Newsflash

Konsolidasi dan Kejar Ketertinggalan
Ditulis Oleh tabloid desa   
Senin, 26 Januari 2009

Dra Annisatul Mardiah S.Ag ditunjuk sebagai Ketua KPU Sumsel secara aklamasi pada rapat anggota KPU Sumsel di ruang rapat DPRD Sumsel, Rabu (7/1) lalu. Anggota KPU Sumsel, Candra Puspa Mirza didampingi Alfian Toni dan Ong Berlian mengatakan, pertimbangan dipilihnya Annisatul Mardiah  menghormati kuota perempuan. Dan mereka percaya tidak akan ada kesulitan karena mereka merupakan satu tim kerja yang kompak dan solid.

“Kami sepakat dan percaya dengan kemampuan Annisa untuk melaksanakan jabatan ketua yang diamanatkan dengan baik. Kami yakin dengan kebersamaan kita dapat melaksanakan proses demokrasi dengan sukses,” kata Alfiantoni.

Selain memilih Annisa sebagai ketua, disepakati juga memilih  Ketua Divisi Pencalegan dan Teknis yang dijabat Alfian Toni, Candra Puspa Mirza sebagai Ketua Divisi Hukum dan Perundang- undangan, Ong Berlian sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Kelly Mariana sebagai Ketua Divisi Keuangan dan Logistik.

Annisatul mengatakan jabatan itu sebagai amanat yang sangat berat. Apalagi dalam kondisi KPU Sumsel yang baru saja mengalami konflik dan sempat vakum beberapa waktu.

Ia menegaskan, secara bersama- sama akan mengembalikan citra KPU dan menyelesaikan tugas yang menumpuk. Namun ia yakin dengan adanya dukungan dari teman- teman semua Insya Allah akan menjadi ringan.

“Semoga dapat membawa KPU Sumsel lebih baik lagi. Saya siap mengemban amanah ini,” tegas perempuan kelahiran 17 Agustus 1968 ini.

Menurut ibu dari lima putrid ini, pada prinsipnya manusia dilahirkan sebagai pemimpin, terutama bagi diri sendiri. Tinggal bagaimana mengelolanya. Ia mengaku optimis bisa menjalankan tugas dengan baik selama mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Dengan rendah hati dosen fakultas Ushuluddin IAIN Raden fatah ini mengatakan, ia terpilih bukan karena kelebihan yang dimilikinya. Tapi lebih sebagai penghargaan dari teman- teman. Sebagai langkah awal memimpin KPUD Sumsel, ia dan anggotanya akan segera melakukan konsolidasi  di KPUD Sumsel dan audiensi dengan muspida. Guna mengejar ketertinggalan terutama masalah sosialisasi.

Ada yang bilang kedodoran tapi saya bilang tidak kedodoran. Asal kerja keras, iklas dan cerdas. Kita akan utamakan kebersamaan, kita harap semua hal dibicarakan secara bersama supaya tidak pecah di dalam,” ujarnya. (ani)