Menteri Desa Akui Kesuksesan Pengelolaan BUMDes di Desa Ini

IMG_7439

MENTERI DESA, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi, Eko Putro Sandjojo blusukan ke sejumlah desa yang berada di Provinsi Jawa Barat pada Jumat (12/8/2016). Blusukan diawali dari Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung,  di lanjutkan  ke Desa Banyuresmi, Kecamatan Leles Kabupaten Garut dengan meyambangi BUMDes dan sekolah pangkas rambut yang dikelola desa.

Dalam blusukanya ke Kabupaten Bandung, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi  mengunjungi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukamenak, Kecamatan Margahyu, yang fokus mengelola air bersih sebagai kebutuhan warga yang berada di Desa Sukamenak.

Ketua BUMDes Sukamenak, Efendi mengaku bangga atas kehadiran MenDesa- PDTT meninjau BUMDes Sukamenak yang sudah berdiri sejak tahun 2007.

”Ini kali pertama kami dikunjungi langsung oleh Bapak menteri,” ujarnya.

Efendi menuturkan BUMDes Sukamenak yang saat ini dipimpinnya bergerak dalam pengelolan air bersih dengan modal awal sebesar Rp15 juta bantuan hibah dari Pemda Kabupaten Bandung. Hingga saat ini Bumdes-nya tersebut telah memiliki pelanggan sebanyak 700 kepala keluarga.

”Pelanggan semuanya warga Desa Sukamenak,” paparnya.

Air yang bersumber dari tiga sumur bor tersebut dibandrolnya Rp 1000 per 1 m3 dengan rata-rata omsetnya bruto setiap bulan Rp19 juta dan itu kata Efendi Rp9 juta untuk biaya listrik, gaji pengelola 15 % serta alokasi untuk desa sebanyak 10%.

”Bersihnya sekitar Rp4 juta setiap bulanya,” paparnya.

Efendi menjelaskan, pengelolan air bersih yang bertempat di lahan carik desa tersebut, permintaannya sangat tinggi, namun dirinya mengaku tidak bisa memenuhi semua karena keterbatasan volume air.

“Untuk memenuhi permintan itu, saat ini kami tengah merancang peningkatan volume air yang telah ada,” katanya,

Efendi mengaku bahwa BUMDes Sukamenak juga memiliki koperasi simpan pinjam untuk ibu-ibu yang berada di lingkungan Desa Sukamenak.

MenDesa- PDTT, Eko Putro Sandjojo, mengatkan BUMDes Sukamenak bisa dijadikan sebagai salah satu contoh bagi desa untuk mendorong perekonomian masyarakatnya, untuk mewujudkan Desa Mandiri, Maju dan Sejahtera.

Eko juga mengatakan salah cara menciptakan Desa Membangun Indonesia, salah satu langkah yang mesti dilakukan adalah mendorong perekonomian masyarakat desa melalui BUMDes.

“Desa-desa rencananya kami push (dorong) untuk membentuk badan usaha desa,” pungkasnya.

 

Sumber: kemendesa.go.id

Comments

comments