Bupati Muba: Satgas Percepat Tuntaskan Konflik Agraria

SATGAS2

Tabloid-DESA.com SEKAYU – Keberadaan Satuan Tugas Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria dan Sumber Daya Alam (P2KA SDA) di Musi Banyuasin (Muba) diharapkan mampu menjadi percontohan bagi daerah lain dalam menyelesaikan konflik agraria.

Bupati Muba H Dodi Reza Alex meminta tim satgas secepatnya mampu menyelesaikan paling tidak satu konflik agraria baik dari sektor perkebunan maupun kehutanan.

“Tidak mudah memang untuk memulainya, tapi satu penyelesaian akan jadi percontohan bagi daerah lain dan nanti di tingkat regional akan menduplikasikan langkah-langkah satgas ini,” ujar Dodi di Ruang Rapat Serasan Sekate, Selasa (13/6).

Pemerintah dinilainya memerlukan suatu sistem sebagai pola acuan dalam proses percepatan penyelesaian konflik agraria. Sinergitas yang optimal sudah menjadi hal wajib untuk dilakukan sebagai upaya mencapai target tersebut.

SATGAS1

“Silahkan berkolaborasi dengan elemen pendukung yang ahli dibidangnya, World Resource Institute (WRI) Indonesia, konsultasi ke OPD terkait dan harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Dodi, Pemerintah akan mendukung penuh apa-apa yang menjadi kebutuhan tim dalam proses pengerjaanya dengan tidak terlepas dari hukum dan aturan yang berlaku.

“Mereka ini sukarelawan yang sudah bekerja memutuskan SOP, juklat, juknis walaupun dalam keadaan terbatas, jadi kita perlu sediakan segala yang diperlukan seperti sekretariat, simbol, tempat untuk rapat dan saya harap hasil kinerja mereka akan dirasakan oleh warga Muba dalam waktu dekat,” jelas Dodi.

Comments

comments