dan dinilai oleh lembaga kantor jasa penilai. Setalah lahan bebas, kami juga akan bebaskan ROW yang luasnya 20 meter sepanjang 164, pohonnya diganti tapi tanahnya kompensasi saja,” jelasnya. Setalah bebas keseluruhnya pihaknya juga akan melakukan pembangunan pondasi, yang satu pondasi saja memerlukan waktu 15 hari. Sementara yang belum dibangun pondasi 109 pondasi. “Dikali Lima Belas hari jadi Seratus Tuju Puluh Dua Hari dan dibagi tiga puluh, nah itu hampir 7 bulan,” tuturnya.

Sementara itu, General Manager UIW S2JB Daryono mengatakan, listrik di Empat Lawang ini masih disuplay dari Lubuklinggau dan Lahat, yang kedua-duanya berada diujung dan jaraknyapun cukup jauh yaitu hampir 80 Kilo Meter (KM) dari lokasi Gardu Induk.

Bukan hanya itu di sepanjang jaringan sangat rawan sekali dengan gangguan-gangguan pohon, dan pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat yang dilalui jaringan-jaringan ini, agar bersedia pohon-pohonnya ditebang dan dipangkas minimal jaraknya tiga meter supaya jaringan tersebut aman. “Jika GI di Tebing Tinggi sudah beroperasi, maka jaraknya akan semakin pendek sehingga tingkat gangguannya bisa dieniminir. Kami berharap kepada masyarakat untuk mendukung dalam pembangunan Gardu Induk itu,” harapnya.

Sementara Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad juga mengatakan target ini cukup panjang yaitu saat ulang tahun kemerdekaan yang ke 75, Tebing Tinggi sudah terang benderang.”Yang kita butuhkan 10 Mega, yang disiapkan di GI itu 30 Mega, dan kita berkeyakinan pada saat ulang tahun kemerdekaan yang ke 75, GI sudah beroperasi, karena itu yang kita harapkan selama ini,” ujarnya.

Comments