Disperindag Sumsel: Harga Karet Mulai Membaik

KARET

Tabloid-DESA – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Selatan, Permana menyatakan  harga karet di provinsi itu mulai membaik yakni Rp8.000  per kilogram.

“Sekarang ini harga karet sudah bagus dan posisinya sudah Rp8.000 lebih per kilogram,” kata Permana saat ditanya perkembangan harga komoditas karet di Palembang, Kamis (22/12) seperti dikutip sumsel.anatanews.com.

Menurut dia, bahkan harga komoditas itu menuju ke Rp10 ribu per kilogram, tetapi di Jambi sudah Rp10.400 perkilogram.

“Kemarin, saya membawa petani karet Sumsel studi banding ke Jambi, ternyata di sana kalau secara kuantitas banyak Sumsel, tetapi secara kualitas masih kalah dengan Jambi,” katanya.

Ia mengatakan, di Jambi itu pengelolaan karet petani rakyat cukup bagus, pertama karena pembinaan teknis, kemudian kedua kedisplinan pertani di sana, komunitas kelompok tani dan gabungan petani berjalan bagus sehingga bisa menjual ke pabrik melalui petani sendiri.

Sementara kalau di Sumsel banyak tangan, di Jambi petaninya bisa bernegoisasi dengan pabrik sehingga di sana dibeli Rp10.400 per kilogram, ujarnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, ekspor Sumsel pada tahun ini masih surplus dibandingkan dengan impor.

“Jadi, lebih besar ekspor daripada impor, kita masih surplus 567 miliar dolar Amerika Serikat, masih cukup besar, tetapi bila dibandingkan dengan tahun yang sama semester kedua tahun 2015 masih dibawah,” jelasnya.

Akan tetapi, untuk tahun ini ekspor impor itu, Sumsel masih besar ekspor, sedangkan komoditas favorit adalah karet (perkebunan), kemudian kerajinan, batu bara dan olahan minuman, katanya.

Comments

comments