Antisipasi Lebaran Dishub OI Siaga Mobil Derek

DEREK2

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengeluarkan kebijakan dengan menyiagakan satu unit mobil derek di Pos Pengamanan (Pos PAM) KTM Rambutan di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Indralaya. Keberadaan mobil derek ini dinilai sangat penting untuk mengevakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan dan mogok di sepanjang Jalintim OI.

“Penempatan mobil derek sudah kami antisipasi sejak awal dengan maksud mempermudah evakuasi kendaraan yang mogok ataupun patah as di tengah jalan, sehingga tidak menimbulkan antrian panjang kendaraan. Ya, tujuannya tak lain ialah agar arus lalu lintas pra dan pasca berlangsung aman dan kondusif,” kata Kepala Dishub OI Dicky Syailendra, Senin (27/6/2016).

Dia mengaku akan menyiagakan mobil derek ini sejak H-7 dan akan berakhir hingga H+7 Idul Fitri 1437 Hijriah mendatang.

Pria yang kenyang pengalaman di birokrasi ini mengilustrasikan jika di lapangan ternyata ada kendaraan yang mengalami patah as sehingga menyebabkan antrian panjang, maka pihaknya akan memerintahkan personil DLLAJ untuk turun ke jalan guna mengatasi kemacetan tersebut.

“Petugas DLLAJ juga standby di lapangan mengatur evakuasi kendaraan yang mogok di jalan. Pastinya kendaraan yang sifatnya menganggu arus lalu lintas akan dievakuasi. Ya, kami pun dibantu petugas dari dinas kesehatan, polisi, pramuka dan lainnya,” jelasnya.

Disamping akan mendirikan posko di KTM Rambutan, pihaknya pula akan mendirikan posko pengamanan bersama di Pasar Indralaya. Lokasi ini dinilai sangat tepat untuk didirikan pospam menginggat titik ini sangat rawan kemacetan yang berdampak hingga beberapa kilometer.

“Seperti di Pasar Indralaya, terjadinya kemacetan panjang itu lebih disebabkan oleh jalan yang sempit, adanya kalangan pada hari tertentu, volume kendaraan yang banyak dan tidak tertibnya sopir angkot yang menaikkan dan menurunkan penumpang diatas jembatan. Makanya kami tempatkan personil untuk menjaga lalu lintas di sana agar tetap lancar,” terangnya.

 

 

Penulis : Candra Wahyudi
Editor : Sarono P Sasmito

Comments

comments