Tiga Kecamatan di Muba Jadi Kawasan Minapolitan

MINA PADI

Tabloid-DESA.com SEKAYU – Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tidak hanya menjadi daerah lumbung energi, rupanya banyak potensi yang bisa dikembangkan. Misalnya saja selama empat bulan belakangan Kabupaten Muba terus gencar untuk mengembangkan Kabupaten Muba yang dimulai dari tingkat Kecamatan untuk menjadi Kawasan Minapolitan atau kota berbasis ikan. 

Diakui Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin, pihaknya akan total mendukung pengembangan kawasan minapolitan yang dimulai dari tingkat Kecamatan. “Saat ini tiga Kecamatan yang dibina dan terus digencarkan untuk pengembangan kawasan minapolitian yakni Kecamatan Sekayu, Sungai Lilin, dan Lais,” ungkapnya.

Lanjutnya, saat ini secara nasional tercatat hanya 50 Kabupaten di Indonesia yang memiliki kawasan minapolitan dan termasuk didalamnya Kabupaten Muba dan berdasarkan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan. “Dan Muba salah satu daerah yang dipercaya dan ditunjuk untuk mengembangkan kawasan minapolitan,” terangnya.

Dijelaskan, kawasan minapolitan di Kecamatan Sekayu difokuskan untuk mengembangkan ikan hias botia/kejublang, sedangkan kecamatan Sungai Lilin difokuskan untuk mengembangkan Ikan Lais, dan Kecamatan Lais Patin.

“Pengembangan komoditas pada tiap kecamatan tersebut dilakukan berdasarkan pertimbangan kondisi daerah dan kemampuan masyarakat,” jelas Dodi.

Ia berharap, pengembangan kawasan minapolitan di Kabupaten Muba bisa berjalan maksimal dan mendapat dukungan dari masyarakat.

“Jadi, minapolitan ini nantinya konsepsi pembangunan ekonomj kelautan dan perikanan berbasis kawasan berdasarkan prinsip-prinsip terintegrasi, efisiensi, berkualitas, dan percepatan,” pungkasnya.

Comments

comments