“KAHMI Siap Membangun Umat Berjemaah”

JONCIK1

Haji Joncik Muhammad, SH MM resmi menjabat ketua umum Korps Alumni HMI (KAHMI) Sumsel periode 2016-2021, menyatakan siap mewujudkan visi misinya ke depan, termasuk mendirikan KAHMI Centre.

“Majelis daerah kabupaten kota yang belum dilantik, akan dilantik. Lalu mewujudkan kesekretariatan. Program penguatan alumni HMI. KAHMI pada tatanan strategi, operasional ada di HMI. Alumni banyak cerdas-cerdas agar berprestasi berkiprah di posisi penting di Sumsel. Ikatan HMI kuat, tarik menarik, mendorong sebanyak mungkin untuk berprestasi di seluruh bidang ke depan,” papar Joncik yang juga Anggota DPRD Sumatera Selatan ini.

Dalam rangka mewujudkan visi dan misi KAHMI, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sumsel bahkan menggelar buka puasa Ramadhan 1437 Hijriah dan tarawih bersama, bertema “Ramadhan Momentum Membangun Umat Secara Berjamaah” di rumah Dinas Rektor Universitas Negeri Sriwijaya (Unsri) Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE yang juga merupakan Ketua Formatur Terpilih ICMI Orwil Sumsel Periode 2016-2021, Jalan. Srijaya Negara Bukit Besar Palembang, Rabu (22/6).

Pada kesempatan buka bersama itu juga dihadiri langsung perwakilan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Harnojoyo Wali Kota Palembang, H.Joncik Muhammad (Ketua Formatur terpilih KAHMI Sumsel/Ketua Komisi II DPRD Sumsel), Prof Aflatun Muchtar (Ketua MUI Sumsel Terpilih Periode 2016-2021/Mantan Rektor UIN RF Palembang), H Heri Amalindo Bupati Kabupaten PALI, Hendri Zainuddin dan Abdul Aziz Senator DPD RI Asal Sumsel, Prof M Sirozi (Rektor UIN Raden Fatah Palembang).

Joncik Muhammad berkata saat ini adalah momentum yang luar biasa, karena Ketua MUI Sumsel periode kedepan juga dinahkodai oleh Alumni HMI, yakni Prof Alfatun Mukhtar.
“Sehingga kedepanya lebih mudah dalam koordinasinya upaya bersama pembangunan Provinsi Sumsel secara lahiriah atau fisik maupun pembangunan secara bathin dalam arti nilai keislaman rakyat Negara Indonesia dalam hal ini mayarakat Sumsel,” katanya.

Lanjut Joncik, ia yakin tidak akan dapat menjalankan amanah dalam menggerakan roda KAHMI Sumsel lima tahun kedepan. Namun begitu, dia meminta kebersamaanya antar pengurus yang baru untuk upaya optimalisasi fungsi dan peran KAHMI Sumsel.

Selain itu, kedepan, akan segera melakukan pelantikan, dan untuk penyusunan komposisi kepengurusannya bersama 6 Mide Formatur terpilih.

Terkait Program Kerja kedepannya, setelah pelantikan yang menjadi prioritas Joncik adalah pertama, akan segera melakukan konsolidasi revitalsasi kepengurusan, dan database alumni HMI di Sumsel serta membuat website resmi PMW KAHMI Sumsel. Daerah yang belum ada MD KAHMI, akan segera dibentuk, yakni MD KAHMI Kabupaten OKU Selatan.

Kedua, segera akan melakukan rapat kerja, untuk pembangunan sekretariat Gedung KAHMI Sumsel sekaligus untuk sekeratariat HMI Cabang Palembang maupun badan semi otonom di HMI secara permanen.

“Misal dapat berbentuk seperti Graha Insan Cita (GIC) di Kota Depok milik HMI. Namun untuk di Palembang Sumsel nama gedungnya tentu dapat berbeda, sesuai hasil kesepakatan presedium KAHMI Sumsel periode 2016-2021,” dijelaskannya.

Selain itu, ketiga, untuk program kerja prioritas lainya adalah pemberdayaan Alumni HMI muda di Sumsel, baiik secara profesionalitas Alumni muda maupun mendorong pemberdayaan Alumni muda HMI secara perekonomian.

“Sehingga Alumni HMI sumsel, kedepanya dapat memfasilitasi atau berkontribusi aktif baik secara moril maupun materil untuk Kader-kader HMI Cabang di Provinsi Sumsel,” cetus Joncik.

Ketika acara buka bersama yang dilaksanakan PAN di Hotel Swarnadwipa, Rabu (29/6), Sekretaris DPW PAN Sumsel Drs H Supadmi Kohar MSi mengemukakan, bahwa KAHMI sebagai organisasi Islam yang solid dengan memiliki esksistensi yang mumpuni untuk mencapai misi yang baik kedepannya. Ia berharap KAHMI dapat melahirkan kader-kader yang hebat de-ngan memiliki skill atau keterampilan yang visioner untuk membesarkan nama KAHMI serta dapat menjadi contoh yang baik kepada organisasi lain.

“Dengan memahami sejarah dan pergerakan KAHMI akan dapat memperkuat persatuan dan persaudaraanantar anggota KAHMI,” sambungnya
Tak sampai di situ, KAHMI harus tetap menjaga situasi dan kondisi untuk saling menghormati antar umat beragama sehingga berjalan harmonis. Sebab di Sumsel belum pernah -terjadi yang namanya kerusuhan antar umat bergama.

“Maka itu KAHMI harus tetap menjaga hubungan antar umat beragama,” ujarnya.
Supadmi berkata, bahwa KAHMI ini independent yang merupakan lembaga komunikasi, intelektual, saling membantu dan menghormati.

”Maka itu KAHMI selain mempuyai tujuan K-AHMI sebagai kader umat muslim KAHMI harus mewujudkan misi HMI yakni untuk dapat mensejahterakan rakyat,” pintanya

 

Penulis :Rinaldi Syahril Djafar
Editor :Sarono P Sasmito

Comments

comments