Mahfud: Lembaga dan Aparatur Pemerintah Harus Beretika

MAHFUD1

Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Lembaga dan aparatur pemerintah dinilai harus memiliki etika dalam menjalankan peran dan fungsinya dalam pemerintahan. Sebab, pejabat negara adalah orang yang menjadi tulang punggung pemerintahan yang bersih, jujur.

Hal itu dikatakan Mahfud MD dalam kuliah umum, di UIN Raden Fatah Palembang. Menurut dia, kalau lembaga dan aparatur pemerintahan tidak memiliki etika,  hal itulah yang menyebabkan inkonsistensi implementasi atau tidak sesuainya pelaksanaan  amanat Undang-Undang.  “Contohnya ada pejabat terjerat kasus korupsi dan menjadi sorotan publik,  tetapi dia tidak mengundurkan diri,  maka pejabat tersebut tidak memiliki etika,” kata dia.

Sebab, ujar Mahfud, meski dalam pemikirannya dia tidak perlu mundur karena belum dibuktikan secara hukum bahwa dia melakukan korupsi,  disinilah letak rusaknya negara,” tambah dia.

Padahal menurutnya,  dalam Tap MPR No 6 tahun 2000 sudah jelas dikatakan apabila seorang pejabat mendapatkan sorotan publik karena kebijakannya atau perilakunya, maka yang bersangkutan harus mundur dari jabatannya,  tidak perlu menunggu proses hukum.

“Imbas dari buruknya etika pejabat adalah ketidakadilan dan kesenjangan sosial,  kemudian efeknya memunculkan intoleransi dalam kehidupan bernegara,” pungkas dia.

Comments

comments