Muba Role Model Penyelesaian Konflik Agraria

ROLE1

Tabloid-DESA.com SEKAYU – Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi membuka secara langsung Kegiatan Lokakarya Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) Model Penyelesaian dan Penanganan Konflik Agraria dan Sumber Daya Alam Kabupaten Muba.

Plt Sekda Muba dalam arahannya mengatakan, menyambut baik lokakarya yang dilaksanakan tersebut, ini merupakan suatu inovasi yang dilakukan dalam bentuk kepedulian dari Satgas Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria (P2KA) Kabupaten Muba. Untuk membantuk kepentingan masyarakat Muba dalam bidang perkebunan.

“Menurut kami masalah konflik agraria ini sangat sulit dan tidak mudah diselesaikan, kami sangat berterima kasih atas kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Satgas ini (Satgas P2KA SDA Muba). Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, Kabupaten Muba menjadi kabupaten percontohan bagi kabupaten lain dalam hal penyelesaian konflik agraria,” ujarnya.

ROLE2

Drs H Apriyadi MSi lebih lanjut mengatakan, Pemkab Muba menunggu hasil dari diskusi lokakarya tersebut, untuk dimantapkan lagi dan tidak menutup kemungkinan akan diserahkan ke DPRD untuk di usulkan menjadi Peraturan Daerah Inisiatif.

Sementara itu Ketua Satgas P2KA SDA Kabupaten Muba Anwar Sadat menuturkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses-proses Satgas P2KA SDA sebelumnya, dan untuk melengkapi dokumen-dokumen sebelum mengakhiri masa tugasnya, yang telah dibentuk oleh Pemkab Muba pada tanggal 17 Oktober 2016 lalu.

“Melalui forum ini kami mengharapkan suatu pemikiran untuk melengkapi dokumen kami menjadi dokumen publik, dalam pengelolaan suatu alur proses penyelesaian dan penuntasan konflik agraria di Kabupaten Musi Banyuasin,” tandasnya.

Narasumber dari acara tersebut yakni, Kepala Bagian Hukum Setda Muba Dicky Meiriando SSTP MH, Ketua Dewan Nasional Konsorsium Pembaruan Agraria Iwan Nurdin, dan dari Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Muba.

Comments

comments