Herman Deru Ajak Mahasiswa Sholat Istisqo Atasi Karhutla

#Gubernur Tinjau Sejumlah Titik Lokasi Karhutla di Kab. Ogan Ilir

karhutla3Tabloid-DESA.com PALEMBANG – Usai meninjau sejumlah titik Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Ogan Ilir, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H. Herman Deru bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menemui para mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (17/9) petang.

Di hadapan mahasiwa H. Herman Deru  yang didampingi Forkopimda masing-masing  Kapolda Irjen. Pol. Firli Bahuri dan Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, meminta semua pihak untuk tidak mengiring opini  dan saling menyalahkan dalam kasus kabut asap yang timbul akibat karhutla. Justru yang paling penting saat ini lanjut gubernur, bagaimana caranya menanggulangi  karhutla yang telah terjadi agar tidak meluas.

“Yang terpenting sekarang bagaimana  kita  bekerja menghentikan   kabut asap yang ditimbulkan karhutla ini. Yang  bisa bantu silahkan bantu. Kalau tidak bisa bantu minimal bantu dengan doa,” ajak Gubernur.

karhutla4

Herman Deru menegaskan, dirinya secara pribadi juga tidak ingin kasus karhutla terus terjadi di Sumsel. Sebagai seorang pemimpin daerah lanjut  dirinya memiliki tanggung jawab yang besar terhadap wilayah dan masyarakat  yang dibuktikan dengan bekerja secara maksimal

“Kalau yang membakar manusia pasti ada tujuannya  untuk ditanami. Namun nyatanya ada  lahan yang tidak dibakar malah terbakar sendiri. Dari hasil kajian 90 persen karhutla karena oleh manusia, nah 10 persennya kita tidak tau inilah perlu kita selidiki. Kita juga tidak mau uang negara habis karena karhutla ini,” tambah Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur mengucapkan terimakasih atas support  yang diberikan mahasiswa yang telah bersedia duduk bersama mencari solusi terbaik dalam mengatasi karhutla di Sumsel.

“Sumsel ini milik kita bersama, jadi mari kita sama-sama mencari solusi. Jangan ini dijadikan sebagai lahan maling panggung. Sekarang saya ajak  besok adik-adik  mahasiswa  semuanya untuk ikut berdoa dengan mengelar sholat istisqo berjemaah di Griya Agung,” ajak Herman Deru.

Terkait dengan tuntuan mahasiswa  yang meminta pemerintah serius dalam menanggulangi karhutla dan meminta penegak hukum menangkap pelaku pembakaran terutama pihak korporasi yang diduga  melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. Gubernur menegaskan  sanksi tegas akan diambil pihaknya jika sudah ada keputusan hukum tetap.

“Jika  sudah ada putusan hukum tetap  dan terbukti melakukan pembakaran. Tegas disini saya akan cabut izinnya,” tegas Herman Deru.

karhutla2

Sementara itu sebelum menemui mahasiawa di halam kantornya di bilangan jalan Kaften Rivai, Gubernur di dampingi Fokopimda  meninjau lokasi karhutla  di sekitar ruas tol Palembang- Indralaya.

Gubernur melihat dari dekat, lahan yang terbakar  saat ini masih dalam tahapan penyelidikan oleh pihak berwajib. Dia juga menyebutkan tingkat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Palembang saat ini masih  dalam tingkat standar berkisar 50-100 atau tidak berbahaya. Bahkan dia membantah  adanya pemberitaan  200 ribu masyarakat   Sumsel yang terpapar nfeksi Saluran Pernafasan (ISPA).

Dilain piak Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli Bahuri menegaskan, segala upaya telah dilakukan Pemerintah berkerja sama dengan TNI/Polri dalam  menekan kasus karhutla di Sumsel

“Sayang ingat betul tanggal 10 juli yang lalu. Kita sudah menyebarkan maklumat bersama antara Gubernur, Pangdam dan Kapolda  yang isinya larangan membakar hutan dan lahan. Jika ini dilanggar  maka ada sanksi hukumnya,” tegas Kapolda.

Hal yang senada juga diungkapkan Pangdam II/ Sriwijaya Mayjen TNI Irwan menambahkan cuaca panas merupakan faktor utama terjadinya karhutla di Sumsel.

“Sampai saat ini kendala yang kita hadapi pertama cuaca panas, sehingga lahan yang kerinng sangat  mudah terbakar,” tutup Pangdam.

Comments

comments