Newsflash

Angka Golput Sumsel Diperkirakan Tinggi
Ditulis Oleh Dian Kusnadi   
Rabu, 21 Januari 2009

Pada pemilu legislatif April 2009 mendatang, angka golongan putih (golput) atau warga yang tidak menggunakan hak pilihnya di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), diperkirakan tinggi mengingat banyak partai politik yang bertarung pada pesta demokrasi itu.

Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Syairozi mengatakan, di Palembang, Jumat, perkiraan angka golput tinggi di Sumsel itu, antara lain dipengaruhi faktor pada pilihan yang membingungkan dengan sebanyak 38 partai politik. 

Pemilih juga mesti memilih lima calon legislatif, mulai dari DPRD provinsi, kabupaten dan kota, serta DPR RI dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

"Proses pemilihan yang bisa membingungkan itu, dapat membuat pemilih mencari aman dengan tidak memilih atau menjadi golput," kata Syairozi pula.

Menurut dia, proses pencoblosan yang diganti dengan mencentang, juga akan menimbulkan masalah serius bagi calon pemilih.

Pada awalnya mereka berniat memilih, tetapi karena bingung bisa membatalkan pilihan mereka.

"Hal itu, tentu akan merugikan partai politik dan calon legislatif. Mereka telah berjuang maksimal dengan mengorbankan harta benda, tetapi suara yang mereka raih hanya sedikit," ujar dia lagi.

Namun begitu, sampai kini pihaknya belum bisa memperkirakan berapa besar angka golput itu.

Berdasarkan pengalaman pemilukada (pemilu kepala daerah) di sejumlah daerah pada tahun 2008, lanjut dia, angka golput rata-rata lebih dari 30 persen.

"Hasil pemilukada itu bisa menjadi salah satu parameter bahwa angka golput pemilu legislatif April 2009 mendatang diprediksikan tinggi," ujar dia.

Taswin Sohaldi, calon legislatif DPRD Palembang dari Partai Gerindra mengatakan, pilihan menjadi calon legislatif bukan tidak ada alasannya.

Karena itu, menurut dia, kalau pun terjadi penurunan kepercayaan rakyat dengan tidak memilih wakil mereka di dewan, diharapkan tidak terjadi pada dirinya.

"Persiapan menjadi calon legislatif tidak dilakukan secara instan, tetapi saya yakin sudah mempunyai basis massa yang jelas, sehingga mudah-mudahan bisa memberikan dukungan penuh untuk dapat terpilih menjadi anggota DPRD Palembang," kata dia meyakini.

Basis massa yang selama ini sudah terbina silaturahmi secara baik tersebut, kata dia lagi, diharapkan bisa menghasilkan sebuah kesepakatan bersama memilih perwakilan mereka di DPRD Palembang.

Ia menyandarkan pada target dukungan minimal 3.000 massa di daerah pemilihan Ilir Timur II, Sako, Sematang Borang, dan Kalidoni yang diharapkan berhasil membawa semua aspirasi dan program yang dititipkan kepadanya saat duduk di DPRD Palembang. (*)

 
 

Polls

Setujukah Anda tentang Berobat Gratis dan Sekolah Gratis ?
 

Waktu Sekarang