Pemkab Muaraenim Fasilitasi Bedah Rumah Keluarga Prasejahtera

a9ee4d56-26f1-484b-be0b-d72dfdaf5e5e

PEMERINTAH Kabupaten Muaraenim memberikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bedah rumah sebanyak 10.433 unit untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menurut Bupati Muaraenim Ir H Muzakir SS melalui Wabup Muaraenim H Nurul Aman SH, bahwa dasar pelaksanaan bantuan stimulan perumahan swadaya ini adalah Peraturan Menteri Perumahan Rakyat RI No 39 tahun 2015. Menurut Wabup Nurul Aman, BSPS merupakan bentuk fasilitasi pemerintah berupa bantuan sosial kepada masyarakat berpenghasilan rendah (pra sejahtera).

“Tujuan bantuan stimulan ini adalah supaya rumah warga yang tidak layak huni bisa dibangun menjadi rumah yang layak huni dengan lingkungan yang sehat serta aman bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Wabup Nurul Aman, Selasa (31/5/2016) dalam acara Sosialisasi Program BSPS, di Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim.

Dikatakan Nurul Aman, Pemkab Muaraenim sudah menargetkan akan melakukan bedah rumah tidak layak huni sebanyak 10.433 unit rumah yang tersebar di 20 kecamatan. “Sejak tahun 2012 – 2015, rumah yang sudah terealisasi dibedah sebanyak 3.710 unit rumah atau sekitar 29 persen, sehingga masih tersisa 6.723 unit rumah,” jelas Wabup.

Pada tahun 2016, bantuan BSPS di Kabupaten Muaraenim dialokasikan untuk Kecamatan Ujan Mas sebanyak 257 unit rumah yang tersebar di enam desa yakni Desa Tanjung Raman, Desa Ujan Mas Lama, Desa Ujan Mas Baru, Desa Pinang Belarik, Desa Muara Gula Baru dan Desa Muara Gula Lama.

Lalu di Kecamatan Rambang Dangku sebanyak 107 unit rumah, dan Kecamatan Belimbing 152 unit rumah. Selain itu juga, ada bantuan dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebanyak 432 unit rumah yang tersebar di Kecamatan Muara Belida yang tersebar di Desa Patra Tani, Desa Tanjung Baru dan Desa Kayu Ara Batu, yang saat ini masih dalam proses administrasi.

“Saya berharap masyarakat penerima bantuan BSPS ini untuk dimanfaatkan sebaik mungkin dan bangunkan sesuai peruntukannya serta menjaganya supaya tetap layak huni,” ujar Wabup.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU CK) Muaraenim, H Ramlan Suryadi ST MT, didampingi PPK Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) PU CK Muaraenim, Dovis Pramora ST, menjelaskan bahwa bantuan BSPS meliputo peningkatan kualitas rumah menjadi layak huni ini sebanyak Rp 10 juta rupiah, namun diberikan dalam bentuk material sesuai dengan rencana penggunaan dana (RPD).

Untuk dana Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Kemenpupera) akan disalurkan melalui BTN Unit terdekat dan dana pemerintah daerah Kabupaten Muaraenim disalurkan melalui Bank Sumsel Babel. Sementara, para penerima BSPS harus membentuk kelompok yang terdiri dari 7-20 orang.

“Terkait dengan pelaksaan penyaluran bantuan sampai pada tahap pelaksanaan pembangunan, sebagaimana petunjuk teknis program BSPS ini telah dibentuk tenaga pendamping masyarakat yang merupakan tenaga profesional lokal yang menjadi penggerak dan pengawas kelompok penerima bantuan dalam melaksanakan kontruksi perumahan swadaya, termasuk pemberdayaannya,” jelas Ramlan.

 

Penulis: Edwar Pusra,  Editor: Muhammad Ikhsan

Comments

comments