Pilkades E-Voting di Banyuasin Jadi Contoh Kabupaten Lainnya

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 161 desa dengan sistem Elektronic Vooting (E-Voting) di Kabupaten Banyuasin dimulai serentak di lima desa, Sabtu (24/10/2015).

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) H Supriadi mengatakan, Pilkades yang akan dilaksanakan untuk 161 desa di Banyuasin akan dilakukan bergelombang. pertama kali akan dilakukan di lima desa, satu desa di Banyuasin III dan empat desa di Sembawa. Dengan penerapan E-Voting dalam 161 Pilkades dengan 543 cakades di Banyuasin akan selesai selama 3 bulan kedepan.

Tim teknis sebanyak 70 orang yang berasal dari sejumlah SKPD di lingkungan Pemkab Banyuasin siap menggelar dan menyukseskan pelaksaan Pilkades di 161 desa di Kabupaten Banyuasin.

Adapun teknis pengoperasi alat E-vooting ini berasal dari Dinas Perhubungan dan Kominfo, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kesbangpol. Selain itu, juga ditambah beberapa bagian dari Sekretariat Daerah Kab.Banyuasin, seperti Bagian Humas dan Protokol, Bagian Hukum dan Perundang-undangan dan Bagian Ortala.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Banyuasin, Harobin Mastofa mengatakan, Pilkades E-Voting yang pertama kali diselenggarakan Kabupaten Banyuasin ini akan menjadi salah satu pelaksanaan Pilkades E-Voting terbaik di Indonesia.

Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi Prov.Sumatera Selatan, Andragiri Tandanu mengatakan, pelaksanaan Pilkades E-Voting di Kabupaten Banyuasin telah membuat Banyuasin menjadi contoh bagi kabupaten lainnya. Pertama, Banyuasin menggunakan data penduduk yang akurat. Sebagian besar masyarakat akan melakukan pemilihan dengan KTP elektronik. Kedua, pelaksanaan Pilkades E-Voting di Banyuasin diakui sebagai yang terbanyak di Indonesia, yaitu 161 Pilkades.

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian berharap, semua pihak untuk dapat bekerja secara maksimal sesuai dengan peraturan yang berlaku, agar setiap permasalahan yang timbul akan dapat diselesaikan dengan baik.

Dalam pelaksanaan Pilkades dengan sistem E-Voting perdana di Kabupaten Banyuasin ditinjau langsung oleh Bupati Banyuasin, serta sejumlah perwakilan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kementrian dalam Negeri, Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT), Dishubkominfo Provinsi dan sejumlah perwakilan Kabupaten lain yakni Musi Banyuasin (Muba), Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuwangi, Sidoarjo, Pemalang dan Mempawah Provinsi Kalimantan Barat. (*)

 

Sumber : Humas Pemkab Banyuasin & sumsel.tribunnews

Comments

comments